fbpx
Categories
Information

6 Lokasi Diving di Kepulauan Derawan

Keindahan Pulau Derawan, terlebih pesona bawah lautnya memang tak perlu diragukan lagi. Tak heran jika banyak diver berkeinginan untuk menyelam di pulau ini. Spot menyelam di pulau Derawan juga sangat banyak, mulai dari Pulau Maratua, Pulau Kakaban, Labuan Cermin, dan masih banyak lagi.

Buat kamu yang masih pemula, jangan khawatir. Di sana juga terdapat beberapa spot untuk fun diving bagi para diver pemula. Para diver pemula juga akan didampingi oleh dive master dan hanya turun pada kedalaman sekitar 1,5 meter saja. Meski begitu, keindahan alam bawah lautnya tetap dapat memanjakan mata siapa pun yang memandangnya.

Spot Diving di Kepulauan Derawandiving

Wisata Pulau Derawan yang terkenal memang wisata baharinya. Pasalnya, perairan di pulau ini menawarkan keindahan alam bawah laut yang mengagumkan. Biota lautnya pun indah-indah, sehingga aktivitas diving ataupun snorkeling banyak diburu oleh wisatawan. Nah, berikut kami berikan beberapa rekomendasi spot diving terbaik di Pulau Derawan. Kira-kira, apakah kamu pernah mengunjunginya?

1. Labuan Cermin

Sesuai dengan namanya, keunikan yang dimiliki Labuan Cermin yaitu airnya yang tampak jernih. Dengan air yang sangat jernih bak sebuah cermin, kamu dapat melihat pemandangan indah di dalam air hanya dari atas permukaan.

Gradasi dari kejernihan airnya juga dapat membuat seluruh biota laut dan apa saja yang ada dibalik airnya tampak dengan jelas. Ketika kamu berniat untuk melakukan aktivitas diving di tempat ini, pastikan kamu membawa peralatan diving sendiri. Jangan lupakan juga untuk membawa kamera agar kamu dapat mengabadikan keindahan alam bawah laut tempat ini.

Labuan cermin ini berlokasi di Desa labuan Kelambu, Biduk-Biduk. Untuk mencapai tempat ini, kamu harus menyusuri sungai yang ditumbuhi oleh rimbunnya hutan bakau. Adapun perjalanan yang kamu butuhkan dengan menggunakan kapal yaitu sekitar 3 jam .

2. Pulau Maratua

Di Pulau Maratua, kamu akan menemukan sebuah dermaga yang dikelilingi oleh beraneka jenis ikan yang berwarna-warni. Saat kamu menyelam di area ini, kekayaan dan keindahan biota laut akan terlihat dengan jelas.

Ada sekitar 21 spot menyelam di pulau ini, di antaranya yaitu Coral Garden, Sponge Reef, Tanjung Keramat, Fantasy Wall, Batu Selatan, Maratua Reef, dan masih banyak lagi. Namun sayang, tempat ini tidak menyediakan peralatan diving maupun snorkeling, sehingga kamu harus membawanya sendiri. Nah, dari ke-21 lokasi penyelaman yang ada di pulau ini, dibagi lagi menjadi beberapa titik favorit para diver, seperti:

  • Spot Mid Reef yang terletak tepat di depan Maratua Paradise Spot dan kerap kali menghadirkan treasure shark, salah satu hiu yang mungkin akan sulit dijumpai di tempat lain
  • Spot Turtle Traffic yang mana di spot ini kamu dapat menemukan puluhan penyu
  • Spot Fuselier Paradise, spot yang banyak disukai oleh schooling barracuda
  • Spot House Reef Maratua Resort yang menghadirkan berbagai jenis hewan, seperti crocodile fish, leaf fish, moray eel, pipe ghost fish, dan beberapa hewan makro yang lain
  • Spot Channel, spot dengan jumlah schooling barracuda yang cukup banyak

Di Pulau Maratua juga terdapat penginapan dan vila yang dibangun di atas air. Villa tersebut juga dibangun menghadap langsung ke arah laut. Jadi, jika kamu belum puas dan masih ingin terus menikmati keindahan pulau ini, kamu dapat bermalam di sana.

3. Danau Kakabandanau kakaban

Siapa yang ingin merasakan sensasi berenang di antara ubur-ubur? Buat kamu yang penasaran bagaimana rasanya berenang dengan ubur-ubur cantik, cobalah scuba diving di tempat ini. Danau Kakaban ini dihuni oleh sekumpulan ubur-ubur lucu hingga mencapai jumlah yang cukup banyak. Kamu tidak perlu takut, sebab ubur-ubur di danau ini terkenal jinak dan tidak berbahaya. Untuk keindahan alam bawah lautnya sendiri tak perlu kamu ragukan lagi. Siap-siap, mata kamu akan dibuat kagum oleh keindahannya.

Perlu kamu pahami, saat menyelam di Danau kakaban, kamu dilarang untuk menggunakan alat bantu fin. Sebab, dapat mengganggu kehidupan para ubur-ubur. Kamu juga harus berhati-hati agar tidak tergiring menjauhi daratan, karena arus danau cukup besar.

4. Pulau Kakaban

Hampir sama dengan Pulau Maratua, Pulau Kakaban juga kaya akan biota laut. Di pulau ini, kamu akan menemukan sebuah dermaga yang sering digunakan sebagai lokasi awal untuk diving atau snorkeling. Dari titik ini, diver akan langsung disambut oleh berbagai jenis ikan yang lucu dan berwarna-warni.

Untuk lokasi diving dan snorkeling sendiri berada di bagian depan atau lebih tepatnya berada di dekat dermaga, tempat di mana kapal-kapal bersandar. Aktivitas diving atau snorkeling biasanya akan dilakukan setelah mereka puas berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban. Pulau Kakaban menawarkan lima spot penyelaman, yaitu Barracuda Point, Cabbages Coral. Sea Wall, Blue Cave, dan West Point. Adapun spot favoritnya yaitu ada di Cabbages Coral dan Barracuda Point.

5. Pulau Derawan

Pulau yang masih termasuk ke dalam bagian Kepulauan Derawan ini, pada tahun 2005 kabarnya sudah dicalonkan menjadi satu di antara situs warisan dunia versi UNESCO. Ada dua spot menyelam di Pulau Derawan, yaitu Sniper dan dermaga Derawan Beach Cafe Hotel dan Derawan Dive Resort.

Saat mengunjungi Pulau Derawan, kamu dapat melakukan aktivitas diving sedalam lima meter. Ada banyak biota laut yang dapat kamu temukan pada kedalaman ini. Mulai dari lobster, kuda laut, cumi-cumi, gurita, belut pita, ikan pipa, nudibranchs, dan ikan skorpion. Sementara itu, jika kamu terus menyelam hingga mencapai kedalaman sepuluh meter, kamu akan menemukan Blue Trigger Wall, sebuah karang yang memiliki panjang hingga 18 meter. Di karang ini hidup ikan trigger dalam jumlah yang banyak.

6. Pulau Sangalaki

Bisa dibilang, Pulau Sangalaki ini merupakan surga yang tersembunyi di Indonesia. Pasalnya, wisata bahari yang ditawarkan pulau ini sungguh menakjubkan. Biota lautnya yang unik menjadi incaran para diver, baik lokal maupun asing. Di pulau ini, kamu dapat menemukan Ikan Pari Manta, salah satu jenis ikan langka sulit ditemukan di tempat lain. Ikan Pari Manta sendiri memiliki ukuran yang super besar, hingga mencapai lebar 7 meter. Saat berjumpa dengan ikan ini, kamu seolah sedang dijamu dengan sebuah tarian yang cantik.

Selain Ikan Pari manta, kamu juga akan menemukan penyu hijau yang cukup banyak. Jika kamu ingin berenang di antara penyu-penyu, berenanglah di perairan sekitar pulau. Namun, jika sulit menemukan, kamu dapat melihatnya langsung di penangkaran. Terumbu karang Pulau Sangalaki yang sangat cantik juga menambah pesona alam bawah lautnya. Di sana, ada beberapa spot menyelam yang cukup terkenal, yaitu:

  • Sandy Ridge
  • Manta Avenue
  • Eel Ridge
  • The Rockies
  • Manta Run
  • Lighthouse
  • Turtle Town
  • Channel Entrance
  • Coral Gardens
  • Sherwood Forest
  • Manta Parade

Waktu Terbaik ke Derawan

Agar kamu dapat memperoleh pengalaman yang maksimal, berikut kami berikan informasi kapan waktu terbaik untuk menuju ke Pulau Derawan. Menurut Memed, seorang Pemandu Lokal Derawan paradise, waktu terbaik ke Derawan yaitu pada bulan April-Juni. Kemudian, dilanjut pada bulan September dan Desember. Pada bulan-bulan ini, cuaca dan lautan di Pulau Derawan sedang bersahabat. Cuacanya cerah dan air lautnya pun tenang. Tentu kondisi ini sangat baik untuk menyelam karena para diver tak perlu khawatir perihal cuaca.

Saat memasuki bulan Juni-Agustus, cuaca sudah mulai tak menentu. Meski terkadang langitnya pun cerah dan lautnya teduh, tetap saja cuaca pada bulan ini sulit untuk diprediksi. Untuk itu, sebaiknya jangan mengunjunginya pada bulan ini karena bagaimanapun Derawan termasuk alam liar. Mulai memasuki bulan Oktober, cuaca sudah mulai tidak bersahabat. Bulan-bulan ini sudah sering turun hujan. Dengan kondisi cuaca seperti ini, tentu tidak disarankan untuk diving dan snorkeling.

Selain pada bulan-bulan di atas, sebaiknya kamu juga tidak mengunjungi pulau ini pada saat long weekends. Sebab, pada saat long weekend cenderung lebih padat dan liburan kamu menjadi kurang maksimal. Bagaimana? Apakah kamu sudah tidak sabar untuk pergi ke Pulau Derawan? Simak informasi berikut agar kamu tidak bingung harus mengambil rute yang mana untuk menuju Pulau Derawan.

Cara Menuju Pulau Derawan

Letak Pulau Derawan ini ada di Berau, Kalimantan Timur, tepatnya di Kecamatan Derawan. Pulau Derawan menjadi salah satu pulau di Kepulauan Derawan yang cukup terkenal, bersama dengan Pulau Maratua, Pulau Kakaban, dan Pulau Sangalaki. Pada dasarnya, perjalanan menuju ke pulau ini tidaklah sulit. Hanya saja, kamu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mengingat pulau ini terletak di Indonesia bagian timur dan tengah. Harga bahan bakar yang mahal di sana juga membuat sarana transportasi dipatok dengan harga yang tinggi. Cara menuju Pulau Derawan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui Kota Tarakan dan Kota Berau. Kedua kota ini bisa dibilang memiliki jarak yang cukup dekat dengan Kepulauan Derawan.

Buat kamu yang memiliki budget terbatas, disarankan untuk menggunakan rute Tarakan. Sebab, tiket pesawat menuju ke sana cenderung lebih murah. Namun, saat kamu memilih rute ini, sebaiknya gunakan penerbangan pertama pada pukul 5 pagi agar tidak perlu transit terlebih dahulu di Balikpapan. Dari Tarakan, kamu dapat menyewa speedboat untuk menuju ke Pulau Derawan. Agar lebih murah, sebaiknya kamu mengajak rombongan untuk menyewa speedboat dan tidak menambah rute ketika sudah setengah perjalanan. Perjalanan dari tarakan menuju Pulau Derawan ini membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Tapi jika kamu memiliki budget yang lebih, kamu dapat memilih rute dari Berau. Setiba di Berau, kamu akan melakukan perjalanan terlebih dahulu selama 2 jam menuju Tanjung Baru. Kemudian, dilanjut menuju Pulau Derawan dengan speedboat selama 45 menit. Wisata Pulau Derawan, khususnya wisata baharinya memang menawarkan keindahan yang luar biasa. Banyak spot-spot diving yang cantik dan juga ciamik yang dapat kamu kunjungi. Jika waktunya tepat, cuacanya cerah dan lautnya tenang, kamu dapat memperoleh pengalaman menyelam yang luar biasa. Apakah sudah tidak sabar untuk menikmati keindahan Pulau Derawan? Ingat, perhatikan waktu terbaik untuk memperoleh pengalaman yang maksimal. Jangan lupa untuk menyiapkan budget yang cukup karena transportasi di sana relatif mahal.

Baca juga: 10 Spot Menyelam Terbaik di Ambon

Blublub Indonesia