fbpx
Categories
Information

5 Jenis Terumbu Karang di Indonesia

Indonesia merupakan satu dari berbagai negara di dunia yang dikelilingi oleh perairan luas. Maka dari itu, ada banyak jenis terumbu karang yang dilindungi di Indonesia. Jika kamu menyelam ke dasar laut, maka akan melihat berbagai jenis terumbu karang yang indah.

Fungsi terumbu karang adalah menjadi “rumah” bagi hewan hingga tumbuhan laut. Umumnya, terumbu karang dapat ditemukan di kedalaman laut sampai 50 meter. Sebab, terumbu karang memerlukan sinar matahari untuk bertahan hidup.

Bagi kamu yang ingin menyelam, tentunya perlu mengetahui jenis-jenis terumbu karang (LSI Keyword) yang ada di dasar laut. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah penjelasan lengkapnya:

Pengertian dan Klasifikasi Terumbu Karang (LSI Keyword)

Kepentingan terumbu karang cukup dibutuhkan oleh lebih dari 93.000 spesies laut. Namun, menurut perkiraan ada lebih dari 1 juta spesies laut yang tinggal di ekosistem tersebut.

Keanekaragaman terumbu karang punya plasma nutfah (air mani/embrio) yang cukup kuat. Dibalik itu semua, terumbu karang terbilang cukup sensitif terhadap perubahan lingkungan, termasuk suhu.

Idealnya, suhu yang dibutuhkan oleh terumbu karang adalah sekitar 20 derajat celcius. Lalu, salah satu lokasi hidup utama dari terumbu karang adalah lautan yang terbebas dari polusi.

Meski begitu, ada pula terumbu karang yang bisa kamu temukan di laut terdalam. Namun, terumbu karang tersebut tidak terbentuk dari zat kapur dan tidak membutuhkan paparan sinar matahari.

Terumbu karang Indonesia (LSI Keyword) sangat mudah ditemukan di pesisir pantai. Terumbu karang terbagi menjadi empat jenis, yaitu berdasarkan tipe, bentuk dan tempat tumbuh, letak, serta zonasi.

1. Berdasarkan Tipe

Berdasarkan tipenya, terumbu karang terdiri dari dua tipe, yakni lunak dan keras.

  • Lunak

Tipe terumbu karang lunak bertumbuh dan bisa ditemukan di sepanjang pantai. Namun, tipe lunak tidak membentuk dirinya menjadi karang dan terbilang subur. Hal itu dikarenakan terumbu karang jenis lunak memperoleh sinar matahari yang cukup.

  • Keras

Tipe terumbu karang keras membentuk dirinya dari batuan kapur yang ada di lautan bebas. Tipe yang satu ini sangat sensitif terhadap perubahan cuaca/iklim. Jadi, tipe keras menjadi pembentuk paling vital dalam kehidupan terumbu karang.

2. Berdasarkan Bentuk dan Tempat Tumbuh

Jika dilihat berdasarkan bentuk dan tempat tumbuhnya, terumbu karang terdiri dari empat jenis, yaitu:

  • Terumbu

Terumbu merupakan endapan yang berasal dari batuan kapur. Endapan tersebut memiliki karakteristik seperti punggung laut yang sekaligus menjadi salah satu pembentuk adanya ekosistem pesisir.

  • Karang

Karang adalah jenis biota laut yang sangat berperan penting dalam proses pembentukan terumbu. Misalnya, bentuk karang dengan ruas yang mirip bambu.

  • Karang Terumbu

Jenis ini merupakan karang lunak yang tidak menghasilkan kapur. Untuk menemukan karang terumbu, kamu bisa menjumpainya di berbagai daerah dekat pesisir pantai.

  • Terumbu Karang

Terumbu karang merupakan ekosistem dalam laut yang berasal dari pembentukan (simbiosis) hewan dan tumbuhan laut.

3. Berdasarkan Letak

Berdasarkan letaknya, terumbu karang terdiri dari empat jenis, yakni karang tepi, cincin, datar, dan penghalang.

  • Karang Tepi

Terumbu karang tepi dapat ditemukan dengan mudah di lautan Indonesia. Jenis ini juga cukup rentan disalahgunakan oleh tangan manusia, seperti pembuangan limbah dan sampah plastik.

Terumbu karang tepi bisa ditemukan di Nusa Dua (Bali), Pulau Panaitan, dan Bunaken.

  • Cincin

Jenis terumbu karang ini memiliki bentuk menyerupai cincin besar. Umumnya, terumbu karang cincin dapat ditemukan di dekat Samudra Atlantik.

  • Datar

Terumbu karang datar memiliki bentuk seperti pulau-pulau dan tumbuh dari dasar ke permukaan laut. Kamu bisa menemukan jenis terumbu karang ini di Kepulauan Ujung Batu Aceh dan Kepulauan Seribu.

  • Penghalang

Terumbu karang penghalang tak jauh berbeda dengan karang tepi. Namun, jenis terumbu karang penghalang letaknya sangat jauh dari pesisir pantai. Selain itu, terumbu karang jenis penghalang bisa tumbuh di kedalaman hingga 75 meter.

Kamu bisa menemukan terumbu karang ini di Kepulauan Banggai di Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan.

4. Berdasarkan Zonasi

Berdasarkan zonasi, terumbu karang terbagi menjadi dua jenis, yaitu Windward Reef (menghadap angin) dan Leeward Reef (membelakangi angin).

  • Windward Reef

Windward Reef merupakan lereng terumbu yang posisinya mengarah langsung ke lautan lepas. Jenis terumbu karang ini dapat hidup di kedalaman laut hingga 50 meter. Windward Reef biasanya juga dikenal dengan “Pamatang Alga”.

  • Leeward Reef

Tidak seperti jenis terumbu karang lainnya, Leeward Reef memiliki hamparan yang cukup sempit dan bersifat keras. Jenis terumbu karang yang satu ini bisa tumbuh di kedalaman laut hingga 50 meter.

Sayangnya, kondisi Leeward Reef tidak memungkinkan untuk pertumbuhan karang. Hal itu disebabkan oleh pembentukan sedimentasi (pengendapan).

Jenis Terumbu Karang di Indonesia (LSI Keyword)

Seperti yang sudah dijelaskan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekosistem terumbu karang terbesar di dunia. Menurut perkiraan, ada 300 jenis terumbu karang yang tersebar di Indonesia. Berikut adalah jenis-jenisnya:

1. Acropora Cervicornis

Jenis terumbu karang Acropora Cervicornis bisa hidup di kedalaman 3 hingga 15 meter di atas permukaan laut. Bentuknya sendiri terlihat seperti semak dan cukup melebar.

Selain itu, terumbu karang ini terdiri dari beberapa cabang horizontal yang menyebar. Jika terkena arus laut, Acropora Cervicornis akan melakukan pergerakan seperti sedang menari.

Warna dari terumbu karang Acropora Cervicornis adalah abu-abu dengan bagian ujung yang berubah menjadi warna muda. Kamu bisa menemukan Acropora Cervicornis di perairan dangkal selain Indonesia, yakni Sri Lanka.

2. Acropora Humilis

Terumbu karang Acropora Humilis dapat hidup di kedalaman 15 hingga 35 meter. Jenis terumbu karang ini memiliki bentuk mirip piring bercabang tipis. Namun, Acropora Humilis termasuk mudah rapuh.

Acropora Humilis memiliki beragam warna, seperti biru, abu-abu, merah muda, hijau, dan coklat. Terumbu karang ini juga dikenal dengan “Karang Meja”. Sebab, ukurannya yang besar menyerupai meja.

Terumbu karang Acropora Humilis dapat ditemukan di perairan dangkal. Selain Indonesia, Acropora Humilis bisa dijumpai di Australia.

3. Acropora Microphthalma

Terumbu karang Acropora Micropthalma hidup di kedalaman 3 hingga 15 meter. Bentuknya seperti bantalan dengan cabang pendek dan agak gemuk. Warna yang dimiliki oleh Acropora Micropthalma adalah jingga, biru, merah, dan hijau.

Selain itu, Acropora Micropthalma hampir mirip dengan jenis terumbu karang Acropora Pulchra, Acropora Aspera, dan Acropora Convexa.

Jika ingin melihat terumbu karang ini, maka bisa menemukannya di perairan dangkal yang tidak berpolusi. Acropora Micropthalma juga bisa ditemukan di Australia dan Filipina.

4. Montipora Aequituberculata

Jenis terumbu karang yang satu ini dapat hidup pada kedalaman 3 hingga 15 meter. Jika lokasi terumbu ini semakin dalam, maka cabangnya akan memanjang dan terbuka. Namun, cabangnya akan semakin pendek jika lokasinya di perairan dangkal.

Terdapat beragam warna yang menghiasi terumbu karang Montipora Aequituberculata, yaitu hijau, biru, merah muda, dan coklat. Pada bagian ujung, warnanya akan menjadi semakin muda.

Montipora Aequituberculata tumbuh di daerah dengan cuaca tropis dan menyebar hingga Indo-Pasifik. Kamu bisa menemukan terumbu karang ini di Jepang, Indonesia, Madagaskar, dan Filipina.

5. Siderastrea Sidereal

Siderastrea Sidereal bisa hidup di kedalaman 3 hingga 15 meter dari permukaan laut. Terumbu karang ini memiliki bentuk seperti kubah dengan koralit (kerangka) kecil.

Ada beberapa warna yang dimiliki oleh terumbu karang Siderastrea Sidereal, yakni ungu dan coklat muda. Terkadang, warnanya bisa berubah menjadi sangat cerah.

Selain itu, jenis terumbu karang tersebut dapat bertumbuh dengan cepat. Tak heran, jika Siderastrea Sidereal memakan banyak tempat di dalam akuarium. Lalu, terumbu karang ini hidup di lereng karang atas yang dapat ditemukan di Jepang, Papua Nugini, Madagaskar, dan Filipina.

Manfaat Terumbu Karang Bagi Hewan Laut dan Manusia

Pastinya, kamu sering melihat terumbu karang yang ada di bawah laut. Namun, apakah kamu tahu apa saja manfaat dari terumbu karang bagi hewan laut dan manusia? Sebenarnya, ada banyak manfaat yang dimiliki oleh terumbu karang, yaitu:

  • Tempat Tinggal Biota Laut

Terumbu karang merupakan tempat tinggal dan sumber makanan bagi berbagai jenis hewan laut. Dalam terumbu karang, ada banyak hewan laut yang berkembang biak, berlindung, dan mencari makanan.

Coralguardian.org menyimpulkan, terumbu karang merupakan habitat bagi sekitar 25 persen biota laut. Selain itu, terumbu karang juga memiliki peran vital bagi jutaan orang di seluruh dunia.

  • Melindungi Ekosistem Laut

Tidak hanya hewan laut, terumbu karang memiliki fungsi untuk melindungi ekosistem yang ada di sekitarnya. Dengan adanya terumbu karang, gerakan ombak yang menuju ke arah daratan akan berkurang energinya. Artinya, hutan bakau, pantai, dan pesisir pantai akan terhindar dari kerusakan.

  • Menjadi Sumber Makanan

10 persen ikan yang ditangkap di seluruh dunia dihasilkan dari terumbu karang. Angka tersebut dapat meningkat sebanyak 20 hingga 25 persen di berbagai negara berkembang. Lalu, 70 hingga 90 persen ada di beberapa negara bagian Asia Tenggara.

Jika pengelolaannya baik, terumbu karang dapat menghasilkan hingga 15 ton ikan, invertebrata hingga moluska. Maka dari itu, terumbu karang menjadi sumber makanan (pangan) dan mata pencaharian utama bagi manusia.

  • Sumber Penghasilan Manusia

Apakah kamu tahu, jika ada lebih dari 1,5 miliar menggantungkan hidupnya dari ekosistem terumbu karang. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan terumbu karang untuk sektor pariwisata. Terlebih lagi, bagi wisatawan yang ingin menyelam, memancing hingga snorkeling di kawasan sekitar terumbu karang.

National Oceanic and Atmospheric Administration mengatakan, nilai ekonomi terumbu karang di seluruh dunia adalah mencapai puluhan miliar Dollar AS setiap tahunnya. Itulah alasan mengapa terumbu karang punya peran penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh dunia.

Melihat manfaat terumbu karang di atas, pengelolaannya pun harus segera dilakukan agar kualitas ekosistemnya tidak tergerus. Di sinilah, peran Pemerintah dan masyarakat dibutuhkan.

Lalu, ekosistem terumbu karang juga dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Penyebab utama dari perubahan iklim dunia adalah emisi atau gas karbon udara yang dapat menyebabkan efek rumah kaca.

Setelah mengetahui jenis-jenis terumbu karang yang dilindungi di Indonesia, maka kamu harus ikut merawat dan menjaga kelestariannya. Jika kamu mengunjungi destinasi wisata laut di Indonesia, pastikan tidak membuang sampah sembarangan dan merusak terumbu karang yang ada di pesisir pantai.

Blublub Indonesia