fbpx
Categories
Information

10 Lokasi Menyelam di Timur Indonesia

Bentang geografi Indonesia di bagian Timur merupakan surga diving yang dianugerahkan Tuhan kepada Indonesia. Bagaimana tidak, spot diving terbaik di dunia beberapa di antaranya ada di Indonesia Timur. Taman laut yang menjadi warisan dunia UNESCO ada di sana.

Perairan di Indonesia bagian Timur mencerminkan kesempurnaan lautan tropis dengan kekayaan alam laut yang memukau dunia. Bunaken dikenal dengan terumbu karang, Raja Ampat dikenal dengan keragaman ikan-ikannya.

Namun, tahukah kamu jika diving di Indonesia Timur bukan hanya Raja Ampat dan Bunaken, berikut ini kami dari Blublub akan merangkum 10 lokasi menyelam terbaik yang ada di Indonesia Timur, apa saja?

raja ampat diving

  1. Wakatobi

Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Tenggara Indonesia merupakan lokasi selam tersembunyi yang berkelas dunia. Taman nasional tersebut meliputi 4 pulau yakni Binongko, Tomia, Kaledupa, dan Kepulauan Wangi-Wangi.

Wakatobi dikenal dengan kawasan dengan terumbu karang paling murni di dunia. Lokasinya yang masih bersih dengan dominasi batu kapur menjadikan tempat ini semakin menjadi incaran para penyelam dunia.

Kondisi terumbu karang di Wakatobi dikenal sangat sehat sekaligus menyuguhkan formasi karang dan topografi kehidupan bawah laut yang unik. Perairan Wakatobi juga dikenal dengan keragaman jenis ikannya yang tinggi.

Menyelam di Wakatobi bisa dilakukan untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman. Kedalaman rata-rata mulai dari 20 hingga 60 meter. Suhu rata-rata di bawah laut mencapai 26 hingga 30 derajat celcius.

Beberapa spot menyelam di Wakatobi yang cukup populer antara lain:

  • House Reef
  • Coral Garden
  • Roma
  • Cornucopia

Bukan hanya spot menyelam yang memukau, akomodasi bagi para penyelam atau wisatawan lainnya ke pulau ini juga cukup terjamin. Ada banyak resort mewah yang bisa dijadikan tempat bermalam menikmati keindahan taman laut kelas dunia tersebut.

  1. Kepulauan Alor

Lokasi menyelam di Indonesia Timur selanjutnya adalah Kepulauan Alor yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keindahan perairan ini tidak diragukan lagi. Warna-warni ikan di lautan ini mengundang decak kagum para penyelam. Kawasan Alor sebenarnya adalah daerah gunung berapi yang sudah tidak aktif sehingga menyimpan potensi keindahan yang istimewa.

Jika beruntung, menyelam di sini memungkinkan kamu menyaksikan paus dan lumba-lumba pilot yang hilir mudik. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan hiu karang dan penyu yang berenang secara berdampingan.

Tak itu saja, sekumpulan lumba-lumba dan tuna sirip kuning juga menjadi jenis ikan yang akan sering kamu temukan di Perairan Alor.

Kepulauan Alor menjadi spot menyelam bagi mereka yang sudah berpengalaman karena kondisi arus dan pusaran airnya yang cukup kuat. Selain itu, suhu di bawah perairan juga dapat menurun secara tiba-tiba.

Selain berpengalaman, para penyelam harus membawa perlengkapan diving lengkap. Seorang instruktur menyelam Rusia bahkan membatalkan penyelaman para penyelam bimbingannya karena alat yang tidak lengkap.

Beberapa spot menyelam di Kepulauan Alor yang bisa kamu kunjungi antara lain:

  • Kalabahi Bay
  • Kendi Bay
  • Pink Forest
  • Ferry Harbor
  • Threesome
  • Selat Pantar
  • The Edge
  • Babylon
  • Kel’s Dream
  • The Bullet
  • The Cathedral
  1. Bunaken

Spot diving Indonesia di bagian Timur yang sudah mendunia selain Raja Ampat adalah Bunaken. Terletak di Manado, Sulawesi Utara, lokasi penyelaman ini menawarkan keindahan suasana bawah laut ini ditetapkan sebagai Warisan Wisata Dunia oleh UNESCO.

Surga bagi para penyelam dunia adalah Bunaken. Spesies karang di perairan ini tujuh kali lipat lebih banyak dibandingkan yang ada di Hawaii. Kawasan seluas 75.000 hektare dengan 5 pulau utama yang sangat indah (Siladen, Bunaken, Manado Tua, Nain, dan Mantehage).

Kawasan perairan laut di Bunaken memiliki nutrisi yang tinggi sehingga banyak biota yang bisa hidup di sini. Aneka karang, aneka udang, ikan pari elang, duyung, paus, dan masih banyak lagi. Para pakar biologi kelautan banyak menjadi perairan Bunaken sebagai spot penelitian.

Beberapa spot menyelam di Bunaken yang wajib kamu coba antara lain:

  • Black Rock
  • Celah-Celah
  • Depan Kampung
  • Fukui Point
  • Lekuan I, II, dan III
  • Mandolin Point
  • Saciko’ Point
  • Tanjung Kopi
  • Bunaken Timur
  • Dll
  1. Raja Ampat

raja ampat

Raja Ampat merupakan situs menyelam terbaik di dunia yang ada di Indonesia. Lokasi menyelam yang ada di Papua ini memiliki 1500 pulau kecil yang dikelilingi 4 pulau besar yakni Batanti, Salawati, Waigeo, dan Misool.

Dalam sebuah survei ilmiah di tahun 2006 yang dilakukan oleh Buletin Conservation International Rapid Assessment menyebutkan keanekaragaman hayati laut yang ada di Papua ini menjadi yang terbaik di dunia. Menakjubkan bukan?

Raja Ampat dikenal sebagai kawasan dengan spesies ikan terbesar di dunia yakni mencapai 1200 spesies. Rekor dunia selama ini hanya 284 spesies saja, dan di perairan Indonesia ini lebih dari 4 kali lipatnya.

Selain itu, 600 spesies karang yang ada di dunia semuanya ditemukan di perairan Raja Ampat. Termasuk juga 699 spesies moluska ditemukan di surga laut yang ada di Papua tersebut.

Menyelam di Raja Ampat dapat dilakukan oleh penyelam kelas menengah hingga penyelam berpengalaman. Kedalaman yang ditawarkan mulai dari 5 hingga 40 meter. Jarak pandang yang cukup ideal yakni 10 hingga 30 meter. Suhu di dalam air mencapai 27 hingga 30 derajat celcius.

Beberapa titik selam paling populer di Raja Ampat antara lain:

  • Pulau Kri
  • Manta Ridge
  • Boo Island
  • Mioskun
  • Blue Magic
  • Sardine Reef
  • Melissa’s Garden
  • Keruo Channel, dll.
  1. Pulau Komodo

Pulau Komodo merupakan salah satu gugusan pulau yang ada di Taman Nasional Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pulau Komodo bukan hanya dikenal dengan hewan langka yang dijuluki Jurasic Park yang tersisa tersebut, tetap spot diving di pulau ini juga termasuk yang paling indah di dunia.

Menyelam di pulau ini memungkinkan kamu menyaksikan 260 spesies karang, 1000 spesies ikan, 70 spesies spons, hiu, duyung, pari manta, 14 spesies paus, penyu, dan lumba-lumba.

Waktu menyelam di Pulau Komodo direkomendasikan buat kamu pada bulan April hingga Oktober. Kedalaman perairan yang beragam memungkinkan semua penyelam bisa berkunjung ke pulau tersebut.

Beberapa spot menyelam yang ada di Pulau Komodo antara lain:

  • Sabolan
  • Sebayur Kecil
  • Mini Wall
  • Tatawa Besar
  • Batu Bolong
  • Karang Makassar atau Manta Point
  • Siaba Kecil
  • Batu Tiga
  • Castle Rock
  • Crystal Bommie
  1. Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan ini terdiri dari 31 pulau dengan 4 pulau yang paling terkenal adalah Kakaban, Sangalaki, Maratua, dan Derawan.

Di perairan ini terdapat penyu hijau raksasa yang hampir punah, termasuk juga penyu sisik. Keindahan alam dan lautan tropis terpotret jelas di sini. Warna air laut yang biru tua menyimpan keindahan dan kekayaan yang memukau.

Di perairan Kepulauan Derawan ditemukan 460 jenis karang. Biota langka lainnya seperti pari manta, lumba-lumba, duyung, ubur-ubur tak menyengat, barakuda, dan paus. Terdapat 870 spesies ikan yang tinggal di perairan tersebut.

Menyelam di Kepulauan Derawan bisa dilakukan oleh penyelam pemula hingga berpengalaman. Kedalaman spot diving di sini mulai dari 5 hingga lebih dari 40 meter. Jarak pandang ideal 10 hingga 30 meter dengan suhu rata-rata 26 hingga 29 derajat celcius.

Beberapa titik selam yang wajib kamu kunjungi di Kepulauan Derawan antara lain:

  • Kakaban,
  • Sangalaki,
  • Maratua,
  • Darawan.
  1. Togean

Pulau Togean yang ada di Sulawesi Tengah juga menjadi kawasan menyelam terbaik di Indonesia Timur. Namanya tak sepopuler Raja Ampat atau Bunaken, tetapi tahukah kamu di tempat ini terdapat Teluk Tomini yang konon memiliki kondisi perairan paling tenan di dunia.

Menyelam di Togean memungkinkan kamu menyaksikan keindahan laut antara lain aneka terumbu karang, barakuda ekor hitam, marlin biru, dan lainnya. Bangkai pesawat tempur Amerika pada Perang Dunia ke II juga ditemukan di perairan pulau tersebut.

Keunikan lain dari Togean adalah kamu bisa menemukan karang kulit tersebar di banyak tempat. Menyelam di tempat ini bisa dilakukan oleh para penyelam mula hingga berpengalaman.

Kedalaman yang ditawarkan mulai dari 5 hingga lebih dari 40 meter. Jarak pandang antara 20 hingga 40 meter dengan suhu 27 hingga 30 derajat celcius.

Beberapa spot diving yang wajib kamu kunjungi saat berkunjung ke perairan ini antara lain:

  • B24 Bomber Wreck
  • Batu Gila
  • Dominic Rock
  • Pasir Tengah
  • Taipi Wall
  • Una-Una, dll.
  1. Kepulauan Banda

Kepulauan Banda atau Banda Neira lokasinya berada tak jauh dari Ambon. Dikenal sebagai lokasi menyelam yang masih asri dengan jarang pandang di dalam laut hingga 40 meter. Air yang jernih ini memberikan pengalaman menyaksikan keindahan laut tropis yang memukau.

Menyelam di perairan ini bisa dilakukan oleh penyelam pemula hingga berpengalaman dengan kedalaman mulai dari 10 hingga lebih dari 40 meter. Beberapa spot diving yang wajib kamu kunjungi antara lain:

  • Gunung Api
  • Batu Udang
  • Pulau Hatta
  • Pulau Ai
  • Pulau Run
  • Batu Kapal
  • Pohon Miring, dll.
  1. Biak

Kawasan Padaido di Biak menjadi spot diving menawan di Indonesia Timur. Keunikan utama menyelam di perairan ini selain aneka biota lautnya yang cukup beragam adalah keindahan goa-goa cantik di dasar laut.

Selain itu di kawasan perairan ini kamu juga bisa menyaksikan bangkai kapal, pesawat hingga tank bekas peninggalan Perang Dunia ke II yang bisa kamu eksplor di dasar laut.

Perairan di Biak masih terbilang sangat bersih. Jarak pandang hingga mencapai 50 meter dengan suhu tetap sepanjang tahun 30 derajat celcius. Kondisi menyelam yang sangat ideal sepanjang tahun baik untuk pemula maupun mereka yang berpengalaman.

Gugusan Pulau Padaido yang terdiri dari 36 pulau merupakan lokasi menyelam ideal dengan pasir-pasir pantai putih, air laut biru dan warna-warni terumbu karang yang memukau.

Beberapa spot diving yang wajib kamu kunjungi di perairan ini antara lain:

  • Wundi Cave
  • Rasi Wreck
  • Pintu Lumba-Lumba
  • Mbromsi Coral Garden
  1. Morotai

Pulau Morotai yang ada di Maluku Utara menjadi salah satu spot diving cantik di Indonesia Timur. Keunikan perairan ini selain pada biotanya yang beragam, aneka terumbu karang warna-warni juga pada bangkai pesawat peninggalan Perang Dunia ke II yang ditemukan pada kedalaman 40 meter.

Di Mira ditemukan kapal karam, di Buho dan dekat dengan Dodola ditemukan bangkai pesawat tempur. Biota yang cukup sering ditemukan di perairan ini antara lain aneka hiu, tuna, barakuda, dan sebagainya.

Beberapa spot diving di Morotai antara lain:

  • Pulau Dodola
  • Pulau Kolorai
  • Pantai Sagolo
  • Pulau Kokoya
  • Pulau Saminyamao, dll

Kedalaman air laut di Indonesia Timur cukup bervariasi dengan kondisi arus di beberapa tempat yang cukup kuat dan tak terduga. Mengapa dibutuhkan sebuah lisensi untuk para penyelam?

Tak lain untuk standar keselamatan para penyelam itu sendiri. Bahkan ketika kamu sudah memiliki lisensi pun tetapi tidak memiliki peralatan yang cukup sesuai standar atau kondisi cuaca yang terlalu ekstrim, menyelam mungkin akan ditunda.

Indonesia boleh bangga dengan spot diving terbaik di dunia yang ada di perairannya. Kamu siap menjelajah ke sepuluh spot diving di atas? Salah satunya yang terbaik di dunia, Raja Ampat. Siap mencoba?

Baca juga : Definisi Surga di Pulau Kanawa Nusa Tenggara Timur

Blublub Indonesia