• Home
  • Our Blogs
  • Hati-Hati! Inilah List Hewan Laut yang Harus Dihindari Saat Snorkeling Dan Diving

Hati-Hati! Inilah List Hewan Laut yang Harus Dihindari Saat Snorkeling Dan Diving

  • Created At: February 15, 2021

  • Created By: SEO Manager

Tujuan utama saat menyelam atau diving tentunya supaya kamu bisa bermain dan berenang bersama para hewan laut.

Sayangnya tidak semua hewan laut yang cantik dan lucu ini aman dan ramah saat didekati. Bahkan ada beberapa hewan laut yang cukup ganas saat didekati manusia dan bisa mengeluarkan racun.

Jika kamu adalah penyelam pemula yang ingin menikmati keindahan laut dengan kegiatan snorkeling ataupun diving, kamu wajib banget mempelajari hal-hal apa saja yang harus dihindari, khususnya para biota laut yang berbahaya. Hal ini penting banget demi keselamatan kamu selama berada di bawah air.

List Hewan Laut yang Harus Dihindari Saat Snorkeling dan Diving

Kali ini kami akan memberikan informasi tentang hewan laut yang harus dihindari saat kamu berenang dan menyelam di laut. Berikut adalah daftar dan penjelasannya secara lengkap.

1.  Ubur-Ubur

 

Hati-hati! Inilah List Hewan Laut yang Harus Dihindari Saat Snorkeling dan Diving - Blublub

Hewan di laut pertama yang wajib banget kamu hindari adalah ubur-ubur. Hewan satu ini gampang banget dijumpai di hampir seluruh perairan di Indonesia. Bahkan tidak jarang saat musim dan kondisi tertentu, kamu bisa melihat ubur-ubur di sepanjang bibir pantai.

Ubur-ubur atau yang dalam Bahasa Inggrisnya disebut dengan jellyfish adalah biota laut yang masuk kelas invertebrata atau tidak bertulang belakang. Hewan lucu ini masuk filum Cnidaria yang memiliki ciri-ciri fisik seperti payung dan memiliki kaki yang disebut dengan tentakel.

Ubur-ubur bisa dibilang salah satu binatang paling cantik dan lucu yang hidup di laut karena warnanya yang sangat mencolok seperti biru, pink, putih dan masih banyak lagi. Ukurannya pun beragam, mulai dari yang paling kecil hingga ukuran raksasa melebihi besar manusia dewasa dan panjangnya bisa mencapai 36,5 meter.

Sayangnya kelucuan hewan satu ini tidak bisa kamu nikmati dengan jarak dekat. Ubur-ubur dikenal sebagai salah satu hewan yang paling berbahaya dan beracun di laut, khususnya dari spesies ubur-ubur kotak. Lebih jelasnya, nama ubur-ubur ini adalah sea wasp atau tawon laut, yang banyak dijumpai di perairan utara Australia.

Di Indonesia sendiri ada banyak jenis ubur-ubur yang hidup dengan level racun dan sengatan yang berbeda-beda. Meskipun demikian, kamu tetap harus hati-hati saat berenang agar tidak tersengat. Kamu tidak pernah tahu ubur-ubur jenis apa yang ada di sekitar kamu.

2.  Karang Api

Seperti namanya, karang api adalah salah satu jenis terumbu karang yang banyak hidup di lautan Indonesia. Sama seperti seperti terumbu karang lainnya, karang satu ini memiliki warna yang cantik saat dilihat di dalam air. Warnanya kuning pucat dan di sepanjang permukaan tubuhnya terdapat bulu-bulu halus.

Jika ditelisik secara biologis, karang api bukanlah karang sejati. Justru hewan ini lebih dekat hubungannya dengan spesies ubur-ubur karena memiliki daya sengat yang tinggi. Tidak heran jika hewan ini masuk ke dalam list hewan yang harus kamu hindari saat snorkeling atau pun diving.

Dikenal dengan nama lain yaitu fire coral, Karang Api bisa menghasilkan racun yang berbahaya dan mampu merusak kulit siapa saja yang menyentuhnya. Apalagi kalau kamu saat menyelam tidak menggunakan pelindung seperti wetsuit yang panjang, sarung tangan dan sepatu menyelam, pasti gampang banget buat tersengat.

Jika kamu menyentuh hewan satu ini, kulit kamu akan terasa panas banget seperti terbakar api. Gejala yang pertama terlihat saat kamu tersengat hewan ini adalah luka kemerahan pada permukaan kulit. Sensasi panas akibat tersengat biasanya baru terasa setelah 5 hingga 30 menit kena sengatan.

Kalau kamu atau teman kamu tersengat karang api, segera datangi tim medis wisata bawah laut terdekat karena biasanya mereka paham mengenai pengobatan penyelaman. Jika kamu mengabaikan sengatan ini, kamu bisa mengalami demam yang tinggi.

3.  Bulu Babi

 

 

Kalau kamu sering main ke pantai, kamu pasti sering menjumpai hewan satu ini. Bulu babi memang gampang banget buat di temukan di seluruh perairan Indonesia. Tapi kamu harus ekstra hati-hati sama hewan satu ini.

Bulu babi atau yang juga sering disebut dengan nama landak laut dan sea urchin adalah hewan yang berbentuk bulat. Di sekujur tubuhnya dipenuhi dengan duri yang tajam dan sedikit lentur sehingga mudah untuk digerakkan.

Jika kamu menjumpai hewan ini, jangan sampai kamu memegangnya tanpa pelindung seperti sarung tangan. Jika kamu sampai tertusuk durinya, maka duri yang tertancap ini akan sangat sulit untuk dihilangkan dari kulit kamu. Dan bagian kulit yang tertusuk duri akan merasakan sakit atau nyeri yang cukup parah.

Jika kamu tertusuk bulu babi, pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengeluarkan duri dengan cara dihancurkan dari luar. Jika sudah berhasil dikeluarkan, segera tetesi luka dengan cairan amoniak yang bisa kamu temukan di urine atau air kencing.

Apabila kamu tidak bisa menghancurkan durinya, segera datangi klinik terdekat untuk meminta bantuan. Terlambat dalam penanganan bisa berakibat fatal seperti nyeri otot, lemas, dan pada kasus yang paling parah kamu bisa mengalami gagal nafas.

4.  LionFish atau Ikan Lepu

Ikan Lepu adalah salah satu hewan berbahaya yang sering dijumpai saat menyelam di laut. Ada berbagai macam jenis ikan lepu, mulai dari yang bentuk dan warnanya yang menawan hingga yang fisiknya menyerupai ikan monster. Hewan satu ini hidup di dasar laut yang berpasir dan gampang menyamar dengan lingkungan sekitar.

Kemampuannya untuk menirukan warna pasir dan terumbu karang di keadaan sekitar membuat ikan satu ini sulit untuk dideteksi. Di sirip punggungnya terdapat duri beracun yang bisa membuat kamu kesakitan selama berjam-jam lamanya. Oleh karena itu kamu harus waspada agar tidak menyentuh dan tertusuk durinya.

Jika kamu sudah terlanjur tersengat, kamu bisa mengurangi rasa nyeri dengan cara mengompres kulit yang tersengat dengan air panas. Kamu juga bisa mencampur air panas dengan cairan asam seperti air lemon atau cuka.

5.  Ikan Pari

 

Hati-hati! Inilah List Hewan Laut yang Harus Dihindari Saat Snorkeling dan Diving - Blublub

Ikan pari pastinya sudah sangat familiar sama kamu meskipun kamu tidak terlalu sering berinteraksi dengan binatang-binatang laut. Ikan pari memiliki ciri-ciri yang khas banget yaitu badan pipih dan lebar, serta ekor panjang yang ujungnya sangat tajam dan mengandung racung.

Jika kamu snorkeling atau diving, ikan pari adalah ikan yang mungkin paling sering kamu lihat dan menjadi salah satu objek utama aksi penyelaman kamu. Ikan yang mulutnya berada di bagian bawah tubuhnya ini hidup di dasar laut yang berpasir dan bisa ditemukan di hampir seluruh perairan yang ada di Indonesia.

Meskipun ikan pari sering menjadi tujuan kebanyakan orang menyelam, ada baiknya kamu tetap waspada supaya tidak tertusuk atau terkena ujung ekornya yang beracun. Jika kamu sampai kena racunnya, kamu bisa mengalami luka otot yang cukup parah.

Kamu harus segera memberitahu rekan menyelam kamu agar kamu segera diberikan bantuan. Kamu juga harus mengunjungi klinik terdekat agar nyeri otot yang kamu alami tidak semakin parah.

6.  Ular Laut

Ular laut merupakan salah satu hewan berbahaya yang harus banget kamu hindari selama menjelajahi dunia bawah laut.

Sama seperti jenis ular di darat, penampakan fisik hewan ini panjang seperti tabung. Selain itu, ular ini juga memiliki bisa atau racun yang mematikan.

Jika ular di darat yang paling mematikan adalah black mamba, maka di lautan ular yang bisanya yang paling berbahaya adalah ular laut jenis Belcher.

Hanya ada sedikit jenis ular laut yang bisa ditemukan di perairan Indonesia. Meskipun demikian kamu harus tetap berhati-hati kalau tidak sengaja menjumpai hewan satu ini.

Meskipun sangat mematikan, ular laut sebenarnya takut dengan kehadiran manusia. Jika hewan ini bertemu dengan penyelam, biasanya ia akan menghindar dan memilih pergi. Namun, ia akan menyerang para penyelam jika merasa terganggu .

Makanya, kalau bertemu dengan hewan ini, lebih baik kamu jauh-jauh dan cari tempat lain yang lebih aman untuk menyelam.

7.  Bintang Laut Mahkota Duri

Bintang laut bisa dikatakan sebagai salah satu primadona yang ingin dipegang, diambil bahkan diajak berfoto bersama oleh para penyelam. Bagaimana tidak, hewan satu ini memiliki pesona yang tidak bisa dielakkan akibat bentuk dan warnanya yang cantik.

Sayangnya, tidak untuk bintang laut jenis satu ini. Bintang laut mahkota duri memiliki ukuran yang cukup besar mulai dari 60 hingga 100 centimeter. Di sekujur tubuhnya terdapat duri-duri yang tajam dan kuat sampai-sampai bisa menembus baju selam atau wetsuit kamu, lho!

Duri bintang laut ini rata-rata memiliki panjang sekitar 5 centimeter. Di ujung durinya terdapat racun yang bakal bikin kamu tidak mau mendekati binatang laut satu ini.

Kalau kamu tertusuk durinya dan terkena racun, kamu akan mengalami rasa sakit dan perih di bagian kulit yang tertusuk.

Tetapi kamu tenang saja, racun yang dihasilkan oleh hewan satu ini tidak mematikan seperti hewan laut berbahaya lainnya.

Meskipun begitu, siapa sih yang mau tertusuk duri dan kena racunnya? Makanya kamu harus tetap hati-hati selama menyelam, ya!

8.  Konus

Konus adalah salah satu binatang laut yang masuk jenis Moluska dan gampang banget buat dijumpai di seluruh lautan Indonesia. Sama seperti kerang lainnya, hewan satu ini memiliki cangkang untuk melindungi bagian dalam tubuhnya.

Konus masuk ke jenis karang yang berbentuk seperti siput atau keong kerucut. Warnanya pun sangat cantik dengan corak yang unik sehingga banyak diburu oleh para kolektor kerang di seluruh dunia.

Di bagian bawah cangkangnya terdapat bukaan yang berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar. Nah, bukaan cangkang dari hewan inilah yang wajib banget untuk kamu hindari.

Bukaan cangkangnya mengandung racun yang bisa menyerang sistem saraf, dan fatalnya bisa menyebabkan kematian. Konus mengeluarkan racun melalui lubang panjang seperti pipa berukuran 25 milimeter. Biasanya, hewan ini mengeluarkan racun saat merasa terancam dan langsung menembak objek yang disasar.

Salah satu kasus yang paling parah yang pernah dilaporkan akibat sengatan racun hewan ini terjadi di Amerika. Sepuluh menit setelah disengat Konus, korban merasa seluruh ototnya kaku dan dalam waktu 30 menit mengalami kelumpuhan. Akibat penanganan yang terlambat, korban akhirnya meninggal 5 jam kemudian.

Makanya tidak heran jika hewan ini dianggap sebagai salah satu hewan yang paling mematikan dan wajib banget kamu hindari selama berada di bawah air.

Jika kamu secara tidak sengaja berjumpa dengan hewan laut yang masuk list di atas, kamu harus segera menghindari mereka. Meskipun kamu tidak mengganggu mereka, yang namanya hewan pasti susah banget untuk ditebak mereka akan melakukan apa. Jadi kamu harus ekstra hati-hati selama menyelam, ya!

1.  Ubur-Ubur

2.  Karang Api

3.  Bulu Babi

4.  LionFish atau Ikan Lepu

5.  Ikan Pari

6.  Ular Laut

7.  Bintang Laut Mahkota Duri

8.  Konus

Karena karang Api bisa menghasilkan racun yang berbahaya dan mampu merusak kulit siapa saja yang menyentuhnya. Jika kamu menyentuh hewan satu ini, kulit kamu akan terasa panas banget seperti terbakar api. Gejala yang pertama terlihat saat kamu tersengat hewan ini adalah luka kemerahan pada permukaan kulit. Sensasi panas akibat tersengat biasanya baru terasa setelah 5 hingga 30 menit kena sengatan.

Konus adalah salah satu binatang laut yang masuk jenis Moluska dan gampang banget buat dijumpai di seluruh lautan Indonesia. Sama seperti kerang lainnya, hewan satu ini memiliki cangkang untuk melindungi bagian dalam tubuhnya.

Konus masuk ke jenis karang yang berbentuk seperti siput atau keong kerucut. Warnanya pun sangat cantik dengan corak yang unik sehingga banyak diburu oleh para kolektor kerang di seluruh dunia.