fbpx
Categories
Information

12 Alasan Menyelam di Sipadan

Apakah kamu setuju jika ada yang mengatakan bahwa penyelam pasti mendambakan momen untuk bercengkrama dengan berbagai makhluk laut yang unik? Jika iya, menyelam di Sepadan adalah jawabannya. Bagaimana tidak? Di tempat ini, kamu memiliki kesempatan untuk merasakan petualangan bawah laut yang luar biasa indahnya. Tidak hanya ikan, kamu bisa menjumpai penyu, kuda laut kerdil, pari manta, dan spesies karang.

Selain itu, kamu juga akan disuguhkan dengan taman karang berwarna-warni ketika diving di Sipadan. Tak heran jika banyak fotografer bawah laut yang rela datang ke tempat ini untuk mengabadikan keindahannya. Jika alasan di atas masih belum cukup meyakinkan kamu untuk melakukan petualangan menyelam di Sipadan, tidak perlu khawatir. Di artikel ini, Blublub akan menyajikan berbagai hal yang bisa membuat kamu tertarik untuk datang ke pulau seluas 50 hektar ini. Simak ulasannya!

Alasan Menyelam di Pulau Sipadan

Pulau Sipadan merupakan pulau dengan keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Ini juga yang membawa UNESCO menetapkannya sebagai salah satu situs cagar budaya yang harus dilindungi. Kekayaan ini bisa dilihat dengan adanya bukit purba setinggi 600 mdpl, ratusan spesies terumbu karang di laut, dan juga berbagai jenis ikan yang mencapai 3000 spesies. Selain itu, ada 12 titik lokasi keren yang bisa menjadi alasan kamu datang ke tempat ini. Berikut ulasan yang telah kami rangkum khusus untuk kamu!

1.  Barracuda Points

Seperti namanya, titik lokasi ini merupakan surga bagi gerombolan besar ikan barakuda yang berenang dengan cepat. Tak heran jika banyak yang menyebutkan bahwa titik lokasi ini menjadi alasan Menyelam di Sipadan. Selain gerombolan ikan barakuda yang berenang menyerupai tornado, kamu juga bisa bertemu dengan spesies ikan unik lainnya. Ikan bumphead, ikan cemara, eagle eye, hingga hiu moncong hitam bisa kamu lihat langsung di sini.

2.  Coral Gardens

coral garden

Bagi kamu yang mendalami profesi fotografer bawah air, kamu wajib datang ke titik lokasi ini. Di sini, kamu akan dikejutkan dengan hamparan terumbu karang yang sangat beragam. Kehidupan bawah laut semakin menakjubkan dengan kehadiran spesies lain, seperti hiu macan tutul, kura-kura hijau, penyu hijau, udang belalang, dan masih banyak yang lainnya.

3. Drop Off

Titik lokasi yang umum dikenal dengan sebutan Sipadan Jetty ini menyimpan banyak sekali kejutan untuk para penyelam. Di sini kamu memiliki kesempatan untuk bertemu dengan beberapa spesies hiu, seperti hiu tutul dan hiu putih.

Selain bertemu hiu, di titik lokasi yang terletak di utara Pulau Sipadan ini kamu bisa berenang bersama gerombolan ikan barakuda, ikan tenggiri, dan juga batfish. Menyenangkan, bukan?

4. Hanging Garden

Di titik lokasi ini kamu akan disuguhkan pemandangan taman karang yang berisi karang lunak dan karang keras yang indah. Taman ini bisa kamu jumpai di kedalaman 1 m hingga 65 m. Tak hanya karang, di titik lokasi ini kamu bisa menyelam bersama ikan dari berbagai spesies. Diantaranya adalah parrotfish bumphead, batfish, moorish idol, dan juga ikan kerapu. Kamu juga bisa melihat indahnya simbiosis antara ikan badut dan anemon laut.

5. Lobster Lair

Jika kamu senang melakukan penyelaman di laut dangkal, titik lokasi ini bisa menjadi alternatif yang cocok. Walaupun di laut dangkal, kamu masih bisa menemui beberapa spesies keren, seperti ikan pipefish, ikan daun, ikan kodok, dan lainnya.

6. Midriff

Di titik lokasi ini mata kamu akan dimanjakan dengan panorama karang yang berwarna-warni. Pemandangan menakjubkan ini bisa kamu temui di sebelah timur Pulau Sipadan dengan kedalaman antara 15-20 m.

7. South Point

Ikan hiu langka menjadi daya tarik utama dari titik lokasi yang satu ini. Di sini kamu bisa memilih melihat hiu dari perairan dangkal atau menjumpai spesies hiu lainnya di laut yang lebih dalam. Jika kamu menyelam di perairan dangkal, kamu akan menjumpai spesies hiu putih yang sangat menarik. Dan jika kamu menyelam ke kedalamanan kurang lebih 40 m, kamu akan menemui spesies hiu perontak dan hiu martil yang berenang bebas.

8. Staghorn Crest

Terumbu karang berkerudung dengan ukuran besar adalah hal yang paling ikonik di titik lokasi ini. Di samping itu, masih ada banyak karang hitam yang tak kalah bagusnya untuk diabadikan. Ditambah lagi dengan keberadaan biota laut lainnya yang hidup di titik lokasi ini. Misalnya udang, angelfish, ikan kerapu, dan gobies. Jika beruntung, kamu juga bisa berjumpa dengan ikan pari manta disini.

9. Turtle Patch

Bagi kamu penyuka penyu, titik lokasi ini bisa menjadi salah satu rekomendasi terbaik yang layak untuk dikunjungi. Banyak spesies penyu yang akan menyapa dan mengajakmu berenang di titik lokasi ini. Selain penyu, masih ada spesies lain yang tak kalah kerennya. Diantaranya adalah lionfish, ikan daun, sweetlips, dan ikan puffer.

10. Turtle Tomb

Titik lokasi ini juga sering disebut sebagai Turtle Cavern dan terkenal sebagai tempat menyelam yang paling mistis. Hal ini didukung dengan adanya gua luas yang terletak di kedalaman 20 m. Suasana mistis makin didukung juga dengan banyaknya kerangka penyu mati di tempat ini. Walaupun demikian, masih banyak penyu hidup yang berenang di sekitar gua dengan riang.

11. West Ridge

Jika kamu penasaran dengan indahnya karang hitam, datanglah ke titik lokasi ini. Karang ini menjadi rumah untuk berbagai spesies ikan, seperti kerapu karang, kakap ekor kuning, surgeonfish, dan juga sweet lips. Di momen tertentu, kamu juga bisa berjumpa dengan napoleon wrasse, kura-kura hijau, hingga penyu hawksbill. Tentu tak ada seorang pun yang sanggup menolak keindahan titik lokasi yang berada di ujung utara Pulau Sipadan ini.

12. White-Tip Avenue

Untuk kamu yang ingin bertemu spesies langka dan aneh, cobalah untuk mampir ke titik lokasi yang satu ini. Di titik lokasi ini kamu bisa berenang bersama segerombolan ikan barakuda dan segerombolan jack fish. Selain ini kamu juga bisa melihat beberapa jenis penyu, seperti penyu hijau dan penyu sisik. Beberapa spesies hiu juga ada di sini, seperti hiu karang abu-abu, hiu karang putih, dan hiu moncong hitam.

Akses Mudah Menuju Pulau Sipadan

sipadan

Alasan lain yang menjadikan Pulau Sipadan banyak diminati adalah kemudahan akses menuju tempat menyelam terbaik di dunia ini. Sebagai acuan, berikut rute yang bisa kamu tempuh untuk sampai ke Pulau Sipadan dengan jalur udara, laut, dan darat:

  • Dari Jakarta, kamu bisa terbang Bandara Kuala Lumpur melalui jalur udara dengan pesawat Malaysia Airlines atau AirAsia. Alternatif lainnya kamu bisa terbang ke Bandara Kota Kinabalu menggunakan Pesawat AirAsia dengan rute terbatas 3x per pekan.
  • Dari Bandara Kuala Lumpur atau Bandara Kota Kinabalu kamu bisa melanjutkan perjalan jalur udara menuju Bandara Tawau.
  • Dari Bandara Tawau, kamu bisa menggunakan jalur darat dengan mobil, taxi, atau bus menuju Dermaga Semporna. Di jalur ini kamu akan menempuh kurang lebih 1 hingga 1,5 jam perjalanan.
  • Dari Dermaga Semporna, perjalanan dilanjutkan melalui jalur laut menggunakan speed boat. Di jalur ini kira-kira akan memakan waktu antara 45 menit hingga 1 jam perjalanan.
  • Setelah menaiki speed boat tersebut, kini kamu sudah sampai di Pulau Sipadan untuk menikmati jernihnya laut dan indahnya bukit purba.

Rute di atas hanya berfungsi sebagai referensi dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan transportasi di Indonesia dan Malaysia.

Fasilitas Penginapan di Pulau Sipadan

Untuk mempertahankan kelestariannya, di Pulau Sipadan tidak ada bangunan yang difungsikan untuk penginapan komersial. Sebagai gantinya, kamu bisa menginap di pulau terdekat yang tak kalah indahnya. Kamu bisa memilih antara Pulau Mabul, Pulau Semporna, atau Pulau Kapalai.

Kamu bisa memilih penginapan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran dana yang telah kamu siapkan. Di pulau tersebut telah tersedia penginapan mulai dari kelas budget hingga kelas premium. Selain penginapannya yang bermacam-macam, makannya juga bervariasi dan enak. Jika kamu menginginkan opsi yang paling bervariasi, kami sarankan kamu untuk datang ke Pulau Mabul. Untuk membantu kamu menemukan tempat istirahat yang nyaman, berikut tersaji tabel rekomendasi penginapan yang bisa kamu coba:

Nama PenginapanHarga Khusus PenginapanHarga Paket
Penginapan dan
Penyelaman
Borneo Divers Mabul Resort$601$751
Bungalow Mabul$935$2168
Reef Dive Resort$792$1214
Seaventures Dive Rig$505$2250
Sipadan Kapalai Dive resort$926$1157
Sipadan Mabul Resort$651$1127
Sipadan Resort Village$1135$1800

Harga yang tertera di atas merupakan tarif untuk 5 hari 4 malam pada 1 kamar. Harga tersebut hanya berfungsi sebagai referensi dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola penginapan komersial yang bersangkutan.

Tips Berkunjung ke Pulau Sipadan

Bagi kamu yang baru pertama kali pergi ke Pulau Sipadan, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu gunakan ketika berkunjung ke Pulau Sipadan, diantaranya:

  • Pulau Sipadan membatasi kuota penyelam, yaitu tidak lebih dari 120 penyelam setiap harinya, jadi lakukan pemesanan lebih awal
  • Jika tidak mendapatkan kuota menyelam di Pulau Sipadan, kamu bisa mencari alternatif lain di Pulau Semporna
  • Kamu harus memiliki lisensi advanced atau setidaknya telah membukukan lebih dari 20x penyelaman
  • Waktu terbaik untuk menyelam di tempat ini adalah ketika musim panas, yaitu umumnya jatuh pada bulan Maret hingga Oktober
  • Di beberapa tempat kamu bisa membayar sesuatu menggunakan kartu kredit, tapi sebaiknya kamu tetap membawa uang tunai karena ATM terdekat terdapat di Pulau Semporna
  • Tetap ikuti instruksi pemandu karena beberapa spesies mungkin terlihat cukup berbahaya
  • Jangan merusak terumbu karang atau biota laut lainnya secara sengaja

Pulau Sipadan merupakan destinasi yang sangat kami sarankan untuk kamu kunjungi. Ada banyak keunikan yang tidak bisa kamu temukan ketika menyelam di tempat yang lain. Setidaknya ada 12 titik lokasi yang menjadi daya tarik utama dari tempat ini, yaitu Barracuda Points, Coral Gardens, Drop Off, Hanging Garden, Lobster Lair, Midriff, South Point, Staghorn Crest, Turtle Patch, Turtle Tomb, West Ridge, dan White-Tip Avenue. Jadi, apakah kamu masih ragu untuk berkunjung dan menyelam di Sipadan?

Baca juga: Jelajah Laut Larantuka, Surga di Nusa Tenggara Timur

Categories
Information

10 Makhluk Yang Akan Kamu Temui Di Bawah Laut Pulau Rote

Pulau Rote merupakan salah satu pulau terluar Indonesia di bagian selatan, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun lokasinya sangat jauh dari ibu kota Indonesia, akses menuju pulau satu ini lumayan mudah dan infrastrukturnya juga lumayan memadai.

Kamu bisa naik kapal ferry dari Pelabuhan Kota Kupang yang bernama Pelabuhan Tenau kurang lebih 1 sampai 2 jam perjalanan. Kalau kamu mau perjalanan yang super singkat, kamu bisa naik pesawat dari Bandar Udara El Tari Kupang yang cuma menghabiskan waktu sekitar 30 menit di udara.

Pulau ini dikenal juga dengan nama Pulau Sasandu, diambil dari nama alat musik tradisionalnya yang terbuat dari daun lontar. Pulau ini menawarkan pemandangan yang masih natural dan terbilang sangat eksotis karena masih belum banyak wisatawan asing maupun domestik yang mengunjungi tempat ini.

 

3 Spot Menyelam Yang Menjadi Daya Tarik Pulau Rote

Buat kamu yang suka banget menjelajahi dunia bawah laut terutama yang masih memiliki biota laut yang alami dan sehat, pulau satu ini bakal jadi destinasi favorit kamu selanjutnya. Pulau ini memiliki tiga spot diving dan snorkeling utama yaitu North Point Ndao, Do`o dan Ndao Jeti.

1. North Point Ndao

Spot utama yang menjadi lokasi penyelaman yang bagus adalah North Point Ndao. Di spot satu ini, kamu bisa menikmati pemandangan bawah air yang terbaik dalam kedalaman antara 15 meter hingga 30 meter.

2. Do`o

Jika kalian adalah penyuka terumbu karang, maka tempat ini adalah tempat yang akan paling kalian sukai. Do`o memiliki pemandangan terumbu karang yang sangat cantik dan bisa memanjakan mata siapa saja yang melihatnya.

Untuk menikmati kehidupan biota lautnya yang alami, kamu perlu menyelam sekitar 8 meter di bawah permukaan air laut.

3. Ndao Jeti

Dibandingkan dengan dua spot lainnya yang sudah kami sebutkan, Ndao Jeti adalah lokasi paling dangkal yang bisa kamu datangi untuk menikmati keindahan dunia bawah laut pulau ini. Kamu hanya perlu menyelam di kedalaman 7 meter di bawah permukaan air laut.

 

10 Makhluk Yang Akan Kamu Temui di Bawah Laut Pulau Rote

Nah, jika sebelumnya kami sudah membahas spot utama untuk diving dan snorkeling di pulau ini, sekarang kami akan membahas makhluk laut apa saja yang bisa kamu lihat dan temui. Berikut adalah listnya secara lengkap:

1. Nudi Branch

Hewan laut pertama yang bisa kamu jumpai di pulau satu ini adalah Nudibranch. Hewan satu ini merupakan sejenis siput yang tidak memiliki cangkang sebagai pelindung tubuh. Yang paling menarik dari siput satu ini adalah warnanya yang unik dan cerah mirip dengan warna pelangi.

Buat kamu yang hobi makan siput, sayang banget Nudibranch tidak bisa dimakan karena mengandung racun yang bisa berbahaya buat tubuh kamu. Jadinya, kamu hanya bisa memandangi keindahannya saja.

Untuk menemukan hewan ini, kamu tidak perlu repot-repot menyelam terlalu dalam. Karena hanya dengan kedalaman 1 meter, kamu sudah bisa melihat hewan unik satu ini. Tapi ingat, jangan pernah menyentuh hewan satu ini ya meskipun tidak beracun saat disentuh.

Hewan satu ini tergolong cukup rapuh jika digenggam erat karena bisa mati dan badannya rusak. Karena untuk bertumbuh 1 cm saja hewan ini membutuhkan waktu sekitar 12 bulan. Jadi, kamu harus menjadi penyelam yang bijak ya, guys!

2. ClownFish

ClownFish - Blublub

 

Clownfish atau ikan badut menjadi ikan yang sangat populer bagi kalangan penyelam apalagi setelah film Finding Nemo berhasil menuai kesuksesan yang besar. Hampir setiap penyelam khususnya pemula yang menikmati dunia bawah air selalu menyerukan “ada ikan nemo” setiap kali mereka melihat ikan satu ini.

Ya, ikan nemo adalah ikan badut yang bisa dengan sangat mudah kamu jumpai saat menyelam di Pulau Rote. Ikan badut kadang juga disebut sebagai ikan giru, dimana ikan ini masuk ke dalam spesies Amphiprioninae.

Ciri khas utama dari ikan ini adalah badannya yang belang berwarna oranye dan putih. Meskipun ada juga jenis ikan badut yang berwarna hitam. Ikan badut memiliki habitat di sekumpulan anemon laut yang bisa melindungi mereka dari serangan predator.

Ukuran ikan ini cenderung kecil dan mungil sekitar 5 sampai 13 sentimeter panjangnya. Ukurannya yang kecil membuat ikan satu ini lebih sering menjadi santapan ikan yang besar dibandingkan untuk menjadi ikan pemangsa.

3. Manta Ray

Manta Ray adalah salah satu jenis ikan pari yang cukup berbeda karena ukurannya yang jumbo. Seekor Manta Ray dewasa bisa memiliki ukuran hingga 7 meter lebih dengan berat tubuhnya mencapai ribuan kilogram! Meskipun ukurannya super besar, kamu tidak usah takut karena ikan ini sangat jinak dan ramah.

Banyak penyelam yang sengaja turun ke kedalaman yang cukup dalam hanya untuk melihat dan menyaksikan ikan satu ini berenang. Kalau kamu adalah penyelam yang beruntung, bukan kamu yang mencari ikan ini tetapi kamu lah yang akan didekatinya.

Ada satu hal yang menjadi kekhawatiran kami yaitu tentang jumlah ikan pari manta yang semakin sedikit. Karena ikan ini masuk kategori ikan yang hampir punah, maka ikan ini menjadi hewan langka yang dilindungi di Indonesia dan tidak boleh diburu dengan alasan apapun.

4. Blue Spotted Stingray

Seperti namanya, ikan satu ini juga masuk ke dalam kategori ikan pari. Yang membedakannya dengan ikan pari jenis lain adalah bintik-bintik berwarna biru yang terdapat di seluruh tubuhnya.

Jika pari manta sangat ramah dan aman terhadap manusia karena ekornya yang tidak menyengat, ikan satu ini sama seperti ikan pari lainnya. Ujung ekornya yang tajam bisa mengeluarkan sengatan dan duri beracun apabila merasa terancam akibat keadaan sekitar.

Supaya penyelaman kamu tetap aman, saat bertemu dengan ikan ini tetaplah jaga jarak dan jangan terlalu dekat. Kamu cukup melihat keindahannya saja atau mengambil foto dari jauh. Kamu tidak akan pernah tahu kapan ikan ini merasa terancam dan bisa saja tiba-tiba menyerang kamu atau penyelam lainnya.

5. Toad Fish

Toad fish dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama ikan kodok. Disebut sebagai ikan kodok karena bentuk dan perawakan tubuhnya sangat mirip dengan kodok pada umumnya.

Ikan satu ini sangat senang hidup dan berada di tengah-tengah terumbu karang. Bahkan bagi kamu yang tidak terlalu familiar dengan ikan ini, kamu bisa menyangka kalau ikan ini adalah terumbu karang karena kepintarannya dalam bersembunyi dan menyamar.

Biasanya ikan ini bersembunyi di antara terumbu karang untuk menunggu mangsanya lewat. Jika kamu bertemu dengan ikan ini, kamu perlu berhati-hati dan jangan sekali-kali menyentuhnya. Di sekujur tubuh ikan ini terdapat duri di bagian siripnya yang mengandung racun berbahaya.

Ikan yang masuk ke dalam kategori langka dan hampir punah ini perlu banget untuk dijaga kelestariannya.

6. White Tip Reef Shark

Meskipun dikategorikan sebagai ikan hiu, ikan satu ini sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. Ikan ini tidak agresif seperti ikan hiu jenis lainnya saat bertemu dengan manusia. Justru sebaliknya, ikan ini akan berenang menjauh dan bersembunyi di balik terumbu karang untuk menghindar para penyelam.

Ikan yang dikenal di Indonesia sebagai ikan hiu karang ini biasanya memangsa ikan-ikan yang lebih kecil. Sesuai namanya, ciri-ciri fisik utama dari ikan ini adalah sirip yang berwarna putih. Kamu bisa melihat dan bertemu dengan ikan ini kalau kamu turun ke bawah air hingga kedalaman 10 meter.

Sayangnya, ikan satu ini juga masuk ke dalam kategori yang hampir punah. Selain diakibatkan oleh perburuan yang berlebihan di masa lalu dan sekarang, ikan ini juga cenderung lambat banget dalam bereproduksi.

7. Turtle

 

Turtle atau kura-kura pastinya sudah familiar banget kan sama kamu? Hewan yang masuk ke dalam keluarga reptil bercangkang ini juga gampang banget dijumpai di bawah air Pulau Rote.

Kura-kura laut cukup berbeda dengan kura-kura yang ada di darat. Mereka punya kelopak mata dan rahang yang menyerupai paruh, sayangnya tidak bergigi. Makanya hewan ini termasuk hewan yang lucu dan menggemaskan. Selain itu, mereka tidak memiliki kaki, melainkan sirip yang ujungnya berbentuk seperti cakar.

Tapi ingat, meskipun hewan satu ini ramah dan jinak banget saat ada di sekitar manusia, kamu jangan menyentuh apalagi memegangnya ya. Cukup dipandangi atau diambil fotonya saja supaya kelestariannya tetap terjaga.

8. OrangUtan Crab

Jika kalian baru pertama kali mendengar nama hewan ini, mungkin di benak kalian akan tersirat pertanyaan,” kepiting orangutan itu hewan apa?” Memang hewan satu ini tidak ada banyak yang tahu keberadaannya. Jadi tidak heran jika banyak orang bingung jika ada yang menyebutkan nama hewan laut satu ini.

Jenis kepiting satu ini memiliki ciri khas khusus yang menjadikannya sangat berbeda dengan kepiting yang sering kamu lihat di laut. Di sekujur tubuhnya terdapat bulu-bulu halus yang berwarna merah menyala. Makanya tidak heran kepiting ini disebut sebagai kepiting orangutan karena bulunya sama persis dengan orang utan.

Kepiting ini sangat suka hidup di antara terumbu karang untuk memakan ikan-ikan yang ukurannya kecil atau plankton. Sayangnya, hewan ini tidak bisa luput dari rantai makanan karena ia akan menjadi santapan dari hewan-hewan yang lebih besar seperti gurita dan ikan karang.

9. Whale Shark

Whale shark atau ikan hiu paus adalah salah satu binatang laut yang paling besar di dunia. Dan ikan ini lumayan sering bisa dilihat oleh para penyelam saat menjelajah dunia bawah air pulau satu ini. Ikan ini memiliki banyak nama alias seperti ikan cucut, geger lintang dan hiu tutul.

Ukuran tubuh hiu paus dewasa bisa mencapai panjang lebih dari 9 meter dan berat hingga 9 ton. Cara makan ikan ini sama seperti ikan raksasa lainnya yaitu dengan menghirup air laut yang sangat banyak sehingga berhasil menyaring hewan-hewan kecil seperti plankton dan ikan.

Ukurannya yang jumbo ternyata tidak semenakutkan yang banyak orang pikirkan. Ikan ini cukup jinak dan ramah bila berada dekat dengan manusia. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ada penyelam yang cukup beruntung dan berhasil menaiki punggung hewan ini.

10. Robust Ghost Pipefish

Dalam Bahasa Indonesia, ikan ini lebih dikenal dengan nama ikan pipa hantu. Disebut ikan hantu karena kebiasaannya hidup di air yang jarang banget bergerak. Selain itu, ikan ini suka banget hidup di tengah-tengah karang sehingga hampir mustahil untuk melihat ikan ini dengan kasat mata.

Ikan ini memiliki kemampuan untuk berubah warna sesuai dengan keadaan sekitar. Selain itu, saat bergerak, mulutnya yang cukup runcing selalu menghadap ke arah bawah.

Kalau kamu ingin banget melihat ikan satu ini saat menyelam, ada baiknya kamu harus ekstra sabar dan teliti saat mencarinya.

Nah itu dia 10 binatang laut yang bisa kamu lihat dan jumpai di Pulau Rote. Diantara daftar hewan ini, kamu paling ingin bertemu dengan yang mana?

Baca Juga : 10 Pengalaman Bawah Laut Terbaik

Blublub Indonesia