fbpx
Categories
Information

Spot Menyelam Terbaik Dunia Ada di Indonesia

Negara kita punya banyak spot wisata bawah laut yang luar biasanya indahnya. Bahkan, spot menyelam terbaik dunia ada di Indonesia. Bagi yang memiliki jiwa petualang, Anda bisa mencoba spot menyelam menarik yang wajib dijajal. Selain untuk yang sudah terbiasa diving, cocok juga untuk pemula, karena sangat safety.

Nah, di sini kami akan bagikan rekomendasi terkait spot diving terbaik di dunia. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan titik menyelam yang ada di negara kita, lho. Ingin tahu tempat-tempatnya? Berikut kami bahas satu per satu untuk kamu semua:

1. Titik Menyelam di Bali (Indonesia)

Pulau Dewata merupakan destinasi wisata yang sudah populer hingga ke mancanegara. Maka jangan heran jika titik menyelam di Bali, adalah salah satu yang terbaik di seluruh nusantara bahkan dunia.

Pulau Dewata memiliki bangunan dan kebudayaan yang khas. Kelebihannya itulah yang menjadi nilai tambah kenapa wisatawan suka berkunjung ke sini.

Ada banyak titik penyelaman yang harus kamu coba di sini. Sebut saja misalnya seperti Sanur, dan Crystal Bay. Kedua tempat ini memiliki kekayaan laut yang luar biasa. Selain itu, dua tempat tersebut juga memiliki view yang menawan.

2. Kailua Kona (Hawaii)

Sama seperti Bali, Hawai adalah daerah dengan destinasi wisata penyelaman terindah. Selain itu, destinasi wisata pantai di daerah tersebut tak kalah memesona. Titik penyelaman yang ada di Hawai adalah salah satu yang terbaik di dunia. Banyak sekali titik yang bisa kamu kunjungi.

Kailua Kona adalah salah satu titik menyelam terbaik di sini. Semua penyelam bisa menikmati keindahan bawah laut bersama biotanya di tempat ini.

Tempatnya sangat cocok bagi yang sedang mencari destinasi wisata untuk melepas penat karena pekerjaan yang menumpuk. Di sini, pengunjung juga bisa menikmati sebuah tarian Hawai yang khas dan unik.

3. Laut Hiu (Australia)

Ingin tempat menyelam yang menantang? Laut Hiu di Australia adalah pilihan spot yang tepat. Di sini, semua penyelam bisa pergi ke dasar laut untuk bertemu langsung dengan hiu putih. Hewan tersebut adalah predator utama yang ada di laut Australia.

Menyelam di Laut Hiu dapat memacu adrenalin. Namun penyelam tidak perlu khawatir. Karena, menyelam di Laut Hitu akan didampingi oleh pengawas profesional.

Artinya, keselamatan penyelam sangat terjamin saat menyelam di tempat ini. Akan tetapi, Penyelam tetap harus mengikuti arahan dan aturan yang berlaku agar diving tetap aman.

4. Derawan (Indonesia)

Selain Bali, Indonesia juga memiliki tempat menyelam menarik lainnya yang tak kalah mendunia. Derawan merupakan salah satunya. Titik menyelam ini berada di Kalimantan Timur. Melakukan aktivitas diving di sini, akan membuat siapa saja ketagihan dan berkesan.

View bawah laut di Derawan begitu menawan, airnya pun jernih. Penyelam bisa melihat banyak sekali hewan laut eksotis secara langsung. Penyelam di tempat ini akan menyelam ditemani penyu, manta, dan hewan-hewan laut lainnya yang bersahabat. Itulah kenapa, aktivitas diving di sini selalu bikin nagih.

5. Tempat Menyelam di Pulau Sipadan (Malaysia)

Malaysia adalah destinasi wisata luar negeri yang mudah dijangkau dari negara kita. Jika berencana ke Malaysia, berkunjunglah ke Pulau Sipadan untuk menyaksikan keindahan pemandangan bawah lautnya.

Di Pulau Sipadan, pengunjung bisa melakukan aktivitas diving. Bahkan, penyelam bisa bertemu langsung dan menyelam bersama ikan pelagis. Sangat seru bukan?

Di tempat wisata ini, pengunjung juga bisa menikmati tempat menyelam terbaik dunia. Arusnya sangat tenang dan cocok untuk pemula. Bahkan, pengunjung juga bisa mengabadikan pemandangan bawah lautnya dengan sempurna karena airnya yang jernih.

6. Titik Penyelaman di Pulau Alor (Indonesia)

Indonesia Timur adalah wilayah dengan titik penyelaman bertaraf internasional. Sebut saja salah satunya yaitu titik menyelam yang ada di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. Keindahan pemandangan lautnya begitu indah dan kaya akan biota laut.

Anda bisa melihat dan bertualang di 20 gugusan pulau di tempat ini. Itulah kenapa, menyelam di sini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga, atau bersama teman. Bagi yang sedang mencari titik penyelaman terbaik di Indonesia, destinasi ini wajib kamu masukkan ke dalam list.

7. Tubbataha (Filipina)

Sedang mencari tempat menyelam yang bagus di Filipina? Datang saja langsung ke Tubbataha. Karena, di tempat tersebut ada tempat diving yang bagus.

Tubbataha merupakan salah satu tempat diving terbaik di Asia Tenggara dan Dunia. Hal tersebut dikarenakan tempat ini merupakan salah satu Taman Nasional yang sudah  mendunia. Tempatnya menawarkan spot terbaik yang akan membuat Anda ketagihan untuk menyelam.

Ada banyak sekali hewan-hewan yang eksotis di bawah laut Tubbataha. Semua hewan-hewan tersebut akan menemani Anda saat menyelam di sana. Tubbataha juga merupakan tempat dengan biota laut yang banyak, itulah kenapa tempat ini menjadi titik penyelaman terbaik di negara tersebut.

8. Spot Diving di Raja Ampat (Indonesia)

Daerah yang satu ini sudah lama menjadi surga wisata bahari di tanah air. Namanya sudah dikenal ke mancanegara. Kawasan ini memiliki 600 gugusan pulau. Keindahan alam bawah laut Raja Ampat begitu populer di kalangan pecinta diving di nusantara, maupun mancanegara.

Di tempat ini ada empat pulau besar. Keempat pulau tersebut yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Semua pulaunya memiliki kekayaan biota laut yang luar biasa.

Raja Ampat adalah rumah bagi 75 persen spesies terumbu karang yang ada di seluruh dunia. Itulah salah satu alasan kenapa keindahan alam di tempat wisata ini begitu menakjubkan.

Untuk kamu yang ingin mencoba menyelam di sini, ada beberapa spot yang bisa dikunjungi. Tempat-tempatnya yaitu Mike’s Point, Blue Magic, Mansuar Island, dan Chicken Reef.

9. Kepulauan Kauman Nicobar (India)

India ternyata merupakan  negara dengan spot menyelam terbaik di dunia. Jika kamu sedang, atau berencana melancong ke India, cobalah untuk menyelam di sana. Kepulauan Kauman Nicobar adalah salah satu spot yang bisa Anda coba kunjungi.

India adalah negara yang memiliki kepulauan yang indah. Bahkan, salah satu terumbu karang terlangka ada di India. Menyelam di kepulauan India sangat nyaman karena airnya jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat dengan jelas di kedalaman laut.

Bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen menyelamnya, siapkanlah kamera khusus menyelam, ya. AIrnya yang sangat jernih akan membuat foto di bawah laut semakin lebih bagus.

10. Great Barrier Reef (Australia)

Selain Laut Hiu, Australia juga memiliki spot diving lain yang tak kalah bagus. Tempatnya yaitu Great Barrier Reef. Sekali mencobanya, siapa saja akan ketagihan untuk menyelam kembali. Spotnya sangat bersahabat untuk pemula, maupun yang sudah terbiasa.

Tempat menyelam di Australia ini sangat luas. Luasnya mencapai 2.300 km. Spesies terumbu karangnya pun unik, bahkan merupakan spesies terumbu karang tertinggi di dunia. Great Barrier Reef adalah spot dengan perairan yang hangat dan juga jernih. Semua penyelam pasti akan betah menyelam di sini.

11. Tempat Menyelam di Pulau Bahamas (Bahama)

Tempat liburan yang satu ini sangat populer sekali di dunia. Bahkan, Pulau Bahamas menjadi salah satu tempat liburannya selebritis Hollywood. Bahamas atau Bahama, adalah nama yang berarti “laut dangkal”. Nama itu diambil dari karakteristik tempat itu sendiri.

Di pulau ini, setidaknya ada sekitar 20 gugusan pulau yang siap untuk dijelajahi. Para traveler maupun penyelam, bisa bertualang sambil menyelam bersama ikan dan puing-puing kapal. Para penyelam pun bisa bertemu dengan hiu dengan didampingi oleh para profesional.

Jika kamu berencana diving di Pulau Bahamas, kami sarankan untuk membawa kamera. Karena, kurang afdol jika tidak diabadikan sebagai kenang-kenangan. Tempat menyelam di sini  sangat  Instagramable dan menggoda.

12. Teluk Cendrawasih  (Indonesia)

Papua ternyata memiliki tempat menyelam lain yang tak kalah menarik dari Raja Ampat. Spot-nya yaitu Teluk Cendrawasih. Teluk Cendrawasih adalah tempat yang berada di Papua Barat. Para penyelam bisa mencoba salah satu titik menyelam terbaik di dunia di sini. Selain itu, airnya sangat jernih yang dipercantik oleh aneka terumbu karang nan indah.

Kekayaan biota lautnya sangat cocok untuk diabadikan ke dalam sebuah foto maupun video. Kawasan ini tidak kalah menarik dari Raja Ampat. Cocok sebagai destinasi wisata kamu bersama teman maupun keluarga.

13. Sabang (Indonesia)

Tidak hanya Indonesia Timur, Indonesia bagian barat juga ternyata memiliki tempat menyelam yang tak kalah indah. Lokasinya berada di Pulau Sabang, Provinsi Aceh. Di tempat ini kamu akan menemukan titik menyelam bertaraf internasional.

Keaslian laut dan alam di daerah Sabang masih murni. Artinya, lokasinya belum tersentuh oleh campur tangan manusia. Kini, tempat tersebut menjadi pulau wisata yang terjaga keasliannya. Tempat-tempat menyelam yang bisa dicoba di sini seperti Pulau Klah, Pulau Weh, hingga Pulau Rubiah.

14. Pulau Galapagos (Ekuador)

 

Jika kamu seorang petualang yang ingin mencari tempat menyelam terbaik di luar negeri, Pulau Galapagos adalah tempat yang tepat.

Di sini, ada banyak spesies biota laut, salah satu yang paling dikenal yaitu hiu martil. Itulah kenapa, Pulau Galapagos menjadi destinasi selam terbaik di dunia.

Di Galapagos, kamu juga bisa melihat berbagai biota unik lainnya. Di sini, penyelam dapat melihat langsung iguana laut, hingga hiu endemik Galapagos. Itulah kenapa, spot diving di tempat ini sering diburu oleh para penyelam di seluruh dunia.

15. Talisayan (Indonesia)

Talisayan merupakan salah satu lokasi diving terbaik di Indonesia. Lokasinya yaitu di Berau, Kalimantan Timur. Tempatnya menyajikan banyak sekali  spesies ikan hiu yang besar. kamu bisa melihat mereka langsung di pagi hari.

Selain tempat menyelam yang memesona, keindahan alam di sekitar tempat tersebut juga sangat indah. Lautnya yang biru pun begitu jernih dan akan membuat kamu betah saat menyelam. Lokasinya cukup mudah dijangkau oleh para wisatawan maupun penyelam.

16. Bunaken (Indonesia)

Membahas destinasi selam terbaik di dunia, tidak lengkap jika tidak membahas Bunaken. Bunaken merupakan Taman Nasional Indonesia yang sudah dinobatkan secara resmi. Tempat ini berada di Manado, Sulawesi Utara.

Ada banyak sekali tempat menyelam yang bisa kamu coba di sini. Kedalamannya pun beragam. Bunaken juga memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Ada banyak spesies terumbu karang indah, lumba-lumba, ikan duyung, bahkan hingga ikan purba bernama Coelacanth. Semua bisa kamu temukan di sini

Itulah 16 tempat menyelam terbaik di dunia. Ternyata, spot menyelam terbaik dunia ada di Indonesia. Jadi, kamu tidak perlu pergi jauh-jauh ke luar negeri untuk bisa menikmati titik menyelam terbaik. Karena, Indonesia pun memiliki banyak sekali lokasi menyelam bertaraf internasional. Tertarik mencoba?

Categories
Information

12 Lokasi Diving Terbaik di Kepulauan Banda Maluku

Tempat diving terbaik di dunia selain Raja Ampat adalah Kepulauan Banda. Spot-spot seperti Pulau Keraka, Syahrir, Pulau Hatta, Gunung Api wajib kamu kunjungi

Tahukah kamu Kepulauan Banda di Maluku menjadi tempat diving terbaik di dunia setelah Raja Ampat, Papua? Surga bagi penyelam mula maupun profesional.

Kepulauan yang berjarak 132 kilometer arah tenggara dari Ambon ini menyuguhkan keindahan tropis yang memukau. Laguna, Banda Naire, Gunung Api hingga Pulau Hatta merupakan spot diving yang menjadi buruan penyelam dunia.

Buat kamu yang punya rencana diving ke Kepulauan Banda, kami tim Blublub akan merangkum 12 spot diving terbaik yang bisa kamu kunjungi. Apa saja?

1. Batu Belanda

Kedalaman: 30 meter (Pemula/Profesional)

Batu Belanda merupakan daerah yang konon menjadi daerah pertama kali dikunjungi oleh Belanda di kawasan tersebut. Daerah perairan di tempat ini menyimpan kekayaan bahari yang mengagumkan.

Jika kamu menyelam, kamu bisa menyaksikan aneka jenis karang unik dan cantik, ikan kaisar, angelfish biru, snappers, black spotted morays, karang whip, napoleon wrasse, naga laut lembeh dan lainnya.

Di tempat ini ditemukan gua dengan ketinggian 13 meter. Cahaya matahari mampu masuk dan menerobos ke dalam gua untuk menciptakan pemandangan perairan yang lebih indah.

2. Pulau Lontar

Kedalaman: 30 meter (Pemula/Profesional)

Spot diving lainnya di Kepulauan Banda yang bisa kamu kunjungi adalah Pulau Lontar. Pulau ini merupakan bagian tepi dari kaldera cekung yang menyuguhkan pemandangan laut sangat indah.

Ribuan ikan yang berkelompok dapat kamu saksikan di sini. Aneka karang dan terumbu karang yang cantik membuat aktivitas menyelam kamu semakin berkesan. Jangan lupa abadikan warna-warni dasar lautan di Pulau Lontar saat kamu menyelam.

3. Pulau Run

pualu syahrir

Kedalaman: 30 meter (Profesional)

Pulau Run menjadi pulau terkecil di Kepulauan Banda. Luasnya hanya sekitar 3 kilometer. Termasuk pulau terpencil sehingga kondisi perairan di pulau ini masih sangat asri. Lokasi pulau ini dapat dijangkau sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota.

Pulau Run menawarkan pesona terumbu karang yang luar biasa dengan aneka jenis ikan yang sangat banyak. Namun, bagi para penyelam harus berhati-hati karena di perairan pulau ini arusnya bisa sangat kuat. Disarankan hanya bagi penyelam profesional.

Terdapat dinding karang yang landai dan bisa kamu selami hingga kedalaman 30 meter. Aneka ikan warna-warni tinggal di sini seperti sweetlips, school of snappers, fusilier, blue- spotted stingray dan lainnya.

4. Pulau Keraka

Kedalaman: 25 meter (Pemula)

Wisata diving di Indonesia yang selanjutnya adalah Pulau Keraka. Situs diving di Pulau Keraka memiliki dasar laut berpasir yang landai. Dinding berbatu dengan bongkahan karang. Suhu di sini mencapai 28 derajat celcius. Kondisi penyelaman di sini cukup nyaman. Nyaris tak ditemukan arus sehingga sangat cocok bagi perenang mula.

Di kedalaman 22 meter kamu dapat menyaksikan aneka ikan seperti ikan daun, ghost-pipefish dan lainnya. Selain itu ditemukan juga belut moray, belut taman hingga Napoleon wrasse. Jangan lupa abadikan momen di bawah lautmu saat bertemu makhluk-makhluk cantik tersebut.

5. Pulau Syahrir

 

Kedalaman: 50 meter (Profesional)

Pulau Syahrir disebut juga Pulau Pisang oleh masyarakat setempat. Konon karena bentuknya menyerupai pisang. Lokasinya sekitar 20 menit dari Banda Neira.

Terdapat arus laut yang sedang di perairan Pulau Syahrir. Bagi penyelam mula jelas perlu berhati-hati. Para penyelam umumnya menikmati keindahan aneka batu karang unik yang cukup banyak ditemukan. Selain itu ada juga anemon, whip, angelfish hingga terumbu karang cantik yang sedang berkembang biak.

Menyelam pada cuaca cerah sangat dianjurkan buat kamu saat mengunjungi spot ini agar bisa menyaksikan keindahan bawah laut yang berwarna-warni. Namun, walaupun kamu menyelam di saat langit mendung, keindahan bawah lautnya yang memesona masih tetap bisa dipotret dengan jelas.

6. Pulau Ai

Kedalaman: 10-50 meter (Pemula/Berpengalaman)

Pulau Ai termasuk pulau terpencil sehingga masih memiliki kondisi perairan yang cantik. Kawasan perairan di Pulau Ai memiliki beberapa tebing batu kapur yang indah.

Spot diving di pulau ini adalah spot terbaik buat kamu yang ingin bertemu dengan aneka hiu. Kamu bisa bertemu hiu martil, hiu ujung perak dan beberapa jenis lain bisa kamu jumpai saat menyelam.

Pemandangan bawah laut yang berwarna-warni semakin sempurna dengan aneka gua-gua indah yang bisa disaksikan para penyelam. Bagi penyelam pemula pastikan berhati-hati karena arus di kawasan perairan ini kadang-kadang sangat deras.

7. Pulau Hatta

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Pulau Hatta dapat ditempuh sekitar 25 kilometer dari pusat kota. Kawasan pulau ini menyuguhkan pemandangan laut yang unik dan indah. Ditemukan semacam lereng yang terbuat dari karang berwarna coklat dan lunak.

Di perairan ini juga kamu bisa menyaksikan pari elang, hiu ujung hitam Snappers, lele belang, penyu sisik, aneka terumbu karang,triggerfish, anemon, dan sebagainya.

Koral-koral yang cantik dan warna-warni bisa dilihat di perairan ini. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan kura-kura sisik, napoleon wrasse, dan dogtooth tuna. Di akhir penyelaman, kamu bisa mengapung lebih lama menyaksikan keindahan warna-warni lautan dengan terumbu karang yang sangat indah.

8. Karang Hatta

Kedalaman: 25 meter (Pemula/Berpengalaman)

Lokasi diving di sekitar Pulau Hatta ini cukup dekat dengan palung Banda yang memiliki kedalaman hingga 5.900 meter. Di perairan ini ditemukan arus selatan yang membawa ribuan ikan-ikan unik. Batu-batu karang miring memungkinkan kamu menyelam lebih mudah, tetapi kedalaman 25 meter adalah kedalaman ideal di mana kamu bisa menyaksikan pemandangan bawah laut yang indah.

Di perairan ini kamu bisa menemukan barakuda, tuna putih,hiu martil, hiu karang abu-abu, kura-kura dan aneka terumbu karang yang indah. Di kawasan ini beberapa terumbu karang sudah tampak rusak tetapi telah dilakukan upaya perbaikan terhadap ekosistem terumbu karang yang ada.

9. Gunung Api

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Buat kamu yang selama ini hanya tahu tempat diving di Jakarta, cobalah ke Kepulauan Banda dengan spot diving yang ekstrim dan bersejarah. Salah satunya adalah spot Gunung Api ini.

Gunung berapi yang meletus pada tahun 1988 di kawasan perairan Banda telah memunculkan fenomena menakjubkan di kawasan perairan setempat. Terbentuk jalur lava di dasar laut sepanjang 200 meter yang menghasilkan aneka karang dan habitat laut menakjubkan.

Saat kamu menyelam, ada banyak jenis karang unik yang akan terlihat. Beberapa jenis karang padat seperti karang meja besar, karang sikat botol, karang jari berkutil, karang daun kubis dan karang Acropora.

Saat menyelam di kedalaman lebih dari 35 meter, kamu mungkin akan menemukan ikan batfish, napoleon wrasse ukuran besar, mobula rays, tuna, dan masih banyak lagi.

10. Batu Udang

Kedalaman: 55 meter (Pemula/Berpengalaman)

Batu Udang terletak di sebelah selatan Pulau Ai. Pengalaman menyelam dengan menyaksikan lereng karam curam hingga kedalaman 55 meter bisa kamu temukan di sini.

Saat menyelam kamu akan dikelilingi triggerfish gigi hitam dan merah yang cukup banyak di sekelilingmu. Ikan-ikan lain seperti hiu karang ujung putih, kakap hitam dan putih, maori wrasse dan lainnya juga bisa kamu saksikan di perairan ini.

Pada akhir penyelaman kamu bisa melayang di sepanjang kawasan dengan pemandangan terumbu karang yang indah, di atas batuan kapur yang ditutupi karang-karang cantik. Penasaran ingin menyelam di spot diving indah ini?

11. Batu Kapal

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Batu Kapal menjadi salah satu spot diving yang menarik untuk dikunjungi di Kepulauan Banda. Jika selama ini kamu banyak tahu tentang tempat diving di Jawa Timur, saatnya kini kamu juga menjelajah ke Kepulauan Banda.

 

Spot diving Batu Kapal dikenal sebagai daerah dengan kondisi arus yang kuat. Cocok untuk penyelam profesional. Pada bulan November kamu mungkin hanya bisa menyelam hingga 30 meter, tetapi di bulan Februari hingga Mei kamu bisa menyelam lebih dari 40 meter.

Saat menyelam, kamu bisa menyaksikan gorgonia oranye yang menutupi lembah-lembah karang yang cantik.Kehidupan penuh warna benar-benar bisa kamu saksikan di bagian dasar perairan Batu Kapal.

12. Pohon Miring

Kedalaman: 30 meter (Berpengalaman)

Pohon miring termasuk spot diving dengan kondisi arus yang kuat karena menjadi pertemuan antara arus utara dan selatan. Tak heran jika di tempat ini disukai banyak ikan-ikan.

Menyelam di spot ini akan mempertemukan kamu dengan karang-karang yang cantik. Aneka ikan seperti Tuna,Napoleon wrasse, dan Bumphead parrotfish. Selain itu, ada juga ghost-pipefish dan scorpionfish ditemukan di sini.

Bagaimana menurut kamu spot-spot diving keren yang ada di Kepulauan Banda tersebut? Sangat keren dan membanggakan Indonesia bukan? Jangan puas hanya diving di Pulau Jawa, cobalah bergerak ke daerah Timur seperti Kepulauan Banda.

Tempat diving terbaik di dunia ada di Indonesia. Setelah Raja Ampat, saatnya kamu menjelajah di Kepulauan Banda Maluku. Puluhan spot diving cantik dan memesona siap menanti kamu. Siapkan energi yang cukup untuk menjelajah. Minimal kedua belas spot yang sudah diuraikan di atas. Selamat menjelajah.

Categories
Information

4 Tempat Kursus Diving Plus Harganya

Seperti yang diketahui, diving semakin diminati oleh banyak orang. Namun, kamu harus memiliki lisensi menyelam untuk menjadi seorang diver. Saat ini, sudah ada beberapa tempat kursus diving yang menyediakan pelatihan dengan diving license.

Salah satu syarat belajar diving ini pun tak bisa dilakukan sembarangan, karena kamu harus mendapatkan lisensi resmi melalui operator diving. Jika kamu ingin menjadi diver profesional, maka harus memilih tempat pelatihan diving yang profesional di bidangnya. Bagi kamu yang masih bingung memilih tempat kursus dengan lisensi resmi, Blublub akan memberikan rekomendasinya di bawah ini:

Rekomendasi Tempat Kursus Diving di Indonesia

Blublub akan menjelaskan beberapa tempat pelatihan diving terbaik yang bisa kamu jadikan referensi. Pastikan kamu tempat kursus tersebut sesuai dengan kebutuhanmu.

1. Lautanmas (Jakarta)

Salah satu tempat kursus diving di Jakarta ini bisa menjadi referensi kamu. Hal itu dikarenakan Lautanmas menyediakan pelatihan diving dengan lisensi resmi.

Lautanmas menawarkan tiga jenis paket pelatihan diving, yaitu Private, Regular, dan Mahasiswa. Dalam paket tersebut, kamu bisa mengikuti tiga program kursus, seperti teori di kolam, praktek di kolam, dan open water selama dua hari satu malam di pulau.

Selain itu, ketiga paket tersebut juga sudah termasuk dengan license diving Indonesia. Biasanya, sesi praktek di kolam akan dilakukan di Senayan. Sementara itu, sesi teori dilakukan secara langsung di Lautanmas.

Setiap paket pelatihan memiliki keunggulannya masing-masing. Untuk paket Private, kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp5.000.000. Sedangkan untuk paket Regular, biaya kursusnya adalah sekitar Rp2.750.000. Seluruh harga tersebut belum termasuk dengan biaya perjalanan ke pulau.

Biaya trip tersebut juga tergantung dari tujuan yang diinginkan. Misalnya, harga paling murah adalah trip ke Pulau Pramuka melalui Marina Ancol yang dibanderol dengan harga Rp1.300.000, kemudian trip ke Pulau Sepa/Pulau Putri dikenakan harga Rp2.500.000.

Selain biaya, perbedaan dari kedua paket di atas adalah waktu latihannya. Untuk paket Private, waktunya lebih fleksibel dan bisa dilakukan kapan saja sesuai keinginan. Lalu, jumlah pesertanya juga lebih sedikit. Meski hanya ada satu atau dua orang saja, kamu tetap bisa melakukan perjalanan ke pulau. Sementara untuk paket Regular, waktunya lebih terbatas dan biasanya dilakukan saat weekend saja. Kemudian, jumlah pesertanya pun minimal hanya empat atau lima orang saja.

Jika kamu masih kuliah dan ingin belajar diving, maka Lautanmas juga menyediakan paket khusus Mahasiswa. Harganya pun jauh lebih ekonomis dibanding paket Private dan Regular. Syaratnya cukup mudah, kamu hanya perlu membawa dan menunjukkan KTM yang masih berlaku. Kamu bisa mengunjungi laman resmi Lautanmas untuk mengetahui informasi lebih lanjut. Lautanmas berada di Jl. Toko Tiga No. 24, RT.3/RW.1, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

2. Belajar Diving Dot Com (Bali dan Bunaken)

Tempat kursus diving di Bali dan Bunaken ini juga memberikan pelatihan dengan lisensi resmi. Belajar Diving Dot Com membuka pendaftaran bagi para calon diver melalui laman resminya. Mengapa tempat kursus ini berbasis di Bali dan Bunaken? Sebab, keanekaragaman biota laut di perairan Bunaken termasuk yang terbaik di dunia.

Sedangkan untuk Bali, daerah ini terkenal dengan perairannya yang masih jernih. Selain itu, jarak pandang menyelam di Bali pun masih terbilang jauh, yakni antara 8 hingga 30 meter. Lautannya juga dipenuhi oleh berbagai jenis biota laut yang indah.

Bagi kamu yang ingin belajar diving di Bali atau Bunaken, maka bisa melakukan pendaftaran melalui laman resmi belajardiving.com atau menghubungi langsung ke nomornya. Jika ingin mengikuti kursus di Belajar Diving Dot Com, kamu harus memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya adalah bisa berenang hingga jarak 200 meter non-stop.

Biaya pendaftarannya sendiri cukup beragam, karena tergantung dari lokasi penyelaman dan waktu menginap. Untuk kursus pemula di Bali, kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp3.800.000 (tidak termasuk akomodasi dan transportasi).

3. Scuba School International (Jakarta)

Buat kamu yang ingin kursus diving SSI di Jakarta, tentunya akan mendapatkan berbagai fasilitas lengkap dan menarik. SSI sendiri merupakan bagian dari pusat pelatihan diving yang berbasis di California, Amerika Serikat.

Program yang paling populer di SSI Jakarta adalah lisensi PADI (Professional Association of Diving Instruktur). Nantinya, kamu bisa mengikuti berbagai program yang disediakan oleh SSI Diving Jakarta.

Berbagai program tersebut adalah Master Diver, Rescue Diver, Advanced Open Water, Adventure Diver, dan Open Water Diver. Hanya dengan lisensi Open Water Diver, kamu sudah bisa melihat keindahan bawah laut di kedalaman hingga 18 meter.

Selain itu, sertifikasinya bisa dilakukan secara langsung di Dive Center atau Instruktur Freelance. Biaya kursus diving Jakarta di Dive Center dibanderol sekitar Rp7.000.000. Sementara itu, sertifikasi di Instruktur Freelance dikenakan biaya sekitar Rp5.000.000.

Meski begitu, sebaiknya kamu melakukan sertifikasi di Dive Center. Umumnya, Dive Center sudah memiliki kolam renang khusus untuk melatih para calon diver. Jadi, kamu tak perlu membayar biaya sewa kolamnya lagi.

Namun, bukan berarti melakukan sertifikasi di Instruktur Freelance tak aman. Sebab, mereka sudah profesional di bidangnya dan memiliki lisensi resmi. Dive Center di Jakarta yang bisa kamu kunjungi adalah Master Selam Indonesia, Sea Pearl Jakarta, dan Bubbles Dive Center.

4. Manta Dive (Lombok)

Selain ketiga tempat pelatihan diving di atas, ada pula Manta Dive yang berbasis di Lombok. Jika mengikuti kursus diving di sini, kamu akan mendapatkan diving license resmi.

Lokasi Manta Dive sendiri berada di Gili Air dan Gili Trawangan (Lombok, Nusa Tenggara Timur). Manta Dive menawarkan dua program kelas, yaitu Advance dan Beginner.

Jika kamu masih pemula, maka bisa mengambil program kelas Open Water untuk Beginner. Harganya dibanderol mulai dari Rp3.400.000. Sedangkan untuk kelas Advance, harganya dibanderol sekitar Rp2.700.000.

Harga tersebut sudah termasuk dengan perlengkapan diving, seperti tabung oksigen, wetsuit, fins, dan weight. Namun, tidak termasuk dengan makan dan tempat penginapan.

Sebelum melakukan tes di laut, kamu diharuskan untuk mengikuti kelas teori. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan sesi latihan di kolam dan laut. Untuk tes di laut, hal itu tergantung dari instruktur masing-masing. Detailnya, laut tersebut masih di daerah Gili dengan kedalaman hingga 18 meter.

Setelah dinyatakan lulus, nantinya kamu akan langsung mendapatkan lisensi penyelam dari SSI. Artinya, kamu sudah resmi menjadi seorang diver. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi situs resmi di sini.

Cara Memilih Tempat Pelatihan Diving untuk Pemula

Sebelum menentukan tempat pelatihan diving yang cocok, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal penting. Berikut adalah tips memilih lembaga pelatihan diving untuk pemula:

1. Sesuaikan Harga dengan Bajet

Apakah kamu memiliki bajet yang minim? Kalau begitu, pilihlah tempat kursus menyelam dengan harga sesuai bajet yang kamu miliki. Umumnya, biaya kursus menyelam adalah sekitar Rp4.000.000 hingga Rp6.500.000. Jadi, siapkan bajet terlebih dahulu sebelum kamu memilih tempat pelatihan diving yang sesuai dengan kebutuhanmu.

2. Lokasinya Mudah Dijangkau

Saat memilih tempat kursus, pastikan lokasinya mudah dijangkau. Misalnya, kamu tempat pelatihan tersebut berada di daerah yang sama dengan tempat tinggalmu.

Jadi, kamu bisa menghemat waktu dan biaya transportasi untuk menuju ke tempat pelatihan diving. Dengan begitu, kamu tak perlu merogoh kocek lebih dalam lagi.

3. Instruktur yang Bersertifikasi Resmi

Saat belajar diving, ada baiknya kamu memilih instruktur yang memiliki sertifikasi atau lisensi resmi. Kamu juga harus mengetahui apakah instruktur tersebut sudah tersertifikasi atau belum.

Mengapa begitu? Hal itu dikarenakan kegiatan diving mengandung risiko yang terbilang tinggi. Maka dari itu, diving harus benar-benar dilakukan oleh pelatih profesional.

4. Menyediakan Jam Kursus yang Fleksibel

Jika kamu memiliki kesibukan sehari-hari, maka bisa memilih tempat kursus dengan pilihan waktu yang fleksibel. Misalnya, kamu hanya bisa berlatih saat weekend saja, berarti harus memilih tempat kursus yang menawarkan jam tersebut.

5. Menawarkan Program Free Trial

Meski terdengar cukup sepele, tetapi lebih baik jika kamu memilih tempat kursus diving yang menawarkan program trial. Lebih bagus lagi jika tempat tersebut menawarkan program free trial.

Selain menguntungkan, kamu juga bisa merasakan langsung bagaimana metode pengajaran, kondisi tempat pelatihan, dan lainnya. Setelah itu, kamu bisa memutuskan apakah tempat tersebut cocok dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Tips Berlatih Diving untuk Pemula

Bagi yang belum pernah menyelam ke bawah laut, pasti akan merasa deg-degan atau takut. Namun, rasanya akan rugi kalau kamu tidak mencoba kegiatan yang satu ini. Jika ingin belajar diving, maka ikuti langkahnya di bawah ini:

1. Mengikuti Arahan dari Instruktur

Saat pertama kali mengikuti kursus, kamu akan diberi arahan oleh instruktur. Misalnya, cara menggunakan masker diving hingga melihat kadar oksigen di tabung.

Pada tahap ini, pastikan kamu benar-benar mendengarkan arahan dari instruktur. Pastikan juga kamu banyak bertanya soal diving jika memang ingin serius menguasainya.

2. Jangan Menahan Napas saat di Bawah Air

Poin paling penting adalah tidak menahan napas selama berada di bawah air. Secara tidak langsung, kamu akan menahan napas ketika mengeluarkan udara melalui mulut.

Nyatanya, hal itu cukup berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan pada bagian paru-paru kamu. Jadi, bernapaslah dengan normal selama berada di bawah air. Kamu bisa menghirup udara dalam-dalam melalui mulut dan mengeluarkannya lewat mulut juga.

3. Pahami Isyarat Tangan

Selama berada di bawah air, kamu tidak akan bisa berbicara. Jadi, kamu harus menggunakan isyarat tangan untuk berkomunikasi. Pada bagian ini, kamu harus memahami isyarat tersebut. Jika salah isyarat, maka artinya akan berbeda.

4. Sesuaikan Telinga dengan Tekanan Air

Setiap meternya, tekanan air laut akan semakin meningkat. Nantinya, telinga kamu akan terasa sakit. Terdapat cara untuk mengatasi rasa sakit tersebut, yaitu menghembuskan nafas dari hidung dalam keadaan tertutup. Jika tidak ada hasilnya, maka telan ludah setiap telingamu terasa sakit.

Apakah kamu sudah tidak sabar untuk belajar diving? Beberapa tempat kursus diving di atas bisa menjadi referensi kamu. Pastikan juga kamu menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Hal itu dikarenakan setiap tempat pelatihan memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Jadi, kamu pilih yang mana?

Categories
Information

Penyakit yang Rentan Dialami Penyelam

Banyak orang menganggap bahwa menyelam adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan. Tahukah kamu seorang penyelam tidak terlepas dari masalah kesehatan, apalagi jika kamu menyelam tanpa standar keamanan. Masalah kesehatan penyelam ini sangat beragam dari yang ringan sampai yang mematikan.

Masalah kesehatan yang dialami penyelam ini sangat beragam. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui penyakit apa saja yang mungkin bisa dialami setelah melakukan kegiatan menyelam. Khusus untuk kamu blublub akan mengulas secara detail penyakit yang rentan dialami oleh para penyelam.

Daftar Penyakit yang Rentan Dialami Oleh Penyelam

Ada 9 daftar penyakit yang rentan dialami oleh para penyelam. Kesembilan penyakit tersebut adalah:

Telinga Berdenging atau Tinnitus

Telinga berdenging atau yang disebut dengan tinnitus bukan salah satu penyakit penyelam yang serius. Bisa dikatakan tinnitus bukan penyakit melainkan gejala dari sebuah penyakit.

Tinnitus atau telinga berdenging ini bisa terjadi pada penyelam setelah maupun selama melakukan penyelaman. Penyebab tinnitus adalah adanya cedera pada telinga bagian dalam. Cedera ini disebabkan karena ada masalah di eustachia atau saluran pembersihan pada bagian tengah.

Saluran ini bisa cedera karena tekanan yang masuk ke telinga terlalu tinggi. Tekanan yang tinggi inilah yang bisa menyebabkan telinga berdenging. Jika tekanan sangat tinggi maka resiko terbesarnya adalah membran telinga akan robek.

Tinnitus berisiko besar dialami oleh para penyelam yang sedang mengalami pilek atau flu. Oleh karena itu jika kamu masih flu atau mengalami gangguan pernapasan sangat tidak disarankan untuk melakukan diving. Pastikan kamu dalam keadaan sehat dan prima ketika akan menyelam agar terhindar dari masalah tinnitus ini.

Vertigo

Kamu tentu sudah tidak asing lagi bukan dengan penyakit vertigo? Vertigo seringkali disamakan dengan sakit kepala yang berat dengan disertai penglihatan kabur seperti berputar.

Penyelam mempunyai resiko besar mengalami vertigo ketika sedang melakukan diving atau setelahnya. Vertigo yang dialami oleh penyelam ini dikarenakan adanya perubahan tekanan yang sangat ekstrim ketika berada di dalam laut.

Tekanan air laut yang lebih besar bisa membuat keseimbangan dalam telinga kamu berubah. Karena ketidak seimbangan di dalam telinga inilah yang membuat kamu merasakan vertigo.

Vertigo yang dialami pada saat menyelam cukup berbahaya karena kamu bisa merasa kehilangan arah atau distorsi. Jika hal ini terjadi kemungkinannya kamu akan merasa kesulitan untuk berenang ke permukaan laut karena merasa bingung.

Jika vertigo yang kamu alami sudah parah, risiko lainnya yang bisa kamu alami adalah panik lalu muntah. Muntah dan panik ini bisa menyebabkan penyelam tersedak dan bisa tenggelam.

Tidak hanya pada saat menyelam saja, setelah menyelam kamu juga bisa mengalami vertigo. Vertigo setelah menyelam tidak terlalu berbahaya jika bisa langsung diatasi.

Gejala kau mengalami vertigo setelah menyelam adalah kesulitan untuk berdiri dan duduk. Jika hal ini terjadi maka pertolongan medis harus segera diberikan.

Hipotermia

hipotermia

Hipotermia tidak hanya bisa dialami oleh pendaki gunung saja, para penyelam justru mempunyai risiko tinggi mengalaminya. Hal ini dikarenakan suhu di bawah laut lebih dingin dibandingkan suhu permukaan.

Penyakit hipotermia ini terjadi ketika suhu tubuh seseorang menurun dengan drastis sehingga menyebabkan orang tersebut menggigil kedinginan. Hipotermia ringan terjadi jika suhu turun 1 sampai dengan 2 derajat saja. Sedangkan jika suhu tubuh turun lebih dari 3 derajat orang tersebut sudah mengalami hipotermia berat.

Ketika penyelam mengalami hipotermia maka gerakannya akan melambat dan lama-lama akan mati rasa. Jika hal ini dibiarkan saja maka lama-lama penyelam akan kehilangan kesadaran.

Hipotermia ini bisa terjadi pada penyelam yang tidak menggunakan pakaian selam lengkap atau pakain selam nya terlalu tipis. Oleh karena itu, penyelam sangat disarankan menggunakan pakain selam yang sesuai dengan standar.

Tidak hanya karena pakaian selam saja, penyelam beresiko besar mengalami hipotermia jika menyelam pada saat musim dingin. Sebenarnya aman saja menyelam pada saat musim dingin, hanya saja pastikan pakaian selam kamu tebal dan bisa menghangatkan tubuh.

Emboli Paru

Penyelam juga beresiko mengalami emboli paru atau penyumbatan darah yang menuju paru-paru. Emboli paru ini terjadi ketika pembuluh arteri pulmonalis atau pembuluh dari jantung ke paru-paru tersumbat. Penyumbatan ini membuat paru-paru tidak mendapatkan oksigen sehingga bisa berakibat buruk.

Penyumbatan ini bisa terjadi karena adanya darah yang menggumpal dan menghambat aliran darah. Emboli paru yang terjadi pada penyelam biasanya dikarenakan adanya substansi tak larut masuk ke dalam pembuluh darah. Substansi ini bisa berupa gelembung nitrogen yang masuk ke dalam aliran darah.

Tidak hanya pembekuan darah, emboli paru pada penyelam juga bisa terjadi karena adanya udara yang masuk ke pembuluh darah. Udara inilah yang membuat aliran darah tersumbat dan menyebabkan emboli paru.

Ketika aliran darah tersumbat maka peredaran darah juga menjadi tidak lancar. Karena hal inilah tubuh terutama paru-paru akan kekurangan oksigen. Akibat kekurangan oksigen ini jaringan tubuh akan mengalami kerusakan.

Gejala awal seorang penyelam mengalami emboli paru adalah merasa sesak nafas dan jantung berdenyut lebih cepat. Biasanya gejala juga disertai dengan tekanan darah yang semakin menurun.

Narkosis Nitrogen

Narkosis nitrogen atau keracunan oksigen bisa saja terjadi pada penyelam. Keracunan nitrogen memang cukup berbahaya jika terjadi dalam jumlah yang sangat besar. Efek samping keracunan nitrogen juga bisa membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Resiko penyelam mengalami narkosis nitrogen ini sebenarnya cukup kecil jika kamu menyelam di kedalaman kurang dari 30 meter. Narkosis nitrogen bisa saja dialami penyelam ketika menyelam di kedalaman lebih dari 30 meter.

Di kedalaman lebih dari 30 meter ini tangki yang berisi campuran nitrogen dan oksigen yang dibawa penyelam sebagai alat bantu nafas bisa berubah. Perubahan gas ini disebabkan oleh tekanan udara yang semakin tinggi. Jika gas ini berubah maka gejala awal yang akan dialami oleh penyelam terlihat seperti mabuk.

Penyelam yang mengalami narkosis nitrogen biasanya akan mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian dan sulit berkonsentrasi. Gejala lainnya adalah mengalami hilang ingatan jangka pendek dan mengalami halusinasi. Efek samping paling parah yang dialami penyelam adalah koma dan meninggal dunia.

Narkosis nitrogen akan meningkat risikonya ketika kamu memaksakan diri untuk menyelam lebih dari 100 meter. Jika peralatan yang kamu gunakan tidak memadai maka narkosis bisa kamu alami. Namun jika menyelam kurang dari 30 meter resiko ini sangat kecil dan hampir tidak akan terjadi.

Barodontalgia

Penyakit selanjutnya yang sangat rentan dialami oleh para penyelam adalah barodontalgia. Nama lain dari penyakit ini adalah tooth squeeze yang merupakan gangguan pada mulut dan gigi setelah menyelam.

Barodontalgia ini bisa terjadi setelah penyelam naik ke permukaan laut. Terjadinya penyakit ini disebabkan karena adanya udara yang masuk dan terjebak di dalam rongga gigi. Udara yang terjebak inilah yang menimbulkan rasa nyeri pada gigi.

Namun resiko mengalami penyakit ini sangat kecil jika kondisi gigi kamu dalam keadaan sehat ketika menyelam. Penyelam dengan gigi berlubanglah yang mempunyai resiko besar mengalaminya. Kamu yang baru saja melakukan tindakan medis pada gigi juga mempunyai resiko yang sama besarnya.

Gejala awal jika kamu mengalami tooth squeeze adalah nyeri pada bagian gigi setelah selesai menyelam. Kamu juga bisa mengalami pendarahan di sekitar gusi dan gigi tanggal setelah menyelam. Oleh karena itu, pastikan gigi kamu dalam keadaan sehat ketika akan melakukan aktivitas menyelam.

Dekompresi

dekompresi

Dekompresi merupakan salah satu penyakit yang mungkin dialami oleh para penyelam. Penyakit ini timbul karena perubahan tekanan pada tubuh yang terlalu cepat.

Biasanya dekompresi terjadi pada penyelam yang secara mendadak naik ke permukaan laut. Ketika kamu tiba-tiba naik ke permukaan laut tekanan di sekitar tubuh kamu akan mendadak berubah dan bisa mencederai otot secara menyeluruh.

Dekompresi sendiri dibedakan menjadi 2 tipe yaitu tipe 1 dan 2. Nama lain dari dekompresi tipe 1 adalah bend. Gejala dari dekompresi tipe ini lumpuhnya sistem otot, kulit, tulang, dan limpa.

Sedangkan dekompresi tipe 2 disebut dengan chokes dan menyerang sistem saraf. Dekompresi tipe 2 ini bisa menyebabkan kelumpuhan total sampai dengan kematian.

Resiko penyelam mengalami dekompresi ini sebenarnya sangat kecil jika kamu melakukan penyelaman sesuai prosedur. Hindari untuk terlalu cepat naik kepermukaan agar terhindar dari penyakit berbahaya ini.

Barotrauma

Penyebab barotrauma sebenarnya hampir sama dengan dekompresi yaitu karena terlalu cepat naik kepermukaan. Hanya saja barotrauma ini disebabkan karena penyelam menutup hidungnya dengan tangan ketika terjun ke air.

Menutup hidung dengan tangan ketika terjun memang sangat berbahaya karena bisa merusak telinga. Pada saat menutup hidung udara akan terdorong lebih banyak ke telinga.

Ketika kamu terjun ke air dengan cara ini kemudian tiba-tiba langsung naik bisa menyebabkan kerusakan pada telinga dan paru-paru. Kerusakan telinga dan paru-paru inilah yang disebut dengan barotrauma.

Sengatan Hewan Laut

Sebenarnya sengatan hewan laut bukanlah sebuah penyakit melainkan resiko yang mungkin dialami penyelam. Sengatan hewan laut ini cukup berbahaya terutama jika disengat oleh ubur-ubur.

Namun perlu kamu ketahui kekuatan sengatan ubur-ubur tergantung dari spesiesnya. Efek samping yang ditimbulkan karena sengatan hewan laut adalah bengkak, ruam pada kulit, dan rasa nyeri.

Tidak hanya ubur-ubur, ikan pari juga bisa menyengat. Bagian ikan pari yang bisa menyengat adalah ekornya. Sengatan ekor ikan pari lebih berbahaya karena menyebarkan racun sampai ke peredaran darah.

Cara Aman Menyelam Agar Terhindar dari Masalah Kesehatan

Apakah kamu menjadi takut menyelam setelah mengetahui penyakit yang rentan dialami oleh para divers?

Menyelam bukanlah hal yang membahayakan selama kamu mengikuti aturan keamanan penyelam. Resiko terkena penyakit yang sudah dijelaskan sangat kecil bahkan tidak akan terjadi jika kamu menyelam sesuai dengan standar.

Ada beberapa cara yang perlu kamu lakukan agar terhindar dari semua resiko dan penyakit ketika menyelam, yaitu:

Pastikan jika semua peralatan selam sudah sesuai standar dan dalam keadaan baik.

Hindari untuk menyelam sendirian, usahakan minimal kamu menyelam bersama dengan 1 orang.

Naiklah ke permukaan secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Kamu bisa berhenti sejenak beberapa kali sebelum naik ke permukaan.

Jangan pernah menambah kedalaman secara mendadak atau mengubah rencana awal penyelaman tanpa pertimbangan yang baik.

Sekarang kamu tidak perlu takut lagi untuk menyelam. Keindahan alam bawah laut Indonesia sangat indah dan wajib kamu nikmati.

Tidak perlu khawatir dengan masalah kesehatan penyelam yang mungkin kamu alami. Selama kamu menyelam dengan peralatan standar dan tidak melanggar aturan keamanan maka semua penyakit tersebut tidak akan pernah kamu alami.

Baca juga : Bagaimanakah Diving di Era New Normal?

Categories
Information

10 Tips Menyelam Untuk Pemula

Bagi pemula, menyelam dapat terdengar menyeramkan. Untuk itu penting sekali mengikuti sederet cara dan juga tips diving pemula yang diberikan. Selain demi kelancaran selama menyelam. Juga agar tetap aman saat berada di bawah air.

Dibandingkan dengan beberapa olahraga lain, menyelam adalah salah satu yang termasuk ekstrim. Hal ini berarti tingkat kesulitan sampai bahaya dari olahraga selam cukup tinggi. Untuk itu sebelum melakukan kegiatan selam wajib lebih dulu ikut kursus. Sekaligus juga mendapatkan lisensi selam dari institusi resmi.

Nah bila sudah mantap untuk mulai mendalami hobi olahraga selam, berikut merupakan cara serta tips yang bisa diikuti.

10 Tips Menyelam Pemula

Sejarah menyelam di Indonesia cukup panjang. Sebagai negara kelautan, Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata bahari. Keindahan dasar laut Indonesia pun mampu menarik hati para wisatawan dari seluruh dunia.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa harus mencoba menyelam. Keindahan bawah laut, dengan terumbu karang dan ikan cantik berkejaran tentu tidak bisa dilewatkan.

Untuk kamu yang baru pertama kali menyelam, juga tidak perlu khawatir. Ada berbagai cara mudah dan tips menyelam pemula yang dapat dilakukan.

Tenang, Yakin, dan Niat

Mengapa ketiga hal ini penting? Baik itu saat kamu menyelam untuk tujuan rekreasi dan wisata, hobi, atau bahkan misalnya untuk eksplorasi sekalipun. Merasa tenang, yakin, dan niat merupakan tips pertama.

Tidak perlu terburu-buru ketika hendak menyelam. Agar semua proses berjalan dengan terkendali, keyakinan dan ketenangan menjadi sangat penting. Jangan lupakan niat untuk menjadi seorang diver dan dapat menikmati keindahan di bawah laut nantinya.

Perasaan takut, ragu, bahkan berjuta kekhawatiran memang wajar muncul saat pertama kali menyelam. Untuk itulah disarankan bagi penyelam pemula untuk selalu merasa tenang dan yakin. Yakinkan diri semua akan berlangsung baik-baik saja. Asal semua proses berjalan sebagaimana seharusnya.

Ketenangan juga penting. Bukan hanya saat masih berada di daratan. Terutama nanti ketika sudah berada di bawah laut.

Bila perlu, sebelum memutuskan untuk menyelam pertama kali, melakukan meditasi atau latihan untuk menenangkan diri lebih dulu. Agar tidak panik atau takut saat sudah menyelam ke dalam samudera.

Siapkan Peralatan Menyelam

equipment

Seperti olahraga lain, menyelam membutuhkan sederet peralatan. Agar diving berlangsung lancar, pastikan peralatan selam sudah siap lebih dulu. Bila hendak melakukan scuba diving, berikut ini beberapa peralatan dasar yang harus disiapkan:

Wet/drysuit merupakan baju selam khusus. Penggunaan wet atau drysuit ditentukan akan menyelam di air hangat atau dingin.

Masker digunakan agar memudahkan melihat saat di dalam air.

Fin, kaki katak untuk membantu bergerak dalam air.

BCD berupa rompi untuk menempelkan tank udara ke tubuh.

Weight Belt, pemberat dengan bentuk sabuk dan besi untuk memastikan kita tenggelam hingga kedalaman yang ditentukan.

Tabung atau tank sebagai penyimpanan udara.

Regulator yang berupa selang untuk menyalurkan udara dari tabung ke mulut.

Octopus, yang akan digigit oleh penyelam berguna untuk menyambung dari regulator ke mulut.

Deep Gauges merupakan alat mengukur kedalaman.

Pressure Gauges untuk mengukur tekanan dan juga menunjukan kapasitas udara di dalam tabung.

Peralatan tersebut di atas merupakan perlengkapan utama untuk scuba diving. Pada beberapa kondisi menyelam, akan dibutuhkan juga peralatan tambahan.

Beberapa peralatan bantu tambahan yang juga diperlukan saat diving antaranya:

Dive Comp yang merupakan alat untuk mengatur waktu menyelam, kedalaman, sampai suhu untuk menghindari bahaya.

Pisau khusus selam untuk memotong saat di dalam air.

Senter yang bisa digunakan saat menyelam di kedalaman air yang kiranya akan gelap. Maupun saat menyelam di malam hari.

Sarung tangan untuk melindungi tangan.

Hook sebagai penutup dan pelindung wajah dari serangan hewan laut.

Sempritan merupakan salah satu alat komunikasi saat di bawah air.

Peralatan yang lengkap sudah pasti akan memastikan menyelam juga lancar. Terutama peralatan menyelam adalah perlengkapan utama dan penting dalam prosedur.

Pahami SOP

Mempelajari dan memahami prosedur saat menyelam sangatlah penting. Untuk pemula yang baru pertama kali menyelam, mengetahui cara kerja dan bagaimana menggunakan alat selam sangatlah penting. Selain itu juga bagaimana prosedur menyelam yang seharusnya.

Seperti bagaimana harus menggunakan teman atau buddy ketika menyelam. Terutama buddy yang sudah memiliki sertifikasi menyelam untuk membawa orang lain.

SOP menyelam akan termasuk pula dengan berbagai keadaan yang mungkin terjadi saat di bawah air. Serta bagaimana cara mengatasi serta melewati keadaan tersebut.

Ikuti Petunjuk Instruktur

instruktur

 

Melakukan diving, selain didampingi buddy juga akan membutuhkan dive master. Dive master sebagai instruktur akan memberikan arahan, petunjuk sampai tips diving menyelam pemula yang sebaiknya diikuti.

Sebelum diver masuk ke dalam air, instruktur akan memberikan petunjuk lebih dulu. Ikuti sebaik-baiknya petunjuk yang diberikan. Demi kenyamanan dan keamanan menyelam bagi diri sendiri dan orang lain.

Kenali dan Hafalkan Isyarat Tangan

Saat berada di bawah air, komunikasi antara diver dengan buddy serta instruktur atau pemandu akan melalui isyarat tangan. Untuk itu wajib sekali mengenali bahkan menghafalkan apa saja isyarat penting yang dibuat dengan tangan.

Isyarat tangan dengan jempol ke arah atas, salah satunya, menandakan bahwa ingin naik ke permukaan. Sebaliknya bila jempol ke bawah berarti menyelam ke arah lebih dalam.

Untuk tanda bahaya, isyarat tangan yang dibuat seperti menggoyangkan telapak tangan layaknya gelombang berarti ada masalah. Sedangkan bila telapak tangan membentuk garis horizontal di leher artinya oksigen sudah habis.

Lakukan Entry Sesuai Prosedur

Banyak penyelam pemula yang merasa gugup ketika harus masuk ke dalam air pertama kali. Mereka lantas tidak mengikuti bagaimana prosedur entry yang seharusnya.

Prosedur entry ketika scuba diving terbagi menjadi dua cara:

Masuk ke dalam air dengan cara melompat dan sudah mengenakan gear scuba diving

Melompat ke dalam air lebih dulu, baru menggunakan scuba diving ketika sudah berada di dalam air

Bagi pemula, dari kedua procedure entry di atas yang disarankan menggunakan cara kedua. Kenakan wet atau drysuit lebih dulu. Baru kemudian melompat ke air dan pasang peralatan scuba diving.

Lakukan Equalising

Tekanan menjadi permasalahan lain bagi penyelam pemula. Diver pemula sering mengalami sakit bahkan rasa tidak nyaman di telinga dan tenggorokan karena perubahan tekanan. Untuk mengatasi hal ini harus melakukan equalising.

Equalising merupakan cara untuk menyesuaikan tekanan di luar tubuh dengan telinga. Jadi kuping tidak akan terasa sakit karena perbedaan tekanan yang terjadi.

Untuk melakukan equalising bisa dengan menekan hidung kemudian mendorong udara keluar melalui lubang hidung. Cara lain yang kerap dilakukan diver profesional dengan menelan ludah.

Ekualising tidak hanya dilakukan ketika sudah merasa sakit atau tekanan di telinga. Sebaliknya, lakukan equalising sesering mungkin agar tubuh cepat menyesuaikan perubahan tekanan. Idealnya, equalising dilakukan setiap turun 1 meter di kedalaman air.

Tak Perlu Menahan Nafas

Khusus untuk menyelam scuba diving, tips menyelam pemula yang bisa diberikan ialah jangan menahan nafas.

Tentu saja berbeda dengan menyelam freediving yang justru membutuhkan latihan tersendiri untuk menahan nafas saat berada di bawah air.

Penyelam scuba diving pemula sering kali tanpa sadar menahan nafas kemudian menghembuskan keluar lewat mulut. Bila hal ini dilakukan, resiko kecelakaan paru-paru akan semakin besar.

Selama di dalam air sebaiknya bernafas secara normal. Tenangkan diri, jangan panik dan santai. Hirup udara melalui mulut dengan dalam-dalam. Lalu keluarkan dari mulut juga.

Banyaknya udara yang masuk dan keluar dari proses ini haruslah sama. Sehingga tidak perlu menahan nafas selama di dalam air.

Selain itu, masuknya udara di dalam tubuh juga akan meringankan massa. Tubuh menjadi lebih ringan dan lebih mudah terdorong ke arah permukaan.

Tidak Terlalu Jauh Dari Buddy atau Pemandu

Menyelam tidak seharusnya dilakukan sendirian. Salah satu prosedur penting saat menyelam ialah dengan menggunakan buddy. Terutama untuk pemula. Sebaiknya menyelam bersama rombongan, dengan pemandu dan instruktur.

Tips diving pemula yang paling penting ialah tidak berada terlalu jauh dari rombongan.

Pastikan jarak masih cukup dekat dengan pemandu, instruktur, maupun buddy yang menyelam bersama. Paling tidak masih berada dalam pandangan.

Ketika pertama kali menyelam memang mudah sekali terdistraksi dengan indahnya pemandangan.

Kecantikan bawah laut membuat mudah sekali membuat kamu mengedarkan pandangan. Bahkan mungkin ingin mengeksplorasi lebih dalam.

Meski begitu, pastikan untuk tidak berenang terlalu jauh, maupun lebih lambat atau cepat dari buddy. Kemungkinan terjadi masalah dan kecelakaan saat di bawah laut sangat besar. Untuk itu demi keamanan, pastikan tidak berada jauh dari rombongan.

Bila terpisah dari buddy atau pemandu juga akan sangat bahaya. Kemungkinan tersesat, terbawa arus, bahkan kehabisan oksigen akan sangat besar.

Meski sudah membawa sempritan, misalnya, tetap pastikan untuk berada di jarak pandang dengan diver lainnya.

Lulus Uji Sertifikasi

Menyelam memang tidak bisa dilakukan sembarang orang. Untuk pemula sekalipun, walau akan membawa pemandu dan instruktur saat menyelam, tetap harus lebih dulu lulus uji sertifikasi.

Sertifikasi menyelam didapatkan melalui kursus selam. Ada berbagai jenis lisensi selam dengan jenjang berbeda. Masing-masing dari institusi berbeda. Ada lisensi dari PADI, SSI, CMAS, dan lainnya.

Lulus uji sertifikasi merupakan cara utama sekaligus tips diving pemula yang paling penting dilakukan.

Sertifikasi menjadi penanda bahwa penyelam sudah mengetahui dan memiliki kemampuan untuk menyelam. Sekaligus juga sebagai identitas penyelam tersebut.

Tanpa lisensi dan lulus uji sertifikasi, sebaiknya tidak mencoba menyelam. Resiko bahaya akan sangat besar ketika menyelam tanpa memiliki kemampuan dan latihan sebelumnya.

Untuk pemula, menyelam menjadi kegiatan yang menantang. Siapa yang tidak akan tergoda untuk menikmati indahnya pemandangan di bawah laut? Kecantikan terumbu karang dengan ikan berwarna-warni. Serta berbagai biota laut lain yang ada di dasar samudera.

Menikmati keindahan bawah laut memang menjadi sejarah menyelam itu sendiri. Walau bisa dilakukan oleh pemula, menyelam tidak boleh sembarangan.

Selain harus mengikuti sederet cara dan prosedur, tips diving pemula bisa menjadi pegangan tersendiri. Para penyelam wajib pula untuk memiliki lisensi dan lulus uji sertifikasi selam lebih dulu.

Bahkan untuk pemula sekalipun akan ada lisensi tersendiri. Memastikan semua prosedur dan tips menyelam pemula di atas terpenuhi akan memastikan keamanan. Serta tentunya kenyamanan untuk penyelam sendiri.

Nah, sudah siap untuk menikmati keindahan wisata bahari Indonesia dengan menyelam?

Baca juga : Waspadai Penyakit pada Telinga saat Berenang dan Menyelam

Categories
Information

Perbedaan Free Diving, Scuba Diving, dan Snorkeling

Sebelum mencoba keseruan olahraga air, ketahui dulu apa itu freediving, scuba diving, dan snorkeling. Selain itu juga perbedaan diving dan snorkeling.

Keindahan bawah laut terlalu menggoda untuk hanya dinikmati melalui foto dan video. Inilah mengapa semakin banyak orang menggemari olahraga air seperti snorkeling, freediving, dan scuba diving.

Berbagai olahraga air di atas memang mengajak kamu untuk secara langsung mengeksplorasi keindahan bawah laut. Terutama Indonesia sangat dikenal dengan destinasi wisata bahari yang menyuguhkan keunikan tersendiri di kedalaman samudera. Semakin menggoda untuk mencoba olahraga air ini, bukan?

Namun sebelum kamu mulai berkemas untuk memulai petualangan di bawah laut dengan snorkeling atau diving, ada beberapa hal yang lebih dulu harus diketahui. Seperti pengertian dari masing-masing jenis olahraga air di atas, hingga apa saja perbedaan diving dan snorkeling.

Di bawah ini kami akan mengulas lengkap mengenai perbedaan dari olahraga air di atas. Sehingga kamu akan bisa mengetahui apa itu scuba diving serta perbedaannya dengan free diving dan snorkeling. Berikut ulasannya.

Pengertian Free Diving, Scuba Diving, dan Snorkeling

Bagi mereka yang masih pemula di jenis olahraga air, free diving, scuba diving, dan snorkeling memang sepertinya sama saja. Ketiga jenis olahraga ini mengajak kamu untuk menyelam ke dalam lautan. Menikmati eksotisme keindahan bawah laut.

Faktanya, meskipun sama-sama kegiatan menyelam, ketiga jenis olahraga air tersebut memiliki beberapa perbedaan. Mulai dari proses persiapan, latihan, keahlian yang dibutuhkan. Sampai juga dengan peralatan yang digunakan.

Untuk itu sebelum mulai menyelam, baik itu dengan freediving, scuba diving, atau pun snorkeling, penting sekali mengetahui pengertian masing-masing. Selain juga apa yang membedakan olahraga ini satu sama lain.

  • Pengertian Scuba Divingalat

Scuba diving merupakan olahraga air yang paling sering dianggap sebagai menyelam. Untuk melakukan olahraga ini dibutuhkan latihan dan peralatan khusus. Selain itu para penyelam scuba diving juga harus memiliki sertifikat.

Jenis olahraga menyelam yang termasuk ekstrim satu ini menggunakan alat bantu pernapasan yang berupa tabung udara. Jadi, durasi dan kedalaman menyelam scuba diving juga lebih dari pada snorkeling maupun freediving.

Istilah scuba diving sendiri merujuk pada penggunaan peralatan, yang disebut dengan scuba. SCUBA berarti Self Contain Underwater Breathing Apparatus, yang secara khusus dirancang agar penyelam mampu menyelam di kedalaman air dengan menggunakan oksigen murni.

Peralatan yang lebih rumit dalam scuba diving membuat olahraga air tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat batas usia minimum serta latihan yang harus dilakukan sebelum dapat menyelam di lautan. Para penyelam scuba diving juga harus mendapatkan lisensi terlebih dahulu.

  • Pengertian Free Diving

Free diving juga merupakan kegiatan menyelam yang tidak asing. Bahkan banyak orang yang mencoba-coba melakukan free diving saat sedang berlibur di pantai atau menghabiskan waktu di lautan. Meski sebenarnya free diving akan cukup berbahaya bila dilakukan tanpa ketrampilan tersendiri.

Seperti juga scuba diving, free diving membutuhkan sertifikat atau lisensi. Terdapat batasan usia dimana anak-anak tidak bisa mengikuti latihan atau melakukan jenis olahraga selam satu ini.

Dari pengertiannya, freediving artinya kegiatan menyelam tanpa menggunakan scuba atau tabung udara. Penyelam yang melakukan free diving harus mampu menahan nafas selama berada di bawah permukaan air. Pasukan oksigen yang diandalkan hanya yang terdapat di paru-paru.

Jenis olahraga air satu ini memang jauh lebih berbahaya dan membutuhkan keterampilan. Penyelam diwajibkan memiliki kemampuan untuk menahan nafas. Selain itu freediving harus didampingi oleh instruktur resmi atau paling tidak dengan teman.

Penyelam tidak bisa melakukan free diving seorang diri.

  • Pengertian SnorkelingProfesi Unik Para Penyelam-1

Bila free diving dan scuba diving membutuhkan latihan dan juga lisensi, maka snorkeling berbeda. Snorkeling adalah olahraga air dengan berenang di permukaan air untuk melihat ke kedalaman laut. Jenis olahraga air ini tepat bagi kamu yang ingin menikmati keindahan bawah laut tanpa harus menyelam jauh di kedalaman.

Snorkeling memang menikmati pemandangan bawah air dari jarak yang masih cukup dekat dengan permukaan laut. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan olahraga air ini lebih sederhana. Selain itu juga tidak perlu mendapatkan sertifikat resmi atau latihan lebih dulu untuk mencoba.

Meski hanya menikmati pemandangan bawah laut dari permukaan, bukan berarti snorkeling tidak seru. Justru sebaliknya. Keseruan snorkeling tidak kalah dengan free diving dan diving. Snorkeler tetap bisa mengapresiasi indahnya terumbu karang sampai ramai ikan berenang di dalam lautan.

Kemudahan jenis olahraga satu ini membuat snorkeling ditawarkan bukan hanya sebagai kegiatan olahraga air saja. Melainkan juga wisata. Berbagai tujuan wisata bahari di Indonesia menawarkan keindahan bawah laut yang bisa dinikmati dengan snorkeling.

Peralatan Free Diving, Scuba Diving, dan Snorkeling


Setelah mengetahui perbedaan dari pengertian di atas, dan memahami apa itu scuba diving, free diving artinya apa dan juga keseruan dari snorkeling. Berikutnya mengetahui perbedaan peralatan yang dibutuhkan untuk ketiga jenis olahraga air ini.

Seperti kami singgung di atas, scuba diving membutuhkan tabung udara sebagai salah satu peralatannya. Sedangkan freediving tidak membutuhkan tabung udara sebagai oksigen. Meski begitu bukan berarti freediving tidak membutuhkan peralatan sama sekali.

Hal yang sama dengan snorkeling. Dimana kegiatan ini hanya menyelam pada permukaan air saja. Tetap terdapat peralatan khusus yang dibutuhkan.

Agar lebih jelas, berikut ini peralatan yang digunakan untuk free diving, scuba diving, dan snorkeling.

  • Peralatan Untuk Scuba Diving

Untuk melakukan scuba diving, berikut ini beberapa peralatan yang dibutuhkan:

  1. Mask atau masker
  2. Drysuit (untuk penggunaan di air dingin) dan Wetsuit (untuk menyelam di air yang lebih hangat)
  3. Regulator tahap 1 atau tahap 2
  4. Tank atau tabung udara
  5. Octopus
  6. Buoyancy Compensation Device (BCD)
  7. Fin atau kaki katak
  8. Gauges Selam yang akan menunjukan tekanan udara, suhu, kedalaman, dan juga sebagai kompas
  9. Torch atau senter
  10. Pemberat tubuh dengan weight belt atau integrated weights
  • Peralatan Untuk Free Diving

Meski tidak menggunakan tabung udara, freediving membutuhkan peralatan tersendiri. Peralatan untuk free diving bahkan sangat berbeda dengan scuba diving. Baik itu dari fungsi, material, sampai desain.

Di bawah ini merupakan apa saja yang dibutuhkan untuk freediving :

  1. Low volume mask, jenis masker ini tidak membutuhkan banyak udara ketika dikenakan
  2. Freediving Snorkel
  3. Diving watch
  4. Freediving weight belt yang terbuat dari karet
  5. Freediving fins
  6. Monofin
  7. Freediving wet/drysuit
  • Peralatan Untuk Snorkeling

Nah, untuk snorkeling sudah pasti peralatannya akan berbeda pula. Snorkeling tidak membutuhkan wet atau dry suit seperti pada free diving dan scuba diving. Juga tidak menggunakan pemberat tubuh.

Sebaliknya, snorkeling menggunakan Life Vest untuk Bouyancy serta pelampung bila dibutuhkan. Untuk lebih jelas, daftar perlengkapan snorkeling diantaranya:

  1. Snorkel
  2. Mask
  3. Fins
  4. Life Vest atau pelampung

Perbedaan Free Diving, Scuba Diving, dan Snorkeling

Setelah membahas mengenai pengertian dan peralatan di atas, berikut ini merupakan apa saja yang menjadi perbedaan diving dan snorkeling.

  1. Kedalaman Menyelam

Free diving, snorkeling, dan scuba diving memang memiliki kedalaman menyelam berbeda. Snorkeling hanya bisa dilakukan di permukaan hingga kedalaman 5 meter dari permukaan laut. Sedangkan free diving maksimal hanya mencapai kedalaman 10 meter.

Kedalaman menyelam untuk scuba diving bervariasi. Sesuai dengan lisensi yang diperoleh. Menyelam scuba diving bisa mulai dari 20 meter sampai 40 meter pada deep dive.

Untuk menyelam hingga kedalaman tertentu, freediving dan scuba diving membutuhkan latihan berbeda. Sehingga batas kedalaman menyelam untuk kedua jenis olahraga air ini tergantung dari lisensi yang didapatkan.

  1. Pengalaman Eksplorasi

Menyelam dengan scuba diving, free diving, dan snorkeling pastinya memberikan pengalaman eksplorasi berbeda di bawah laut. Snorkeling adalah olahraga air yang akan memberikan pengalaman eksplorasi paling terbatas. Penyelam snorkeling hanya mampu menyaksikan keindahan bawah laut dari permukaan saja.

Selain itu snorkeling juga hanya dilakukan di siang hari. Mengingat untuk menikmati keindahan dari permukaan laut akan membutuhkan pencahayaan dari malam hari.

Berbeda dengan free diving dan scuba diving yang bisa dilakukan pada malam hari oleh penyelam yang sudah berpengalaman. Eksplorasi keindahan bawah laut ketika malam hari sudah tentu akan memberi pengalaman berbeda.

Scuba diving juga memberikan pengalaman eksplorasi lebih dalam. Mengingat jangkauan kedalaman yang mungkin dilakukan oleh penyelam. Sedangkan freediving tidak disarankan untuk menyelam lebih dari 10 meter.

Meski begitu, free diver memiliki ruang gerak yang lebih karena sedikitnya penggunaan alat. Penyelam freediving dapat bergerak lebih bebas sehingga memungkinkan lebih bereksplorasi ketika berada di bawah air.

  1. Teknik dan Latihan

Untuk melakukan snorkeling tidak dibutuhkan teknik atau latihan apapun. Olahraga air ini bisa dilakukan oleh para pemula sekalipun. Bahkan mereka yang tidak begitu piawai dalam berenang bisa melakukan snorkeling dengan bantuan life vest atau pelampung.

Scuba diving dan freediving justru sebaliknya. Diperlukan teknik pernafasan untuk kedua jenis olahraga air ini. Scuba diving juga membutuhkan teknik pernafasan, seperti juga freediving. Latihan yang dilakukan untuk kedua jenis olahraga air ini bukan hanya untuk bertahan di dalam air. Melainkan juga untuk mendapat lisensi.

  1. Tantangan yang Dirasakan Penyelam

Melihat apa itu scuba diving dan freediving saja sepertinya bisa membayangkan tantangannya. Berada di bawah laut, sampai kedalaman puluhan meter. Belum lagi freediving tidak memiliki tabung udara. Tantangan yang dirasakan tentu sangat besar.

Sebaliknya, snorkeling bukan berfokus pada tantangan. Olahraga air ini memfokuskan untuk penyelam dapat menikmati indahnya pemandangan di bawah laut. Kecantikan terumbu karang, ubur-ubur, hingga ikan manis yang berenang bebas.

Tantangan untuk scuba diving dan free diving tentunya lebih besar dan juga banyak.

  1. Efek Samping Pada Penyelam

Efek samping dari snorkeling hanya dehidrasi dan kulit penyelam yang akan terbakar matahari. Mengingat olahraga ini dilakukan di dalam air pada siang hari. Tentu saja efek samping snorkeling sangat sebanding dengan keseruan dan pengalaman yang didapat.

Sedangkan efek samping untuk scuba diving dan freediving juga minimal. Bahaya dari olahraga ekstrim ini bisa dihindari bila mengikuti ketentuan selama latihan. Walau begitu penyelam masih akan memiliki kemungkinan mengalami hipotermia, dekompresi, sampai vertigo dan tinnitus.

Olahraga air menyelam memang menyeangkan dan menghadirkan keseruan tersendiri. Baik itu snorkeling, scuba diving maupun free diving. Memahami pengertian dan perbedaan diving dan snorkeling akan membantu ketika hendak memulai olahraga seru satu ini.

Categories
Information

9 Profesi Unik Para Penyelam

Diving atau kegiatan menyelam kelihatannya memang menjadi kegiatan rekreasional yang menyenangkan bagi para wisatawan. Tapi kamu tahu tidak, kalau diving bisa menjadi mata pencaharian yang nominalnya bergantung pada jenis penyelaman yang dilakukan.

Buat kamu yang cinta banget sama dunia bawah laut dan tidak ingin cuma sekedar bermain-main, kamu bisa banget melirik potensi pekerjaan yang disediakan oleh laut untuk kamu.

Selain bisa menekuni bidang yang kamu suka, kamu juga bakal dapat pundi-pundi uang yang bisa menunjang hidup kamu.

Kali ini, kami bakal memberikan informasi mengenai apa saja profesi di laut yang berhubungan erat dengan kegiatan menyelam. Ikuti artikel ini sampai selesai, ya!

1. Aquarium Keeper

Seperti namanya, pekerjaan ini erat hubungannya dengan hewan-hewan laut yang hidup di dalam sebuah akuarium. Secara umum, tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi seorang aquarium keeper.

Selama kamu memiliki sertifikat diving yang valid dan kemampuan buoyancy atau mengapung yang bagus, maka kamu bisa mendaftar menjadi aquarium keeper.

Seorang aquarium keeper bekerja untuk memberi makan para hewan laut seperti ikan pari, penyu, lumba-lumba dan sebagainya. Selain itu, mereka juga harus berinteraksi dengan para pengunjung sebagai bagian dari service. Dan tidak jarang mereka juga sering melakukan pertunjukkan untuk menghibur para pengunjung.

Jika kamu menyukai hewan laut dan dunia bawah air, kamu bisa banget mendaftar untuk mendapatkan pekerjaan ini. Akan sulit menjadi seorang aquarium keeper kalau kamu tidak suka kehidupan bawah air dan biota laut.

Di luar negeri, pekerjaan sebagai aquarium keeper digaji sebesar USD 12,76 untuk setiap jam.

2. Police Diver

Police diver atau polisi penyelam adalah sebuah pekerjaan yang dilakoni oleh seorang anggota kepolisian yang memiliki kemampuan menyelam yang baik dan sudah mendapatkan pelatihan menyelam khusus.

Biasanya, proses untuk menjadi seorang police diver adalah kamu harus menjadi anggota kepolisian terlebih dahulu baru penyelam. Tugas utama police diver adalah melakukan investigasi atau penyelidikan terhadap tindakan kriminal yang terjadi di bawah laut atau danau.

Salah satu contoh tugas utama seorang police diver adalah menemukan barang bukti yang ada di bawah air seperti senapan atau senjata api, bukti-bukti terjadinya illegal fishing (penangkapan ikan secara ilegal) hingga destructive fishing (penangkapan ikan yang menggunakan alat-alat penghancur seperti dinamit).

Pada umumnya pekerjaan ini memang dilakukan oleh anggota polisi yang sudah memiliki kemampuan menyelam khusus. Namun tidak jarang masyarakat umum yang memiliki kemampuan menyelam dimintai bantuan untuk menyelam dan membantu penyelidikan.

Tetapi hal ini tidak membuat masyarakat umum tersebut menjadi seorang police diver.

Jika kamu bekerja sebagai police diver, kamu akan diberikan gaji sekitar USD 56.544 setiap tahun. Untuk di Indonesia kemungkinan gajinya mengikuti gaji aparatur negara dengan tambahan tunjangan dan sebagainya.

3. Marine Archaeologist

Sama seperti arkeolog pada umumnya, arkeolog maritim atau kelautan melakukan penelitian tentang peninggalan-peninggalan manusia pada zaman dulu yang lokasinya ada di bawah air.

Laut menyimpan banyak banget barang peninggalan sejarah seperti bangkai kapal akibat bencana atau perang, bangkai pesawat yang jatuh, hingga kota kuno yang tenggelam. Hal-hal inilah yang dicari dan dipelajari oleh para arkeolog maritim.

Seorang arkeolog maritim tidak hanya dituntut memiliki kemampuan menyelam yang baik dan memiliki sertifikat menyelam, tetapi juga harus memiliki latar belakang ilmu arkeologi. Hal ini dikarenakan pencarian barang-barang ini diperuntukkan untuk tujuan studi ilmiah.

Selain itu, kalau kamu tertarik sama pekerjaan ini, kamu harus memiliki kemampuan menyelam khusus seperti wreck diving (penyelaman di area reruntuhan kapal), deep diving (menyelam laut dalam), serta keberanian dan kekuatan mental.

Seperti yang sudah kamu tahu kalau dunia bawah laut merupakan “peristirahatan terakhir” dari orang-orang yang tenggelam atau meninggal di bawah air. Selain itu, reruntuhan kapal atau puing-puing pesawat bisa menjadi hal horor sendiri bagi kamu yang gampang merasa takut.

Bekerja sebagai marine archaeologist di luar negeri, kamu bisa mendapatkan income sekitar USD 66.193 pertahunnya.

4. Marine Biologist

Hampir sama dengan aquarium keeper, seorang marine biologist akan sering berinteraksi secara intensif dengan biota laut. Perbedaannya hanya lokasi mereka berinteraksi, dimana marine biologist akan langsung terjun ke habitat asli para hewan laut yaitu di laut lepas.

Seperti namanya, seorang marine biologist harus memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi kelautan. Ada beberapa cabang ilmu dalam biologi kelautan seperti ichthyologist (mempelajari perilaku hewan laut khususnya ikan) dan microbiologist (mempelajari kehidupan organisme mikro yang ada di laut).

Hasil dari penelitian mereka akan dijadikan sebagai bahan acuan atau rekomendasi untuk masalah konservasi, pengobatan, perawatan, pendidikan maupun pengembangan tujuan wisata bahari.

Seorang marine biologist di Amerika bisa mendapatkan bayaran sebesar USD 79.469 setiap tahunnya.

5. Underwater Photographer Atau Videographer

Profesi Unik Para Penyelam-1

Dari namanya sudah ketahuan kalau seorang underwater photographer atau videographer memiliki tugas untuk menangkap momen yang ada di bawah air. Untuk menjadi seorang fotografer atau videografer bawah air, kamu harus memiliki skill yang tinggi dalam mengabadikan hal apa saja yang kamu lihat di dalam air.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, kamu harus memahami betul objek atau biota laut mana yang akan kamu ambil gambarnya. Hal ini penting supaya kamu bisa paling tidak menebak angle dan pergerakan hewan laut yang ingin kamu abadikan.

Selain itu, penting banget untuk melihat apakah hewan laut yang menjadi objek foto kamu ramah terhadap manusia atau cukup berbahaya. Jika kamu browsing di internet, kamu bisa menemukan berita dimana seorang fotografer bawah air meninggal akibat tertusuk ekor ikan pari dan sebagainya.

Jasa seorang fotografer dan videografer bawah air tidak hanya bermanfaat bagi bidang komersial tetapi juga pendidikan dan konservasi. Kamu bisa melihat majalah National Geographic untuk mendapatkan bayangan penting mengenai pekerjaan satu ini.

Dan pastikan juga kalau kamu memang menyukai dunia bawah laut sebelum memulai pekerjaan ini. Jika perasaan kamu senang bertemu dengan biota laut, tentu hasil foto dan video yang kamu ambil bisa maksimal.

Gaji penyelam komersial seperti fotografer dan videografer bawah air dimulai dari USD 51.631 pertahun. Kamu bisa mendapatkan penghasilan lebih dari ini jika kamu bekerja untuk stasiun TV atau majalah ternama. Selain itu kamu juga bisa menjual hasil foto atau video kamu secara online.

6. Diving Instructor

Pekerjaan satu ini bisa dibilang salah satu pekerjaan yang paling penting dalam dunia penyelaman. Jika tidak ada orang yang menjadi diving instructor, tidak mungkin akan lahir pekerjaan menyelam lainnya.

Ada berbagai macam pekerjaan sebagai diving instructor seperti recreational diving instructor, scientific diver, aquarium keeper, police diver dan sebagainya. Masing-masing instruktur memiliki tugas dan metode yang berbeda dalam mengenalkan teknik-teknik menyelam.

Menjadi seorang instruktur menyelam, kamu tidak cuma harus paham teori, tetapi juga harus punya pengalaman yang banyak dalam praktik menyelam. Kamu memiliki tanggung jawab yang besar saat mengajar teknik menyelam kepada murid kamu.

Jangan sampai kamu tidak bisa bertindak cepat dan tepat saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama kelas menyelam dilakukan. Paling tidak kamu harus menguasai teknik pernafasan buatan jika salah seorang murid kamu tenggelam.

Gaji yang didapatkan oleh seorang diving instructor di luar negeri berkisar antara USD 18.000 sampai USD 36.000 per tahun. Sedangkan di Indonesia, gajinya tergantung pada berapa kelas yang diampu dan jumlah murid yang kamu ajar.

7. Engineer Diver

Engineer diver adalah seorang penyelam yang bertugas untuk merawat dan memperbaiki mesin yang ada di bawah air. Mesin-mesin ini bisa berupa mesin alat transportasi hingga berbagai macam infrastruktur yang menunjang eksplorasi minyak seperti oil ring dan pipa bawah laut.

Jika dibandingkan dengan profesi bawah laut lainnya, pekerjaan satu ini bisa dikatakan sebagai salah satu pekerjaan yang paling berat dan berbahaya karena harus mengoperasikan peralatan listrik dan berat selama berada di bawah air.

Jika kamu tertarik untuk menjalani profesi ini, pertama-tama kamu harus memiliki kecakapan dalam mengoperasikan alat listrik, mengenali dan memperbaiki kerusakan mesin dan tentu saja kemampuan menyelam yang mumpuni.

Orang-orang yang bekerja sebagai engineer diver biasanya memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik mesin.

Dengan pekerjaan yang lumayan berat dan resiko yang tinggi, setiap tahunnya seorang engineer diver bisa membawa pulang uang sebesar USD 125.500 setiap tahunnya.

8. Owner Kursus Atau Diving Class

Kalau kamu sudah pensiun dari pekerjaan menyelam atau tidak terlalu yakin dengan kemampuan menyelam kamu, kamu bisa banget menjajal profesi sebagai owner atau penyedia jasa kursus atau kelas menyelam.

Pekerjaan ini penting dan bisa membawa keuntungan yang besar karena untuk melakukan diving harus punya sertifikat yang valid.

Untuk membuka kelas menyelam, kamu harus melakukan penelitian dulu mengenai alat-alat menyelam yang dibutuhkan. Setelah itu kamu harus merekrut instruktur menyelam yang berpengalaman. Dan yang paling penting, kamu harus menyiapkan lokasi untuk melakukan kelas menyelam.

Modal lain yang kamu perlukan untuk menyelami bisnis ini tentu saja kemampuan bisnis dan marketing yang mumpuni. Sebaik apapun alat selam yang disediakan, kalau kamu tidak bisa memasarkan kelas selam kamu, maka kamu bisa mengalami kerugian besar.

Pendapatan yang diperoleh oleh seorang pemilik kelas menyelam bervariasi tergantung pada jumlah kelas, jumlah murid hingga apakah kelasnya internasional atau domestik.

9. Underwater Tour Guide

Profesi Unik Para Penyelam - Blog-2

Dunia bawah laut menyimpan banyak keindahan yang tidak akan kamu dapatkan di darat. Sayangnya, dunia bawah air juga menyimpan banyak misteri dan membutuhkan kecakapan untuk menjelajahinya supaya kamu tidak hilang atau kesasar di bawah laut.

Untuk membantu orang-orang yang ingin menikmati keindahan bawah laut, kamu bisa bekerja menjadi underwater tour guide atau pemandu wisata bawah air. Kamu bisa mengajak para turis berenang bersama ikan lewat snorkeling dan scuba diving. Atau mengajak mereka jalan kaki di dasar laut dengan metode sea walking.

Seorang underwater tour guide bisa mendapatkan gaji sebesar USD 18.000 sampai USD 36.000 setiap tahunnya.

Pekerjaan unik yang dilakukan oleh para penyelam profesional memang bergantung pada jenis penyelaman yang dilakukan. Tapi, jika kamu memiliki skill menyelam yang tinggi, sertifikat yang valid dan ingin mendapatkan pendapatan yang maksimal, kamu bisa mengambil 2 sampai 3 jenis pekerjaan sekaligus.

Baca juga: Fakta Menarik Pulau Padar Labuan Bajo

Categories
Information

Menyelam di Pulau yang Memiliki Titik Selam Terbaik di Indonesia

Tahukah kamu di mana tempat diving terbaik di dunia saat ini? Bukan di luar negeri, tetapi di Indonesia.

Majalah selam ternama di Inggris bernama Dive Magazine di tahun 2020 kembali menobatkan Indonesia sebagai destinasi selam terbaik di dunia setelah tiga tahun sebelumnya berada di posisi serupa. Membanggakan bukan?

Seperti diketahui, kawasan perairan Indonesia merupakan pusat Coral Triangle. Sebanyak dua per tiga koral dan bio diversity dunia ini ada di Indonesia. Termasuk aneka jenis ikan di mana perairan Indonesia dikenal sebagai perairan yang paling kaya dengan jenis-jenis ikan.

Kamu penasaran di mana saja spot diving terbaik milik Indonesia yang wajib kamu kunjungi? Berikut ini kami dari Blublub akan merangkum 15 titik selam terbaik yang ada di tanah air. Apa saja?

1. Bali

Tak ada yang membantah keindahan alam Bali. Dikenal dengan wisata alamnya, diving di Bali juga menawarkan pesona yang tak kalah dengan daerah lain.

Aneka terumbu karang, ikan-ikan besar, gua-gua eksotis di bawah laut, keunikan perahu tradisional Bali, dan kejernihan pemandangan bawah lautnya menjadi daya tarik yang memesona.

Deretan spot diving terbaik di Bali yang bisa kamu coba antara lain Nusa Penida, Amed, Tulamben, Sanur, Pulau Menjangan, dan Pantai Timur Bali.

Menyelam di Bali bisa dilakukan oleh para penyelam mula maupun berpengalaman. Kondisi arus dan kedalaman perairan yang bervariasi.

2. Raja Ampat

Titik selam terbaik di Indonesia ada di Raja Ampat. Raja Ampat menjadi pusat diving terbaik di Indonesia sekaligus dunia. Keanekaragaman hayati di perairan Raja Ampat merupakan yang terkaya di dunia. Dikenal dengan aneka ikan hiu, pari, ubur-ubur, kura-kura hingga terumbu karang.

Situs-situs penyelam dunia mengulas secara detail keindahan Raja Ampat dan potensi diving di perairannya. Beberapa titik selam terbaik di Raja Ampat yang bisa kamu kunjungi antara lain:

  • Selat Dampier
  • Cross Wreck
  • Blue Magic
  • Batu Lima
  • Tanjung Kri
  • The Passage
  • Arborek
  • Manta Sandi
  • Farondi
  • Chicken Reefs
  • Muck Bay

3. Kepulauan Seribu

Tempat diving di Jakarta yang sangat terkenal adalah di Kepulauan Seribu. Kawasan ini terdiri dari 101 gugusan pulau yang lokasinya berada di sebelah utara Kota Jakarta.

Walaupun keindahan terumbu karang yang ada di perairan ini tidak seasri yang ada di Indonesia Timur, secara lokasi cukup dekat dengan ibu kota sehingga akses dan biayanya lebih terjangkau.

Beberapa terumbu karang yang ada di perairan Kepulauan Seribu sudah mengalami degradasi yang disebabkan adanya sedimentasi dan tumpukan sampah yang kurang terjaga.

Beberapa spot diving di Kepulauan Seribu yang bisa kamu kunjungi antara lain Pulau Kotok, Pulau Putri, Melinjo, Pulau Sepa, dan lainnya.

4. Kepulauan Derawan

Lokasi diving Indonesia yang menawan ini berada di Kalimantan Timur. Terdapat 31 gugusan pulau yang indah. Perairan Derawan menawarkan lebih dari 1.051 spesies ikan. Jenis ikan yang dominan di sini antara lain Gobes (Gobiidae), Damselfishes (Pomacentridae), dan Wrasses (Labridae).

Salah satu spot diving populer di Derawan adalah Kakaban. Di sini terbentuk danau dengan kondisi air yang asin.

Danau ini memiliki keunikan tersendiri. Danau prasejarah yang sudah terbentuk sejak 2 juta tahun yang lalu. Air laut terperangkap dalam danau ini dan mengalami evolusi selama jutaan tahun.

Selain berpengaruh terhadap organisme yang ada di dalamnya, air laut di danau ini pun menjadi lebih tawar bila dibandingkan air laut di sekitarnya. Terdapat 4 ekor ubur-ubur unik yang tidak memiliki sengat di danau ini. Sangat unik bukan?

Spot diving lainnya yang terkenal di Derawan adalah:

  • Derawan
  • Sangalaki
  • Pulau Maratua
  • Pulau Bakungan

5. Pulau Komodo

Pulau Komodo berada di kawasan Taman Nasional Komodo yang sudah diakui UNESCO sebagai wisata warisan dunia sejak tahun 1991.

Selain dikenal dengan hewan komodonya, pantai dan perairan di pulau ini memiliki pesona bawah laut yang menawan.

Pantai berwarna pink di pulau ini menjadi salah satu daya tarik para penyelam yang ingin berkunjung. Warna pink tersebut disebabkan paduan antara warna pasir dan koral cantik yang ada di perairan ini.

Beberapa titik menyelam terkenal di Pulau Komodo antara lain Tatawa Besar, Manta’s Point, Batu Bolong, Batu Tiga, dan Pantai Merah.

6. Wakatobi

Wakatobi menjadi surga bagi para penyelam dunia. Lokasinya berada di sebelah selatan Pulau Sulawesi. Pada tahun 1996 Wakatobi telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai cagar biosfer dunia.

Di perairan Wakatobi ditemukan 942 spesies ikan dan 750 spesies karang. Lanskap bawah laut perairan ini menawarkan punggung bukit, puncak, dan tebing yang indah. Para penyelam dunia menjuluki kawasan ini sebagai nirwana bawah laut.

Kedalaman perairan ini mencapai 1.044 meter dengan jarak pandang sekitar 15-80 meter. Menariknya lagi kondisi arus di perairan ini cukup stabil sehingga memudahkan bagi para penyelam yang belum berpengalaman.

Beberapa titik menyelam di Wakatobi antara lain:

  • Pantai Sombu
  • Pulau Tomia
  • Pulau Binongko
  • The House Reef
  • Liable
  • Teluk Maya
  • Tanjung Lintea
  • Magnifica
  • Fan Garden, dll

7. Kepulauan Alor

Kepulauan Alor yang ada di daerah Nusa Tenggara Timur memiliki 20 pulau dengan beberapa selat. Menyelam di perairan ini akan mempertemukan kamu dengan biota laut seperti hiu karang, penyu, aneka spesies terumbu karang, barakuda, moray eels, napoleon, rays, Dogtooth Tuna dan beberapa jenis karang yang indah.

Titik menyelam di Kepulauan Alor yang bisa kamu kunjungi antara lain The Cathedral, Peter’s Prize, Baruna’s Point, Trip Top, dan lainnya.

8. Bunaken

Tempat diving terbaik di Indonesia selain Raja Ampat adalah Bunaken. Bukan hanya di Indonesia, spot menyelam Bunaken menjadi yang terbaik di dunia. Lokasinya berada di Teluk Manado dan masuk kawasan Kota Manado.

Keanekaragaman terumbu karang di Bunaken merupakan yang terbaik di dunia. Berbagai biota laut unik seperti duyung, lumba-lumba, ikan purba jenis coelacanth, dan berbagai jenis terumbu karang.

Terdapat puluhan spot menyelam di Bunaken. Kedalaman maksimal di perairan ini mencapai 1.344 meter. Titik menyelam yang cukup terkenal di Bunaken antara lain:

  • Mandolin
  • Muka Gereja
  • Puncak Barakuada
  • Siladen
  • Pulau Nain
  • Pulau Mantehage
  • Lekuan I dan II
  • Manado Tua
  • Tanjung Pisok
  • Sachiko
  • Pangalingan, dll

9. Kepulauan Banda

Kepulauan Banda yang berada di Maluku terdiri dari 10 pulau dengan 3 pulau besar utama yang cukup terkenal yakni, Pulau Gunung Api, Pulau Banda Besar, dan Pulau Neira.

Perairan yang ada di kepulauan ini menyuguhkan keindahan suasana tropis yang tak biasa. Ikan duyung, paus, lumba-lumba, pari manta, terumbu karang, gua-gua yang cantik, bangkai kapal dan sebagainya.

Spot menyelam terbaik di Kepulauan Banda yang bisa kamu kunjungi antara lain:

  • Batu Belanda
  • Pulau Lontar
  • Pulau Run
  • Pulau Keraka
  • Pulau Syahrir
  • Pulau Ai
  • Pulau Hatta
  • Karang Hatta
  • Gunung Api
  • Batu Udang
  • Batu Kapal
  • Pohon Miring

10. Sabang

Sabang di Aceh menjadi salah satu tujuan menyelam yang cukup terkenal di wilayah Sumatera, Indonesia. Terdapat sedikitnya 20 lokasi menyelam di kawasan ini dengan tingkat penyelaman yang beragam. Ada beberapa pulau cantik di Sabang antara lain

  • Pulau Rondo,
  • Pulau Seulako,
  • Pulau Klah,
  • Pulau Rubiah
  • Pulau Weh.

Sedangkan spot menyelam di Sabang yang bisa kamu kunjungi antara lain:

  • The Canyon (batu vulkanik bawah air)
  • Batee Tokong (bangkai kapal sepanjang 134 meter)
  • Sophie Rickmers
  • Arus Balee (arus yang kuat dan berubah)

11. Halmahera Utara

Halmahera Utara merupakan kabupaten di daerah Maluku Utara. Lokasinya yang berbatasan dengan samudera yakni Samudera Pasifik membuat keindahan perairan bawah laut kawasan ini sangat memesona.

Keindahan bawah laut Halmahera Utara mendapat pujian dari banyak kalangan hingga mendapat julukan jantung terumbu karang yang ada dunia.

Bagi para penyelam mula cukup nyaman menyelam di sini karena kondisi arus di perairan ini cukup tenang dengan jarak pandang yang ideal. Beberapa titik menyelam terbaik di Halmahera Utara adalah Pulau Powale, Pulau Bobale, Tabotobo, Dodola, dan Tagalaya.

12. Karimunjawa

Menyelam di Pulau yang Memiliki Titik Selam Terbaik di Indonesia - Blog-2

Gugusan pulau yang cantik ditemukan di Jawa Tengah. Sebanyak 27 pulau yang masuk dalam kawasan Kabupaten Jepara tersebut dikenal dengan nama Kepulauan Karimunjawa. Sejak tahun 2001 kawasan ini telah masuk menjadi kawasan Taman Nasional.

Beberapa spot menyelam terbaik di Karimunjawa antara lain:

  • Menjangan Besar
  • Pulau Cemara
  • Pulau Cilik
  • Pulau Tengah
  • Tanjung Gelam

13. Ambon

Ambon juga menjadi salah satu destinasi diving yang direkomendasikan untuk kamu. Di Ambon terdapat setidaknya 21 titik menyelam. Deretan spot menyelam di Ambon yang bisa kamu kunjungi antara lain Pulau Pombo, Muka Batu, Lehari-Labuang, Laha, Aquila Wreck, dan Hukurila Cave.

14. Kepulauan Mandeh

Kepulauan Mandeh berada di Sumatera Barat. Sering dijuluki sebagai kawasan Raja Ampat dari Pulau Sumatera. Terdapat pulau-pulau hits di kawasan ini antara lain:

  • Pulau Traju,
  • Pulau Setan Kecil,
  • Sironjong besar dan kecil
  • Pulau Cubadak

Gradasi warna air laut yang indah, perairan bawah laut yang jernih dengan aneka biota laut yang beragam menjadi daya tarik bagi penyelam yang datang ke sini.

15. Anambas

Anambas merupakan salah satu situs menyelam terbaik di Provinsi Kepulauan Riau yang ada di Sumatera. Situs CNN.com menobatkan Kepulauan Anambas sebagai satu dari lima kepulauan terbaik yang ada di Asia.

Beberapa spot menyelam terbaik di Anambas antara lain:

  • Tokong Layar,
  • Pulau Penjalin
  • Damar Pinnacle
  • Karang Katoaka,
  • Malang Biru
  • Seven Skies

Buat kamu para penggemar diving tak perlu jauh-jauh wisata ke luar negeri bukan, sebab ternyata Indonesia menjadi destinasi menyelam terbaik di dunia. Mulai dari Indonesia Timur hingga Indonesia Barat memiliki tempat-tempat menyelam yang indah dan memiliki daya tarik khusus.

Titik menyelam yang sudah dijelaskan di atas merupakan tempat diving terbaik di dunia yang bisa kamu kunjungi kapan saja selama di Indonesia. Apakah kamu penyelam pemula atau berpengalaman, Indonesia tetap menjadi destinasi terbaik untuk kamu.

Baca juga: 23 Istilah Diving Yang Harus Kamu Ketahui

Categories
Information

15 Alasan Orang Indonesia Harus Mencoba Diving

Keindahan alam dasar laut kian menarik untuk dieksplorasi. Walau begitu, masih banyak yang ragu untuk mulai mencoba menyelam. Bayang-bayang akan bahaya freediving maupun scuba diving masih sering menghantui.

Padahal di sisi lain, terdapat berbagai keuntungan yang ditawarkan dari menyelam. Baik itu digeluti sebagai olahraga maupun hobi. Menyelam menawarkan keseruan dan pengalaman tersendiri untuk menikmati pemandangan di bawah laut.

Untuk menyelam memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Para penyelam harus lebih dulu mendapatkan lisensi selam. Sekaligus juga melalui kursus pelatihan di institut diving license Jakarta maupun di kota-kota lain.

Nah, bila saat ini kamu masih ragu untuk menggeluti olahraga dan hobi selam; berikut ini merupakan sederet alasan mengapa harus segera mencoba diving..

15 Alasan Untuk Mencoba Diving

diving

  1. Keindahan Terumbu Karang di Indonesia

Sebagian besar alasan untuk menyelam memang untuk menikmati keindahan bawah laut. Diantaranya merupakan terumbu karang.

Kita beruntung karena Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan terumbu karang terindah di dunia. Bahkan bisa dikatakan, Indonesia merupakan pusat terumbu karang.

Coral Triangle, yang merupakan julukan untuk terumbu karang terindah juga sebagian besar bisa ditemukan di perairan Indonesia. Bahkan seperti dilansir dari Wikipedia, Indonesia memiliki kawasan terumbu karang seluas lebih dari 60 ribu KM2.

Terumbu karang tersebut tersebar mulai dari perairan Indonesia Barat hingga Timur. Diantaranya ekosistem terumbu karang di Nusa Tenggara dan Maluku yang mencangkup 1/8 dari total terumbu karang di seluruh dunia. Ekosistem terumbu karang merupakan salah satu kekayaan alam terbesar yang dimiliki tanah air.

Keindahan terumbu karang yang dimiliki Indonesia memang sangat sayang untuk dilewatkan.

  1. Indonesia Merupakan Negara Maritim

Perairan di Indonesia mencangkup 70% dari total wilayah. Wilayah perairan tersebut mengelilingi 17,504 pulau. Hingga bulan Juli 2017, 16,056 pulau diantaranya sudah mendapatkan nama yang dibakukan di PBB.

Luasnya wilayah perairan ini tentu menjadi alasan tersendiri untuk mencoba berbagai olahraga air yang ada. Salah satunya, menyelam.

  1. Kekayaan Biota Laut

Sebagai negara maritim dengan perairan yang luas, Indonesia tidak hanya kaya akan terumbu karang. Kekayaan alam bawah laut di Indonesia juga mencangkup berbagai biota laut.

Mulai dari Mola-mola hingga Dugong. Kemudian ada berbagai ragam penyu dan juga ikan besar seperti Manta Ray dan Whale Shark. Serta beragam jenis biota laut lain dengan berbagai ukuran. Melakukan penyelaman di lautan Indonesia dijamin mendapat suguhan keindahan dan pengalaman tiada tara.

Mengukuhkan manfaat freediving maupun scuba diving yang salah satunya menambah pengetahuan baru mengenai kehidupan biota di bawah laut.

  1. Pengalaman Baru Bertemu Berbagai Jenis Biota Laut

Kekayaan biota laut yang dimiliki Indonesia memungkinkan kamu bertemu dengan berbagai macam ikan-ikan baru. Tidak sekedar hewan laut yang biasa ditemui dari gambar maupun akuarium.

Ikan dan hewan laut dengan berbagai ukuran dan warna memang memiliki keunikan tersendiri. Pengalaman langsung bertemu dengan jenis biota laut yang belum pernah diketahui ini tentu saja akan sangat menyenangkan. Sebuah pengalaman baru yang berharga.

Banyak penyelam yang mengaku bahwa pengalaman untuk bertemu biota laut yang belum diketahui ini merupakan bagian terbaik saat menyelam. Seolah bertemu dengan alien dari luar angkasa!

Menyenangkan dan pastinya alasan besar untuk mulai mencoba diving, bukan?

  1. Perairan Jernih dan Hangat

Iklim di sebagian besar wilayah di Indonesia sangat mendukung untuk olahraga diving. Baik itu scuba diving, snorkeling, sampai freediving.

Perairan di Indonesia memiliki suhu rata-rata 26 derajat celcius. Suhu ini sempurna untuk menyelam demi menghindari salah satu bahaya freediving dan scuba diving yaitu hipotermia.

Pada suhu 26 derajat celcius, menyelam cukup dengan menggunakan wetsuit. Paling tidak dengan ketebalan 2 sampai 3 milimeter. Tidak perlu menggunakan dry suit yang lebih tepat digunakan untuk suhu perairan dingin.

Selain suhu yang hangat, Indonesia juga memiliki perairan dengan clear visibility tinggi. Kamu bisa menyelam dengan menikmati pemandangan bawah laut dengan jelas.

  1. Ikut Berperan Aktif Menjaga Lingkungan Laut

Jangan bayangkan menyelam akan merusak keindahan bawah laut, ya. Seperti banyak aktivitas lain yang berhubungan dengan lingkungan, penyelam ditekankan untuk menjaga dan menikmati. Bukan merusak ekosistem yang ada.

Malah sebaliknya. Dengan menyelam bisa secara langsung menjaga dan melindungi lingkungan di bawah laut. Mulai dari kontribusi langsung kepada wisata sekitar, yang nantinya akan digunakan untuk rehabilitasi dan perlindungan lingkungan bawah laut. Sampai juga turut aktif dalam berbagai aktivitas pecinta lingkungan.

Setelah menikmati keindahan bawah laut dengan menyelam, menyaksikan secara langsung kekayaan biota laut yang dimiliki Indonesia. Akan muncul perasaan ingin melindungi dan menjaga.

Inilah mengapa banyak penyelam yang akhirnya aktif untuk menjaga keindahan lingkungan. Terutama lingkungan di bawah laut. Tidak ingin bukan keindahan bawah laut yang bisa dinikmati setiap kali menyelam justru rusak?

  1. Tidak Sesulit yang Dibayangkan

Saat berbicara mengenai selam, yang terbayang memang betapa sulitnya olahraga satu ini. Menyelam memang membutuhkan latihan serta teknik tertentu. Teknik freediving misalnya, mengenai bagaimana harus mengatur dan menahan pernafasan selama berada di bawah air.

Meski harus melalui proses latihan dan kursus lebih dulu, sebenarnya menyelam tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan tidak dibutuhkan kemampuan renang yang sangat handal. Memiliki kemampuan renang dasar saja sudah akan bisa ikut latihan dan kursus diving.

Teknik dan peraturan diving akan diajarkan saat kursus. Sedangkan ketika menyelam bisa didampingi oleh pemandu atau instruktur berpengalaman dan berlisensi sebagai buddy.

  1. Merasakan Kedamaian dan Ketenangan

Meluncur di bawah air, berenang diantara ikan-ikan dan menikmati indahnya warna-warni terumbu karang memang sangat damai. Tidak ada suara apapun selain gelembung udara. Kedamaian yang sepertinya hanya bisa didapatkan saat berada di bawah laut.

Merasakan pengalaman secara langsung saat menyelam memang tidak akan tergantikan. Kedamaian dan ketenangan yang didapatkan saat menyelam tepat menjadikan olahraga satu ini sebagai cara relaksasi serta refleksi. Mendekatkan diri kepada lingkungan dalam suasana paling tenang dan damai.

  1. Sensasi Seperti Terbang

Alasan lain untuk mencoba menyelam adalah merasakan sensasi seperti terbang. Ketika berada di bawah air, tubuh memang seolah tidak memiliki batasan. Terutama bila melakukan freediving, yang tidak terbebani dengan tangki scuba. Kamu bisa bergerak ke arah manapun dengan tubuh yang sangat ringan.

Sensasi untuk bergerak begitu ringan: ke arah atas, samping, bahkan bawah memang tidak bisa didapatkan sembarangan. Hanya olahraga air seperti menyelam yang bisa memberikan sensasi ini.

Terlebih sensasi layaknya sedang terbang saat menyelam juga ditambah dengan keindahan pemandangan bawah laut. Bisa membayangkan serunya “terbang” diantara ikan-ikan yang berenang manja?

  1. Keamanan dan Keselamatan Terjamin

Kekhawatiran akan keamanan dan keselamatan saat diving memang sangat wajar. Olahraga ini termasuk ekstrim. Bahkan bahaya freediving menempatkan olahraga ini sebagai dua paling ekstrim di seluruh dunia.

Di sisi lain, scuba diving dan freediving akan aman bila dilakukan sesuai ketentuan. Terdapat berbagai aturan dan ketentuan yang harus dipatuhi penyelam demi memastikan keselamatan diri.

Beberapa aturan ini seperti harus memiliki lisensi selam. Menyelam untuk pertama kali sekalipun, kecuali snorkeling akan membutuhkan lisensi. Demi memastikan kemampuan serta pemahaman penyelam akan aturan selama penyelaman.

Selain itu menyelam juga tidak boleh dilakukan seorang diri. Harus ada buddy yang baik itu dari penyelam lain, pemandu, maupun instruktur yang menyela bersama.

Peralatan yang digunakan ketika menyelam juga penting menjadi perhatian. Termasuk juga teknik freediving dan scuba diving yang harus dikuasai oleh penyelam.

  1. Kesenangan Baru Selama Liburan

Bila bosan liburan yang begitu-begitu saja, menyelam akan memberikan pengalaman dan kesenangan berbeda. Mendekatkan diri dengan alam, terutama yang belum banyak dijamah seperti di bawah laut, akan menghadirkan perasaan syukur tersendiri. Rasa syukur dan kekaguman akan ciptaan Tuhan.

Selain itu pengalaman menyelam selama liburan juga pasti tidak terlupakan. Bila kamu senang untuk berfoto untuk media sosial, pose di bawah laut bersama ikan-ikan cantik tentu akan semakin memukau.

Belum lagi, berbagai manfaat freediving, scuba diving, sampai snorkeling yang bisa didapatkan. Baik itu manfaat untuk diri sendiri sampai lingkungan. Liburan pastinya akan menjadi lebih bermakna.

  1. Harga Terjangkau dan Tidak Mahal

Scuba diving maupun freediving bukan olahraga mahal seperti yang dibayangkan. Sehingga cocok untuk dilakukan selama liburan, atau bahkan didalami sebagai hobi.

Biaya untuk diving paling banyak untuk peralatan dan juga kursus. Namun bila melakukan diving saat liburan, biaya peralatan bisa dipangkas dengan menyewa. Sedangkan jika tidak memiliki waktu untuk mengikuti kursus menyelam, bisa mencoba dulu dengan snorkeling.

Dibandingkan dengan berbagai kegiatan lain selama liburan, maupun hobi-hobi yang digemari lainnya, menyelam memang terbilang cukup terjangkau. Tidak membutuhkan biaya yang terlalu mahal.

  1. Kebiasaan Hidup Sehat

Diving menumbuhkan kebiasaan untuk hidup sehat. Pasalnya untuk bisa menyelam, keadaan tubuh harus fit lebih dulu. Ini merupakan ketentuan keselamatan yang harus dipatuhi oleh para penyelam.

Manfaat freediving lain juga membuat tubuh lebih sehat. Terutama untuk pernafasan. Freediving akan melatih bagaimana bernafas dengan benar. Sehingga dapat menahan nafas saat berada di dalam air.

Seperti juga berbagai olahraga lain, keuntungan dari segi kesehatan didapatkan pula dari menyelam.

  1. Bergabung di Komunitas

Pernah membayangkan olahraga selam bisa membantu untuk mendapatkan teman, relasi, bahkan juga koneksi baru? Berbagai institusi diving license Jakarta memiliki komunitas tersendiri.

Para anggota juga kerap kali berkumpul. Melakukan berbagai kegiatan bersama. Entah itu menyelam atau aksi lingkungan.

  1. Destinasi Diving Favorit di Seluruh Dunia

diving

Alasan terakhir mengapa wajib mencoba menyelam: Indonesia dikenal sebagai salah satu destinasi diving favorit di seluruh dunia. Keindahan dan pesona bawah laut perairan Indonesia mendatangkan banyak sekali wisatawan. Pastinya, warga Indonesia sendiri seharusnya tidak ketinggalan untuk menikmati keindahan ini.

Bali, Wakatobi, Bunaken, Raja Ampat, sampai Pulau Komodo merupakan beberapa dari sederet destinasi diving terfavorit di Indonesia. Jangan kalah dari wisatawan asing untuk mengapresiasi keindahan bawah laut negeri sendiri.

Menyelam memberikan berbagai keuntungan tersendiri. Kesenangan dan manfaat freediving sampai scuba diving menjadi alasan utama. Selain itu juga mengapresiasi serta menikmati cantiknya pesona kekayaan bawah laut Indonesia.

Bahaya freediving dan scuba diving juga bisa diatasi. Tentu dengan mengikuti aturan dan ketentuan selama menyelam. Termasuk memiliki lisensi. Setelah itu, tidak ada alasan lain untuk tidak mencoba menyelam, bukan?

Baca juga : Inilah 10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Categories
Information

23 Istilah Diving Yang Harus Kamu Ketahui

Untuk menjadi seorang penyelam profesional, kamu wajib banget tahu dan paham beberapa istilah diving yang penting. Istilah-istilah ini akan banyak dipakai selama kamu belajar menyelam bahkan untuk berkomunikasi dengan komunitas penyelam dimanapun kamu berada.

Mungkin beberapa orang masih bingung mengenai perbedaan diving dan snorkeling. Sebelum kami melanjutkan ke istilah penting dalam diving, kami mau membahas dulu mengenai apa itu snorkeling supaya tidak ada misinformation atau kesimpangsiuran informasi.

Perbedaan Snorkeling Dan Diving Yang Wajib Kamu Tahu

istilah diving

Snorkeling artinya kamu berenang dan ada di permukaan air untuk melihat atau menyaksikan pemandangan yang ada di bawah atau dasar air. Untuk melakukan kegiatan snorkeling, kamu tidak dituntut untuk menguasai teknik khusus dan memiliki sertifikat menyelam.

Selain itu, peralatan snorkeling jauh lebih sederhana dan sedikit dibandingkan dengan diving. Kamu paling tidak hanya membutuhkan 3 alat dasar seperti google atau masker, fins atau kaki katak dan snorkel atau tabung yang dihubungkan ke mulut kamu untuk membantu kamu bernafas.

Sedangkan diving adalah aktivitas menyelam di kedalaman air tertentu dan bukan di permukaan air. Untuk melakukan aktivitas ini, kamu harus memiliki sertifikat menyelam sebagai bukti kamu sudah menguasai teknik khusus menyelam dan mengerti cara kerja peralatan diving.

Peralatan yang digunakan untuk diving jauh lebih kompleks dan banyak dibandingkan dengan snorkeling seperti regulator, buoyancy compensator device, dive computer dan masih banyak lagi.

Bagaimana, apakah sudah jelas perbedaan antara diving dan snorkeling? Jika sudah, sekarang saatnya kami membahas mengenai istilah penting dalam diving.

23 Istilah Diving Yang Harus Kamu Ketahui

Diving adalah kegiatan menyelam dan menjelajahi pemandangan bawah laut yang sangat mengasikkan. Sayang banget dong kalau kamu suka diving tapi kamu tidak tahu istilah-istilah penting dalam diving! Maka dari itu, kami sudah merangkum 23 istilah dasar dalam diving sesuai dengan urutan alfabet untuk kamu pelajari.

Advanced Open Water

bawah laut

Istilah ini digunakan untuk menjelaskan level sertifikasi dalam penyelaman rekreasional. Seperti namanya, level keahlian menyelam ini memungkinkan kamu untuk menyelam di kedalaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan level di bawahnya.

Kedalaman air yang bisa kamu selami dalam level ini adalah 100 kaki atau sekitar 30 meter.

Alternate Air Source

Alternate air source adalah sumber udara alternatif yang digunakan untuk kondisi darurat. Udara yang biasanya berwarna kuning ini dipasang di rompi jaket penyelaman kamu atau di BCD.

Buddy Diver

Dalam Bahasa Indonesia, buddy diver memiliki arti teman atau rekan sesama penyelam. Buddy diver sangat penting kehadirannya karena kamu tidak diperbolehkan untuk menyelam sendirian demi keselamatan dan keamanan kamu selama penyelaman dilakukan.

Buoyancy Compensator Device (BCD)

 

BCD adalah peralatan menyelam yang berbentuk jaket dimana di dalamnya terdapat air cell atau udara khusus. Udara ini berfungsi untuk membantu kamu mengatur daya apung selama berada di dalam air. Alat ini sangat penting karena untuk mengatur kenetralan daya apung dalam air laut sangat sulit.

Terlebih lagi jika ada masalah selama penyelaman, saat dikembangkan, BCD bisa membantu kamu untuk langsung naik ke permukaan air.

Depth Gauge

Alat satu ini berfungsi untuk mengukur kedalaman laut di tempat kamu sedang menyelam. Alat ini bisa mendeteksi jarak kamu menyelam dengan permukaan air. Bentuk alat ini bisa analog atau digital seperti jam tangan, sehingga cukup mudah untuk digunakan.

Cara menggunakan alat ini bisa seperti jam tangan, tinggal dililitkan di pergelangan kamu. Dengan teknologi yang lebih canggih, depth gauge bisa diintegrasikan dengan alat lain seperti dive computer.

Dive Computer

Alat satu ini memiliki fungsi untuk merencanakan proses penyelaman dan memonitor kegiatan menyelam kamu. Bentuknya yang seperti jam tangan ini sangat mudah untuk dipasang di pergelangan tangan kamu.

Seperti yang sudah kami tuliskan sebelumnya, dengan teknologi yang canggih, dive computer bisa diintegrasikan dengan depth gauge dan alat indikator menyelam lainnya.

Equalization/Equalize

Equalization adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mengatur tekanan di dalam dan di luar telinga. Di telinga kamu bagian dalam terdapat bagian buntu yang hanya bisa dijangkau melalui saluran eustachian.

Saat kamu menyelam, tekanan di luar telinga menjadi tinggi dan kamu perlu melakukan equalization agar telinga kamu tidak terganggu.

Fins

Fins atau yang juga disebut dengan nama kaki katak adalah alat bantu menyelam yang bisa membantu kamu berenang lebih cepat. Saat kamu menyelam dan ingin berpindah dari satu sisi ke sisi lain, kaki katak membantu mendorong badan kamu ke arah yang diinginkan tanpa harus mengeluarkan tenaga yang terlalu besar.

Tips dalam memilih kaki katak adalah kamu harus menyesuaikan ukuran kaki kamu agar tidak lepas saat digunakan menyelam.

Free Diving

Istilah ini juga dikenal dengan nama skin diving dimana menyelam dilakukan menggunakan peralatan dasar. Peralatan dasar yang dimaksud meliputi fins, masker dan snorkel. Menyelam jenis ini tidak mengharuskan kamu untuk menggunakan tabung oksigen dan peralatan bantuan nafas lainnya.

Mask Clearing

Mask clearing adalah teknik membersihkan masker yang kamu gunakan saat menyelam dari air laut yang masuk. Caranya adalah dengan menghembuskan nafas dengan cukup keras melalui hidung sambil kamu menahan masker bagian atas. Teknik ini dilakukan hingga semua air yang ada berhasil keluar dari masker.

Nitrox Diving

 

Diving jenis ini menggunakan peralatan diving yang lengkap seperti tabung oksigen, regulator, baju menyelam khusus dan sebagainya. Semua peralatan yang digunakan dalam penyelaman jenis ini difokuskan untuk membantu kamu tetap bisa bernafas selama di dalam air.

Keunggulan utama menggunakan nitrox saat menyelam adalah kamu bisa berada di dalam air lebih lama dibandingkan dengan jenis penyelaman lainnya.

Pressure Gauge

Seperti namanya, alat ini memiliki fungsi sebagai indikator sisa tekanan udara yang ada di dalam tabung oksigen. Dengan melihat alat ini, para penyelam bisa menentukan berapa lama lagi mereka bisa bertahan di dalam air.

Bentuk alat ini seperti kompas dengan berbagai macam pilihan sesuai dengan kebutuhan. Jika kamu menggunakan tabung oksigen yang besar dan bertekanan tinggi, maka kamu harus memilih pressure gauge yang bisa membaca 350 bars atau lebih.

Rear Roll Method

Istilah satu ini merupakan salah satu teknik yang digunakan oleh para penyelam untuk masuk ke dalam air. Teknik ini biasanya dilakukan jika kamu ke tengah laut menggunakan perahu karet atau perahu yang berukuran kecil. Fungsinya adalah untuk menjaga keseimbangan perahu agar tidak terbalik.

Cara melakukan teknik ini adalah dengan duduk di pinggiran kapal dimana punggung kamu menghadap ke dalam air. Sebelum terjun ke air, kamu biasanya harus memegang mouthpiece dan masker yang kamu gunakan.

Regulator

 

Regulator adalah salah satu alat menyelam yang paling vital untuk menjaga keselamatan kamu di dalam air. Regulator memiliki fungsi untuk mengubah ketinggian tekanan udara dalam tabung oksigen supaya sesuai dengan tekanan udara yang kamu butuhkan untuk bernafas.

Scuba Diving

 

Scuba merupakan singkatan dari kata-kata self contained underwater breathing apparatus. Sama seperti nitrox diving, penyelaman jenis ini harus menggunakan peralatan yang lengkap. Yang membedakannya dengan penyelaman nitrox adalah campuran nitrogen dan oksigen yang tersimpan di dalam tabung.

Side Roll Method

Istilah ini digunakan untuk menjelaskan teknik masuk ke dalam air saat kapal yang kamu tumpangi sedang melaju. Caranya adalah dengan duduk menyamping di pinggiran kapal. Sebelum menjatuhkan badan ke air, pastikan semua peralatan menyelam kamu sudah terpasang dengan benar.

Sitting Front Entry

Sitting front entry adalah teknik masuk ke dalam air sebelum penyelaman dilakukan. Teknik ini dilakukan dalam posisi duduk di pinggir kapal dimana badan kamu menghadap ke dalam air. Saat kamu siap, kamu bisa langsung menjatuhkan diri kamu ke dalam air.

Snorkel

Snorkel adalah sebuah alat menyelam yang berbentuk tabung dan terbuat dari bahan silikon. Snorkel memiliki fungsi untuk membantu kamu bernafas di dalam air tanpa perlu mengangkat wajah untuk mengambil oksigen.

Tabung ini memiliki sebuah lubang khusus yang berhubungan langsung dengan mulut kamu. Saat menyelam, kamu akan menggigit bagian ini dan mulai mengambil nafas lewat mulut. Ujung satunya biasanya berbentuk lebih runcing tapi tidak tajam, berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara yang kamu hirup.

Standing Front Entry

Istilah ini digunakan untuk menunjukkan cara masuk ke dalam air sebelum menyelam. Pertama-tama, kamu harus berdiri di pinggiran kapal dan mulai memposisikan badan kamu agak condong ke depan. Ayunkan kaki kamu ke depan dengan lebar lalu masuklah ke dalam air.

Setelah berada di air, kamu harus langsung menutup rapat kembali kaki kamu agar kamu tetap bisa bertahan di permukaan air.

Surface Interval

Surface interval adalah waktu yang dihabiskan oleh seorang penyelam di permukaan dalam satu kali penyelaman. Sebagai contoh, kamu kembali ke permukaan dan tinggal selama 2 menit untuk menghirup udara bebas. Setelah itu kamu kembali menyelam ke bawah air.

Tank Valve

Tank valve adalah sebuah alat yang dipasang di bagian mulut tabung oksigen kamu. Alat yang memiliki fungsi seperti keran dalam dunia diving ini digunakan sebagai pembuka dan penutup sirkulasi udara dari tabung ke mulut kamu.

Weight Belt

Bisa dilihat dari namanya kalau peralatan satu ini bentuknya seperti sabuk yang berfungsi sebagai pemberat. Saat kamu menyelam, sangat sulit untuk mempertahankan badan kamu di dasar laut akibat tekanan air yang ada di sekeliling kamu.

Nah, sabuk pemberat ini membantu kamu untuk tetap bisa menyelam dan bertahan di dalam kedalaman yang cukup tinggi.

Wetsuit

Wetsuit adalah baju khusus untuk menyelam yang terbuat dari bahan neoprene dan memiliki lubang-lubang udara di sekelilingnya. Baju ini biasanya digunakan untuk menyelam di perairan tropis atau laut yang suhu airnya hangat atau tidak terlalu dingin. Wetsuit biasanya tembus air sehingga badan kamu akan basah.

Baju menyelam ini memiliki fungsi utama untuk melindungi tubuh kamu supaya tetap hangat selama di dalam air serta menahannya dari goresan akibat terumbu karang atau gangguan hewan laut.

Nah, itu dia 23 istilah diving paling dasar yang wajib kamu ketahui dan pahami. Setelah kamu tahu istilah-istilah ini, sudah saatnya kamu mengambil kelas menyelam dan semakin mendekati tujuan kamu untuk menjadi penyelam profesional!

Baca Juga : Inilah 10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Categories
Information

Inilah 10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Selama ini, diving hanya dikenal sebagai olahraga ekstrim dan berbahaya. Padahal ada banyak manfaat yang diberikan saat menyelam. Diantaranya merupakan manfaat diving untuk kesehatan.

Dibandingkan dengan satu dekade lalu, saat ini olahraga menyelam memang semakin digemari. Menyelam dianggap sebagai hobi serta olahraga seru yang akan memacu adrenalin. Olahraga ekstrim yang menantang untuk dilakukan.

Belum lagi keuntungan menyelam untuk menikmati keindahan pemandangan di bawah laut. Membuat semakin banyak orang yang ingin mencoba menyelam sebagai olahraga maupun hobi.

Menyelam memang bukan hanya sekedar olahraga penuh tantangan. Ada banyak manfaat yang diberikan. Termasuk juga sederet manfaat diving untuk kesehatan.

10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Di bawah ini merupakan manfaat diving bagi tubuh serta kesehatan. Setelah menyimak ulasan untuk manfaat dan keuntungan diving di bawah ini, semoga tidak ada keraguan lagi untuk mencoba menyelam ya!

Melatih dan Membentuk Otot Tubuh

Diving untuk kesehatan

Untuk melatih otot tubuh tidak hanya dengan berolahraga di gym saja. Diving rupanya termasuk ke dalam golongan olahraga yang akan melatih kerja otot tubuh.

Sampai saat ini sepertinya belum banyak penyelam menyadari bahwa diving merupakan olahraga fisik yang berat. Otot tubuh akan dilatih untuk melawan arus air.

Belum lagi bila melakukan scuba diving. Penyelam juga akan membawa tabung oksigen seberat 30 sampai 40 kilogram. Serta peralatan diving lain yang beratnya mencapai 10 kilogram.

Berbeda dengan olahraga berat lain, penyelam memang tidak secara langsung merasakan kerja otot saat menyelam. Pasalnya saat sedang berada di bawah permukaan air, beban tubuh menjadi lebih ringan. Bergerak saat di bawah air juga akan terasa sangat mudah.

Padahal yang sebenarnya terjadi justru adanya kerja berat dari kelompok otot utama. Otot utama akan bekerja dengan mendorong diri melawan arus dan resistensi air. Kegiatan ini akan menjadikan otot terlatih dan bahkan terbentuk.

Adanya aktivitas berat dari otot selama menyelam membuat penyelam merasa kelelahan. Tidak ubahnya dengan olahraga berat lainnya.

Jadi bila kamu ingin membentuk sekaligus melatih kerja otot tubuh. Namun dengan cara menyenangkan bahkan tidak perlu berkeringat. Maka menyelam menjadi pilihan olahraga yang tepat.

Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

diving untuk kesehatan

Kerja otot di dalam air bukan hanya melatih dan membentuk tubuh. Melainkan juga akan meningkatkan fleksibilitas. Diving, seperti juga berenang akan melatih kelenturan core muscle. Dimana hal ini memberi pengaruh langsung pada fleksibilitas tubuh.

Otot yang terlatih ketika diving menjadi lebih kuat, panjang, dan lentur. Sehingga tubuh juga secara langsung akan lebih fleksibel.

Pada intinya, olahraga air seperti berenang maupun diving akan meningkatkan kelenturan tubuh.

Membakar Kalori

Manfaat diving berikutnya mungkin akan menjadikan olahraga ini kian digemari. Menyelam rupanya mampu membakar kalori dalam jumlah besar. Semakin cocok deh olahraga satu ini untuk mendapatkan tubuh ideal.

Diving, seperti scuba diving yang dilakukan selama 30 menit bisa membakar hingga 400 kalori. Hal ini berkat gerakan yang melawan resistensi di dalam air. Menjadikan lebih banyak kalori yang terbakar dibandingkan dengan jenis olahraga berat lain.

Ahli kebugaran sekaligus juga penulis buku kesehatan, Brad Johnson, Ph.D. menyarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan kalori yang cukup setelah menyelam. Selain juga minum sebanyak mungkin.

Saran yang diberikan tersebut berkaitan dengan banyaknya kalori yang akan terbakar selama kegiatan menyelam. Jadi perlu mengimbangi dengan asupan makanan yang cukup bila tidak ingin mengalami masalah kesehatan.

Banyaknya kalori yang terbakar selama diving tergantung pada arus air yang menjadi lokasi menyelam, intensitas, sampai juga berat badan.

Melatih Sistem Pernafasan

Latihan pernafasan merupakan satu hal krusial sebelum diving. Menariknya, hal ini bukan hanya untuk alasan keselamatan dan keamanan saat berada di dalam air saja. Melatih pernafasan rupanya juga menjadi manfaat diving untuk kesehatan.

Berdasarkan dari Journal of Alternative and Complementary Medicine, saat menyelam, terutama scuba diving, justru dilarang untuk menahan nafas. Larangan ini tentu tidak untuk freediving, dimana akan ada latihan khusus dalam menahan nafas.

Saat scuba diving akan dilatih menggunakan nafas perut untuk pernafasan dalam. Tujuan dari latihan ini untuk menghindari adanya risiko cedera paru-paru.

Di sisi lain, bernafas menggunakan perut justru akan bisa meningkatkan fungsi kerja paru-paru. Melatih untuk memperkuat sistem pernafasan, seperti disadur dari Harvard Medical School.

Melakukan teknik pernafasan dalam dengan perut juga membuat oksigen terserap lebih banyak. Tubuh juga akan melepaskan lebih banyak karbon dioksida. Pembentukan lendir di paru-paru yang akan menyebabkan asma juga akan berkurang.

Cara pernafasan tersebut selain menyehatkan paru-paru dan melatih sistem pernafasan memberikan manfaat lain. Seperti menghindari dan mengatasi gangguan kecemasan dan depresi, sampai juga stress.

Memperbaiki Sirkulasi Aliran Darah

Manfaat lain dari latihan pernafasan saat diving adalah untuk memperbaiki sirkulasi aliran darah. Saat bernafas dengan lebih dalam, tubuh akan menjadi lebih tenang. Sehingga tekanan darah juga akan menurun.

Menurunkan tekanan darah ketika diving sangat penting agar tidak mengalami panik atau cemas saat di bawah air. Untuk itu, latihan lain seperti meditasi sebelum diving juga akan membantu untuk memperbaiki aliran darah di tubuh.

Manfaat diving untuk aliran darah juga berkaitan dengan suhu dingin yang dialami. Saat menyelam tubuh akan secara langsung bertemu dengan air laut. Suhu dingin dari air laut ini menyebabkan pembuluh darah mengkerut.

Akibatnya suhu pada organ internal menurun untuk menghemat panas tubuh. Denyut jantung menjadi lebih lambat yang akan menurunkan tekanan di aliran darah. Sirkulasi aliran darah juga akan menjadi lebih baik bila hal ini terjadi secara teratur.

Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Kombinasi dari latihan otot selama menyelam dan juga pernafasan dalam memberi berbagai manfaat berbeda. Salah satunya untuk sistem kekebalan tubuh.

Banyak yang masih ragu untuk mencoba olahraga menyelam karena berbagai bahaya untuk kesehatan. Padahal menyelam justru mampu membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tubuh yang lebih kuat dengan kerja otot lebih baik selama menyelam menjadikan imunitas meningkat. Latihan pernafasan membantu tubuh menyerap banyak oksigen serta melepaskan karbon dioksida. Memastikan organ internal mendapat pasokan oksigen yang cukup.

Belum lagi untuk bisa menyelam juga diperlukan keadaan tubuh yang sehat. Salah satunya dengan konsumsi makanan seimbang.

Gaya hidup sehat, latihan otot serta pernapasan tersebut bila dilakukan secara teratur akan memperkuat sistem kekebalan. Tubuh menjadi lebih sehat serta bugar bila rajin menyelam.

Memperlambat Penuaan

Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan tubuh mengalami penuaan. Oksidasi yang terjadi di dalam tubuh merupakan salah satunya. Oksidasi dan radiasi tersebut bisa dihindari dengan olahraga teratur. Seperti menyelam.

Menyelam memang menjadi olahraga dan kegiatan yang akan membantu memperlambat penuaan. Ketika menyelam, otot utama tubuh akan bekerja dengan keras. Core muscle menjadi lebih lentur serta kuat.

Latihan ini akan membakar lemak tubuh. Menjadikan tubuh terlihat awet muda.

Sedangkan peredaran darah yang teratur berkat diving akan membantu kesehatan kulit. Kulit, serta organ internal tubuh menjadi lebih sehat dan awet muda berkat sirkulasi darah lebih teratur. Sekaligus juga pasokan oksigen lebih banyak.

Tubuh Lebih Fit dan Bugar

Diving memang menuntut tubuh dalam keadaan fit. Tidak diperkenankan menyelam bila sedang sakit. Baik itu flu, pilek, bahkan juga sakit kepala.

Menjaga kesehatan tubuh untuk selalu bugar menjadi ketentuan tersendiri bagi penyelam. Terlebih untuk penyelam yang menjadikan diving sebagai hobi. Menyelam saat sedang sakit berisiko tinggi mengalami Decompression Sickness atau DCS.

Selain harus menjaga kebugaran tubuh, kegiatan menyelam sendiri juga memastikan keadaan selalu fit. Olahraga satu ini merupakan gabungan dari kerja otot utama sekaligus juga latihan pernafasan. Jenis olahraga yang tidak hanya memacu adrenalin saja. Melainkan juga memberi banyak manfaat untuk kesehatan.

Tangan dan kaki yang aktif bergerak selama menyelam akan membantu tubuh menjadi lebih fit. Belum latihan yang dilakukan sebelum menyelam.

Kesehatan dan keadaan tubuh yang bugar menjadi tujuan utama dari menyelam. Seperti banyak olahraga lain. Berbagai manfaat untuk kebugaran tubuh akan didapatkan dari jenis olahraga ekstrim satu ini.

Membantu Pemulihan PTSD

Manfaat diving bukan hanya untuk kesehatan tubuh saja. Menyelam juga memberikan berbagai manfaat dan keuntungan berbeda untuk kesehatan mental. Salah satunya dengan membantu proses pemulihan PTSD atau gangguan stress pasca trauma.

Seseorang yang mengalami PTSD atau post-traumatic stress disorder bisa melakukan diving sebagai salah satu upaya pemulihan. Menyelam menggunakan teknik pernafasan yang akan menenangkan diri. Teknik pernafasan ini akan membantu untuk mengendalikan gejala PTSD yang dialami.

Menyelam memang menuntut pengendalian diri. Saat berada di bawah air, penyelam tidak boleh merasa cemas, gugup, atau takut. Perasaan ini bisa menimbulkan bahaya bagi keselamatan.

Untuk itu latihan pernafasan, meditasi, sampai teknik lain untuk menenangkan diri diperlukan selama menyelam. Mempelajari teknik-teknik tersebut akan berguna pada penderita PTSD yang mengalami gangguan stress.

Selain itu menyelam juga menjadi olahraga yang memberi ketenangan. Rasa damai saat berada di dalam air, dengan hanya ditemani ikan-ikan berenang. Sembari menikmati indahnya pemandangan dipercaya memberi efek tersendiri untuk kesehatan mental.

Untuk menyelam juga melalui proses panjang. Mulai dari latihan khusus di kursus selam. Sampai dengan proses untuk mendapatkan lisensi. Adanya kegiatan baru ini dipercaya akan membantu juga selama proses pemulihan PTSD.

Mengatasi Stress

Diving untuk kesehatan mental memang memberi berbagai manfaat berbeda. Tubuh yang sehat menghadirkan mental yang sehat. Hal ini bisa dicapai dengan diving.

Berkebalikan dengan olahraga sera aktivitas fisik lain yang memberi manfaat nyaris sama dengan diving. Menyelam menghadirkan ketenangan. Tidak akan ada ribut-ribut atau berisik seperti olahraga di gym, misalnya.

Penyelam justru akan merasakan kedamaian ketika menyelam bersama ikan-ikan di bawah air. Belum lagi keindahan pemandangan di bawah laut yang menjadi cara refreshing tersendiri.

Olahraga menyelam memang menenangkan. Menyelam akan membantu menghilangkan stress sampai resiko depresi.

Tidak harus melakukan scuba diving dan freediving untuk bisa merasakan manfaat diving satu ini. Bahkan snorkeling saja dipercaya akan mampu menghilangkan stress.

Ada banyak sekali keuntungan bagi kesehatan yang diberikan dari diving. Baik itu manfaat diving untuk kesehatan tubuh sampai mental. Setelah memahami apa saja yang menjadi keuntungan menyelam di atas. Pastinya tidak akan ragu lagi untuk mencoba diving. Bukan begitu?

Yuk capai tubuh dan mental sehat dengan cara diving yang menyenangkan!

Baca Juga : 6 Rekomendasi Tempat Kursus Diving di Indonesia

Categories
Information

6 Rekomendasi Tempat Kursus Diving di Indonesia

Buat kamu yang ingin belajar menyelam, ada banyak rekomendasi tempat kursus diving di Indonesia. Jika ingin berlatih diving, maka ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi, salah satunya adalah memiliki lisensi menyelam resmi.

Diving sendiri adalah salah satu alternatif untuk menikmati dan menjelajahi keindahan pemandangan bawah laut. Saat belajar diving, bukan tidak mungkin kalau kamu bisa melihat pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan.

Saat ini, kegiatan diving memang sangat diminati oleh banyak orang. Apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang diver profesional? Berikut adalah rekomendasi tempat kursus yang menawarkan diving license Indonesia:

Daftar Tempat Kursus Diving yang Ada di Indonesia

Ada beberapa lembaga resmi di Indonesia yang menyediakan pelatihan selam untuk para pemula. Sebelum pergi traveling, sebaiknya kamu berlatih diving terlebih dahulu di beberapa tempat kursus ini:

Flying Fish Jakarta

Flying Fish adalah salah satu dive center Jakarta yang menyediakan paket pelatihan selam dan snorkeling dengan lengkap. Misalnya, belajar teori di dalam kelas dan kolam renang, lalu praktek langsung di laut.

Jika ingin mengetahui biaya kursus diving Jakarta di Flying Fish, kamu bisa datang langsung ke kantornya yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan atau mengunjungi situs resminya di sini.

Nantinya, kamu akan mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan cara pembayaran kursus diving.

Matahari Tulamben Dive Center (Bali)

Bagi kamu yang ingin belajar diving di Bali, maka bisa memilih Matahari Tulamben Dive Center. Selain menawarkan jasa pelatihan selam, tempat kursus ini juga menyewakan perlengkapan diving.

Jika kamu masih pemula, nantinya bisa mengikuti program kelas Introductory Scuba Diving. Sebelum masuk ke praktek menyelam, kamu akan mendapatkan pelatihan langsung dari Divemaster.

Setiap satu sesi latihan, kamu hanya perlu membayar Rp500.000 hingga Rp800.000. Untuk paket kedua, kamu bisa menyelam langsung di USAT Liberty Wreck dan Coral Garden.

Selain itu, ada paket diving Tulamben Bali bagi kamu yang sudah mahir menyelam. Untuk mendapatkan diving license resmi, kamu bisa mengikuti program kelas khusus sertifikasi. Kamu bisa mengunjungi situs resminya di sini.

Belajar Diving Dot Com (Bunaken-Bali)

Lembaga pelatihan diving yang satu ini berada di Bunaken dan Bali. Jika ingin kursus menyelam di Belajar Diving Dot Com, kamu hanya perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Menariknya, kamu akan dilatih langsung oleh ahli yang profesional di bidangnya. Lalu, ada berbagai fasilitas yang bisa kamu dapatkan, seperti penginapan di pinggir pantai.

Setelah selesai mengikuti pelatihan, kamu akan bergabung dengan komunitas alumni dari Belajar Diving Dot Com. Keunggulan dari program ini adalah kamu bisa mengikuti tour diving yang diadakan oleh komunitas alumni.

Manta Dive (Lombok)

Jika kamu tinggal atau sedang berlibur di Lombok, maka bisa berlatih diving di Manta Dive. Tempat kursus ini tepatnya berada di kawasan Gili Air Lombok dan Gili Trawangan.

Khusus pemula, kamu bisa mengikuti program Open Water dengan biaya kursus freediving sekitar Rp3.000.000. Setelah itu, kamu juga bisa memilih program kelas Advance dengan biaya sekitar Rp2.500.000. Namun, harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Sebaiknya, kamu mencari informasi lengkapnya terlebih dahulu mengenai kursus di Manta Dive. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa cek langsung di sini.

Lautanmas (Jakarta)

Salah satu diving course Jakarta ini menawarkan pelatihan lengkap dengan lisensi menyelam. Ada tiga paket latihan yang dapat kamu pilih, yaitu Private, Regular, dan Mahasiswa.

Setiap paket pelatihan tersebut sudah termasuk dengan diving license resmi. Nantinya, kamu bisa mengikuti tiga kelas yang disediakan, seperti teori mengenai kolam, praktek di kolam, dan open water selama dua hari di pulau.

Paket Private dikenakan biaya sekitar Rp5.000.000 dan paket Regular dibanderol dengan biaya sekitar Rp2.500.000. Namun, harga di atas belum termasuk dengan biaya trip ke pulau.

Sementara untuk paket Mahasiswa, kamu bisa mengambil program dengan harga yang lebih terjangkau. Syarat belajar diving dalam paket ini adalah kamu hanya cukup menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku pada saat mendaftarkan diri.

Scuba School International Diving Jakarta

SSI Diving Jakarta merupakan bagian dari pusat pelatihan menyelam di California, Amerika Serikat. Jika mengambil kursus di sini, kamu akan mendapatkan PADI Diving.

Ada beberapa program yang ditawarkan, yaitu Open Water, Advanced Open Water Diver, Adventure Diver, Master Diver, dan Rescue Diver. Selain itu, kamu sudah bisa menikmati pemandangan bawah laut di kedalaman hingga 18 meter dengan lisensi Open Water.

Jika ingin mendapatkan sertifikasi, kamu bisa melakukannya di Dive Center atau Instruktur Freelance. Untuk sertifikasi di Dive Center, kamu dikenakan biaya sekitar Rp7.000.000. Sedangkan di Instruktur Freelance, kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp5.000.000.

Sebaiknya, sertifikasi dilakukan di Dive Center. Hal itu dikarenakan Dive Center memiliki kolam renang khusus untuk melatih calon diver. Jadi, kamu tidak akan dikenakan biaya penyewaan kolamnya lagi. Namun, bukan berarti mengikuti sertifikasi dari Instruktur Freelance tidak aman.

Setelah mengetahui rekomendasi tempat kursus diving terpercaya di Indonesia, kamu juga harus memperhatikan beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum berlatih.

Cara Memilih Tempat Kursus Diving untuk Pemula6 rekomendasi tempat kursus diving di indonesia

Sebelum menentukan tempat kursus diving di atas, ada beberapa poin yang wajib kamu perhatikan. Berikut adalah tipsnya:

Sesuaikan dengan Budget

Jika kamu punya budget yang minim, sebaiknya memilih tempat kursus diving sesuai kondisi keuangan. Umumnya, biaya kursus diving dibanderol sekitar Rp4.000.000 hingga Rp6.000.000.

Artinya, kamu perlu menyiapkan budget terlebih dahulu sebelum menentukan tempat kursus diving yang cocok dengan kebutuhanmu.

Tempat Kursus yang Lokasinya Mudah Dijangkau

Kamu bisa memilih tempat kursus diving yang lokasinya dekat dengan rumah. Jika kamu tinggal di Jakarta, bisa mencari lembaga pelatihan diving yang berbasis di sana.

Jadi, kamu tidak perlu membuang-buang waktu untuk pergi berlatih diving ke tempat kursus. Selain itu, biaya transportasi menuju ke sana juga jadi lebih hemat, lho.

Pilihlah Pelatih Diving dengan Lisensi Resmi

Saat berlatih diving, kamu diharuskan untuk memilih pelatih yang bersertifikasi resmi. Sebelum mengikuti program kursus, cari tahu terlebih dahulu mengenai orang yang akan melatihmu. Apakah mereka memiliki diving license resmi atau tidak?

Hal itu dikarenakan kegiatan diving memiliki risiko yang cukup tinggi. Sebab, olahraga ini sangat berbahaya jika tidak dilatih dengan pelatih yang belum profesional di bidangnya.

Lembaga Pelatihan Diving yang Menyediakan Pilihan Waktu

Bagi kamu yang sibuk bekerja, tentunya harus memilih lembaga pelatihan dengan pilihan jam yang fleksibel. Misalnya, kamu hanya punya waktu berlatih saat weekend saja. Maka dari itu, kamu bisa mencari tempat kursus yang menyediakan jam pelatihan saat weekend.

Tempat Kursus Diving dengan Program Trial

6 tempat kursus diving yang direkomendasi di Indonesia

Mungkin hal ini terdengar biasa saja untuk kamu. Namun, alangkah baiknya jika kamu memilih lembaga pelatihan yang menawarkan program trial. Apalagi, jika program yang ditawarkan adalah free trial.

Pastinya, hal itu cukup menguntungkan bagi kamu. Dengan mengikuti trial, kamu dapat merasakan dan mengetahui langsung bagaimana cara mengajarnya, pelayanan hingga kondisi tempatnya.

Setelah itu, kamu bisa mengambil keputusan apakah lembaga pelatihan tersebut sesuai dengan kebutuhanmu atau tidak.

Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mengikuti Kursus Diving

Bagi kamu yang belum pernah melakukan kegiatan diving, maka ada beberapa poin utama yang mesti dipahami. Dengan begitu, kamu akan tahu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti program kursus diving.

Menguasai Waterskill

Diving merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup berbahaya dan ekstrem. Untuk menguasai olahraga ini, ada berbagai persyaratan mengenai kemampuan yang harus dikuasai. Hal tersebut bertujuan untuk keselamatan diri kamu saat melakukan diving nanti.

Jika memenuhi persyaratan, kamu sudah menguasai medan penyelaman di laut. Nantinya, kamu diharuskan mengikuti tes dari Professional Association of Diving Instructors (PADI). Tujuan dari tes tersebut adalah untuk melihat kemampuan kamu di dalam air atau disebut waterskill.

Pertama, kamu harus berenang menuju pinggir kolam, mengapung, dan diam di tengah kolam tanpa bantuan peralatan selama 10 menit. Kedua, kamu akan diminta untuk berenang hingga 200 meter tanpa bantuan peralatan atau berenang dengan perlengkapan lengkap, seperti snorkel, sepatu katak hingga masker khusus diving.

Kamu dapat mengikuti tes ini dengan mudah kalau sudah sering berenang. Tidak ada batasan waktu untuk mengikuti tes ini, sehingga kamu bisa berenang dengan aman dan nyaman tanpa harus merasa lelah.

Saat mengikuti kursus, kamu akan dibimbing oleh pelatih profesional agar menguasai kompetensi dasar dari diving yang juga menjadi persyaratan utamanya.

Ada Persyaratan Kesehatan Resmi

Ingin mendapatkan lisensi menyelam resmi? Kamu harus dalam kondisi tubuh yang bugar. Kemudian, harus ada surat resmi dari dokter yang menyebutkan, bahwa kamu telah memenuhi persyaratan kesehatan yang diperlukan, seperti:

  • Riwayat kesehatan
  • Rontgen di bagian dada
  • Melihat fungsi paru-paru
  • Tes darah
  • Tes urin
  • Audiogram
  • Melihat aktivitas jantung
  • Ketajaman penglihatan

Kemungkinan besar ada tes atau persyaratan kesehatan sejenisnya yang wajib diikuti. Jadi, kamu bisa menghubungi lembaga pelatihan diving untuk mengetahui apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti kursus.

Selain itu, kamu perlu mengisi form kuesioner untuk penilaian kondisi kesehatan yang bisa saja mengganggumu saat melakukan diving.

Terdapat beberapa kondisi kesehatan lainnya yang dilarang untuk mengikuti kegiatan diving, seperti asma, jantung, atau kelainan pada rongga telinga.

Mengenal Peralatan Menyelam

Terakhir, kamu harus mahir menggunakan dan menguasai berbagai peralatan diving. Bahkan, kamu diwajibkan untuk memahami mekanisme dari setiap peralatan tersebut.

Selain itu, kamu harus mengetahui berbagai risiko dari peralatan menyelam dan bagaimana cara menguasainya. Misalnya, masker khusus diving harus dipasang secara rapat-rapat.

Kamu bisa menanyakan hal tersebut kepada pelatih, apa yang perlu dilakukan jika masker diving terasa longgar pada saat melakukan diving.

Jika sudah mengetahui rekomendasi dan tips memilih tempat kursus menyelam di atas, kamu hanya perlu memilihnya sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Tentunya, setiap tempat kursus di Indonesia memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sebelum mengikuti kursus, kamu harus memastikan lisensinya terlebih dahulu. Jangan sampai kamu memilih tempat kursus diving yang tidak bersertifikasi resmi. Semoga berhasil, ya!

Baca Juga : 12 Fakta Tentang Pulau Seribu

Blublub Indonesia