fbpx
Categories
Information

12 Lokasi Diving Terbaik di Kepulauan Banda Maluku

Tempat diving terbaik di dunia selain Raja Ampat adalah Kepulauan Banda. Spot-spot seperti Pulau Keraka, Syahrir, Pulau Hatta, Gunung Api wajib kamu kunjungi

Tahukah kamu Kepulauan Banda di Maluku menjadi tempat diving terbaik di dunia setelah Raja Ampat, Papua? Surga bagi penyelam mula maupun profesional.

Kepulauan yang berjarak 132 kilometer arah tenggara dari Ambon ini menyuguhkan keindahan tropis yang memukau. Laguna, Banda Naire, Gunung Api hingga Pulau Hatta merupakan spot diving yang menjadi buruan penyelam dunia.

Buat kamu yang punya rencana diving ke Kepulauan Banda, kami tim Blublub akan merangkum 12 spot diving terbaik yang bisa kamu kunjungi. Apa saja?

1. Batu Belanda

Kedalaman: 30 meter (Pemula/Profesional)

Batu Belanda merupakan daerah yang konon menjadi daerah pertama kali dikunjungi oleh Belanda di kawasan tersebut. Daerah perairan di tempat ini menyimpan kekayaan bahari yang mengagumkan.

Jika kamu menyelam, kamu bisa menyaksikan aneka jenis karang unik dan cantik, ikan kaisar, angelfish biru, snappers, black spotted morays, karang whip, napoleon wrasse, naga laut lembeh dan lainnya.

Di tempat ini ditemukan gua dengan ketinggian 13 meter. Cahaya matahari mampu masuk dan menerobos ke dalam gua untuk menciptakan pemandangan perairan yang lebih indah.

2. Pulau Lontar

Kedalaman: 30 meter (Pemula/Profesional)

Spot diving lainnya di Kepulauan Banda yang bisa kamu kunjungi adalah Pulau Lontar. Pulau ini merupakan bagian tepi dari kaldera cekung yang menyuguhkan pemandangan laut sangat indah.

Ribuan ikan yang berkelompok dapat kamu saksikan di sini. Aneka karang dan terumbu karang yang cantik membuat aktivitas menyelam kamu semakin berkesan. Jangan lupa abadikan warna-warni dasar lautan di Pulau Lontar saat kamu menyelam.

3. Pulau Run

pualu syahrir

Kedalaman: 30 meter (Profesional)

Pulau Run menjadi pulau terkecil di Kepulauan Banda. Luasnya hanya sekitar 3 kilometer. Termasuk pulau terpencil sehingga kondisi perairan di pulau ini masih sangat asri. Lokasi pulau ini dapat dijangkau sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota.

Pulau Run menawarkan pesona terumbu karang yang luar biasa dengan aneka jenis ikan yang sangat banyak. Namun, bagi para penyelam harus berhati-hati karena di perairan pulau ini arusnya bisa sangat kuat. Disarankan hanya bagi penyelam profesional.

Terdapat dinding karang yang landai dan bisa kamu selami hingga kedalaman 30 meter. Aneka ikan warna-warni tinggal di sini seperti sweetlips, school of snappers, fusilier, blue- spotted stingray dan lainnya.

4. Pulau Keraka

Kedalaman: 25 meter (Pemula)

Wisata diving di Indonesia yang selanjutnya adalah Pulau Keraka. Situs diving di Pulau Keraka memiliki dasar laut berpasir yang landai. Dinding berbatu dengan bongkahan karang. Suhu di sini mencapai 28 derajat celcius. Kondisi penyelaman di sini cukup nyaman. Nyaris tak ditemukan arus sehingga sangat cocok bagi perenang mula.

Di kedalaman 22 meter kamu dapat menyaksikan aneka ikan seperti ikan daun, ghost-pipefish dan lainnya. Selain itu ditemukan juga belut moray, belut taman hingga Napoleon wrasse. Jangan lupa abadikan momen di bawah lautmu saat bertemu makhluk-makhluk cantik tersebut.

5. Pulau Syahrir

 

Kedalaman: 50 meter (Profesional)

Pulau Syahrir disebut juga Pulau Pisang oleh masyarakat setempat. Konon karena bentuknya menyerupai pisang. Lokasinya sekitar 20 menit dari Banda Neira.

Terdapat arus laut yang sedang di perairan Pulau Syahrir. Bagi penyelam mula jelas perlu berhati-hati. Para penyelam umumnya menikmati keindahan aneka batu karang unik yang cukup banyak ditemukan. Selain itu ada juga anemon, whip, angelfish hingga terumbu karang cantik yang sedang berkembang biak.

Menyelam pada cuaca cerah sangat dianjurkan buat kamu saat mengunjungi spot ini agar bisa menyaksikan keindahan bawah laut yang berwarna-warni. Namun, walaupun kamu menyelam di saat langit mendung, keindahan bawah lautnya yang memesona masih tetap bisa dipotret dengan jelas.

6. Pulau Ai

Kedalaman: 10-50 meter (Pemula/Berpengalaman)

Pulau Ai termasuk pulau terpencil sehingga masih memiliki kondisi perairan yang cantik. Kawasan perairan di Pulau Ai memiliki beberapa tebing batu kapur yang indah.

Spot diving di pulau ini adalah spot terbaik buat kamu yang ingin bertemu dengan aneka hiu. Kamu bisa bertemu hiu martil, hiu ujung perak dan beberapa jenis lain bisa kamu jumpai saat menyelam.

Pemandangan bawah laut yang berwarna-warni semakin sempurna dengan aneka gua-gua indah yang bisa disaksikan para penyelam. Bagi penyelam pemula pastikan berhati-hati karena arus di kawasan perairan ini kadang-kadang sangat deras.

7. Pulau Hatta

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Pulau Hatta dapat ditempuh sekitar 25 kilometer dari pusat kota. Kawasan pulau ini menyuguhkan pemandangan laut yang unik dan indah. Ditemukan semacam lereng yang terbuat dari karang berwarna coklat dan lunak.

Di perairan ini juga kamu bisa menyaksikan pari elang, hiu ujung hitam Snappers, lele belang, penyu sisik, aneka terumbu karang,triggerfish, anemon, dan sebagainya.

Koral-koral yang cantik dan warna-warni bisa dilihat di perairan ini. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan kura-kura sisik, napoleon wrasse, dan dogtooth tuna. Di akhir penyelaman, kamu bisa mengapung lebih lama menyaksikan keindahan warna-warni lautan dengan terumbu karang yang sangat indah.

8. Karang Hatta

Kedalaman: 25 meter (Pemula/Berpengalaman)

Lokasi diving di sekitar Pulau Hatta ini cukup dekat dengan palung Banda yang memiliki kedalaman hingga 5.900 meter. Di perairan ini ditemukan arus selatan yang membawa ribuan ikan-ikan unik. Batu-batu karang miring memungkinkan kamu menyelam lebih mudah, tetapi kedalaman 25 meter adalah kedalaman ideal di mana kamu bisa menyaksikan pemandangan bawah laut yang indah.

Di perairan ini kamu bisa menemukan barakuda, tuna putih,hiu martil, hiu karang abu-abu, kura-kura dan aneka terumbu karang yang indah. Di kawasan ini beberapa terumbu karang sudah tampak rusak tetapi telah dilakukan upaya perbaikan terhadap ekosistem terumbu karang yang ada.

9. Gunung Api

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Buat kamu yang selama ini hanya tahu tempat diving di Jakarta, cobalah ke Kepulauan Banda dengan spot diving yang ekstrim dan bersejarah. Salah satunya adalah spot Gunung Api ini.

Gunung berapi yang meletus pada tahun 1988 di kawasan perairan Banda telah memunculkan fenomena menakjubkan di kawasan perairan setempat. Terbentuk jalur lava di dasar laut sepanjang 200 meter yang menghasilkan aneka karang dan habitat laut menakjubkan.

Saat kamu menyelam, ada banyak jenis karang unik yang akan terlihat. Beberapa jenis karang padat seperti karang meja besar, karang sikat botol, karang jari berkutil, karang daun kubis dan karang Acropora.

Saat menyelam di kedalaman lebih dari 35 meter, kamu mungkin akan menemukan ikan batfish, napoleon wrasse ukuran besar, mobula rays, tuna, dan masih banyak lagi.

10. Batu Udang

Kedalaman: 55 meter (Pemula/Berpengalaman)

Batu Udang terletak di sebelah selatan Pulau Ai. Pengalaman menyelam dengan menyaksikan lereng karam curam hingga kedalaman 55 meter bisa kamu temukan di sini.

Saat menyelam kamu akan dikelilingi triggerfish gigi hitam dan merah yang cukup banyak di sekelilingmu. Ikan-ikan lain seperti hiu karang ujung putih, kakap hitam dan putih, maori wrasse dan lainnya juga bisa kamu saksikan di perairan ini.

Pada akhir penyelaman kamu bisa melayang di sepanjang kawasan dengan pemandangan terumbu karang yang indah, di atas batuan kapur yang ditutupi karang-karang cantik. Penasaran ingin menyelam di spot diving indah ini?

11. Batu Kapal

Kedalaman: 50 meter (Berpengalaman)

Batu Kapal menjadi salah satu spot diving yang menarik untuk dikunjungi di Kepulauan Banda. Jika selama ini kamu banyak tahu tentang tempat diving di Jawa Timur, saatnya kini kamu juga menjelajah ke Kepulauan Banda.

 

Spot diving Batu Kapal dikenal sebagai daerah dengan kondisi arus yang kuat. Cocok untuk penyelam profesional. Pada bulan November kamu mungkin hanya bisa menyelam hingga 30 meter, tetapi di bulan Februari hingga Mei kamu bisa menyelam lebih dari 40 meter.

Saat menyelam, kamu bisa menyaksikan gorgonia oranye yang menutupi lembah-lembah karang yang cantik.Kehidupan penuh warna benar-benar bisa kamu saksikan di bagian dasar perairan Batu Kapal.

12. Pohon Miring

Kedalaman: 30 meter (Berpengalaman)

Pohon miring termasuk spot diving dengan kondisi arus yang kuat karena menjadi pertemuan antara arus utara dan selatan. Tak heran jika di tempat ini disukai banyak ikan-ikan.

Menyelam di spot ini akan mempertemukan kamu dengan karang-karang yang cantik. Aneka ikan seperti Tuna,Napoleon wrasse, dan Bumphead parrotfish. Selain itu, ada juga ghost-pipefish dan scorpionfish ditemukan di sini.

Bagaimana menurut kamu spot-spot diving keren yang ada di Kepulauan Banda tersebut? Sangat keren dan membanggakan Indonesia bukan? Jangan puas hanya diving di Pulau Jawa, cobalah bergerak ke daerah Timur seperti Kepulauan Banda.

Tempat diving terbaik di dunia ada di Indonesia. Setelah Raja Ampat, saatnya kamu menjelajah di Kepulauan Banda Maluku. Puluhan spot diving cantik dan memesona siap menanti kamu. Siapkan energi yang cukup untuk menjelajah. Minimal kedua belas spot yang sudah diuraikan di atas. Selamat menjelajah.

Categories
Information

12 Alasan Menyelam di Sipadan

Pulau Sipadan menyimpan sejuta pesona untuk para penyelam, berikut 12 titik lokasi menarik yang bisa kamu jadikan alasan untuk menyelam di Sipadan

Apakah kamu setuju jika ada yang mengatakan bahwa penyelam pasti mendambakan momen untuk bercengkrama dengan berbagai makhluk laut yang unik? Jika iya, menyelam di Sepadan adalah jawabannya.

Bagaimana tidak? Di tempat ini, kamu memiliki kesempatan untuk merasakan petualangan bawah laut yang luar biasa indahnya. Tidak hanya ikan, kamu bisa menjumpai penyu, kuda laut kerdil, pari manta, dan spesies karang.

Selain itu, kamu juga akan disuguhkan dengan taman karang berwarna-warni ketika diving di Sipadan. Tak heran jika banyak fotografer bawah laut yang rela datang ke tempat ini untuk mengabadikan keindahannya.

Jika alasan di atas masih belum cukup meyakinkan kamu untuk melakukan petualangan menyelam di Sipadan, tidak perlu khawatir. Di artikel ini, Blublub akan menyajikan berbagai hal yang bisa membuat kamu tertarik untuk datang ke pulau seluas 50 hektar ini. Simak ulasannya!

Alasan Menyelam di Pulau Sipadan

Pulau Sipadan merupakan pulau dengan keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Ini juga yang membawa UNESCO menetapkannya sebagai salah satu situs cagar budaya yang harus dilindungi.

Kekayaan ini bisa dilihat dengan adanya bukit purba setinggi 600 mdpl, ratusan spesies terumbu karang di laut, dan juga berbagai jenis ikan yang mencapai 3000 spesies.

Selain itu, ada 12 titik lokasi keren yang bisa menjadi alasan kamu datang ke tempat ini. Berikut ulasan yang telah kami rangkum khusus untuk kamu!

1.     Barracuda Points

Seperti namanya, titik lokasi ini merupakan surga bagi gerombolan besar ikan barakuda yang berenang dengan cepat. Tak heran jika banyak yang menyebutkan bahwa titik lokasi ini menjadi alasan Menyelam di Sipadan.

Selain gerombolan ikan barakuda yang berenang menyerupai tornado, kamu juga bisa bertemu dengan spesies ikan unik lainnya. Ikan bumphead, ikan cemara, eagle eye, hingga hiu moncong hitam bisa kamu lihat langsung di sini.

2.     Coral Gardens

coral garden

Bagi kamu yang mendalami profesi fotografer bawah air, kamu wajib datang ke titik lokasi ini. Di sini, kamu akan dikejutkan dengan hamparan terumbu karang yang sangat beragam.

Kehidupan bawah laut semakin menakjubkan dengan kehadiran spesies lain, seperti hiu macan tutul, kura-kura hijau, penyu hijau, udang belalang, dan masih banyak yang lainnya.

3.     Drop Off

Titik lokasi yang umum dikenal dengan sebutan Sipadan Jetty ini menyimpan banyak sekali kejutan untuk para penyelam. Di sini kamu memiliki kesempatan untuk bertemu dengan beberapa spesies hiu, seperti hiu tutul dan hiu putih.

Selain bertemu hiu, di titik lokasi yang terletak di utara Pulau Sipadan ini kamu bisa berenang bersama gerombolan ikan barakuda, ikan tenggiri, dan juga batfish. Menyenangkan, bukan?

4.     Hanging Garden

Di titik lokasi ini kamu akan disuguhkan pemandangan taman karang yang berisi karang lunak dan karang keras yang indah. Taman ini bisa kamu jumpai di kedalaman 1 m hingga 65 m.

Tak hanya karang, di titik lokasi ini kamu bisa menyelam bersama ikan dari berbagai spesies. Diantaranya adalah parrotfish bumphead, batfish, moorish idol, dan juga ikan kerapu. Kamu juga bisa melihat indahnya simbiosis antara ikan badut dan anemon laut.

5.     Lobster Lair

Jika kamu senang melakukan penyelaman di laut dangkal, titik lokasi ini bisa menjadi alternatif yang cocok. Walaupun di laut dangkal, kamu masih bisa menemui beberapa spesies keren, seperti ikan pipefish, ikan daun, ikan kodok, dan lainnya.

6.     Midriff

Di titik lokasi ini mata kamu akan dimanjakan dengan panorama karang yang berwarna-warni. Pemandangan menakjubkan ini bisa kamu temui di sebelah timur Pulau Sipadan dengan kedalaman antara 15-20 m.

7.     South Point

Ikan hiu langka menjadi daya tarik utama dari titik lokasi yang satu ini. Di sini kamu bisa memilih melihat hiu dari perairan dangkal atau menjumpai spesies hiu lainnya di laut yang lebih dalam.

Jika kamu menyelam di perairan dangkal, kamu akan menjumpai spesies hiu putih yang sangat menarik. Dan jika kamu menyelam ke kedalamanan kurang lebih 40 m, kamu akan menemui spesies hiu perontak dan hiu martil yang berenang bebas.

8.     Staghorn Crest

Terumbu karang berkerudung dengan ukuran besar adalah hal yang paling ikonik di titik lokasi ini. Di samping itu, masih ada banyak karang hitam yang tak kalah bagusnya untuk diabadikan.

Ditambah lagi dengan keberadaan biota laut lainnya yang hidup di titik lokasi ini. Misalnya udang, angelfish, ikan kerapu, dan gobies. Jika beruntung, kamu juga bisa berjumpa dengan ikan pari manta disini.

9.     Turtle Patch

Bagi kamu penyuka penyu, titik lokasi ini bisa menjadi salah satu rekomendasi terbaik yang layak untuk dikunjungi. Banyak spesies penyu yang akan menyapa dan mengajakmu berenang di titik lokasi ini.

Selain penyu, masih ada spesies lain yang tak kalah kerennya. Diantaranya adalah lionfish, ikan daun, sweetlips, dan ikan puffer.

10.  Turtle Tomb

Titik lokasi ini juga sering disebut sebagai Turtle Cavern dan terkenal sebagai tempat menyelam yang paling mistis. Hal ini didukung dengan adanya gua luas yang terletak di kedalaman 20 m.

Suasana mistis makin didukung juga dengan banyaknya kerangka penyu mati di tempat ini. Walaupun demikian, masih banyak penyu hidup yang berenang di sekitar gua dengan riang.

11.  West Ridge

Jika kamu penasaran dengan indahnya karang hitam, datanglah ke titik lokasi ini. Karang ini menjadi rumah untuk berbagai spesies ikan, seperti kerapu karang, kakap ekor kuning, surgeonfish, dan juga sweet lips.

Di momen tertentu, kamu juga bisa berjumpa dengan napoleon wrasse, kura-kura hijau, hingga penyu hawksbill. Tentu tak ada seorang pun yang sanggup menolak keindahan titik lokasi yang berada di ujung utara Pulau Sipadan ini.

12.  White-Tip Avenue

Untuk kamu yang ingin bertemu spesies langka dan aneh, cobalah untuk mampir ke titik lokasi yang satu ini. Di titik lokasi ini kamu bisa berenang bersama segerombolan ikan barakuda dan segerombolan jack fish.

Selain ini kamu juga bisa melihat beberapa jenis penyu, seperti penyu hijau dan penyu sisik. Beberapa spesies hiu juga ada di sini, seperti hiu karang abu-abu, hiu karang putih, dan hiu moncong hitam.

Akses Mudah Menuju Pulau Sipadan

sipadan

Alasan lain yang menjadikan Pulau Sipadan banyak diminati adalah kemudahan akses menuju tempat menyelam terbaik di dunia ini. Sebagai acuan, berikut rute yang bisa kamu tempuh untuk sampai ke Pulau Sipadan dengan jalur udara, laut, dan darat:

  • Dari Jakarta, kamu bisa terbang Bandara Kuala Lumpur melalui jalur udara dengan pesawat Malaysia Airlines atau AirAsia. Alternatif lainnya kamu bisa terbang ke Bandara Kota Kinabalu menggunakan Pesawat AirAsia dengan rute terbatas 3x per pekan.
  • Dari Bandara Kuala Lumpur atau Bandara Kota Kinabalu kamu bisa melanjutkan perjalan jalur udara menuju Bandara Tawau.
  • Dari Bandara Tawau, kamu bisa menggunakan jalur darat dengan mobil, taxi, atau bus menuju Dermaga Semporna. Di jalur ini kamu akan menempuh kurang lebih 1 hingga 1,5 jam perjalanan.
  • Dari Dermaga Semporna, perjalanan dilanjutkan melalui jalur laut menggunakan speed boat. Di jalur ini kira-kira akan memakan waktu antara 45 menit hingga 1 jam perjalanan.
  • Setelah menaiki speed boat tersebut, kini kamu sudah sampai di Pulau Sipadan untuk menikmati jernihnya laut dan indahnya bukit purba.

Rute di atas hanya berfungsi sebagai referensi dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan transportasi di Indonesia dan Malaysia.

Fasilitas Penginapan di Pulau Sipadan

Untuk mempertahankan kelestariannya, di Pulau Sipadan tidak ada bangunan yang difungsikan untuk penginapan komersial. Sebagai gantinya, kamu bisa menginap di pulau terdekat yang tak kalah indahnya. Kamu bisa memilih antara Pulau Mabul, Pulau Semporna, atau Pulau Kapalai.

Kamu bisa memilih penginapan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran dana yang telah kamu siapkan. Di pulau tersebut telah tersedia penginapan mulai dari kelas budget hingga kelas premium. Selain penginapannya yang bermacam-macam, makannya juga bervariasi dan enak.

Jika kamu menginginkan opsi yang paling bervariasi, kami sarankan kamu untuk datang ke Pulau Mabul. Untuk membantu kamu menemukan tempat istirahat yang nyaman, berikut tersaji tabel rekomendasi penginapan yang bisa kamu coba:

Nama Penginapan Harga Khusus Penginapan Harga Paket Penginapan dan Penyelaman
Borneo Divers Mabul Resort $601 $751
Bungalow Mabul $935 $2168
Reef Dive Resort $792 $1214
Seaventures Dive Rig $505 $2250
Sipadan Kapalai Dive resort $926 $1157
Sipadan Mabul Resort $651 $1127
Sipadan Resort Village $1135 $1800

Harga yang tertera di atas merupakan tarif untuk 5 hari 4 malam pada 1 kamar. Harga tersebut hanya berfungsi sebagai referensi dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola penginapan komersial yang bersangkutan.

Tips Berkunjung ke Pulau Sipadan

Bagi kamu yang baru pertama kali pergi ke Pulau Sipadan, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu gunakan ketika berkunjung ke Pulau Sipadan, diantaranya:

  • Pulau Sipadan membatasi kuota penyelam, yaitu tidak lebih dari 120 penyelam setiap harinya, jadi lakukan pemesanan lebih awal
  • Jika tidak mendapatkan kuota menyelam di Pulau Sipadan, kamu bisa mencari alternatif lain di Pulau Semporna
  • Kamu harus memiliki lisensi advanced atau setidaknya telah membukukan lebih dari 20x penyelaman
  • Waktu terbaik untuk menyelam di tempat ini adalah ketika musim panas, yaitu umumnya jatuh pada bulan Maret hingga Oktober
  • Di beberapa tempat kamu bisa membayar sesuatu menggunakan kartu kredit, tapi sebaiknya kamu tetap membawa uang tunai karena ATM terdekat terdapat di Pulau Semporna
  • Tetap ikuti instruksi pemandu karena beberapa spesies mungkin terlihat cukup berbahaya
  • Jangan merusak terumbu karang atau biota laut lainnya secara sengaja

Pulau Sipadan merupakan destinasi yang sangat kami sarankan untuk kamu kunjungi. Ada banyak keunikan yang tidak bisa kamu temukan ketika menyelam di tempat yang lain.

Setidaknya ada 12 titik lokasi yang menjadi daya tarik utama dari tempat ini, yaitu Barracuda Points, Coral Gardens, Drop Off, Hanging Garden, Lobster Lair, Midriff, South Point, Staghorn Crest, Turtle Patch, Turtle Tomb, West Ridge, dan White-Tip Avenue.

Jadi, apakah kamu masih ragu untuk berkunjung dan menyelam di Sipadan?

Categories
Information

10 Tips Menyelam Untuk Pemula

Bagi pemula, menyelam dapat terdengar menyeramkan. Untuk itu penting sekali mengikuti sederet cara dan juga tips diving pemula yang diberikan. Selain demi kelancaran selama menyelam. Juga agar tetap aman saat berada di bawah air.

Dibandingkan dengan beberapa olahraga lain, menyelam adalah salah satu yang termasuk ekstrim. Hal ini berarti tingkat kesulitan sampai bahaya dari olahraga selam cukup tinggi. Untuk itu sebelum melakukan kegiatan selam wajib lebih dulu ikut kursus. Sekaligus juga mendapatkan lisensi selam dari institusi resmi.

Nah bila sudah mantap untuk mulai mendalami hobi olahraga selam, berikut merupakan cara serta tips yang bisa diikuti.

10 Tips Menyelam Pemula

Sejarah menyelam di Indonesia cukup panjang. Sebagai negara kelautan, Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata bahari. Keindahan dasar laut Indonesia pun mampu menarik hati para wisatawan dari seluruh dunia.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa harus mencoba menyelam. Keindahan bawah laut, dengan terumbu karang dan ikan cantik berkejaran tentu tidak bisa dilewatkan.

Untuk kamu yang baru pertama kali menyelam, juga tidak perlu khawatir. Ada berbagai cara mudah dan tips menyelam pemula yang dapat dilakukan.

Tenang, Yakin, dan Niat

Mengapa ketiga hal ini penting? Baik itu saat kamu menyelam untuk tujuan rekreasi dan wisata, hobi, atau bahkan misalnya untuk eksplorasi sekalipun. Merasa tenang, yakin, dan niat merupakan tips pertama.

Tidak perlu terburu-buru ketika hendak menyelam. Agar semua proses berjalan dengan terkendali, keyakinan dan ketenangan menjadi sangat penting. Jangan lupakan niat untuk menjadi seorang diver dan dapat menikmati keindahan di bawah laut nantinya.

Perasaan takut, ragu, bahkan berjuta kekhawatiran memang wajar muncul saat pertama kali menyelam. Untuk itulah disarankan bagi penyelam pemula untuk selalu merasa tenang dan yakin. Yakinkan diri semua akan berlangsung baik-baik saja. Asal semua proses berjalan sebagaimana seharusnya.

Ketenangan juga penting. Bukan hanya saat masih berada di daratan. Terutama nanti ketika sudah berada di bawah laut.

Bila perlu, sebelum memutuskan untuk menyelam pertama kali, melakukan meditasi atau latihan untuk menenangkan diri lebih dulu. Agar tidak panik atau takut saat sudah menyelam ke dalam samudera.

Siapkan Peralatan Menyelam

equipment

Seperti olahraga lain, menyelam membutuhkan sederet peralatan. Agar diving berlangsung lancar, pastikan peralatan selam sudah siap lebih dulu. Bila hendak melakukan scuba diving, berikut ini beberapa peralatan dasar yang harus disiapkan:

Wet/drysuit merupakan baju selam khusus. Penggunaan wet atau drysuit ditentukan akan menyelam di air hangat atau dingin.

Masker digunakan agar memudahkan melihat saat di dalam air.

Fin, kaki katak untuk membantu bergerak dalam air.

BCD berupa rompi untuk menempelkan tank udara ke tubuh.

Weight Belt, pemberat dengan bentuk sabuk dan besi untuk memastikan kita tenggelam hingga kedalaman yang ditentukan.

Tabung atau tank sebagai penyimpanan udara.

Regulator yang berupa selang untuk menyalurkan udara dari tabung ke mulut.

Octopus, yang akan digigit oleh penyelam berguna untuk menyambung dari regulator ke mulut.

Deep Gauges merupakan alat mengukur kedalaman.

Pressure Gauges untuk mengukur tekanan dan juga menunjukan kapasitas udara di dalam tabung.

Peralatan tersebut di atas merupakan perlengkapan utama untuk scuba diving. Pada beberapa kondisi menyelam, akan dibutuhkan juga peralatan tambahan.

Beberapa peralatan bantu tambahan yang juga diperlukan saat diving antaranya:

Dive Comp yang merupakan alat untuk mengatur waktu menyelam, kedalaman, sampai suhu untuk menghindari bahaya.

Pisau khusus selam untuk memotong saat di dalam air.

Senter yang bisa digunakan saat menyelam di kedalaman air yang kiranya akan gelap. Maupun saat menyelam di malam hari.

Sarung tangan untuk melindungi tangan.

Hook sebagai penutup dan pelindung wajah dari serangan hewan laut.

Sempritan merupakan salah satu alat komunikasi saat di bawah air.

Peralatan yang lengkap sudah pasti akan memastikan menyelam juga lancar. Terutama peralatan menyelam adalah perlengkapan utama dan penting dalam prosedur.

Pahami SOP

Mempelajari dan memahami prosedur saat menyelam sangatlah penting. Untuk pemula yang baru pertama kali menyelam, mengetahui cara kerja dan bagaimana menggunakan alat selam sangatlah penting. Selain itu juga bagaimana prosedur menyelam yang seharusnya.

Seperti bagaimana harus menggunakan teman atau buddy ketika menyelam. Terutama buddy yang sudah memiliki sertifikasi menyelam untuk membawa orang lain.

SOP menyelam akan termasuk pula dengan berbagai keadaan yang mungkin terjadi saat di bawah air. Serta bagaimana cara mengatasi serta melewati keadaan tersebut.

Ikuti Petunjuk Instruktur

instruktur

 

Melakukan diving, selain didampingi buddy juga akan membutuhkan dive master. Dive master sebagai instruktur akan memberikan arahan, petunjuk sampai tips diving menyelam pemula yang sebaiknya diikuti.

Sebelum diver masuk ke dalam air, instruktur akan memberikan petunjuk lebih dulu. Ikuti sebaik-baiknya petunjuk yang diberikan. Demi kenyamanan dan keamanan menyelam bagi diri sendiri dan orang lain.

Kenali dan Hafalkan Isyarat Tangan

Saat berada di bawah air, komunikasi antara diver dengan buddy serta instruktur atau pemandu akan melalui isyarat tangan. Untuk itu wajib sekali mengenali bahkan menghafalkan apa saja isyarat penting yang dibuat dengan tangan.

Isyarat tangan dengan jempol ke arah atas, salah satunya, menandakan bahwa ingin naik ke permukaan. Sebaliknya bila jempol ke bawah berarti menyelam ke arah lebih dalam.

Untuk tanda bahaya, isyarat tangan yang dibuat seperti menggoyangkan telapak tangan layaknya gelombang berarti ada masalah. Sedangkan bila telapak tangan membentuk garis horizontal di leher artinya oksigen sudah habis.

Lakukan Entry Sesuai Prosedur

Banyak penyelam pemula yang merasa gugup ketika harus masuk ke dalam air pertama kali. Mereka lantas tidak mengikuti bagaimana prosedur entry yang seharusnya.

Prosedur entry ketika scuba diving terbagi menjadi dua cara:

Masuk ke dalam air dengan cara melompat dan sudah mengenakan gear scuba diving

Melompat ke dalam air lebih dulu, baru menggunakan scuba diving ketika sudah berada di dalam air

Bagi pemula, dari kedua procedure entry di atas yang disarankan menggunakan cara kedua. Kenakan wet atau drysuit lebih dulu. Baru kemudian melompat ke air dan pasang peralatan scuba diving.

Lakukan Equalising

Tekanan menjadi permasalahan lain bagi penyelam pemula. Diver pemula sering mengalami sakit bahkan rasa tidak nyaman di telinga dan tenggorokan karena perubahan tekanan. Untuk mengatasi hal ini harus melakukan equalising.

Equalising merupakan cara untuk menyesuaikan tekanan di luar tubuh dengan telinga. Jadi kuping tidak akan terasa sakit karena perbedaan tekanan yang terjadi.

Untuk melakukan equalising bisa dengan menekan hidung kemudian mendorong udara keluar melalui lubang hidung. Cara lain yang kerap dilakukan diver profesional dengan menelan ludah.

Ekualising tidak hanya dilakukan ketika sudah merasa sakit atau tekanan di telinga. Sebaliknya, lakukan equalising sesering mungkin agar tubuh cepat menyesuaikan perubahan tekanan. Idealnya, equalising dilakukan setiap turun 1 meter di kedalaman air.

Tak Perlu Menahan Nafas

Khusus untuk menyelam scuba diving, tips menyelam pemula yang bisa diberikan ialah jangan menahan nafas.

Tentu saja berbeda dengan menyelam freediving yang justru membutuhkan latihan tersendiri untuk menahan nafas saat berada di bawah air.

Penyelam scuba diving pemula sering kali tanpa sadar menahan nafas kemudian menghembuskan keluar lewat mulut. Bila hal ini dilakukan, resiko kecelakaan paru-paru akan semakin besar.

Selama di dalam air sebaiknya bernafas secara normal. Tenangkan diri, jangan panik dan santai. Hirup udara melalui mulut dengan dalam-dalam. Lalu keluarkan dari mulut juga.

Banyaknya udara yang masuk dan keluar dari proses ini haruslah sama. Sehingga tidak perlu menahan nafas selama di dalam air.

Selain itu, masuknya udara di dalam tubuh juga akan meringankan massa. Tubuh menjadi lebih ringan dan lebih mudah terdorong ke arah permukaan.

Tidak Terlalu Jauh Dari Buddy atau Pemandu

Menyelam tidak seharusnya dilakukan sendirian. Salah satu prosedur penting saat menyelam ialah dengan menggunakan buddy. Terutama untuk pemula. Sebaiknya menyelam bersama rombongan, dengan pemandu dan instruktur.

Tips diving pemula yang paling penting ialah tidak berada terlalu jauh dari rombongan.

Pastikan jarak masih cukup dekat dengan pemandu, instruktur, maupun buddy yang menyelam bersama. Paling tidak masih berada dalam pandangan.

Ketika pertama kali menyelam memang mudah sekali terdistraksi dengan indahnya pemandangan.

Kecantikan bawah laut membuat mudah sekali membuat kamu mengedarkan pandangan. Bahkan mungkin ingin mengeksplorasi lebih dalam.

Meski begitu, pastikan untuk tidak berenang terlalu jauh, maupun lebih lambat atau cepat dari buddy. Kemungkinan terjadi masalah dan kecelakaan saat di bawah laut sangat besar. Untuk itu demi keamanan, pastikan tidak berada jauh dari rombongan.

Bila terpisah dari buddy atau pemandu juga akan sangat bahaya. Kemungkinan tersesat, terbawa arus, bahkan kehabisan oksigen akan sangat besar.

Meski sudah membawa sempritan, misalnya, tetap pastikan untuk berada di jarak pandang dengan diver lainnya.

Lulus Uji Sertifikasi

Menyelam memang tidak bisa dilakukan sembarang orang. Untuk pemula sekalipun, walau akan membawa pemandu dan instruktur saat menyelam, tetap harus lebih dulu lulus uji sertifikasi.

Sertifikasi menyelam didapatkan melalui kursus selam. Ada berbagai jenis lisensi selam dengan jenjang berbeda. Masing-masing dari institusi berbeda. Ada lisensi dari PADI, SSI, CMAS, dan lainnya.

Lulus uji sertifikasi merupakan cara utama sekaligus tips diving pemula yang paling penting dilakukan.

Sertifikasi menjadi penanda bahwa penyelam sudah mengetahui dan memiliki kemampuan untuk menyelam. Sekaligus juga sebagai identitas penyelam tersebut.

Tanpa lisensi dan lulus uji sertifikasi, sebaiknya tidak mencoba menyelam. Resiko bahaya akan sangat besar ketika menyelam tanpa memiliki kemampuan dan latihan sebelumnya.

Untuk pemula, menyelam menjadi kegiatan yang menantang. Siapa yang tidak akan tergoda untuk menikmati indahnya pemandangan di bawah laut? Kecantikan terumbu karang dengan ikan berwarna-warni. Serta berbagai biota laut lain yang ada di dasar samudera.

Menikmati keindahan bawah laut memang menjadi sejarah menyelam itu sendiri. Walau bisa dilakukan oleh pemula, menyelam tidak boleh sembarangan.

Selain harus mengikuti sederet cara dan prosedur, tips diving pemula bisa menjadi pegangan tersendiri. Para penyelam wajib pula untuk memiliki lisensi dan lulus uji sertifikasi selam lebih dulu.

Bahkan untuk pemula sekalipun akan ada lisensi tersendiri. Memastikan semua prosedur dan tips menyelam pemula di atas terpenuhi akan memastikan keamanan. Serta tentunya kenyamanan untuk penyelam sendiri.

Nah, sudah siap untuk menikmati keindahan wisata bahari Indonesia dengan menyelam?

Baca juga : Waspadai Penyakit pada Telinga saat Berenang dan Menyelam

Categories
Information

Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Menyelam Di Kepulauan Seribu

Aktivitas bawah laut seperti diving memang hal yang menyenangkan bahkan seru untuk dilakukan. Namun ada hal yang perlu dicatat oleh seorang penyelam agar tidak merusak biota laut yang hidup di dalamnya. Seperti larangan menyelam di kepulauan seribu ini patut kamu ingat jika ingin menjelajahi laut utara Jakarta.

Kepulauan seribu merupakan salah satu destinasi terbaik untuk para pecinta dunia bawah laut. Pemandangan ikan yang berenang serta lambaian terumbu karang yang ada di kedalaman ini tentu bisa memikat siapa saja yang melihatnya.

Supaya kegiatan menyelam kamu di tempat ini aman dan tidak melanggar aturan, kami sudah merangkum hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan selama menjelajahi lautan ini. Berikut ulasan lengkapnya.

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Menyelam Di Kepulauan Seribu

Menembak Ikan Dan Menggunakan Pukat Harimau

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para penyelam di tempat ini adalah suka menembak ikan. Menembak ikan adalah tindakan yang sangat tidak baik dan bertanggung jawab yang dilakukan oleh seorang penyelam. Belum lagi ada juga penyelam yang sengaja menggunakan pukat harimau untuk menangkap ikan.

Pukat harimau sudah dilarang sejak dulu untuk digunakan karena sangat berbahaya bagi ekosistem laut, seperti:

Ikan-ikan Menjadi Langka

ikan

Pukat harimau diletakkan di dasar laut dan menggunakan jaring yang lubangnya sangat kecil. Jaring ini bisa menjebak ikan-ikan yang masih kecil padahal mereka masih belum layak konsumsi. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus tentu bisa menyebabkan kelangkaan ikan.

Terumbu Karang Rusak

Karena diletakkan di dasar laut, tentu saja pukat harimau secara tidak sengaja ikut menjaring dan mengangkat terumbu karang ke permukaan air. Jika banyak terumbu karang yang terjaring, binatang-binatang laut akan kehilangan rumah mereka.

Air Laut Menjadi Keruh

Saat mengangkat pukat harimau ke permukaan, hal ini bisa mengakibatkan benda-benda di dasar laut bergerak dan menyebabkan air keruh. Hal ini bisa mengganggu binatang-binatang laut yang ada di sekitarnya.

Merusak Terumbu Karang

reef

 

Selain menembak ikan, para penyelam yang tidak bertanggung jawab juga suka banget yang namanya merusak terumbu karang. Hal ini tentu saja bisa merusak ekosistem di laut mengingat terumbu karang adalah habitat atau rumah yang nyaman bagi para binatang laut.

Saat ini pemerintah dan juga para pecinta biota laut lagi gencar-gencarnya melakukan kampanye pelestarian lingkungan bawah laut. Selain itu, mereka juga gencar melakukan konservasi untuk memperbaiki ekosistem laut yang sudah rusak. Masa penyelam yang tidak bertanggung jawab ini dibiarkan begitu saja?

Adapun beberapa hal yang dilakukan oleh para penyelam yang bisa merusak terumbu karang adalah:

Menginjak Terumbu Karang

Jika kamu seorang penyelam pemula, kemungkinan besar kemampuan kamu untuk mempertahankan daya apung supaya tetap netral belum terasah sempurna. Dalam keadaan panik, kamu bisa jadi secara tidak sengaja mendarat dan menginjakkan kaki di terumbu karang.

Meskipun dilakukan secara tidak sengaja, hal ini sama sekali tidak boleh dilakukan karena kamu bisa merusak dan membuat mati terumbu karang.

“Memetik” Dan Mengambil Terumbu Karang Sebagai Souvenir

Waduh, jangan sampai kamu melakukan hal ini ya teman-teman! Terumbu karang yang sehat memang memancarkan kecantikan dan daya tarik yang tinggi. Tapi tidak berarti kamu boleh memetik dan membawanya pulang sebagai souvenir ya.

Perlu kamu ketahui, terumbu karang yang sehat memerlukan rumah yang baik dan air laut yang bersih. Jika kamu sudah terlanjur jatuh cinta dan ingin mengoleksi terumbu karang, mendingan kamu beli saja di toko-toko souvenir. Desainnya tidak kalah menarik kok sama apa yang kamu lihat di laut!

Memegang Dan Mengubah Posisi Terumbu Karang

Terumbu karang adalah biota laut yang sangat rapuh dan mudah rusak jika disentuh dengan kekuatan yang cukup besar. Secantik apapun terumbu karang yang kamu lihat, jangan sampai kamu memegangnya apalagi sampai membuatnya patah.

Selain itu, melihat ikan warna warni yang cantik yang bersembunyi di balik terumbu karang mungkin membuat kamu penasaran. Sehingga kamu memindahkan posisi terumbu karang yang ada.

Kamu harus tahu tindakan ini punya resiko merusak terumbu karang yang kamu pegang dan yang ada disekitarnya.

Memegang Binatang Laut

Tidak hanya di tempat ini saja larangan untuk memegang binatang laut diberlakukan. Hampir semua spot diving melarang para penyelam di tempat mereka melakukan hal ini.

Ada dua alasan mengapa memegang binatang laut di larang:

Demi Keselamatan Si Penyelam Sendiri

Secara umum, binatang laut jauh lebih kalem dan tidak agresif seperti hewan di perairan yang tenang yaitu sungai dan danau. Namun memegang binatang laut yang cukup asing dengan kamu tentu bisa membawa dampak yang berbahaya bagi keselamatan kamu.

Terlebih lagi jika kamu adalah seorang penyelam pemula, kamu mungkin belum tahu dan familiar dengan binatang-binatang laut. Jangan sampai kamu digigit apalagi keracunan akibat memegang mereka.

Agar Tidak Mengganggu Binatang Laut

Sifat dasar binatang apapun baik darat maupun laut adalah suka hidup dan bergerak bebas. Ikan dan binatang laut lainnya tentu akan terganggu banget kalau kamu kejar dan ingin kamu pegang.

Saat menjelajahi dunia bawah laut, biasakan untuk tidak mengganggu binatang-binatang laut yang habitatnya memang di dalam air.

Jadi supaya kegiatan menyelam kamu aman dan tetap menyenangkan, tahan diri kamu untuk memegang para hewan laut, ya! Cukup nikmati saja dengan mata kamu dan syukuri betapa indah ciptaan Tuhan yang hidup di Laut.

Hal lain yang harus kamu pastikan sebelum terjun ke dalam air adalah apakah kamu diizinkan untuk memberi makan binatang-binatang yang hidup di lautan Kepulauan Seribu. Jangan sampai niat baik kamu ini malah membuat kamu kena denda apalagi kehilangan izin menyelam karena kecerobohan kamu, ya!

Menyelam Tanpa Ijin

Jika kamu ingin menikmati wisata bahari di tempat ini dengan kegiatan diving, kamu harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari otoritas wisata bawah air setempat. Sebelum terjun ke air, kamu harus pergi dan melaporkan diri ke kantor atau pos petugas wisata bawah laut yang ada di kepulauan ini.

Setelah melapor, kamu juga akan dicek apakah punya sertifikat atau izin menyelam yang valid atau tidak. Jika kamu tidak memiliki sertifikat menyelam, kamu secara otomatis tidak akan diizinkan untuk menjelajahi dunia bawah laut dengan diving.

Kamu mungkin akan diizinkan untuk sekedar snorkeling di area yang sudah ditentukan. Ada beberapa area di kepulauan ini yang aman bagi penjelajah bawah air pemula.

Dalam kondisi lain, meskipun kamu memiliki sertifikat diving yang valid, kamu juga akan ditanya apakah kamu akan menyelam sendirian atau sudah memiliki diving buddy atau rekan menyelam.

Jika semua persyaratan sudah kamu penuhi dengan baik, maka tidak ada alasan bagi otoritas wisata bawah laut di tempat ini untuk melarang kamu menikmati keindahan biota laut.

Pengecekan dan pemberian izin ini dilakukan untuk mencegah adanya praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab selama penyelaman dilakukan.

Praktik-praktik yang dimaksud adalah menembak ikan dan menggunakan pukat harimau, merusak terumbu karang dan kegiatan yang bisa merusak lingkungan laut lainnya.

Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk memastikan keselamatan penyelam selama berada di bawah air. Otoritas setempat perlu mengecek berapa orang yang menyelam setiap hari dan apakah mereka kembali dengan selamat atau tidak.

Apabila ada masalah teknis, maka mereka bisa dengan segera memberikan bantuan kepada para penyelam. Selain itu, jika ada penyelam yang tidak kembali tepat waktu atau kondisi terburuknya adalah hilang, otoritas setempat dengan cepat melakukan pencarian dan meminta bantuan kepada tim Basarnas yang ada di daerah tersebut.

Kesimpulannya, untuk menjelajahi dan menikmati pemandangan bawah laut di tempat ini kamu tidak boleh menyelam tanpa izin.

Membuang Dan Meninggalkan Sampah

Sampah yang terendam di dasar lautan memang membuat siapa saja yang mencintai dunia bawah laut merasa sedih dan kecewa. Di tengah-tengah usaha untuk melestarikan biota laut, masih saja ada oknum-oknum yang suka membuang sampah sembarang.

Sampah yang ada di laut tidak hanya dibuang dan ditinggalkan oleh para penyelam tetapi juga oleh para pengunjung pantai di wilayah utara Jakarta ini. Meskipun sampahnya dibuang di pesisir, saat ada angin kencang atau gelombang laut yang tinggi, sampah-sampah ini bisa terbawa hingga ke tengah dan dasar laut.

Kamu pasti pernah membaca berita atau menonton video ikan paus yang mati akibat terlalu banyak sampah plastik di perutnya? Inilah akibatnya kalau terlalu banyak sampah yang bertebaran di laut.

Bahkan hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah grup marine biologist Australia menyebutkan bahwa satu sampah plastik bisa membunuh seekor penyu laut, khususnya yang masih muda. Tentu sebagai pencinta dunia bawah laut, kamu tidak ingin hal ini terus terjadi, kan?

Yang jelas, siapapun yang ingin menjelajahi dunia bawah laut Kepulauan Seribu harus menaati seluruh aturan dan tidak boleh membuang sampah sembarangan.

Menyelam Sendirian

Jika kamu adalah seorang penyelam yang rutin melakukan diving, kata-kata seperti “never dive alone” mungkin sudah tidak asing lagi. Kamu harus menyelam bersama diving buddy atau rekan yang memang sama-sama memiliki kemampuan diving yang baik.

Hal ini bertujuan untuk keselamatan dan keamanan kamu selama berada di bawah air. Laut menyimpan banyak misteri dan memang bukan merupakan habitat manusia. Tidak ada yang pernah tahu apa yang akan terjadi selama penyelaman dilakukan.

Hal-hal buruk yang kemungkinan terjadi saat kamu sendirian di bawah laut adalah:

Diserang binatang laut.

Peralatan menyelam mengalami kerusakan seperti regulator rusak, sabuk pemberat tidak bisa dilepas atau bahkan BCD (buoyancy compensator device) kamu tidak berfungsi secara normal.

Perubahan arus bawah laut yang bisa menyeret kamu ratusan meter jauhnya.

Perubahan kondisi tubuh seperti hipotermia hingga kehilangan kesadaran.

Apabila kamu tidak memiliki diving buddy saat kamu ingin menyelam, kamu bisa meminta divemaster yang bertugas di sana untuk menemani kamu. Tapi mungkin kamu harus membayar jasanya.

Nah, itu dia 6 hal yang menjadi larangan menyelam di kepulauan seribu yang tidak boleh kamu langgar. Jika kamu mengikuti semua aturan yang berlaku, tentunya keberlangsungan ekosistem biota laut bisa terjaga. Selain itu, keselamatan kamu lebih terjamin dan kamu bisa meminimalisir resiko yang ada di bawah laut.

Baca juga : Menyelam di Pulau yang Memiliki Titik Selam Terbaik di Indonesia

Categories
Information

Inilah 10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Selama ini, diving hanya dikenal sebagai olahraga ekstrim dan berbahaya. Padahal ada banyak manfaat yang diberikan saat menyelam. Diantaranya merupakan manfaat diving untuk kesehatan.

Dibandingkan dengan satu dekade lalu, saat ini olahraga menyelam memang semakin digemari. Menyelam dianggap sebagai hobi serta olahraga seru yang akan memacu adrenalin. Olahraga ekstrim yang menantang untuk dilakukan.

Belum lagi keuntungan menyelam untuk menikmati keindahan pemandangan di bawah laut. Membuat semakin banyak orang yang ingin mencoba menyelam sebagai olahraga maupun hobi.

Menyelam memang bukan hanya sekedar olahraga penuh tantangan. Ada banyak manfaat yang diberikan. Termasuk juga sederet manfaat diving untuk kesehatan.

10 Manfaat Diving Untuk Kesehatan

Di bawah ini merupakan manfaat diving bagi tubuh serta kesehatan. Setelah menyimak ulasan untuk manfaat dan keuntungan diving di bawah ini, semoga tidak ada keraguan lagi untuk mencoba menyelam ya!

Melatih dan Membentuk Otot Tubuh

Diving untuk kesehatan

Untuk melatih otot tubuh tidak hanya dengan berolahraga di gym saja. Diving rupanya termasuk ke dalam golongan olahraga yang akan melatih kerja otot tubuh.

Sampai saat ini sepertinya belum banyak penyelam menyadari bahwa diving merupakan olahraga fisik yang berat. Otot tubuh akan dilatih untuk melawan arus air.

Belum lagi bila melakukan scuba diving. Penyelam juga akan membawa tabung oksigen seberat 30 sampai 40 kilogram. Serta peralatan diving lain yang beratnya mencapai 10 kilogram.

Berbeda dengan olahraga berat lain, penyelam memang tidak secara langsung merasakan kerja otot saat menyelam. Pasalnya saat sedang berada di bawah permukaan air, beban tubuh menjadi lebih ringan. Bergerak saat di bawah air juga akan terasa sangat mudah.

Padahal yang sebenarnya terjadi justru adanya kerja berat dari kelompok otot utama. Otot utama akan bekerja dengan mendorong diri melawan arus dan resistensi air. Kegiatan ini akan menjadikan otot terlatih dan bahkan terbentuk.

Adanya aktivitas berat dari otot selama menyelam membuat penyelam merasa kelelahan. Tidak ubahnya dengan olahraga berat lainnya.

Jadi bila kamu ingin membentuk sekaligus melatih kerja otot tubuh. Namun dengan cara menyenangkan bahkan tidak perlu berkeringat. Maka menyelam menjadi pilihan olahraga yang tepat.

Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

diving untuk kesehatan

Kerja otot di dalam air bukan hanya melatih dan membentuk tubuh. Melainkan juga akan meningkatkan fleksibilitas. Diving, seperti juga berenang akan melatih kelenturan core muscle. Dimana hal ini memberi pengaruh langsung pada fleksibilitas tubuh.

Otot yang terlatih ketika diving menjadi lebih kuat, panjang, dan lentur. Sehingga tubuh juga secara langsung akan lebih fleksibel.

Pada intinya, olahraga air seperti berenang maupun diving akan meningkatkan kelenturan tubuh.

Membakar Kalori

Manfaat diving berikutnya mungkin akan menjadikan olahraga ini kian digemari. Menyelam rupanya mampu membakar kalori dalam jumlah besar. Semakin cocok deh olahraga satu ini untuk mendapatkan tubuh ideal.

Diving, seperti scuba diving yang dilakukan selama 30 menit bisa membakar hingga 400 kalori. Hal ini berkat gerakan yang melawan resistensi di dalam air. Menjadikan lebih banyak kalori yang terbakar dibandingkan dengan jenis olahraga berat lain.

Ahli kebugaran sekaligus juga penulis buku kesehatan, Brad Johnson, Ph.D. menyarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan kalori yang cukup setelah menyelam. Selain juga minum sebanyak mungkin.

Saran yang diberikan tersebut berkaitan dengan banyaknya kalori yang akan terbakar selama kegiatan menyelam. Jadi perlu mengimbangi dengan asupan makanan yang cukup bila tidak ingin mengalami masalah kesehatan.

Banyaknya kalori yang terbakar selama diving tergantung pada arus air yang menjadi lokasi menyelam, intensitas, sampai juga berat badan.

Melatih Sistem Pernafasan

Latihan pernafasan merupakan satu hal krusial sebelum diving. Menariknya, hal ini bukan hanya untuk alasan keselamatan dan keamanan saat berada di dalam air saja. Melatih pernafasan rupanya juga menjadi manfaat diving untuk kesehatan.

Berdasarkan dari Journal of Alternative and Complementary Medicine, saat menyelam, terutama scuba diving, justru dilarang untuk menahan nafas. Larangan ini tentu tidak untuk freediving, dimana akan ada latihan khusus dalam menahan nafas.

Saat scuba diving akan dilatih menggunakan nafas perut untuk pernafasan dalam. Tujuan dari latihan ini untuk menghindari adanya risiko cedera paru-paru.

Di sisi lain, bernafas menggunakan perut justru akan bisa meningkatkan fungsi kerja paru-paru. Melatih untuk memperkuat sistem pernafasan, seperti disadur dari Harvard Medical School.

Melakukan teknik pernafasan dalam dengan perut juga membuat oksigen terserap lebih banyak. Tubuh juga akan melepaskan lebih banyak karbon dioksida. Pembentukan lendir di paru-paru yang akan menyebabkan asma juga akan berkurang.

Cara pernafasan tersebut selain menyehatkan paru-paru dan melatih sistem pernafasan memberikan manfaat lain. Seperti menghindari dan mengatasi gangguan kecemasan dan depresi, sampai juga stress.

Memperbaiki Sirkulasi Aliran Darah

Manfaat lain dari latihan pernafasan saat diving adalah untuk memperbaiki sirkulasi aliran darah. Saat bernafas dengan lebih dalam, tubuh akan menjadi lebih tenang. Sehingga tekanan darah juga akan menurun.

Menurunkan tekanan darah ketika diving sangat penting agar tidak mengalami panik atau cemas saat di bawah air. Untuk itu, latihan lain seperti meditasi sebelum diving juga akan membantu untuk memperbaiki aliran darah di tubuh.

Manfaat diving untuk aliran darah juga berkaitan dengan suhu dingin yang dialami. Saat menyelam tubuh akan secara langsung bertemu dengan air laut. Suhu dingin dari air laut ini menyebabkan pembuluh darah mengkerut.

Akibatnya suhu pada organ internal menurun untuk menghemat panas tubuh. Denyut jantung menjadi lebih lambat yang akan menurunkan tekanan di aliran darah. Sirkulasi aliran darah juga akan menjadi lebih baik bila hal ini terjadi secara teratur.

Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Kombinasi dari latihan otot selama menyelam dan juga pernafasan dalam memberi berbagai manfaat berbeda. Salah satunya untuk sistem kekebalan tubuh.

Banyak yang masih ragu untuk mencoba olahraga menyelam karena berbagai bahaya untuk kesehatan. Padahal menyelam justru mampu membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tubuh yang lebih kuat dengan kerja otot lebih baik selama menyelam menjadikan imunitas meningkat. Latihan pernafasan membantu tubuh menyerap banyak oksigen serta melepaskan karbon dioksida. Memastikan organ internal mendapat pasokan oksigen yang cukup.

Belum lagi untuk bisa menyelam juga diperlukan keadaan tubuh yang sehat. Salah satunya dengan konsumsi makanan seimbang.

Gaya hidup sehat, latihan otot serta pernapasan tersebut bila dilakukan secara teratur akan memperkuat sistem kekebalan. Tubuh menjadi lebih sehat serta bugar bila rajin menyelam.

Memperlambat Penuaan

Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan tubuh mengalami penuaan. Oksidasi yang terjadi di dalam tubuh merupakan salah satunya. Oksidasi dan radiasi tersebut bisa dihindari dengan olahraga teratur. Seperti menyelam.

Menyelam memang menjadi olahraga dan kegiatan yang akan membantu memperlambat penuaan. Ketika menyelam, otot utama tubuh akan bekerja dengan keras. Core muscle menjadi lebih lentur serta kuat.

Latihan ini akan membakar lemak tubuh. Menjadikan tubuh terlihat awet muda.

Sedangkan peredaran darah yang teratur berkat diving akan membantu kesehatan kulit. Kulit, serta organ internal tubuh menjadi lebih sehat dan awet muda berkat sirkulasi darah lebih teratur. Sekaligus juga pasokan oksigen lebih banyak.

Tubuh Lebih Fit dan Bugar

Diving memang menuntut tubuh dalam keadaan fit. Tidak diperkenankan menyelam bila sedang sakit. Baik itu flu, pilek, bahkan juga sakit kepala.

Menjaga kesehatan tubuh untuk selalu bugar menjadi ketentuan tersendiri bagi penyelam. Terlebih untuk penyelam yang menjadikan diving sebagai hobi. Menyelam saat sedang sakit berisiko tinggi mengalami Decompression Sickness atau DCS.

Selain harus menjaga kebugaran tubuh, kegiatan menyelam sendiri juga memastikan keadaan selalu fit. Olahraga satu ini merupakan gabungan dari kerja otot utama sekaligus juga latihan pernafasan. Jenis olahraga yang tidak hanya memacu adrenalin saja. Melainkan juga memberi banyak manfaat untuk kesehatan.

Tangan dan kaki yang aktif bergerak selama menyelam akan membantu tubuh menjadi lebih fit. Belum latihan yang dilakukan sebelum menyelam.

Kesehatan dan keadaan tubuh yang bugar menjadi tujuan utama dari menyelam. Seperti banyak olahraga lain. Berbagai manfaat untuk kebugaran tubuh akan didapatkan dari jenis olahraga ekstrim satu ini.

Membantu Pemulihan PTSD

Manfaat diving bukan hanya untuk kesehatan tubuh saja. Menyelam juga memberikan berbagai manfaat dan keuntungan berbeda untuk kesehatan mental. Salah satunya dengan membantu proses pemulihan PTSD atau gangguan stress pasca trauma.

Seseorang yang mengalami PTSD atau post-traumatic stress disorder bisa melakukan diving sebagai salah satu upaya pemulihan. Menyelam menggunakan teknik pernafasan yang akan menenangkan diri. Teknik pernafasan ini akan membantu untuk mengendalikan gejala PTSD yang dialami.

Menyelam memang menuntut pengendalian diri. Saat berada di bawah air, penyelam tidak boleh merasa cemas, gugup, atau takut. Perasaan ini bisa menimbulkan bahaya bagi keselamatan.

Untuk itu latihan pernafasan, meditasi, sampai teknik lain untuk menenangkan diri diperlukan selama menyelam. Mempelajari teknik-teknik tersebut akan berguna pada penderita PTSD yang mengalami gangguan stress.

Selain itu menyelam juga menjadi olahraga yang memberi ketenangan. Rasa damai saat berada di dalam air, dengan hanya ditemani ikan-ikan berenang. Sembari menikmati indahnya pemandangan dipercaya memberi efek tersendiri untuk kesehatan mental.

Untuk menyelam juga melalui proses panjang. Mulai dari latihan khusus di kursus selam. Sampai dengan proses untuk mendapatkan lisensi. Adanya kegiatan baru ini dipercaya akan membantu juga selama proses pemulihan PTSD.

Mengatasi Stress

Diving untuk kesehatan mental memang memberi berbagai manfaat berbeda. Tubuh yang sehat menghadirkan mental yang sehat. Hal ini bisa dicapai dengan diving.

Berkebalikan dengan olahraga sera aktivitas fisik lain yang memberi manfaat nyaris sama dengan diving. Menyelam menghadirkan ketenangan. Tidak akan ada ribut-ribut atau berisik seperti olahraga di gym, misalnya.

Penyelam justru akan merasakan kedamaian ketika menyelam bersama ikan-ikan di bawah air. Belum lagi keindahan pemandangan di bawah laut yang menjadi cara refreshing tersendiri.

Olahraga menyelam memang menenangkan. Menyelam akan membantu menghilangkan stress sampai resiko depresi.

Tidak harus melakukan scuba diving dan freediving untuk bisa merasakan manfaat diving satu ini. Bahkan snorkeling saja dipercaya akan mampu menghilangkan stress.

Ada banyak sekali keuntungan bagi kesehatan yang diberikan dari diving. Baik itu manfaat diving untuk kesehatan tubuh sampai mental. Setelah memahami apa saja yang menjadi keuntungan menyelam di atas. Pastinya tidak akan ragu lagi untuk mencoba diving. Bukan begitu?

Yuk capai tubuh dan mental sehat dengan cara diving yang menyenangkan!

Baca Juga : 6 Rekomendasi Tempat Kursus Diving di Indonesia

Categories
Information

Cara Aman Menyelam Agar Tak Rusak Pendengaran

Sebagai salah satu olahraga ekstrim, menyelam tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain harus memiliki lisensi, penyelam juga wajib memahami cara aman menyelam. Termasuk bagaimana menghindari terjadinya masalah pendengaran.

Pendengaran rusakmaupun terganggu sampai telinga yang terasa sakit merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi saat menyelam. Tidak hanya dialami oleh penyelam pemula saja. Permasalahan dan penyakit pendengaran karena menyelam dialami pula oleh penyelam profesional.

Untuk itu, mengetahui bagaimana cara dan teknik menyelam yang aman sangat penting. Agar dapat menghindari berbagai masalah kesehatan yang terjadi. Salah satunya masalah telinga serta pendengaran.

Masalah Pendengaran Karena Menyelam

Menyelam memang menyenangkan. Menikmati keindahan dasar laut, berenang bersama ikan-ikan cantik di dalam samudera, hingga mengeksplorasi kedalaman menghadirkan pengalaman tersendiri. Pengalaman menyenangkan yang tentu saja tidak seharusnya ditukar dengan masalah kesehatan.

Gangguan pendengaran merupakan salah satu penyakit menyelam yang paling sering terjadi. Permasalahan ini bukan saja terjadi pada penyelam pemula. Bahkan diver profesional pun sering kali merasakan sakit telinga.

Rasa sakit pada telinga tersebut disebut dengan Barotrauma. Barotrauma merupakan rasa tidak nyaman yang terjadi pada telinga ketika mengalami perubahan tekanan. Ketidaknyamanan yang dirasakan di telinga ini sering dialami ketika menyelam. Terlebih bila menyelam dengan kedalaman lebih dari 10 meter.

Barotrauma dialami penyelam dengan berbagai gejala berbeda. Pada level yang masih rendah, barotrauma hanya dialami seperti rasa tidak nyaman pada kuping. Sekaligus telinga seperti tersumbat, berdengung, sampai rasa sakit dan nyeri.

Pada level yang lebih parah dan tekanan tinggi menekan telinga, barotrauma menunjukan gejala lanjutan. Seperti kesulitan mendengar, pusing, sampai diver mengalami mimisan.

Menyelam secara bertahap, tidak langsung ke kedalaman dalam waktu cepat dianjurkan untuk mencegah terjadinya barotrauma. Perubahan tekanan tinggi mengakibatkan telinga seakan penuh.

Bila hal ini dibiarkan dan terus mengalami tekanan tinggi, maka gendang telinga bisa rusak. Padahal gendang telinga fungsinya sangat vital untuk pendengaran.

Selain itu ketika gendang telinga pecah dan air masuk ke dalam, gejala gangguan kesehatan lain akan muncul. Rasa mual, muntah, dan linglung akan dialami. Bahkan juga bisa mengalami gejala pusing hingga berputar atau vertigo.

Mengetahui bagaimana cara aman menyelam sangat penting untuk menghindari terjadinya barotrauma. Agar masalah pendengaran tidak terjadi pada penyelam.

Cara Aman Menyelam Agar Tak Membuat Pendengaran Rusak

menyelam

 

Barotrauma, masalah yang terjadi pada telinga ini memang dikarenakan perubahan tekanan yang terlalu besar dan cepat. Seringnya dialami saat menyelam.

Untuk menghindari terjadinya barotrauma yang bisa menyebabkan pendengaran rusak, berikut merupakan cara aman menyelam yang harus dilakukan.

  1. Tidak Menyelam Saat Pilek atau Flu

Sebelum menyelam, pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan fit. Menyelam sebaiknya tidak dilakukan bila sedang dalam keadaan pilek maupun flu.

Gangguan kesehatan ini menyebabkan munculnya lendir di tenggorokan dan hidung. Sehingga saluran eustachius mengalami penyumbatan.

Infeksi dari tenggorokan dan hidung juga dapat menjalar ke telinga. Hingga akan terkumpul lebih banyak cairan, yang mendorong gendang telinga. Keadaan ini menyebabkan gendang telinga menjadi tipis sampai pecah.

Gendang telinga fungsinya sangat penting untuk pendengaran. Ketika gendang telinga pecah, maka pendengaran akan terganggu. Untuk itu pastikan tubuh benar-benar sehat, dan tidak mengalami flu maupun pilek sebelum menyelam.

  1. Ketahui Cara Melakukan Ekualisasi

Saat latihan menyelam, cara melakukan ekualisasi merupakan salah satu teknik yang diajarkan. Ekualisasi merupakan tindakan untuk membuka ujung eustachian tube atau pipa ventilasi yang menghubungkan hidung dan telinga.

Tindakan ini akan membantu udara masuk ke dalam telinga dan melawan tekanan dari luar.

Ekualisasi dilakukan untuk meminimalkan tekanan yang dirasakan telinga. ketika ekualisasi, gendang telinga seolah mengalami pergerakan. Ini merupakan tanda adanya udara masuk ke dalam telinga.

Ada beberapa metode berbeda untuk melakukan ekualisasi. Berikut di antaranya:

  • Metode Valsalva

Salah satu metode yang paling sering digunakan dan diajarkan pertama adalah valsava.

Cara melakukan ekualisasi metode valsava pertama-tama dengan menutup kedua lubang hidung dengan cara mencubit menggunakan ibu jari dan telunjuk. Kemudian hembuskan udara melalui kedua lubang hidung yang masih tertutup.

Udara yang tidak bisa keluar lewat lubang hidung akan dipaksa masuk kembali dan mengalir ke telinga. Jadi tekanan udara dalam rongga telinga akan sama dengan tekanan udara di luar.

  • Metode Toynbee

Untuk melakukan metode ini pertama-tama mirip dengan valsava. Tutup kedua lubang hidung terlebih dahulu. Kemudian telan ludah.

  • Metode Voluntary Tubal Opening

Cara ekualisasi satu ini disebut juga dengan Hands Free. Caranya dengan menggerakkan tulang rahang ke arah kiri dan kanan, kemudian depan dan belakang.

Jika dilakukan dengan benar, ketiga metode di atas akan menimbulkan suara kletek atau pop di dalam telinga. Ini merupakan tanda bahwa teknik ekualisasi yang dilakukan sudah sempurna dan berhasil.

  1. Lakukan Ekualisasi Sebelum Menyelam

Dari ulasan yang kami berikan di atas, masalah pendengaran akan muncul ketika sudah menyelam. Dimana hal tersebut terjadi karena tekanan air.

Ini membuat banyak penyelam melupakan langkah persiapan penting sebelum menyelam: ekualisasi.

Ekualisasi dilakukan sebelum menyelam. Lebih baik, ketika masih berada di perahu sudah lakukan ekualisasi beberapa kali.

Pre-ekualisasi yang dilakukan sebelum mulai menyelam akan memudahkan saat ekualisasi di dalam air nantinya.

  1. Lakukan Teknik Menyelam Dengan Benar

Teknik menyelam yang tepat, dan akan membantu untuk melakukan ekualisasi adalah dengan posisi kepala di atas dan kaki di bawah. Bukan sebaliknya.

Saat menyelam dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas, ekualisasi memang masih bisa dilakukan. Namun akan membutuhkan usaha 50% lebih besar.

  1. Menyelam Dengan Perlahan

Jangan langsung terjun ke dalam air ketika menyelam. Tidak perlu juga menyelam ke dalam laut secara terburu-buru atau cepat.

Lakukan proses penyelaman secara perlahan. Turun ke kedalaman air dengan perlahan-lahan agar tubuh bisa menyesuaikan perubahan tekanan.

  1. Ekualisasi Sebelum Telinga Terasa Sakit

Ekualisasi tidak dilakukan hanya saat telinga mulai terasa sakit. Ketika ini terjadi, kemungkinan pendengaran rusak semakin besar.

Sebaiknya lakukan ekualisasi sebelum mengalami rasa sakit maupun penuh pada telinga. Selain untuk menghindari masalah pada pendengaran. Cara ini juga memudahkan ekualisasi saat menyelam semakin dalam nantinya.

  1. Terus Perhatikan Indikator kedalaman

Mengetahui posisi kedalaman akan penting untuk menghindari berbagai masalah dan penyakit menyelam. Terutama yang berkaitan dengan masalah telinga serta pendengaran.

Dengan memperhatikan indikator kedalaman akan diketahui apakah menyelam terlalu cepat. Kecepatan menyelam akan lebih mudah terkontrol. Serta memudahkan untuk melakukan ekualisasi secara teratur.

  1. Kurangi Kedalaman Menyelam Bila Kesulitan Ekualisasi

Disebutkan di atas, saat menyelam sebaiknya melakukan ekualisasi dengan teratur. Jika mengalami masalah atau kesulitan saat ekualisasi, kurangi kedalaman dengan naik sedikit ke arah atas. Setelah itu coba lagi lakukan ekualisasi.

Ketika sudah berhasil melakukan ekualisasi beberapa kali, baru kembali turun dan tambah kedalaman. Hal ini merupakan alasan lain mengapa penting untuk memperhatikan indikator kedalaman. Sehingga kamu bisa tahu apakah kedalaman berkurang atau bertambah.

  1. Bersihkan Masker Bila Kemasukan Air

Masuknya air ke dalam masker bisa menyebabkan iritasi selaput lendir di hidung. Akibatnya akan terjadi penyumbatan pada sinus dan rongga hidung.

Keadaan ini bukan hanya akan menjadi penyebab penyakit selam yang lebih serius. Melainkan juga akan mengganggu ekualisasi. Proses ekualisasi yang dilakukan menjadi lebih sulit. Bahkan bisa menjadi gagal.

  1. Jangan Menyelam Lebih Dalam Bila Gagal Ekualisasi

Bila gagal ketika melakukan ekualisasi, maka jangan memaksakan untuk menyelam lebih dalam. Coba naik ke atas sedikit dan ulangi proses ekualisasi. Ketika cara ini juga gagal, maka segera naik ke permukaan.

Prosedur cara aman menyelam salah satunya dengan tidak memaksakan diri dan menahan rasa sakit. Tidak perlu menahan sakit pada telinga bila gagal ekualisasi demi bisa menyelam lebih dalam.

Tindakan ini memiliki resiko besar dan bisa menyebabkan pendengaran rusak. Jadi bila dirasa tidak bisa melakukan ekualisasi dengan metode dan cara apapun, maka segera naik ke permukaan.

Langkah Mengatasi Penyakit Menyelam Barotrauma

d

Selain menghindari terjadinya masalah pendengaran rusak saat menyelam. Mengetahui langkah apa saja yang harus dilakukan ketika mengalami barotrauma tidak kalah penting.

Di bawah ini langkah-langkah untuk mengatasi bila terjadi barotrauma pada penyelam.

  1. Lakukan Ekualisasi Sebagai Pertolongan Pertama

Ketika menyelam terlalu cepat dan telinga terasa tertekan serta penuh, tidak perlu panik. Hentikan untuk menyelam lebih dalam, sebagai langkah awal. Setelah itu lakukan ekualisasi.

  1. Jika Ekualisasi Tidak Dapat Mengatasi, Hentikan Penyelaman

Bila setelah melakukan pertolongan pertama dekompresi tekanan di telinga tidak hilang, maka hentikan penyelaman. Secara perlahan-lahan dan bertahap naik ke permukaan.

Dalam proses naik ke permukaan, lakukan ekualisasi kembali beberapa kali. Hal ini agar telinga juga melakukan penyesuaian pada perubahan tekanan ketika berupaya naik ke permukaan air.

  1. Beritahu Buddy/Pemandu Selam

Salah satu standar keamanan dan keselamatan menyelam adalah dengan tidak menyelam seorang diri. Selalu harus ada buddy atau pemandu yang menemani selam. Ini salah satunya berguna ketika mengalami barotrauma di dalam air.

Saat telinga mulai terasa penuh dan menunjukan gejala barotrauma, segera beritahu atau kirim sinyal tangan kepada buddy atau pemandu. Mereka akan menolong untuk dapat naik ke atas permukaan. Sembari mengawasi kondisi bila menunjukan gejala-gejala lanjutan barotrauma.

  1. Tidak Perlu Panik dan Tetap Tenang

Ketenangan juga menjadi cara lain agar tetap aman selama menyelam. Termasuk ketika mengalami barotrauma.

Tekanan tinggi yang tiba-tiba dialami tubuh memang menyebabkan berbagai reaksi. Rasa sakit pada kuping, pusing, mual hingga muntah ketika berada di dalam air tentu akan membuat panik. Namun usahakan untuk tetap tenang.

Panik ketika menyelam akan mendatangkan berbagai masalah baru. Akan ada lebih banyak efek buruk hingga penyakit menyelam yang muncul ketika panik dan keadaan tidak terkendali.

  1. Saat Sudah di Permukaan, Bersihkan dan Keringkan Telinga

Langkah berikutnya untuk mengatasi barotrauma adalah dengan meminta bantuan medis. Namun hingga bisa mendapatkan pertolongan medis, bersihkan dan keringkan telinga lebih dulu. Pastikan juga untuk tidak memasukkan cairan atau apapun kedalam kuping.

Diving akan menjadi kegiatan yang menyenangkan bila mengikuti cara aman menyelam. Prosedur keamanan akan menghindarkan dari berbagai penyakit. Salah satunya yang akan menyebabkan rasa tidak nyaman di telinga hingga merusak pendengaran.

Semoga uraian informasi mengenai bagaimana cara menyelam yang aman agar tidak menyebabkan pendengaran rusak di atas berguna serta bermanfaat untuk kamu.

Baca juga : Lokasi Snorkeling Sekitar Jakarta yang Wajib Dikunjungi.

Categories
Information

Mengenal Terumbu Karang

Saat melakukan aktivitas snorkeling atau diving, tidak jarang kamu akan melihat hamparan berbagai jenis terumbu karang yang mempesona. Selain mempercantik pemandangan bawah air, terumbu karang juga dapat dikatakan sebagai tempat tinggal berbagai spesies ikan kecil.

Tapi, apakah kamu sudah tahu berbagai fakta tentang terumbu karang yang ada di lautan? Nah, dalam artikel ini kami akan membahas berbagai hal tentang terumbu karang yang mungkin belum kamu ketahui. Penasaran? Yuk simak penjelasan tentang terumbu karang berikut ini!

Apa itu terumbu karang?

Pasti kamu pernah berfikir jika terumbu karang merupakan sekumpulan tumbuhan, bukan? Terumbu karang sampai saat ini memang organisme yang membuat salah paham organisme lain, termasuk manusia.

Sebagian berpendapat bahwa ia adalah tumbuhan dan sebagian menganggapnya hewan. Lalu, mana yang tepat?

Berbicara mengenai apakah terumbu karang adalah tumbuhan atau hewan, jika dilihat berdasarkan klasifikasinya, terumbu karang masuk dalam kingdom animalia. Itu artinya, terumbu karang termasuk dalam jenis hewan.

Tidak hanya sampai situ, jika kita telaah lebih dalam, terumbu karang termasuk golongan hewan cnidaria. Apa itu cnidaria? Cnidaria adalah perkumpulan hewan invertebrata (tidak memiliki tulang belakang) yang struktur mereka masih bersifat sederhana.

Tahukah kamu? Ternyata terumbu karang juga memiliki sel penyengat, sama seperti hewan-hewan lainnya yang juga tergolong sebagai cnidaria. Tentu kamu sudah tahu fungsi sel penyengat ini, yaitu untuk menangkap mangsa dan mempertahankan diri dari predator.

Oleh sebab itu, saat kamu menyelam di lautan, sebaiknya tidak menyentuh apapun. Meski beberapa di antaranya tidak berbahaya, setidaknya kita tidak merusaknya meski kamu tidak disengaja.

Jika ditarik kesimpulan, terumbu karang merupakan sekumpulan hewan yang bersimbiosis dengan alga bernama Zooxanthellae. Organisme yang ada di perairan ini masuk dalam filum Cnidaria seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Lebih spesifik lagi masuk dalam kelas Anthozoa bertentakel.

Apa Hewan Pembentuk Koloni Terumbu Karang?

reef

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, terumbu karang merupakan salah satu jenis organisme Cnidaria atau sekumpulan hewan. Nah, hewan-hewan pembentuk koloni terumbu karang tersebut dinamakan polip. Dalam setiap koloni karang, terdapat hewan-hewan kecil ini yang terdiri dari satu polip.

Seperti yang kamu tahu, beberapa jenis terumbu karang terdiri dari beberapa bagian tubuh yang menyerupai tabung. Nah, itulah polip. Polip berbentuk menyerupai tabung dengan bagian atasnya yang merupakan bagian mulut dengan pinggirannya dikelilingi oleh tentakel.

Lantas, bagaimana maksud dari satu koloni? Pada kebanyakan spesies terumbu karang, satu individu polip yang berbentuk menyerupai tabung itu akan berkembang dan membentuk kawanan polip yang banyak. Hal itulah yang kemudian disebut sebagai koloni polip.

Jenis-jenis Terumbu Karang Apa Saja?

terumbu karang

Di lautan bebas, sebenarnya terdapat banyak sekali jenis dari terumbu karang. Namun, Berikut ini beberapa jenis terumbu karang yang harus kamu tahu.

Acropora Cervicornis

Jenis terumbu karang ini umumnya hidup di kedalaman 3-15 meter. Ciri-cirinya meliputi warna tubuh cenderung coklat muda. Selain itu, jenis terumbu karang yang dapat ditemukan di negara, Cayman, Jamaika, dan Indonesia ini memiliki koloni arborescens serta memiliki koralit berbentuk pipa.

Arcopora Acuminate

Sama dengan jenis Cervicomis, jenis terumbu karang satu ini hidup di kedalaman 3-15 meter. Mereka dapat ditemukan di Indonesia, Australia, Papua Nugini, Filipina, dan Solomon. Ciri umumnya terletak pada warnanya yang cenderung biru muda serta memiliki koloni bercabang di ujung lancipnya.

Acropora Elegantula

Jenis terumbu karang yang satu ini juga mendiami kedalaman 3-15 meter dan tersebar di Indonesia serta beberapa juga ada di Srilanka. Memiliki warna abu-abu serta koloni korimbosa seperti lemak dan memiliki cabang tipis serta menyebar.

Lobophyllia Hemprichii

Hidup di kedalaman 3-15 meter dan dapat ditemukan di berbagai negara, mulai dari Indonesia, Jepang, Filipina, Madagaskar, Tanzania, Papua Nugini, dan Australia. Polipnya tebal dan memiliki koloni membentuk helm. Koloninya sendiri berukuran hingga 5 meter.

Lobophyllia Corymbosa

Sama seperti jenis-jenis sebelumnya, terumbu karang yang dapat ditemukan di Indonesia, Filipina, Jepang, Papua Nugini, Solomon, Tanzania, dan Australia ini juga hidup di kedalaman 3-15 meter. Memiliki koloni membentuk plat dan lebar mencapai 2 meter.

Galaxea Fascicularis

Galaxea Fascicularis tersebar di Papua Nugini, Indonesia, Filipina, dan Australia. Tumbuh di kedalaman 3-15 meter dengan ciri warna abu, hijau, atau putih dengan koloni membentuk bantal dan lebar koloni mencapai 5 meter.

Bagaimana Reproduksi Terumbu Karang?

Terumbu karang bereproduksi secara aseksual dan atau seksual. Perkembangbiakan terumbu karang secara aseksual terjadi dengan pertunasan dan fragmentasi.

Dengan proses pertunasan, induk polip nantinya akan membelah diri dan organisme polip hasil pembuahan akan tumbuh dan terus berkembang sampai menghasilkan koloni baru.

Jika melihat perkembangbiakan terumbu karang secara seksual, kamu harus tahu jika sebagian besar terumbu karang ternyata merupakan hermaprodit. Artinya, pada satu individu polip terdapat dua kelamin sekaligus, yakni jantan dan betina. Mereka akan menghasilkan sel telur dan sperma pada saat yang bersamaan.

Namun, tentu saja hermaprodit hanya ada pada sebagian jenis terumbu karang. Tetap ada jenis terumbu karang lain yang memiliki organ jantan dan betina secara terpisah untuk bereproduksi.

Pembuahan dalam kasus ini bisa terbagi menjadi dua cara, yakni fertilisasi internal di tubuh betina, atau fertilisasi eksternal di perairan.

Ternyata Terumbu Karang Punya Banyak Manfaat, Apa Saja?

Terumbu karang bukan sekedar tempat tinggal bagi biota laut belaka, tapi peranannya sangat kompleks dan tidak bisa dikesampingkan. kompleks di sini artinya tidak hanya lautan, tetapi mencakup daratan, lautan, bahkan bagi kehidupan manusia.

Manfaat terumbu karang secara garis besar terbagi menjadi berikut.

Secara Ekologi

Kata ekologi sendiri jika diterjemahkan merupakan pengertian dari hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya secara timbal balik.

Secara ekologi, terumbu karang memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan alam sekitarnya. Lingkungan di sini dapat mencakup lingkungan habitat di sekelilingnya, maupun secara global. Berikut adalah beberapa manfaat terumbu karang secara ekologi.

Sebagai penunjang kehidupan

Secara langsung maupun tidak langsung, terumbu karang telah menjadi penunjang kehidupan dari sekian banyak jenis makhluk hidup dalam sebuah ekosistem. Terumbu karang menjadi penyedia tempat tinggal, tempat makanan, serta tempat berembang biak bagi organisme lain.

Sebagai sumber keanekaragaman hayati tinggi

Tahukah kamu? Ternyata ekosistem terumbu karang merupakan suatu keanekaragaman hayati atau biodiversitas tertinggi di bumi dibandingkan ekosistem lain di laut. Dengan kondisi keragaman hayati yang tinggi, terumbu karang sebagai sumber keanekaragaman spesies dan genetik organisme.

Tentu saja hal ini menjadi kompleks. Genetik yang beraneka ragam membuat variasi makhluk hidup semakin beragam dan akan menghasilkan ketahanan hidup tinggi. Sementara itu, keragaman spesies melahirkan banyak jenis biota yang bisa dipelajari dan dimanfaatkan.

Pelindung pantai dan pesisir

Hutan bakau, padang lamun, dan terumbu karang merupakan ketiga ekosistem yang saling terkait, terutama dalam hal melindungi pantai dan pesisir.

Terumbu karang berperan dalam ‘’memperkecil’’ gaya dorong yang dihasilkan ombak. Dengan begitu, kekuatan ombak akan lebih rendah ketimbang tanpa ada terumbu karang.

Setelah melalui terumbu karang, energi ombak diperkecil lagi dengan padang lamun dan hutan mangrove atau bakau. Sehingga, kemungkinan ombak pantai untuk merusak pantai dan menyebabkan abrasi semakin berkurang.

Bantu kurangi pemanasan global

Karbon dioksida yang berperan dalam meningkatkan pemanasan global akan diserap oleh tumbuh-tumbuhan di daratan. Tapi ingat, jika di lautan juga terdapat banyak spesies tumbuhan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, di sekitar koloni polip terdapat zooxanthellae atau alga. Tumbuhan ini memerlukan karbon dioksida untuk berfotosintesis.

Secara Ekonomi

Salah satu organisme yang ada di perairan ini ternyata juga memiliki manfaat dari segi ekonomi, lho. Hal itu juga terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung. Berikut ini beberapa di antaranya.

Sumber makanan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, terumbu karang merupakan tempat tinggal bagi sebagian kecil berbagai biota laut. Dari biota laut tersebut, tidak sedikit jenisnya yang dapat dijadikan sebagai sumber makanan. Misalnya seperti, rumput laut, berbagai jenis ikan, udang, kepiting, dan lainnya.

Bahan dasar pembuatan obat-obatan dan kosmetik

Mungkin kamu juga sudah tahu jika alga merupakan satu dari banyaknya bahan dasar yang digunakan dalam berbagai jenis kosmetik dan obat-obatan. Selain itu, berbagai hewan yang berhabitat di sekitar rumput laut juga diketahui bermanfaat untuk kesehatan. Oleh sebab itu, terumbu karang juga berpengaruh terhadapnya.

Objek wisata

Berbagai aktivitas penyelaman, seperti diving, snorkeling, dan watersport lainnya tentu menjadi tidak asik dengan tidak adanya berbagai jenis terumbu karang yang menakjubkan. Oleh sebab itu, terumbu karang juga berperan penting terutama dalam hal meningkatkan nilai pariwisata.

Sumber mata pencaharian

Bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, tentu keberadaan terumbu karang akan sangat berpengaruh dengan mata pencahariannya yang sebagian besar adalah nelayan.

Jika terumbu karang menghilang, beberapa spesies tangkapan laut juga akan ikut punah karena habitatnya hilang. Atau setidaknya, perlu waktu lama untuk adaptasi dengan lingkungan baru.

Selain itu, pengembangan terumbu karang menjadi sebuah objek wisata juga berperan dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Mulai dari perhotelan, resort, penyewaan kapal, warung makan, dan masih banyak lagi.

Secara Sosial

Secara sosial, manfaat terumbu karang yaitu untuk penunjang kegiatan penelitian dan pendidikan. Terumbu karang menjadi salah satu sarana yang pas untuk belajar mengenai pesisir dan lautan. Mulai dari pengenalan tumbuhan laut, ekosistem, dan hal lain terkait dengan perairan laut.

Selain itu, terumbu karang juga termasuk salah satu objek yang dijadikan sebagai bahan penelitian.

Kerusakan Terumbu Karang

Tahukah kamu jika ternyata Indonesia merupakan negara pengekspor terumbu karang pertama di dunia? Hal ini juga terkait dengan potensi besar dengan lebih dari 60.000 km terumbu karang tersebar di dalamnya.

Akhir-akhir ini, kerusakan terumbu karang di Indonesia meningkat cepat, hanya sekitar 6,2% populasi terumbu karang dalam keadaan baik. Berikut beberapa penyebab terjadinya kerusakan terumbu karang.

Membuang sampah anorganik ke laut

Merusaknya, baik sengaja maupun tidak. Beberapa jenis terumbu karang bahkan bisa rusak hanya karena sentuhan

Penggunaan pupuk dan pestisida buatan secara berlebihan. Semua air akan menuju ke laut, baik dari sungai maupun tanah dan tentu saja pestisida akan ikut hanyut ke laut dan membahayakan habitat laut

Membuang jangkar ke pesisir yang dibawahnya ada terumbu karang

Penambangan

Reklamasi pantai

Polusi, dan

Penangkapan ikan menggunakan cara yang salah, seperti peledak

Sekali lagi, terumbu karang merupakan sekumpulan organisme kecil bernama polip yang tentu saja mereka termasuk jenis hewan. Terumbu karang menjadi tempat terjadinya simbiosis mutualisme antara alga dan polip. Secara langsung dan tidak langsung berpengaruh terhadap kehidupan disekitarnya.

Bagaimana? Apakah sudah lebih mengenal terumbu karang dan jenis terumbu karang yang ada di Indonesia? Agar keberadaan terumbu karang tidak semakin langka, mari kita bersama-sama menjaga kelestariannya dengan tidak merusaknya pada saat diving maupun snorkeling.

baca juga : 12 Pantai Cantik Menarik Wisata Pulau Harapan

Blublub Indonesia