fbpx
Categories
Information Uncategorized

4 Rekomendasi Resort Eksotis di Sumba

Selama beberapa tahun terakhir, Sumba menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati. Lalu, ada pula resort di Sumba yang menyuguhkan nuansa alam terbuka yang eksotis.

Apalagi, banyak juga pasangan yang honeymoon di Sumba. Pulau ini juga memiliki berbagai objek wisata tak kalah cantik dengan daerah lainnya. Tentunya, pengalaman liburan kamu akan semakin berkesan.

Tidak hanya itu, terdapat pula predikat hotel terbaik di dunia yang pernah diraih di Sumba. Berikut adalah rekomendasi resort terbaik di Sumba:

1. Nihiwatu Resort

Nihiwatu Resort pernah meraih penghargaan sebagai hotel terbaik di dunia dari majalah Travel + Leisure pada 2016 dan 2017. Hal itu dikarenakan fasilitas yang ditawarkan Nihiwatu tak main-main.

Resort yang berada di Pulau Nihi Sumba ini menawarkan keindahan pantai secara private. Jadi, hanya tamu di resort tersebut yang punya akses untuk keluar-masuk menuju Pantai Nihi.

Nihiwatu Resort juga memadukan kemewahan dengan budaya tradisional Sumba. Hal itulah yang membuat resort ini sangat digandrungi oleh wisatawan lokal dan internasional.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa kamu lakukan di Nihiwatu Resort, seperti yoga, jalan-jalan ke perkampungan, safari spa, dan lainnya. Nihiwatu Resort Sumba menyediakan 12 tipe yang terdiri dari 33 unit villa. Setiap tipe kamarnya mengusung konsep dan suasana yang berbeda.

Misalnya, tipe Puncak yang menyuguhkan pemandangan langsung dari atas bukit. Kemudian, ada juga Mamole Tree House dengan konsep rumah pohon, dan masih banyak lainnya.

Tipe villa yang disediakan oleh Nihiwatu adalah Puncak, Mandaka, Mamole House Tree, Kasambi, Wamoro, Lantoro, Marangga, Lulu, Lamba, Haweri, Kanatar, dan Villa Rahasia.

Jika ingin menginap di villa tersebut, Nihiwatu Resort harganya dibanderol mulai dari Rp8.500.000 per malamnya. Nihiwatu Resort berada di Desa Hoba Hawi, Wanokaka, Sumba Barat.

2. Watukaka Resort

Buat kamu yang suka liburan ala camping, maka Watukaka Resort bisa menjadi pilihan terbaik. Penginapan di Pulau Sumba ini mengusung konsep glamping, yaitu berlama di tenda yang sangat mewah.

Berbagai fasilitas mewah yang tersedia di Watukaka akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Setiap tenda kamar di sini sudah dilengkapi dengan teras agar kamu bisa menikmati pemandangan.

Selain itu, setiap kamarnya juga dilengkapi AC yang ramah lingkungan. Meski terlihat sangat mewah, Watukaka Resort tetap mengusung konsep yang sangat ramah terhadap alam di sekitarnya.

Penginapan ini menggunakan material alam di setiap sisi bangunannya. Misalnya, bagian interior dan eksterior yang didominasi oleh batang kayu, kursi anyaman, dan lainnya.

Jika kamu ingin merasakan honeymoon atau liburan dengan konsep glamping, maka harus mengeluarkan biaya sekitar Rp5.000.000 per malamnya.

3. Maringi Eco Resort

Hotel di Sumba ini juga digunakan sebagai sekolah perhotelan untuk anak-anak muda di sana. Seorang wanita asal Belgia bernama Inge de Lathauwer adalah pencetusnya. Ia mendirikan Sumba Hotel School dengan menggunakan uangnya sendiri.

Jika kamu menginap di Maringi Eco Resort, maka kamu sudah ikut berkontribusi dalam mengembangkan sekolah perhotelan tersebut. Selain itu, Maringi Eco Resort melakukan seleksi yang cukup ketat untuk memilih murid yang bisa bergabung ke sana.

Nantinya, seluruh murid akan tinggal di sebuah asrama yang juga menyatu dengan resort. Tak heran, jika ada banyak murid sekolah perhotelan yang sering melewati penginapan tersebut.

Maringi Eco Resort Sumba menyediakan sembilan paviliun dengan berbagai fasilitas, seperti kamar mandi dalam, air panas, dan AC. Harga kamar di Maringi Eco Resort dibanderol mulai dari Rp1.300.000 per malam.

4. Sumba Nautil Resort

Resort di Sumba Barat Daya ini bisa kamu nikmati dengan harga terjangkau, lho. Terdapat tujuh paviliun yang tersedia di sini, kemudian harganya dibanderol mulai dari Rp700.000 hingga Rp2.000.000 per malamnya.

Selain itu, setiap paviliunnya dilengkapi dengan teras demi memanjakan para pengunjungnya. Jadi, setiap pengunjung bisa melihat pemandangan tebing secara langsung dari kamar.

Fasilitas yang disediakan oleh Sumba Nautil Resort cukup lengkap, mulai dari bar, kolam renang, restoran, layanan laundry, perpustakaan di lobi, dan toko kerajinan. Untuk perpustakaan, kamu bisa menemukan berbagai koleksi buku berbahasa asing. Harga paviliun di resort ini dibanderol mulai dari Rp1.950.000 per malam.

5. Sumba Adventure Resort

Buat kamu yang menyukai petualangan, maka penginapan di Sumba yang satu ini adalah jawabannya. Sumba Adventure Resort mengusung konsep back to nature dengan tampilan yang sederhana.

Namun, resort ini menyediakan berbagai fasilitas yang cukup lengkap, terutama untuk kegiatan olahraga. Kemudian, Sumba Adventure juga menyediakan perlengkapan untuk bersepeda, snorkeling, diving, dan berselancar.

Terdapat empat tipe kamar yang ditawarkan oleh Sumba Adventure Resort. Pertama, ada Camping yang dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Kedua, tipe Beach Hut dengan konsep bangunan bambu yang mengarah langsung ke pantai, lalu ada fasilitas kulkas, kamar mandi, dan tempat ngopi.

Ketiga, terdapat tipe Palm Forest Hut yang berada di bawah pohon kelapa sawit dengan pelindung atap. Selain itu, kamar mandinya pun terpisah dari kamar. Terakhir, tipe A-Frame dengan area terbuka beratapkan bambu. Lalu, tempat tidurnya juga berkonsep hammock.

Tentunya, resor yang satu ini akan menjadi tempat menginap yang asyik dan menyenangkan bagi kamu yang sangat menyukai alam terbuka. Harganya pun cukup murah, yaitu berkisar antara Rp400.000 hingga Rp600.000.

Fakta Tentang Nihiwatu, Resort Mewah Terbaik di Dunia

Nihi Sumba Island dengan Nihiwatu Resort kembali terpilih menjadi hotel terbaik di dunia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Travel + Leisure pada 2016 dan 2017 lalu.

Selain keindahan alamnya yang menakjubkan, ternyata ada berbagai faktor lainnya yang menjadikan pulau ini sebagai yang terbaik. Buat kamu yang penasaran, berikut adalah fakta menarik mengenai Nihiwatu yang meraih predikat sebagai hotel terbaik di dunia:

1. Mempertahankan Kearifan Lokal

Nihiwatu tetap mempertahankan kearifan lokal dari masyarakat Sumba. Hotel ini juga mengusung konsep artistik dan natural. Tak lupa juga dengan sentuhan budaya tradisional Sumba.

Hal itu terbukti dari interior Nihiwatu Resort yang didominasi oleh desain kayu dengan ciri khasnya.

2. Mengutamakan Ecotourism

Ecotourism atau ekowisata merupakan kegiatan wisata yang mengedepankan konservasi alam. Selain itu, kegiatan ini juga mengutamakan sosial dan ekonomi masyarakat Sumba.

Keberhasilan Pulau Nihi Sumba juga menunjukkan tren pariwisata saat ini yang mengarah ke ecotourism. Jadi, Nihi Sumba menjadi contoh terbaik dari ecotourism mulai diterapkan di Indonesia.

3. Tawarkan Kenyamanan

Bicara soal kenyamanan, Pulau Nihi Sumba juga tak perlu diragukan lagi. Sebab, resort tersebut terdiri dari villa dengan kamar berbentuk pohon. Lokasinya sendiri berada di atas tebing, sehingga kamu bisa menikmati pesona Samudera Hindia dari kamar.

Selain itu, Nihi Sumba memiliki lebih dari 33 akomodasi dengan fasilitas kolam renang pribadi dan akses menuju Pantai Nihi.

4. Ada Berbagai Atraksi Wisata

Kamu bisa menikmati paket Safari Spa selama seharian penuh sambil berjalan-jalan di pulau. Seluruh aktivitas tersebut bisa dilakukan saat kamu menginap di resort tersebut.

Lalu, kamu bisa merasakan langsung aktivitas trekking ke berbagai lokasi air terjun yang belum pernah terjamah sebelumnya. Setelah itu, kamu akan diajak menyusuri sawah dan mengunjungi desa lokal dengan budayanya yang kental.

Bahkan, kamu bisa mencicipi beragam jenis makanan dengan kelapa muda yang menyegarkan. Sebab, kelapa tersebut langsung diambil dari pohonnya.

5. Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Melimpahnya sumber daya yang dimiliki oleh Nihi Sumba, hal tersebut akan meningkatkan kesadaran mengenai berbagai isu yang dihadapi oleh masyarakat Sumba.

Apalagi, resort ini juga membuka lapangan kerja untuk menyejahterakan setiap keluarga dan mendukung kebutuhan masyarakat, seperti makanan bergizi untuk anak-anak serta menyediakan akses agar mendapatkan air bersih.

Tips Liburan ke Sumba untuk Pelancong Pemula

Jika ingin traveling ke Sumba, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Apalagi, buat kamu yang baru saja pertama kali berlibur ke Sumba. Nah, beberapa tips ini bisa kamu jadikan pedoman:

  • Mendarat di Waingapu atau Tambolaka

Tips pertama yang harus kamu perhatikan adalah mendarat di Waingapu atau Tambolaka. Kedua daerah tersebut sama-sama berada di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Waingapu sendiri berada di Sumba Timur dan Tambaloka berada di Sumba Barat Daya. Jadi, kamu bisa memilih lokasi pendaratan sesuai keinginan dan kebutuhanmu berlibur ke sana.

Jika ingin mengunjungi kampung adat, maka kamu bisa turun di Tambolaka. Nantinya, kamu bisa berkunjung sekaligus mempelajari rumah adat Ratenggaro.

Buat kamu yang tertarik dengan padang sabana yang indah, maka bisa memilih lokasi pendaratan di Wangipau.

  • Menyewa Transportasi

Selanjutnya, kamu perlu memperhatikan jenis transportasi yang akan disewa setelah sampai di Sumba. Jika kamu mendarat di Waingapu (Sumba Timur), solusi yang tepat adalah menyewa sepeda motor.

Jika kamu mendarat di Tambolaka (Sumba Barat Daya), sebaiknya menyewa mobil. Untuk sewa motor, harganya dibanderol mulai dari Rp100.000 per harinya. Lalu, sewa mobil dibanderol dengan harga mulai dari Rp800.000 per hari.

  • Siapkan Fisik

Kamu harus menyiapkan fisik jika baru pertama kali datang ke Sumba. Hal itu dikarenakan kamu harus trekking menuju lokasi yang diinginkan. Nantinya, kamu akan menuju air terjun, padang savana, bukit, tebing, dan lainnya.

Jika hujan turun, maka medan yang kamu lewati akan licin. Maka dari itu, kondisi tubuh kamu harus fit dan tetap terjaga.

  • Warga Lokal Membawa Parang

Setelah kamu sampai di Sumba, pasti akan terbiasa melihat warga lokal yang membawa parang. Namun, kamu tak perlu takut jika melihatnya, terutama di Sumba Barat Daya.

Jadi, parang tersebut akan ditaruh di sarung atau pakaiannya. Hal itu menjadi budaya mereka dalam upaya untuk melindungi dirinya sendiri. Selain itu, kamu juga bisa menyewa tour guide apabila masih khawatir dan tidak mengerti daerah Sumba.

  • Jaga Nilai dan Norma

Ketika sampai di Sumba, kamu harus menjaga nilai dan norma demi menghargai masyarakat. Sebab, warga Sumba masih memegang adat yang sangat kental di daerahnya. Sebaiknya, kamu bertanya terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu di sana.

Setelah mengetahui beberapa resort di Sumba, maka kamu hanya tinggal menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Pastikan pula kamu tetap menjaga sopan dan santun terhadap masyarakat sekitar.

Blublub Indonesia