fbpx
Categories
Uncategorized

Menyelam dengan Hiu Paus di Talisayan Berau

Pernahkah kamu membayangkan melihat hiu secara langsung? Atau bahkan berenang bersama mereka? Ketika mendengar kata ikan hiu saja, pasti rasa takut langsung melintas di pikiranmu. Apalagi jika kamu langsung membayangkan adegan ikan hiu yang ada di film Jaws. Sebagai salah satu predator teratas di rantai makanan dan memiliki ratusan gigi yang tajam, ikan hiu memang sangat menyeramkan.

Namun, nyatanya kasus hiu menyerang manusia sangat jarang terjadi. Di samping itu, kita juga perlu tahu bahwa diantara banyaknya jenis ikan hiu, hanya ada beberapa saja yang sangat berbahaya dan mungkin menyerang manusia, seperti misalnya hiu putih, hiu banteng dan hiu macan. Kali ini kita akan membahas spesies hiu yang lain, yakni hiu paus yang ada di pulau Talisayan Kalimantan Timur.

Destinasi anti-mainstream

Talisayan merupakan surga tersembunyi bagi banyak turis. Letaknya yang terbilang jauh dari pusat liburan lainnya di Indonesia membuat Talisayan tidak banyak diketahui. Namun, bagi pecinta scuba diving, Talisayan tentu saja sangat tersohor. Talisayan merupakan salah satu pulau dari 31 pulau lainnya yang berada di kawasan kepulauan Derawan dan hanya berjarak sekitar 2 jam dari pulau Derawan.

Jika kamu datang untuk menyelam dengan hiu di Talisayan Berau, harap diperhatikan untuk selalu menjaga perilaku saat berada di bawah laut demi menjaga keindahan dan keanekaragaman flora dan fauna yang ada di dalamnya. Berdasarkan data International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada tahun 2016, hiu paus sendiri termasuk dalam klasifikasi hewan yang terancam punah.

Menyelam bersama ikan hiu paus yang bersahabat

Menyelam dengan Hiu Paus di Talisayan Berau | Blublub

Terlepas dari ukurannya yang sangat besar (bisa mencapai 10 meter), ikan hiu paus ternyata merupakan makhluk yang lembut. Mereka tidak berbahaya dan tidak menyerang manusia. Malahan ikan hiu paus seringkali mengabaikan manusia yang berenang di dekatnya. Ya, manusia dapat berenang di dekat hiu paus karena mereka pergerakan mereka cenderung lambat.

Hal yang patut diwaspadai ketika sedang menyelam dengan hiu di Talisayan Berau adalah untuk tidak berenang terlalu dekat dengan ekornya. Resiko yang mungkin terjadi adalah ikan hiu paus secara tidak sengaja menyenggol manusia dan mungkin menyebabkan gangguan terhadap alat menyelam yang digunakan. Jarak aman yang dianjurkan untuk menyelam dengan hiu di Talisayan Berau adalah 3 sampai 5 meter. Dari jarak ini saja, kamu sudah bisa melihat bagaimana ikan ini berenang dengan elegan bersama ikan-ikan parasit kecil yang menempel di tubuhnya. Benar-benar pemandangan yang luar biasa.

Keunikan ikan hiu paus

Menyelam dengan Hiu Paus di Talisayan Berau | Blublub

Jika dilihat sekilas, bentuk tubuh hiu paus sangat mirip dengan ikan lele. Selain itu, hiu paus dan ikan lele ternyata memiliki organ sensorik yang sama, yang disebut barbel. Namun, tentu saja ukuran hiu paus jauh lebih besar daripada lele dan kepalanya berbentuk pipih. Ikan hiu paus juga memiliki corak yang unik, yaitu bintik-bintik dan garis pucat serta pola kotak-kotak di kulitnya yang bagian atas. Sedangkan, perutnya berwarna putih seperti layaknya spesies hiu lain.

Ikan hiu yang ini dijuluki demikian karena ukurannya yang menyerupai ukuran ikan paus. Dan karena ukuran hiu paus yang sangat besar dan nama belakangnya ini, mungkin kamu akan takut tersedot ke dalam mulutnya yang bisa mencapai ukuran 1,5 meter. Namun, lagi-lagi hal itu mustahil mengingat tenggorokannya yang hanya berukuran seperempat kepalan tangan manusia. Jadi, kamu tidak usah khawatir akan tersedot masuk ke dalam perut ikan saat menyelam dengan hiu di Talisayan Berau.

Blublub Indonesia