fbpx
Categories
Activity

Bagaimanakah Diving Di Era New Normal?

Penyebaran Covid-19 yang terus memburuk membuat banyak pembatasan kegiatan secara masif termasuk menyelam. Dengan adanya perubahan peraturan oleh pemerintah, sudah mulai ada kelonggaran di berbagai aspek. Nah, buat kamu yang ingin menyelam, wajib banget ngecek peraturan diving di era new normal.

New Normal atau juga dikenal dengan adaptasi kebiasaan baru adalah skenario yang digunakan untuk menangani efek Covid-19 dari segi sosio-ekonomi dan kesehatan secara cepat.

Masyarakat dihimbau untuk menyesuaikan kehidupan normal mereka dengan hal baru yaitu berdampingan dengan pandemi. Tentu saja hal ini harus dibarengi dengan Protokol Kesehatan.

Buat kamu yang sudah bosan banget selama berbulan-bulan di rumah dan tidak bisa diving, sekarang saatnya kamu keluar rumah dan menjelajahi lagi dunia bawah laut kesukaan kamu. Namun sebelumnya, kamu harus tahu dan paham apa saja syarat-syarat yang harus kamu penuhi sebelum melakukan kegiatan ini.

Kami sudah merangkum beberapa informasi mengenai situasi dan aturan yang berkaitan dengan kegiatan diving di era new normal. Simak artikel ini sampai habis, ya!

Bagaimanakah Diving Di Era New Normal?

Bagaimanakah Diving di Era New Normal - Blublub

Diving adalah kegiatan menjelajah dunia bawah air yang menyenangkan untuk dilakukan. Selama melakukan kegiatan ini kamu akan menggunakan beberapa alat penting seperti masker, regulator, wetsuit, fins dan beberapa alat lainnya. Jika kamu tidak memiliki alat sendiri, tentunya kamu harus menyewa peralatan ini.

Dengan adanya penyebaran Covid-19, tentu menggunakan alat yang disewakan kepada banyak orang harus mendapatkan perawatan khusus agar tidak menjadi sarana baru penyebaran virus ini. Tidak hanya bagi penyewa, kamu sebagai konsumen yang akan menggunakan peralatan ini harus lebih ekstra hati-hati.

Selain dari segi peralatan, di beberapa tempat atau spot terdapat syarat diving yang harus dipatuhi oleh semua orang yaitu dilarang menyelam sendirian. Saat pemerintah menggalakkan peraturan jaga jarak, tentu menyelam bersama apalagi rame-rame bisa bertolak belakang dengan aturan ini.

Sehingga, saat pandemi ini merebak pertama kalinya, kegiatan diving menjadi salah satu kegiatan yang dibatasi bahkan dilarang di beberapa tempat. Nah, dengan diberlakukannya skenario new normal ini, apakah ada perubahan mengenai peraturan diving?

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat peraturan yang berisi panduan protokol kesehatan selam bersama dengan PADI atau Professional Association of Diving Instructor. Panduan ini bisa diberlakukan mulai sejak penerapan era adaptasi kebiasaan baru.

Panduan ini sudah mengadopsi prinsip-prinsip CHSE atau cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keselamatan) and environment (lingkungan). Salah satu poin yang dititikberatkan dalam panduan baru ini adalah desinfektan peralatan menyelam yang harus dilakukan.

Bila perlu, satu orang hanya menggunakan satu peralatan menyelam yang sama tanpa di share atau digunakan lagi oleh orang lain untuk mengurangi resiko penularan.

Aturan atau Panduan Umum Untuk Diving Di Era New Normal

Dalam handbook atau buku pegangan kegiatan menyelam yang dibuat oleh Kemenparekraf untuk edisi Bulan Agustus tahun 2000, terdapat dua jenis panduan penyelaman yaitu panduan umum dan panduan khusus.

Untuk panduan umum, inilah hal-hal yang harus kamu perhatikan sebagai penyelam sebelum melakukan penyelaman:

  1. Yang boleh melakukan kegiatan di area usaha wisata penyelaman hanya pegawai dan wisatawan yang sehat saja.
  2. APD atau alat pelindung diri yang paling wajib digunakan oleh setiap orang yang berada di kawasan usaha wisata penyelaman adalah masker.
  3. Kamu wajib mengisi formulir penting yang disediakan oleh penyedia jasa selam seperti special diver medical clearance untuk penyelaman dan formulir self-assessment mengenai resiko penjangkitan Covid-19.
  4. Jika kamu ingin menyelam melalui kapal (live on board), kamu wajib banget punya hasil Rapid Test Negatif yang masih berlaku. Sedangkan buat kamu yang mau menyelam di area pantai atau dari pantai (land-based diving), kamu hanya perlu memiliki suhu tubuh normal saat di cek oleh pegawai.
  5. Kalau kamu memiliki suhu tubuh lebih dari 37,3℃setelah dua kali pengecekan, kamu tidak akan diizinkan untuk memasuki kawasan usaha wisata selam.
  6. Jika suhu tubuh kamu di bawah 37,3℃ tetapi menunjukkan gejala terjangkit virus Corona seperti batuk, pilek dan sebagainya, kamu juga tidak akan diberikan izin untuk melakukan kegiatan penyelaman.

Aturan atau Panduan Khusus Untuk Diving Di Era New Normal

Sedangkan panduan khusus pelaksanaan protokol kesehatan untuk kegiatan penyelaman yang harus kamu taati sebagai penyelam adalah adalah sebagai berikut:

1. Wajib Cek Suhu Tubuh Sebelum Kamu Masuk Ke Area Usaha Wisata Selam

Sama seperti di panduan umum, suhu tubuh kamu harus di bawah 37,3℃ saat dicek sebelum memasuki kawasan wisata selam. Pengecekan akan dilakukan selama dua kali dengan interval 5 menit.

2. Mengisi Formulir yang Berkaitan Dengan Protokol Kesehatan Kegiatan Penyelaman

Mengisi formulir special diver medical clearance dan self-assessment dengan lengkap dan sebenar-benarnya sesuai dengan data diri kamu yang berlaku. Selain itu, hal yang perlu kamu tuliskan dalam kedua formulir ini adalah riwayat kesehatan dan riwayat perjalanan kamu beberapa waktu kebelakang.

3. Wajib Jaga Jarak

Awalnya, Kemenparekraf mengusulkan supaya jarak yang harus dijaga antar orang adalah 2 meter. Sayangnya usulan ini menuai banyak protes dan ditolak oleh banyak pihak. Sehingga jaga jarak yang berlaku hingga saat ini hanya 1 meter.

Pastikan kamu menaati aturan jaga jarak ini supaya kamu dan orang lain tetap aman ya!

4. Wajib Memakai Masker

 

Bagaimanakah Diving di Era New Normal - Blublub

Tidak hanya dalam kawasan usaha wisata selam saja, tetapi peraturan untuk menggunakan masker diberlakukan di setiap lokasi wisata bahkan di tempat-tempat umum lainnya.

Penggunaan masker diwajibkan untuk menghindari adanya penularan virus melalui droplet yang keluar dari mulut atau hidung orang yang terjangkit Covid-19. Meskipun bagi beberapa orang menggunakan masker sangat mengganggu, tetapi cobalah untuk mematuhi dan menggunakan masker kemanapun kamu pergi.

5. Kewajiban Menjaga Kebersihan dan Kesehatan

Selama berada di area usaha wisata selam, kamu diwajibkan untuk menjaga kebersihan area wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak meletakkan tisu bekas pakai di tempat terbuka, hingga tidak membuang masker yang sudah dipakai di tempat yang banyak diakses orang lain.

Selain kebersihan, kamu juga wajib dan bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan kamu sendiri. Caranya tentu saja dengan mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan kegiatan penyelaman yang sudah ditentukan oleh otoritas terkait.

6. Rajin Mencuci Tangan Dengan Sabun atau Hand Sanitizer

Kamu diwajibkan untuk membersihkan tangan kamu dengan sabun cuci tangan sebelum memasuki kawasan wisata selam.

Tidak hanya sebelum masuk, selama kamu berada di kawasan ini kamu juga perlu memperhatikan kebersihan tangan kamu setelah menyentuh objek-objek yang juga disentuh oleh orang lain. Termasuk setelah kamu mendapatkan pelayanan dari pegawai penyedia jasa penyelaman.

Jika kamu tidak menemukan spot mencuci tangan yang dilengkapi dengan sabun, kamu bisa membersihkan tangan kamu dari kuman dan virus menggunakan hand sanitizer.

Saran kami, kamu perlu membawa hand sanitizer sendiri kemanapun kamu pergi.

7. Apabila Kamu Terindikasi Terkena Covid-19 Saat Menyelam, Pelaku Usaha Wajib Melakukan Tindakan Khusus

Jika selama melakukan aktivitas penyelaman, kamu atau wisatawan lain menunjukkan gejala tertular Covid-19, maka penyedia jasa penyelaman wajib melaporkan hal ini kepada Satgas Covid-19 terdekat.

Selain itu, penyedia jasa penyelaman juga akan langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan yang ditunjuk untuk menangani kasus Covid-19.

Kamu dan/atau orang lain yang terindikasi terkena virus satu ini mau tidak mau harus mengikuti semua prosedur yang berlaku. Beberapa tindakan yang dianjurkan jika terjadi kasus Covid-19 di area usaha wisata selam adalah isolasi mandiri hingga penutupan sementara kawasan ini.

Panduan Tambahan Kegiatan Selam yang Tidak Kalah Penting

Selain dua jenis panduan di atas, ada juga panduan tambahan yang perlu kamu perhatikan dan tidak kalah penting untuk dilakukan. Berikut adalah daftarnya:

1. Membawa Peralatan Menyelam Sendiri

Untuk mencegah penularan virus, kamu sebagai penyelam dihimbau untuk membawa sendiri peralatan menyelam yang kamu punya dari rumah. Tapi kalau kamu tidak punya alatnya dan ingin menyewa, pastikan peralatan yang akan kamu gunakan sudah dibersihkan dan diberi desinfektan dengan rata dan teliti.

Selain itu, perlu juga buat kamu untuk memastikan berapa orang yang sudah menggunakan peralatan yang kamu akan pakai di hari yang sama. Pasti kamu cukup was-was akan hal ini.

2. Cara Mendapatkan Sertifikat Menyelam Saat Pandemi

Jika kamu ingin mendapatkan sertifikat menyelam atau memperpanjang lisensi kamu, kamu bisa langsung menghubungi agen operator kursus menyelam. Menurut Kemenparekraf, kebijakan mengenai pemberian sertifikat selam diserahkan ke masing-masing agen kursus selam.

Karena hal ini diserahkan kembali ke masing-masing agen, ada baiknya kamu selektif dalam memilih kelas menyelam. Pilihlah kelas menyelam dimana sesi teorinya bisa diberikan secara online sehingga kamu tidak perlu datang secara fisik untuk menerima materi.

Jika kamu tidak bisa menemukan kelas online untuk sesi teori, pastikan kamu memilih kelas yang sudah ada rekayasa administrasi dan teknis yang jelas. Kamu bisa menghitung sendiri berapa jumlah maksimal orang yang ingin kamu ajak berinteraksi selama pemberian teori dilakukan.

3. Latihan Di Kolam Renang

 

 

Setelah sesi teori berakhir, kamu akan menjalani latihan di kolam renang. Pastikan kamu tetap menjaga jarak sejauh 1 meter dengan peserta lain dan minimalisir untuk melakukan kontak fisik bahkan dengan instruktur jika tidak dalam keadaan penting.

Sebelum masuk ke dalam kolam, kamu wajib membersihkan diri dengan sabun dan sampo untuk meminimalisir virus yang menempel di badan kamu masuk ke kolam.

Apabila kamu atau orang lain terindikasi terpapar Covid-19, kamu wajib mengikuti semua mekanisme dan instruksi yang diberikan.

4. Aktivitas Di Atas Kapal (Live on Board)

Saat kegiatan menyelam yang sebenarnya dilakukan yaitu menyelam dari atas kapal, kamu tetap wajib menjaga jarak sejauh 1 meter dari orang lain. Pastikan kamu selalu menggunakan masker kesehatan sebelum dan sesudah kegiatan penyelaman dilakukan.

Pastikan juga kalau semua peralatan selam yang akan kamu pakai sudah selesai dirakit sebelum naik ke kapal. Last but not least, segera cuci tangan kamu menggunakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer jika kamu menyentuh atau memegang objek yang digunakan bersama-sama dengan orang lain.

Setelah membaca panduan untuk diving di era new normal ini, apakah kamu sudah tidak sabar untuk pergi ke spot menyelam favorit kamu? Tetap patuhi peraturan dan protokol kesehatan kegiatan penyelaman supaya kamu dan orang lain tidak tertular Covid-19, ya! Selamat menjelajah dunia bawah laut lagi!

Blublub Indonesia