fbpx
Categories
Information

10 Tips Menyelam Untuk Pemula

Bagi pemula, menyelam dapat terdengar menyeramkan. Untuk itu penting sekali mengikuti sederet cara dan juga tips diving pemula yang diberikan. Selain demi kelancaran selama menyelam. Juga agar tetap aman saat berada di bawah air.

Dibandingkan dengan beberapa olahraga lain, menyelam adalah salah satu yang termasuk ekstrim. Hal ini berarti tingkat kesulitan sampai bahaya dari olahraga selam cukup tinggi. Untuk itu sebelum melakukan kegiatan selam wajib lebih dulu ikut kursus. Sekaligus juga mendapatkan lisensi selam dari institusi resmi.

Nah bila sudah mantap untuk mulai mendalami hobi olahraga selam, berikut merupakan cara serta tips yang bisa diikuti.

10 Tips Menyelam Pemula

Sejarah menyelam di Indonesia cukup panjang. Sebagai negara kelautan, Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata bahari. Keindahan dasar laut Indonesia pun mampu menarik hati para wisatawan dari seluruh dunia.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa harus mencoba menyelam. Keindahan bawah laut, dengan terumbu karang dan ikan cantik berkejaran tentu tidak bisa dilewatkan.

Untuk kamu yang baru pertama kali menyelam, juga tidak perlu khawatir. Ada berbagai cara mudah dan tips menyelam pemula yang dapat dilakukan.

Tenang, Yakin, dan Niat

Mengapa ketiga hal ini penting? Baik itu saat kamu menyelam untuk tujuan rekreasi dan wisata, hobi, atau bahkan misalnya untuk eksplorasi sekalipun. Merasa tenang, yakin, dan niat merupakan tips pertama.

Tidak perlu terburu-buru ketika hendak menyelam. Agar semua proses berjalan dengan terkendali, keyakinan dan ketenangan menjadi sangat penting. Jangan lupakan niat untuk menjadi seorang diver dan dapat menikmati keindahan di bawah laut nantinya.

Perasaan takut, ragu, bahkan berjuta kekhawatiran memang wajar muncul saat pertama kali menyelam. Untuk itulah disarankan bagi penyelam pemula untuk selalu merasa tenang dan yakin. Yakinkan diri semua akan berlangsung baik-baik saja. Asal semua proses berjalan sebagaimana seharusnya.

Ketenangan juga penting. Bukan hanya saat masih berada di daratan. Terutama nanti ketika sudah berada di bawah laut.

Bila perlu, sebelum memutuskan untuk menyelam pertama kali, melakukan meditasi atau latihan untuk menenangkan diri lebih dulu. Agar tidak panik atau takut saat sudah menyelam ke dalam samudera.

Siapkan Peralatan Menyelam

equipment

Seperti olahraga lain, menyelam membutuhkan sederet peralatan. Agar diving berlangsung lancar, pastikan peralatan selam sudah siap lebih dulu. Bila hendak melakukan scuba diving, berikut ini beberapa peralatan dasar yang harus disiapkan:

Wet/drysuit merupakan baju selam khusus. Penggunaan wet atau drysuit ditentukan akan menyelam di air hangat atau dingin.

Masker digunakan agar memudahkan melihat saat di dalam air.

Fin, kaki katak untuk membantu bergerak dalam air.

BCD berupa rompi untuk menempelkan tank udara ke tubuh.

Weight Belt, pemberat dengan bentuk sabuk dan besi untuk memastikan kita tenggelam hingga kedalaman yang ditentukan.

Tabung atau tank sebagai penyimpanan udara.

Regulator yang berupa selang untuk menyalurkan udara dari tabung ke mulut.

Octopus, yang akan digigit oleh penyelam berguna untuk menyambung dari regulator ke mulut.

Deep Gauges merupakan alat mengukur kedalaman.

Pressure Gauges untuk mengukur tekanan dan juga menunjukan kapasitas udara di dalam tabung.

Peralatan tersebut di atas merupakan perlengkapan utama untuk scuba diving. Pada beberapa kondisi menyelam, akan dibutuhkan juga peralatan tambahan.

Beberapa peralatan bantu tambahan yang juga diperlukan saat diving antaranya:

Dive Comp yang merupakan alat untuk mengatur waktu menyelam, kedalaman, sampai suhu untuk menghindari bahaya.

Pisau khusus selam untuk memotong saat di dalam air.

Senter yang bisa digunakan saat menyelam di kedalaman air yang kiranya akan gelap. Maupun saat menyelam di malam hari.

Sarung tangan untuk melindungi tangan.

Hook sebagai penutup dan pelindung wajah dari serangan hewan laut.

Sempritan merupakan salah satu alat komunikasi saat di bawah air.

Peralatan yang lengkap sudah pasti akan memastikan menyelam juga lancar. Terutama peralatan menyelam adalah perlengkapan utama dan penting dalam prosedur.

Pahami SOP

Mempelajari dan memahami prosedur saat menyelam sangatlah penting. Untuk pemula yang baru pertama kali menyelam, mengetahui cara kerja dan bagaimana menggunakan alat selam sangatlah penting. Selain itu juga bagaimana prosedur menyelam yang seharusnya.

Seperti bagaimana harus menggunakan teman atau buddy ketika menyelam. Terutama buddy yang sudah memiliki sertifikasi menyelam untuk membawa orang lain.

SOP menyelam akan termasuk pula dengan berbagai keadaan yang mungkin terjadi saat di bawah air. Serta bagaimana cara mengatasi serta melewati keadaan tersebut.

Ikuti Petunjuk Instruktur

instruktur

 

Melakukan diving, selain didampingi buddy juga akan membutuhkan dive master. Dive master sebagai instruktur akan memberikan arahan, petunjuk sampai tips diving menyelam pemula yang sebaiknya diikuti.

Sebelum diver masuk ke dalam air, instruktur akan memberikan petunjuk lebih dulu. Ikuti sebaik-baiknya petunjuk yang diberikan. Demi kenyamanan dan keamanan menyelam bagi diri sendiri dan orang lain.

Kenali dan Hafalkan Isyarat Tangan

Saat berada di bawah air, komunikasi antara diver dengan buddy serta instruktur atau pemandu akan melalui isyarat tangan. Untuk itu wajib sekali mengenali bahkan menghafalkan apa saja isyarat penting yang dibuat dengan tangan.

Isyarat tangan dengan jempol ke arah atas, salah satunya, menandakan bahwa ingin naik ke permukaan. Sebaliknya bila jempol ke bawah berarti menyelam ke arah lebih dalam.

Untuk tanda bahaya, isyarat tangan yang dibuat seperti menggoyangkan telapak tangan layaknya gelombang berarti ada masalah. Sedangkan bila telapak tangan membentuk garis horizontal di leher artinya oksigen sudah habis.

Lakukan Entry Sesuai Prosedur

Banyak penyelam pemula yang merasa gugup ketika harus masuk ke dalam air pertama kali. Mereka lantas tidak mengikuti bagaimana prosedur entry yang seharusnya.

Prosedur entry ketika scuba diving terbagi menjadi dua cara:

Masuk ke dalam air dengan cara melompat dan sudah mengenakan gear scuba diving

Melompat ke dalam air lebih dulu, baru menggunakan scuba diving ketika sudah berada di dalam air

Bagi pemula, dari kedua procedure entry di atas yang disarankan menggunakan cara kedua. Kenakan wet atau drysuit lebih dulu. Baru kemudian melompat ke air dan pasang peralatan scuba diving.

Lakukan Equalising

Tekanan menjadi permasalahan lain bagi penyelam pemula. Diver pemula sering mengalami sakit bahkan rasa tidak nyaman di telinga dan tenggorokan karena perubahan tekanan. Untuk mengatasi hal ini harus melakukan equalising.

Equalising merupakan cara untuk menyesuaikan tekanan di luar tubuh dengan telinga. Jadi kuping tidak akan terasa sakit karena perbedaan tekanan yang terjadi.

Untuk melakukan equalising bisa dengan menekan hidung kemudian mendorong udara keluar melalui lubang hidung. Cara lain yang kerap dilakukan diver profesional dengan menelan ludah.

Ekualising tidak hanya dilakukan ketika sudah merasa sakit atau tekanan di telinga. Sebaliknya, lakukan equalising sesering mungkin agar tubuh cepat menyesuaikan perubahan tekanan. Idealnya, equalising dilakukan setiap turun 1 meter di kedalaman air.

Tak Perlu Menahan Nafas

Khusus untuk menyelam scuba diving, tips menyelam pemula yang bisa diberikan ialah jangan menahan nafas.

Tentu saja berbeda dengan menyelam freediving yang justru membutuhkan latihan tersendiri untuk menahan nafas saat berada di bawah air.

Penyelam scuba diving pemula sering kali tanpa sadar menahan nafas kemudian menghembuskan keluar lewat mulut. Bila hal ini dilakukan, resiko kecelakaan paru-paru akan semakin besar.

Selama di dalam air sebaiknya bernafas secara normal. Tenangkan diri, jangan panik dan santai. Hirup udara melalui mulut dengan dalam-dalam. Lalu keluarkan dari mulut juga.

Banyaknya udara yang masuk dan keluar dari proses ini haruslah sama. Sehingga tidak perlu menahan nafas selama di dalam air.

Selain itu, masuknya udara di dalam tubuh juga akan meringankan massa. Tubuh menjadi lebih ringan dan lebih mudah terdorong ke arah permukaan.

Tidak Terlalu Jauh Dari Buddy atau Pemandu

Menyelam tidak seharusnya dilakukan sendirian. Salah satu prosedur penting saat menyelam ialah dengan menggunakan buddy. Terutama untuk pemula. Sebaiknya menyelam bersama rombongan, dengan pemandu dan instruktur.

Tips diving pemula yang paling penting ialah tidak berada terlalu jauh dari rombongan.

Pastikan jarak masih cukup dekat dengan pemandu, instruktur, maupun buddy yang menyelam bersama. Paling tidak masih berada dalam pandangan.

Ketika pertama kali menyelam memang mudah sekali terdistraksi dengan indahnya pemandangan.

Kecantikan bawah laut membuat mudah sekali membuat kamu mengedarkan pandangan. Bahkan mungkin ingin mengeksplorasi lebih dalam.

Meski begitu, pastikan untuk tidak berenang terlalu jauh, maupun lebih lambat atau cepat dari buddy. Kemungkinan terjadi masalah dan kecelakaan saat di bawah laut sangat besar. Untuk itu demi keamanan, pastikan tidak berada jauh dari rombongan.

Bila terpisah dari buddy atau pemandu juga akan sangat bahaya. Kemungkinan tersesat, terbawa arus, bahkan kehabisan oksigen akan sangat besar.

Meski sudah membawa sempritan, misalnya, tetap pastikan untuk berada di jarak pandang dengan diver lainnya.

Lulus Uji Sertifikasi

Menyelam memang tidak bisa dilakukan sembarang orang. Untuk pemula sekalipun, walau akan membawa pemandu dan instruktur saat menyelam, tetap harus lebih dulu lulus uji sertifikasi.

Sertifikasi menyelam didapatkan melalui kursus selam. Ada berbagai jenis lisensi selam dengan jenjang berbeda. Masing-masing dari institusi berbeda. Ada lisensi dari PADI, SSI, CMAS, dan lainnya.

Lulus uji sertifikasi merupakan cara utama sekaligus tips diving pemula yang paling penting dilakukan.

Sertifikasi menjadi penanda bahwa penyelam sudah mengetahui dan memiliki kemampuan untuk menyelam. Sekaligus juga sebagai identitas penyelam tersebut.

Tanpa lisensi dan lulus uji sertifikasi, sebaiknya tidak mencoba menyelam. Resiko bahaya akan sangat besar ketika menyelam tanpa memiliki kemampuan dan latihan sebelumnya.

Untuk pemula, menyelam menjadi kegiatan yang menantang. Siapa yang tidak akan tergoda untuk menikmati indahnya pemandangan di bawah laut? Kecantikan terumbu karang dengan ikan berwarna-warni. Serta berbagai biota laut lain yang ada di dasar samudera.

Menikmati keindahan bawah laut memang menjadi sejarah menyelam itu sendiri. Walau bisa dilakukan oleh pemula, menyelam tidak boleh sembarangan.

Selain harus mengikuti sederet cara dan prosedur, tips diving pemula bisa menjadi pegangan tersendiri. Para penyelam wajib pula untuk memiliki lisensi dan lulus uji sertifikasi selam lebih dulu.

Bahkan untuk pemula sekalipun akan ada lisensi tersendiri. Memastikan semua prosedur dan tips menyelam pemula di atas terpenuhi akan memastikan keamanan. Serta tentunya kenyamanan untuk penyelam sendiri.

Nah, sudah siap untuk menikmati keindahan wisata bahari Indonesia dengan menyelam?

Baca juga : Waspadai Penyakit pada Telinga saat Berenang dan Menyelam

Blublub Indonesia