fbpx
Categories
Uncategorized

Fakta Menarik Pulau Padar Labuan Bajo

Tahukah kamu Pulau Padar menjadi salah satu surga alam tersembunyi di Labuan Bajo? Pink Beach Labuan Bajo yang cukup langka bersama dua teluk lainnya dengan warna pasir putih mutiara dan hitam arang mengelilingi pulau tersebut.

Pulau Padar terletak sekitar 20 mil atau 30 kilometer dari Labuan Bajo, sebuah pulau nelayan yang lokasinya paling barat di Flores. Pulau ini menjadi terbesar ketiga di Taman Nasional Komodo. Seekor komodo dengan ukuran yang sangat besar pernah tinggal di pulau ini dan menjadi asal muasal pemberian nama Pulau Komodo.

Fakta Menarik Pulau Padar Labuan Bajo

Buat kamu yang penasaran dan tertarik ingin berwisata ke Flores, simak fakta-fakta unik dari Pulau Padar Labuan Bajo yang kami rangkum berikut ini:

1. Warisan Wisata Dunia yang Sudah Diakui UNESCO

Berkunjung ke Pulau Padar sama artinya kamu berkunjung ke wisata kelas dunia yang ada di luar negeri, mengapa?

Terhitung sejak tahun 1991 yang lalu, Pulau Padar bersama dengan Pulau Komodo dan Pulau Rinca sudah dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan wisata dunia. Jadi wisata di sini sudah sekelas Candi Borobudur yang menjadi warisan wisata dunia.

Penetapan warisan dunia oleh UNESCO tersebut didasarkan atas alasan pulau-pulau tersebut menyuguhkan fenomena keindahan alam dengan nilai estetika yang tinggi dan langka.

Selain itu, pulau-pulau tersebut juga memiliki habitat alami yang berperan penting dalam konservasi keragaman biologi spesies yang nyaris punah, yakni komodo.

Pulau Padar bersama dua pulau lainnya ditetapkan sebagai situs langka kategori Alam dengan nomor identifikasi 609 di kawasan Asia Pasifik.

Fakta Menarik Pulau Padar Labuan Bajo - blublub

2. Pulau Padar Bagian dari Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo memiliki luas 173.300 hektare yang meliputi tiga pulau yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar.

Luas Pulau Padar sendiri sebesar 14,09 kilometer persegi yang masuk dalam kawasan Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Indonesia.

Oleh karena Pulau Padar berada dalam kawasan Taman Nasional Komodo, maka kamu perlu memperhatikan aturan atau larangan selama berada di taman nasional tersebut. Dikutip dari kumparan.com, ada beberapa larangan bagi pengunjung di Taman Nasional Komodo, antara lain:

  • Jangan jalan sendirian, ikut rombongan
  • Jaga jarak kamu dengan komodo
  • Bagi pengunjung wanita yang sedang haid dilarang ikut sebab komodo memiliki penciuman hingga radius 5 kilometer. Saat mencium aroma darah, hewan langka ini akan lebih ganas.
  • Dilarang berlari dan berteriak
  • Dilarang mengayun barang-barang, jika melihat barang yang diayunkan, komodo bisa mengira itu mangsanya.
  • Jangan memberi makan satwa liar

Pulau Padar sendiri menurut pemberitaan media seperti Kompas masih memiliki habitat komodo yang langka, sumber media yang lain menyebutkan tak ada lagi komodo di Pulau Padar. Kamu bisa buktikan sendiri dengan berkunjung langsung ke situs warisan dunia tersebut.

3. Lokasi Pulau Radar Lebih Dekat dengan Pulau Rinca

Perlu kamu ketahui, Pulau Padar lokasinya lebih dekat dengan Pulau Rinca dibandingkan Pulau Komodo.

Jika kamu ingin mengunjungi Pulau Padar dari Labuan Bajo, dibutuhkan perjalanan yang lumayan lama. Perjalanan dari Labuan Bajo ke Pulau Padar sekitar 3,5 jam.

Ada beberapa rute yang bisa kamu tempuh untuk bisa sampai ke Pulau Padar, antara lain:

  • Menggunakan kapal feri dari Labuan Bajo
  • Naik bis dari Labuan Bajo lalu disambung dengan perahu menuju ke pulau melalui Selat Lintah. Arus selat ini cukup kuat dan bergelombang.
  • Memilih rute pesawat dari Jakarta menuju ke pulau, tetapi rute ini tentu akan mengurangi petualangan kamu menikmati keindahan alam Flores.

Setelah tiba di Pulau Padar, tidak lantas membuat kamu bisa langsung menikmati keindahan alam. Kamu harus lebih dulu melakukan tracking ke puncak melewati anak tangga yang menantang.

Jumlah anak tangga di Pulau Padar sebanyak 300 tangga yang harus kamu lalui dengan medan yang licin dan kadang berdebu. Tak ada pegangan di bagian kanan-kirinya sehingga kamu perlu berhati-hati dalam hal ini.

Walaupun perjalanan tersebut melelahkan, keletihan kamu akan dibayar dengan pemandangan indah yang eksotis dan berkelas dunia. Tak diragukan lagi, keindahannya menyedot kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.

Kamu penasaran dengan keindahan pemandangan di pulau ini? Coba lihat di uang pecahan Rp50.000,00 yang dikeluarkan pada tahun 2016.

4. Potret Keindahan Alam yang Tak Biasa

Sebagai wisata warisan dunia, sudah pasti Pulau Padar memiliki pesona keindahan yang tak biasa. Para artis pun seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Ayu Ting Ting hingga selebgram Awkarin turut mempopulerkan tempat wisata alam di Indonesia Timur tersebut.

Apa saja yang keindahan yang menakjubkan untuk disaksikan di Pulau Padar?

  • Keindahan perbukitan yang berpadu dengan birunya air laut dan pasir pantai
  • Gugusan pulau menjadi latar belakang berfoto yang sangat indah
  • Berpose dengan pakaian etnik daerah setempat berwarna merah di bentang alam yang sangat indah
  • Suasana matahari terbenam di puncak pulau dengan panorama gugusan pulau-pulau, lautan biru dan pantai pada senja hari.
  • Bentang padang rumput yang menghijau atau gersang pada musim panas menjadi pemandangan yang unik dan cantik

Keindahan Pulau Padar sangat instagramable. Kamu akan menyaksikan orang-orang yang berfoto layaknya latar belakang lukisan. Keindahannya sangat sempurna dengan komposisi warna alam yang sangat pas.

Keindahan pulau yang memukau ini tetap harus kamu kunjungi dan nikmati bersama rombongan, mengapa?

Walaupun dikatakan tidak ada komodo yang tinggal di pulau ini, blog Trivindo sempat menyebutkan adanya makhluk karnivora tersebut tertangkap kamera pengunjung.

Artinya walaupun kamu ingin berpose dan bergaya sepuasnya di pulau ini menikmati keindahannya, tetap harus hati-hati dengan keberadaan hewan pemakan daging tersebut.

5. Cuaca Panas Terik di Pulau Padar

Pulau Padar memiliki cuaca yang panas dan terik. Apalagi jika kamu berkunjung di siang hari, cuaca akan sangat panas.

Oleh karena itu disarankan menikmati keindahan suasana pulau ini di waktu pagi atau sedikit petang untuk melihat keindahan matahari tenggelam atau matahari terbit.

Tidak ada bangunan apapun di pulau ini yang bisa kamu jadikan tempat berlindung, jadi pastikan saat berkunjung ke sini kondisi fisik kamu dalam keadaan baik sehingga bisa menikmati keindahannya dengan maksimal.

Nah, karena cuaca yang panas ini jangan lupa mempersiapkan hal-hal berikut saat kamu berkunjung ke Pulau Padar:

  • Membawa air minum yang cukup
  • Menggunakan topi atau sejenis penutup kepala atau bisa juga payung
  • Menggunakan masker untuk menghindari debu
  • Bawa kamera terbaik
  • Menggunakan sun block untuk memastikan kulit kamu terlindungi sinar UV yang ada pada cahaya matahari
  • Menggunakan sepatu outdoor yang nyaman untuk mendaki tangga Pulau Padar.
  • Hindari jenis sepatu yang tidak nyaman karena jalur pendakian anak tangga akan cukup melelahkan
  • Pada sore hari atau pagi hari diharapkan sudah ada di puncak untuk menikmati suasana

Seperti diketahui, iklim dari Pulau Padar ini adalah iklim kering yang panas, tetapi di satu sisi menghadirkan pepohonan padang rumput, semak-semak, dan kondisi bukit sabana yang terhampar indah di sepanjang pulau. Potret eksotis yang benar-benar indah menakjubkan.

6. Biaya Wisata ke Pulau Padar Bisa Ekonomis

Wisata ke Indonesia Timur sering dikesankan dengan biaya mahal, tetapi sebenarnya semua tergantung budget dan pilihan yang kamu buat. Pulau Padar adalah pilihan berwisata yang sebenarnya tetap bisa dikunjungi dengan biaya hemat.

Akses menuju ke Pulau Padar bisa menggunakan pesawat dengan rute menuju ke Labuan Bajo. Penerbangan dari Jakarta ke Labuan Bajo selama 2 jam, dan dari Bali ke Labuan Bajo hanya 1 jam perjalanan.

Tiket pesawat mulai dari Rp1 juta dari rute Jakarta menuju ke Labuan Bajo, bahkan bisa lebih murah jika sedang promo. Setelah tiba di Labuan Bajo, jika ingin hemat kamu bisa naik bus lalu dilanjutkan dengan naik perahu menuju ke Pulau Padar.

Memang kondisi alam agak menantang, tetapi tentunya akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Lalu bagaimana dengan penginapan? Harga penginapan mulai dari Rp200 ribu per malam, cukup standar bukan?

7. Komodo Nakal Pernah Dibuang ke Pulau Padar

Di balik keindahan dan pesonanya, saat di Pulau Padar kamu perlu hati-hati sebab ternyata pulau ini pernah menjadi tempat pembuangan komodo-komodo nakal yang menggigit hingga menelan manusia.

Dilansir dari liputan6.com, terhitung sejak tahun 1987 sudah ada 16 orang digigit komodo dan 4 orang di antaranya meninggal dunia.

Komodo-komodo nakal tersebut lalu ditutup matanya, disuntik bius dan diasingkan di Pulau Padar.

Saat ini setelah Pulau Padar ramai dikunjungi wisatawan, komodo-komodo tersebut sebanyak 3 hingga 7 ekor menyingkir ke area yang sepi, daerah lembah-lembah yang tidak terjangkau turis. Jadi pastikan kamu tetap waspada selama berada di Pulau Padar ya.

Di Pulau Padar sendiri tidak terlihat komodo berkeliaran, tidak seperti di Pulau Komodo yang terlihat berkeliaran di kampung-kampung.

Pada tahun 1974 pernah terjadi penyerangan komodo terhadap 30 orang wisatawan dan salah seorang diantaranya tewas ditelan komodo. Beberapa wisatawan asing juga sempat digigit komodo. Ada yang meninggal dan ada juga yang jasadnya tidak ditemukan karena kemungkinan ditelan komodo.

Wah, jadi walaupun kamu terpesona dengan keindahan alam Pulau Padar, tetap harus berhati-hati dan jangan berkeliaran sendiri. Komodo adalah makhluk pemakan daging yang akan bisa bergerak cepat mengejar mangsanya.

Saat melihat komodo dari jauh cukup dilihat saja, jangan didekati atau melakukan hal-hal yang memancing kemarahan binatang tersebut.

Di kawasan Taman Nasional Komodo, ada beberapa pulau yang dihuni binatang tersebut selain Pulau Padar, antara lain Pulau Rinca, Pulau Komodo, Pulau Nusa Kode, dan Gili Motang.

Sudah Siap Berkunjung ke Pulau Padar?

Fakta menarik seputar Pulau Padar Labuan Bajo bisa jadi panduan buat kamu yang punya rencana liburan ke pulau tersebut. Jangan lupa sempatkan diving di perairan Labuan Bajo yang seru menikmati keindahan bahari menakjubkan yang tak biasa tersebut.

Destinasi wisata hits di Indonesia Timur ini menyuguhkan pesona alam yang masih asri, potret lanskap alam berkelas dunia yang membanggakan Indonesia. Di musim pandemi, pilihan wisata dalam negeri tentu jadi alternatif terbaik.

Berkunjung ke Pulau Padar Labuan Bajo juga akan memberi kesempatan kamu menikmati Pink Beach Labuan Bajo  yang unik. Warna pasir bercampur karang merah muda akan jadi suguhan pemandangan tak terlupakan. Siap liburan sekarang? Dari Labuan Bajo lanjut ke Pulau Padar.

Baca juga: 14 Lokasi Diving Paling Hits di Dunia

Blublub Indonesia