fbpx
Categories
Information

Jangan Takut “Snorkeling” Walau Tidak Bisa Berenang

Tidak punya kemampuan berenang yang baik membuat banyak orang takut untuk menikmati aktivitas air. Jangankan di laut, ada juga orang yang tidak berani untuk berenang di kolam yang kedalamannya lebih dari 1 meter. Kalau kamu adalah tipe orang yang takut snorkeling dan aktivitas air lainnya, kamu harus baca artikel ini!

Artikel ini kami tulis buat kamu yang tidak bisa berenang tetapi sangat tertarik untuk mencoba aktivitas seru di air seperti snorkeling. Kamu bisa mengatasi rasa takut kamu dengan mengikuti tips yang akan kami bagikan di bawah ini.

Persiapan Sebelum Snorkeling Di Laut

alat

Sebelum kamu terjun dan berenang langsung ke air laut, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan. Persiapan ini bertujuan supaya kamu bisa tetap tenang dan tidak panik saat snorkeling walau tidak bisa berenang dengan baik. Berikut adalah ulasan lengkapnya:

  1. Kenali Peralatan Snorkeling Yang Akan Kamu Gunakan

Untuk melakukan snorkeling, paling tidak ada 3 peralatan dasar yang akan kamu gunakan yaitu google, snorkel dan fins.

Google adalah masker kacamata yang akan kamu gunakan untuk melindungi mata dan hidung kamu dari kemasukan air laut. Google membuat kamu tidak akan bisa bernafas menggunakan hidung, sehingga kamu harus menggunakan mulut untuk mengalirkan oksigen ke tubuh kamu.

Snorkel adalah tabung yang membantu kamu untuk bernafas lewat mulut. Tabung snorkel memiliki dua ujung, dimana ujung pertama akan dimasukkan ke dalam mulut kamu, sedangkan ujung satunya menjadi tempat keluar masuknya udara yang akan membantu kamu bernafas.

Fins atau kaki katak adalah sepatu khusus menyelam yang berfungsi untuk membantu kamu berenang dengan lebih cepat. Ukurannya yang panjang dengan massa yang lumayan berat mungkin akan membuat beberapa dari kamu yang masih pemula merasa tidak nyaman.

Jika kamu justru merasa kewalahan menggunakan fins, kamu bisa menggunakan sepatu khusus menyelam. Namun, sepatu ini tidak bisa membantu kamu berenang lebih cepat. Kamu harus mengandalkan kekuatan fisik kamu dalam mengayunkan kaki untuk berenang, which is bikin kamu merasa lebih capek.

  1. Berlatih Di Kolam Renang

kolamSebelum terjun langsung ke dalam air laut, ada baiknya kamu berlatih dulu di kolam renang. Jika kamu sedang liburan ke luar kota dan hotel tempat kamu menginap memiliki fasilitas kolam renang, kamu bisa banget latihan snorkeling di kolam yang agak dangkal, paling tidak airnya setinggi pinggang kamu.

Saat latihan snorkeling, kamu harus menggunakan peralatan snorkeling yang lengkap seperti google , snorkel dan fins . Hal ini penting banget buat kamu supaya terbiasa sama alat-alat yang bakal bantu kamu selama menikmati pemandangan bawah air.

Hal yang akan kamu latih selama di kolam renang adalah teknik pernafasan dan buoyancy atau mengapung.

Saat snorkeling, kamu akan bernafas melalui mulut. Hal ini karena google yang kamu pakai akan menutup area mata dan hidung kamu supaya air laut tidak bisa masuk. Saat bernafas lewat mulut, kamu akan menggunakan snorkel untuk mencukupi aliran oksigen yang kamu butuhkan selama berenang.

Supaya pernafasan kamu tidak terganggu, pastikan kamu memasang snorkelnya dengan benar. Tali pengait antara google dan snorkel harus dicek agar tidak lepas. Selain itu, ujung tabung snorkel harus mengarah ke atas dan tidak ikut masuk ke air saat kamu berenang untuk mencegah kamu menghirup dan menelan air laut.

Selanjutnya, untuk melatih daya apung kamu selama berada di air, kamu harus memulainya di kolam dangkal. Pertama-tama, ambil posisi membungkuk, kemudian letakkan kedua tangan di dasar kolam untuk menopang tubuh kamu. Saat kamu sudah merasa nyaman, kamu bisa dengan perlahan melepaskan tangan kamu.

Jangan panik kalau tiba-tiba kamu tidak bisa mengapung dan justru turun ke dasar kolam. Bagi pemula, memang perlu waktu supaya bisa mendapatkan posisi yang nyaman saat berlatih mengapung. Lakukan latihan ini sampai kamu merasa nyaman dan aman.

  1. Membiasakan Diri Berada Di Air

Buat kamu yang tidak bisa berenang, kami paham banget kalau kamu cenderung tidak suka berada lama-lama di dalam air. Apalagi kalau kamu memiliki trauma yang cukup besar terhadap air, mungkin kamu tidak akan nyaman jika harus berendam di dalam air.

Tapi kalau kamu mau snorkeling dan menikmati pemandangan bawah laut, mau tidak mau kamu harus membiasakan diri berada di air dalam waktu yang cukup lama.

Untuk membiasakan diri di air, kamu tidak perlu tergesa-gesa. Gunakan waktu kamu sebaik dan sebanyak mungkin untuk merasa nyaman di dalam air. Jika trauma kamu cukup besar, kamu bisa mencoba untuk berendam terlebih dahulu di rumah dengan bak yang airnya tidak terlalu banyak.

Jika kamu sudah terbiasa di bak, maka kamu bisa membiasakan diri kamu di kolam renang. Saat di kolam, kamu tidak harus langsung belajar berenang apalagi berlatih pernafasan. Kamu cukup berdiri dan merasakan badan kamu berendam di dalam air dan mulai bergerak sedikit demi sedikit sesuai dengan tingkat kenyamanan kamu.

Tips penting dari kami adalah, jangan melakukan hal ini sendirian ya. Pastikan kamu selalu ditemani oleh keluarga atau teman kamu. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti panik yang luar biasa saat berada di air.

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Snorkeling Agar Tetap Aman Dan Nyaman

Supaya kamu bisa melakukan snorkeling aman dan nyaman di laut, kamu harus memperhatikan beberapa hal penting ini:

  1. Menggunakan Peralatan Snorkeling Dengan benar

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan kamu selama berada di air adalah mengecek semua peralatan snorkeling kamu. Pastikan semua alat berfungsi dengan baik, tidak ada kebocoran, dan ukurannya harus pas dengan kepala kamu.

Jika kamu memiliki rambut yang cukup panjang, ada baiknya kamu mengikat rambut kamu supaya tidak mengganggu saat berenang. Karena tidak jarang orang yang mengurai rambutnya saat snorkeling, pandangannya terganggu akibat rambut yang berkibar-kibar dimainkan oleh arus air laut.

Jika kamu sudah mengikat rambut, kamu bisa memasang google di kepala dan pastikan tali pengaitnya pas di kepala kamu supaya tidak lepas. Untuk memasang snorkel, kamu bisa meminta bantuan kepada petugas toko yang menyewakan peralatan snorkeling atau teman kamu.

Dalam memilih kaki katak, pastikan ukurannya pas dengan ukuran kaki kamu. Panjang kaki katak cukup beragam, kamu bisa meminta yang paling pas dan nyaman buat kamu.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah penggunaan pakaian renang yang nyaman. Jangan menggunakan celana jeans atau jaket hanya karena kamu takut hitam. Pakai pakaian renang yang ringan, menempel secara baik dengan kulit, dan tidak menghalangi gerakan kamu selama berada di air.

  1. Jangan Panik Saat Kehabisan Nafas Atau Lelah

Saat snorkeling, mungkin kamu akan menemui beberapa kejadian yang tidak menyenangkan seperti kehabisan nafas atau lelah.

Kehabisan nafas bisa jadi karena kamu tidak terbiasa bernafas menggunakan mulut. Banyak pemula yang tidak jarang justru menghirup dan menelan terlalu banyak air laut yang mengakibatkan mereka tersedak, tidak bisa bernafas dan akhirnya panik.

Jika kamu kehabisan nafas, segera buka google dan snorkel kamu, kemudian bernafas secara normal menggunakan hidung. Kalau kamu terus merasa tidak nyaman menggunakan google, segera hentikan kegiatan snorkeling kamu dan kembali ke pantai.

Kelelahan juga bisa membuat orang panik saat snorkeling. Saat kamu kehabisan tenaga, kamu pasti ingin berhenti berenang sejenak untuk istirahat. Sayangnya, air laut bukanlah habitat kamu dan saat kamu berhenti bergerak, mau tidak mau badan kamu akan tenggelam.

Reaksi dasar manusia saat akan tenggelam tentu ingin menyelamatkan diri dan seringnya berujung pada kepanikan. Kamu harus tahu batas kekuatan kamu saat berada di air. Jangan menunggu sampai tenaga kamu benar-benar habis baru berhenti.

  1. Jangan Snorkeling Sendirian

Sebagai pemula apalagi tidak memiliki kemampuan berenang yang baik, hindari banget yang namanya snorkeling sendirian. Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi selama kamu berada di air. Misalnya gelombang air laut yang tiba-tiba besar, kaki kamu mengalami kram, atau bisa juga kamu terseret arus bawah air laut.

Pastikan saat snorkeling kamu selalu ditemani oleh teman kamu yang bisa berenang atau instruktur snorkeling. Saat bergerak atau pindah spot, selalu lakukan bersama-sama supaya kamu tidak tertinggal. Kalau terjadi apa-apa, mereka bisa dengan cepat membantu kamu.

  1. Gunakan Jaket Pelampung

Nah, tips ini mungkin adalah tips yang paling kamu tunggu-tunggu. Kalau kamu benar-benar tidak memiliki kemampuan berenang dan tidak ingin terlalu ribet mengatur daya apung, maka kamu bisa banget menggunakan pelampung atau jaket apung .

Selain demi keselamatan kamu selama berada di air, jaket apung juga membuat badan kamu lebih ringan. Kamu bisa bergerak dengan lebih mudah dan tentu saja lebih nyaman tanpa harus khawatir tenggelam.

Untuk memilih jaket apung, pastikan ukurannya pas di badan kamu ya. Jangan sampai kekecilan apalagi kebesaran.

  1. Cari Spot Yang Tidak Terlalu Dalam

Sebenarnya, aktivitas snorkeling dilakukan di laut yang tidak terlalu dalam. Tetapi, kadang-kadang pemandangan laut yang disajikan oleh lautan dangkal tidak terlalu maksimal jika dibandingkan dengan lautan yang lebih dalam.

Sebagai pemula, ada baiknya kamu harus puas dengan pemandangan bawah laut yang tidak terlalu dalam. Hitung-hitung kamu latihan sebelum snorkeling di tempat yang lebih menantang.

Kalau kamu benar-benar mau menikmati pemandangan biota laut yang cantik namun kedalaman airnya tidak terlalu besar, kamu harus memilih spot atau tempat snorkeling yang terbaik. Bisa jadi spot ini berada di luar kota atau bahkan di luar pulau tempat kamu tinggal.

Spot-spot terbaik untuk snorkeling seperti Bali, Raja Ampat, Gili Trawangan dan sebagainya, biasanya menyuguhkan pemandangan bawah laut yang menakjubkan meskipun airnya dangkal. Kamu bisa liburan ke tempat-tempat ini supaya bisa snorkeling dengan puas tanpa harus khawatir dengan lautan yang dalam.

Yang jelas, dimana pun kamu snorkeling, keamanan dan keselamatan kamu harus selalu menjadi hal yang paling utama.

Setelah membaca sampai habis tips dari kami, apakah kamu masih takut snorkeling di laut? Mengatasi rasa takut dan trauma selama berada di air memang cukup sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi, jangan sampai ketakutan kamu ini menghalangi kamu untuk menikmati keindahan bawah laut, ya!

Baca  juga : Tips Merawat Snorkel Agar Tetap Awet untuk Liburan

Blublub Indonesia