fbpx
Categories
Information

10 Makhluk Yang Akan Kamu Temui Di Bawah Laut Pulau Rote

Pulau Rote merupakan salah satu pulau terluar Indonesia di bagian selatan, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun lokasinya sangat jauh dari ibu kota Indonesia, akses menuju pulau satu ini lumayan mudah dan infrastrukturnya juga lumayan memadai.

Kamu bisa naik kapal ferry dari Pelabuhan Kota Kupang yang bernama Pelabuhan Tenau kurang lebih 1 sampai 2 jam perjalanan. Kalau kamu mau perjalanan yang super singkat, kamu bisa naik pesawat dari Bandar Udara El Tari Kupang yang cuma menghabiskan waktu sekitar 30 menit di udara.

Pulau ini dikenal juga dengan nama Pulau Sasandu, diambil dari nama alat musik tradisionalnya yang terbuat dari daun lontar. Pulau ini menawarkan pemandangan yang masih natural dan terbilang sangat eksotis karena masih belum banyak wisatawan asing maupun domestik yang mengunjungi tempat ini.

3 Spot Menyelam Yang Menjadi Daya Tarik Pulau Rote

Buat kamu yang suka banget menjelajahi dunia bawah laut terutama yang masih memiliki biota laut yang alami dan sehat, pulau satu ini bakal jadi destinasi favorit kamu selanjutnya. Pulau ini memiliki tiga spot diving dan snorkeling utama yaitu North Point Ndao, Do`o dan Ndao Jeti.

1. North Point Ndao

Spot utama yang menjadi lokasi penyelaman yang bagus adalah North Point Ndao. Di spot satu ini, kamu bisa menikmati pemandangan bawah air yang terbaik dalam kedalaman antara 15 meter hingga 30 meter.

2. Do`o

Jika kalian adalah penyuka terumbu karang, maka tempat ini adalah tempat yang akan paling kalian sukai. Do`o memiliki pemandangan terumbu karang yang sangat cantik dan bisa memanjakan mata siapa saja yang melihatnya.

Untuk menikmati kehidupan biota lautnya yang alami, kamu perlu menyelam sekitar 8 meter di bawah permukaan air laut.

3. Ndao Jeti

Dibandingkan dengan dua spot lainnya yang sudah kami sebutkan, Ndao Jeti adalah lokasi paling dangkal yang bisa kamu datangi untuk menikmati keindahan dunia bawah laut pulau ini. Kamu hanya perlu menyelam di kedalaman 7 meter di bawah permukaan air laut.

10 Makhluk Yang Akan Kamu Temui di Bawah Laut Pulau Rote

Nah, jika sebelumnya kami sudah membahas spot utama untuk diving dan snorkeling di pulau ini, sekarang kami akan membahas makhluk laut apa saja yang bisa kamu lihat dan temui. Berikut adalah listnya secara lengkap:

1. Nudi Branch

Hewan laut pertama yang bisa kamu jumpai di pulau satu ini adalah Nudibranch. Hewan satu ini merupakan sejenis siput yang tidak memiliki cangkang sebagai pelindung tubuh. Yang paling menarik dari siput satu ini adalah warnanya yang unik dan cerah mirip dengan warna pelangi.

Buat kamu yang hobi makan siput, sayang banget Nudibranch tidak bisa dimakan karena mengandung racun yang bisa berbahaya buat tubuh kamu. Jadinya, kamu hanya bisa memandangi keindahannya saja.

Untuk menemukan hewan ini, kamu tidak perlu repot-repot menyelam terlalu dalam. Karena hanya dengan kedalaman 1 meter, kamu sudah bisa melihat hewan unik satu ini. Tapi ingat, jangan pernah menyentuh hewan satu ini ya meskipun tidak beracun saat disentuh.

Hewan satu ini tergolong cukup rapuh jika digenggam erat karena bisa mati dan badannya rusak. Karena untuk bertumbuh 1 cm saja hewan ini membutuhkan waktu sekitar 12 bulan. Jadi, kamu harus menjadi penyelam yang bijak ya, guys!

2. ClownFish

Clownfish atau ikan badut menjadi ikan yang sangat populer bagi kalangan penyelam apalagi setelah film Finding Nemo berhasil menuai kesuksesan yang besar. Hampir setiap penyelam khususnya pemula yang menikmati dunia bawah air selalu menyerukan “ada ikan nemo” setiap kali mereka melihat ikan satu ini.

Ya, ikan nemo adalah ikan badut yang bisa dengan sangat mudah kamu jumpai saat menyelam di Pulau Rote. Ikan badut kadang juga disebut sebagai ikan giru, dimana ikan ini masuk ke dalam spesies Amphiprioninae.

Ciri khas utama dari ikan ini adalah badannya yang belang berwarna oranye dan putih. Meskipun ada juga jenis ikan badut yang berwarna hitam. Ikan badut memiliki habitat di sekumpulan anemon laut yang bisa melindungi mereka dari serangan predator.

Ukuran ikan ini cenderung kecil dan mungil sekitar 5 sampai 13 sentimeter panjangnya. Ukurannya yang kecil membuat ikan satu ini lebih sering menjadi santapan ikan yang besar dibandingkan untuk menjadi ikan pemangsa.

3. Manta Ray

Manta Ray adalah salah satu jenis ikan pari yang cukup berbeda karena ukurannya yang jumbo. Seekor Manta Ray dewasa bisa memiliki ukuran hingga 7 meter lebih dengan berat tubuhnya mencapai ribuan kilogram! Meskipun ukurannya super besar, kamu tidak usah takut karena ikan ini sangat jinak dan ramah.

Banyak penyelam yang sengaja turun ke kedalaman yang cukup dalam hanya untuk melihat dan menyaksikan ikan satu ini berenang. Kalau kamu adalah penyelam yang beruntung, bukan kamu yang mencari ikan ini tetapi kamu lah yang akan didekatinya.

Ada satu hal yang menjadi kekhawatiran kami yaitu tentang jumlah ikan pari manta yang semakin sedikit. Karena ikan ini masuk kategori ikan yang hampir punah, maka ikan ini menjadi hewan langka yang dilindungi di Indonesia dan tidak boleh diburu dengan alasan apapun.

4. Blue Spotted Stingray

Seperti namanya, ikan satu ini juga masuk ke dalam kategori ikan pari. Yang membedakannya dengan ikan pari jenis lain adalah bintik-bintik berwarna biru yang terdapat di seluruh tubuhnya.

Jika pari manta sangat ramah dan aman terhadap manusia karena ekornya yang tidak menyengat, ikan satu ini sama seperti ikan pari lainnya. Ujung ekornya yang tajam bisa mengeluarkan sengatan dan duri beracun apabila merasa terancam akibat keadaan sekitar.

Supaya penyelaman kamu tetap aman, saat bertemu dengan ikan ini tetaplah jaga jarak dan jangan terlalu dekat. Kamu cukup melihat keindahannya saja atau mengambil foto dari jauh. Kamu tidak akan pernah tahu kapan ikan ini merasa terancam dan bisa saja tiba-tiba menyerang kamu atau penyelam lainnya.

5. Toad Fish

Toad fish dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama ikan kodok. Disebut sebagai ikan kodok karena bentuk dan perawakan tubuhnya sangat mirip dengan kodok pada umumnya.

Ikan satu ini sangat senang hidup dan berada di tengah-tengah terumbu karang. Bahkan bagi kamu yang tidak terlalu familiar dengan ikan ini, kamu bisa menyangka kalau ikan ini adalah terumbu karang karena kepintarannya dalam bersembunyi dan menyamar.

Biasanya ikan ini bersembunyi di antara terumbu karang untuk menunggu mangsanya lewat. Jika kamu bertemu dengan ikan ini, kamu perlu berhati-hati dan jangan sekali-kali menyentuhnya. Di sekujur tubuh ikan ini terdapat duri di bagian siripnya yang mengandung racun berbahaya.

Ikan yang masuk ke dalam kategori langka dan hampir punah ini perlu banget untuk dijaga kelestariannya.

6. White Tip Reef Shark

Meskipun dikategorikan sebagai ikan hiu, ikan satu ini sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. Ikan ini tidak agresif seperti ikan hiu jenis lainnya saat bertemu dengan manusia. Justru sebaliknya, ikan ini akan berenang menjauh dan bersembunyi di balik terumbu karang untuk menghindar para penyelam.

Ikan yang dikenal di Indonesia sebagai ikan hiu karang ini biasanya memangsa ikan-ikan yang lebih kecil. Sesuai namanya, ciri-ciri fisik utama dari ikan ini adalah sirip yang berwarna putih. Kamu bisa melihat dan bertemu dengan ikan ini kalau kamu turun ke bawah air hingga kedalaman 10 meter.

Sayangnya, ikan satu ini juga masuk ke dalam kategori yang hampir punah. Selain diakibatkan oleh perburuan yang berlebihan di masa lalu dan sekarang, ikan ini juga cenderung lambat banget dalam bereproduksi.

7. Turtle

Turtle atau kura-kura pastinya sudah familiar banget kan sama kamu? Hewan yang masuk ke dalam keluarga reptil bercangkang ini juga gampang banget dijumpai di bawah air Pulau Rote.

Kura-kura laut cukup berbeda dengan kura-kura yang ada di darat. Mereka punya kelopak mata dan rahang yang menyerupai paruh, sayangnya tidak bergigi. Makanya hewan ini termasuk hewan yang lucu dan menggemaskan. Selain itu, mereka tidak memiliki kaki, melainkan sirip yang ujungnya berbentuk seperti cakar.

Tapi ingat, meskipun hewan satu ini ramah dan jinak banget saat ada di sekitar manusia, kamu jangan menyentuh apalagi memegangnya ya. Cukup dipandangi atau diambil fotonya saja supaya kelestariannya tetap terjaga.

8. OrangUtan Crab

Jika kalian baru pertama kali mendengar nama hewan ini, mungkin di benak kalian akan tersirat pertanyaan,” kepiting orangutan itu hewan apa?” Memang hewan satu ini tidak ada banyak yang tahu keberadaannya. Jadi tidak heran jika banyak orang bingung jika ada yang menyebutkan nama hewan laut satu ini.

Jenis kepiting satu ini memiliki ciri khas khusus yang menjadikannya sangat berbeda dengan kepiting yang sering kamu lihat di laut. Di sekujur tubuhnya terdapat bulu-bulu halus yang berwarna merah menyala. Makanya tidak heran kepiting ini disebut sebagai kepiting orangutan karena bulunya sama persis dengan orang utan.

Kepiting ini sangat suka hidup di antara terumbu karang untuk memakan ikan-ikan yang ukurannya kecil atau plankton. Sayangnya, hewan ini tidak bisa luput dari rantai makanan karena ia akan menjadi santapan dari hewan-hewan yang lebih besar seperti gurita dan ikan karang.

9. Whale Shark


Whale shark atau ikan hiu paus adalah salah satu binatang laut yang paling besar di dunia. Dan ikan ini lumayan sering bisa dilihat oleh para penyelam saat menjelajah dunia bawah air pulau satu ini. Ikan ini memiliki banyak nama alias seperti ikan cucut, geger lintang dan hiu tutul.

Ukuran tubuh hiu paus dewasa bisa mencapai panjang lebih dari 9 meter dan berat hingga 9 ton. Cara makan ikan ini sama seperti ikan raksasa lainnya yaitu dengan menghirup air laut yang sangat banyak sehingga berhasil menyaring hewan-hewan kecil seperti plankton dan ikan.

Ukurannya yang jumbo ternyata tidak semenakutkan yang banyak orang pikirkan. Ikan ini cukup jinak dan ramah bila berada dekat dengan manusia. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ada penyelam yang cukup beruntung dan berhasil menaiki punggung hewan ini.

10. Robust Ghost Pipefish

Dalam Bahasa Indonesia, ikan ini lebih dikenal dengan nama ikan pipa hantu. Disebut ikan hantu karena kebiasaannya hidup di air yang jarang banget bergerak. Selain itu, ikan ini suka banget hidup di tengah-tengah karang sehingga hampir mustahil untuk melihat ikan ini dengan kasat mata.

Ikan ini memiliki kemampuan untuk berubah warna sesuai dengan keadaan sekitar. Selain itu, saat bergerak, mulutnya yang cukup runcing selalu menghadap ke arah bawah.

Kalau kamu ingin banget melihat ikan satu ini saat menyelam, ada baiknya kamu harus ekstra sabar dan teliti saat mencarinya.

Nah itu dia 10 binatang laut yang bisa kamu lihat dan jumpai di Pulau Rote. Diantara daftar hewan ini, kamu paling ingin bertemu dengan yang mana?

Blublub Indonesia