fbpx
Categories
Information

Tips Merawat Snorkel Agar tetap Awet Untuk Liburan

Kalau kamu suka banget sama yang namanya snorkeling dan cukup sering melakukan aktivitas air ini, kamu wajib punya peralatan snorkel sendiri. Kamu tidak usah takut tentang perawatannya, karena kami bakal ngasih kamu tips merawat snorkel agar awet dan tahan lama.

Ada beberapa alasan kenapa kamu harus punya sendiri peralatan snorkel dibandingkan dengan menyewa di toko peralatan menyelam. Alasan pertama adalah kamu tidak tahu kualitas alat yang disewakan. Karena digunakan oleh banyak orang, kemungkinan besar alatnya sudah lapuk, tua dan memiliki banyak kebocoran.

Alasan kedua adalah mengenai higienitas atau kebersihan. Dan lagi, alat snorkel yang disewakan itu digunakan oleh banyak orang. Kamu tidak tahu apakah pemilik toko sewa alat snorkeling sudah membersihkannya dengan baik atau tidak.

Amit-amit ya, kamu pastinya tidak mau donk menggunakan alat yang sebelumnya dipakai oleh orang yang sakit flu atau bahkan penyakit berbahaya lainnya.

Alasan ketiga adalah ukuran dan ketersediaan alat snorkel saat kamu mau nyewa. Terlebih lagi saat peak season, kamu bisa tidak dapat alat yang sesuai ukuran kamu atau bahkan tidak dapat menyewa sama sekali karena kehabisan. Kamu tidak mau donk, sudah jauh-jauh ke laut tapi tidak bisa snorkeling.

Nah, itulah alasannya kenapa kamu harus punya alat snorkeling sendiri. Kalau sudah punya, kamu harus merawatnya dengan baik, ya!

Cara merawat snorkel tidak susah, kok! Berikut adalah cara yang mudah untuk merawat peralatan snorkeling kamu supaya kamu bisa terus menggunakannya di liburan-liburan kamu selanjutnya.

Tips Umum Merawat Peralatan Snorkeling Agar tetap Awet Untuk Liburan

Alat Snorkeling yang Wajib Dimiliki Pemula

  1. Cara Membersihkan Alat Snorkel Dari Air Laut

Setelah kamu puas berenang di laut, kamu harus mencuci peralatan snorkeling kamu dengan air tawar. Jangan mencuci peralatan dengan air laut karena bisa menyebabkan korosi atau pengaratan. Selain itu, pastikan air tawar yang kamu gunakan adalah air yang mengalir.

Kemudian kamu bisa melanjutkan untuk membersihkan peralatan kamu dengan air cuka. Kalau saat di pantai kamu lupa membawa air cuka, kamu bisa mencucinya dengan menggunakan sabun cair. Bahkan sabun pencuci piring yang berwarna hijau dan dijual bebas di pasaran itu pun bisa kamu pakai untuk membersihkannya.

Jangan lupa untuk membilasnya lagi dengan air tawar yang mengalir untuk menghilangkan sisa-sisa sabun. Pastikan juga kamu sudah teliti membersihkannya dan tidak ada sisa-sisa pasir yang menempel di peralatan snorkeling kamu. Jika dibiarkan terus menerus, pasir-pasir ini bisa menghambat sirkulasi udara.

  1. Cara Menjemur Supaya Tidak Kuning Dan Dekil

Setelah membersihkannya dengan baik, kamu perlu mengeringkan peralatan snorkeling kamu. Kamu bisa menjemur peralatan snorkeling dengan cara digantung di tempat yang cukup berangin.

Hindari mengeringkan peralatan snorkeling di bawah paparan sinar matahari langsung karena bisa bikin peralatan kamu berwarna kuning dan malah kelihatan dekil.

Jika kamu mau peralatan kamu kering secara langsung dan cepat, kamu bisa menggunakan lap khusus atau tisu yang lembut untuk menghilangkan sisa-sisa air.

  1. Cara Menyimpan Supaya Awet dan Tidak Berjamur

Setelah kering, taruh dan simpan peralatan snorkeling kamu di tempat yang sejuk. Bila perlu, kamu harus membeli box atau kotak khusus untuk menyimpan peralatan kamu.

Hindari tempat yang panas apalagi langsung terkena sinar matahari karena ini membuat peralatan snorkeling kamu berembun dan lembab. Sehingga, saat kamu ingin snorkeling, kamu tinggal menggunakannya secara langsung.

  1. Cara Menghilangkan Karatan Pada Alat Snorkel

Jika peralatan snorkeling kamu sudah terlanjur karatan, kamu tidak usah khawatir. Kamu hanya memerlukan air cuka untuk menghilangkan karatan yang menempel di peralatan menyelam kamu.

Untuk membersihkannya, kamu bisa mencampur air cuka dengan seember air tawar, lalu rendam peralatan kamu selama kurang lebih 2 sampai 5 menit. Gosok perlahan-lahan untuk menghilangkan karatan yang masih menempel.

Jika sudah bersih, kamu bisa mengeringkannya dengan lap kering atau spons yang bersih.

Tips Khusus Merawat Dan Menyimpan Peralatan Snorkeling Sesuai Dengan Alatnya

  1. Perawatan Dan Penyimpanan GoogleAtau Masker

Untuk membersihkan google atau masker snorkeling, selain menggunakan air cuka dan sabun cair, kamu juga bisa menggunakan pasta gigi. Pasta gigi bisa berfungsi untuk membersihkan lapisan kaca google supaya tidak fogging atau berembun saat disimpan.

Cara membersihkannya mudah yaitu oleskan pasta gigi di kaca google setelah dibasahi dengan air tawar yang mengalir. Kemudian usap-usap sampai merata menggunakan lap, tisu atau tangan kamu. Kemudian bilas kembali dengan air yang mengalir.

Ulangi proses ini sampai dua atau tiga kali agar pembersihannya bisa maksimal. Jika sudah, keringkan google dan simpan di dalam box yang aman. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat menyimpan google di dalam box.

Google dilengkapi dengan strap atau tali silikon yang berfungsi sebagai pengait di kepala kamu saat digunakan. Meskipun kebanyakan tali silikon ini elastis, saat disimpan di dalam box pastikan tali ini tidak terlipat atau tertekuk.

Jika tali ini disimpan cukup lama dalam kondisi tertekuk atau terlipat, maka saat digunakan akan sulit untuk diluruskan. Bila perlu, pisahkan tali dengan google saat penyimpanan dilakukan.

Tips penting dari kami sebelum kamu membeli google adalah pilih google yang lensanya terbuat dari kaca. Meskipun lebih berat dibandingkan dengan yang berbahan plastik dan silikon, lensa kaca lebih awet dan tahan terhadap goresan. Jika google plastik kena goresan, akan sangat sulit untuk dipakai dengan waktu lama.

  1. Perawatan Dan Penyimpanan Snorkel

Snorkel adalah pipa yang terbuat dari bahan silikon yang berfungsi untuk membantu kamu bernafas selama di dalam air. Snorkel ini akan menjadi jalan masuk dan keluarnya udara yang kamu hirup.

Snorkel terdiri dari dua bagian yaitu pelindung mulut dan selang udara. Pelindung mulut terdiri dari dua bagian yaitu penutup di bagian luar dan bagian dalam yang untuk digigit.

Untuk membersihkan bagian dalam snorkel yaitu yang bersentuhan langsung dengan mulut, kamu bisa menggunakan sabun cair. Cara paling efektif untuk membersihkan bagian dalam ini adalah dengan merendamnya di dalam ember yang berisi campuran air sabun selama 5 menit.

Jika terdapat partikel-partikel pasir yang menempel dan susah untuk dihilangkan, kamu bisa menggunakan sikat gigi untuk menyikat pasir-pasir tersebut. Pastikan kamu tidak menyikatnya dengan terlalu keras agar lapisan silikon tidak mengelupas.

Sedangkan untuk membersihkan selang udara, sebenarnya tidak ada tips khusus selain membersihkannya dengan sabun cair dan air tawar. Jika ada lumut atau alga yang nyangkut disana, kamu tinggal menghilangkannya dengan dengan stik kecil yang dilapisi kain supaya tidak merusak silikon snorkel.

Setelah dibersihkan, jangan lupa mengeringkannya dengan angin atau dengan cara dikibas-kibaskan. Kamu juga bisa mengelapnya menggunakan lap kering atau spons yang bersih. Jika kamu mengikuti tips ini, maka kamu bisa menjaga snorkel tetap awet hingga bertahun-tahun.

Selanjutnya adalah cara menyimpan snorkel. Simpan snorkel kamu di tempat yang kering dan bersih untuk mencegah tumbuhnya jamur. Kalau kamu tidak punya kotak penyimpanan khusus, kamu bisa menggantung snorkel kamu secara vertikal dengan posisi bagian mulut berada di bawah.

snorkel

  1. Perawatan Dan Penyimpanan FinsAtau Kaki Katak

Kaki katak bisa jadi adalah peralatan snorkeling yang paling mudah untuk dibersihkan dan dirawat. Untuk merawat kaki katak juga tidak memerlukan hal-hal yang khusus.

Seperti tips umum yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk membersihkan kaki katak kamu cuma butuh sabun cair dan air tawar yang mengalir.

Apabila ada noda atau sesuatu yang menempel, kamu cukup menggosoknya perlahan dengan tangan kamu. Meskipun goresan tidak terlalu berpengaruh sama kinerja kaki katak, kamu pasti tetap mau kaki katak kamu awet, mulus tanpa goresan.

Setelah dicuci bersih, kamu bisa mengeringkan kaki katak dengan cara dikibas-kibas, atau menjemurnya di panas matahari. Sebelum disimpan, pastikan tidak ada lagi bekas-bekas air atau bagian kaki katak yang masih basah. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya jamur yang bisa bikin kaki katak kamu cepat rusak.

Jika sudah benar-benar kering, kamu bisa menyimpannya di tempat yang kering dan bersih. Kamu tidak perlu menyimpannya di kotak khusus seperti peralatan snorkeling lainnya.

  1. Perawatan Dan Penyimpanan Wetsuit Atau Baju Untuk Berenang

Sebenarnya jika hanya untuk snorkeling, kamu tidak terlalu memerlukan wetsuit atau baju khusus untuk menyelam. Kegiatan snorkeling biasanya dilakukan di perairan yang dangkal dan di temperatur air yang cenderung hangat.

Apalagi kalau kamu menyelam di perairan Indonesia, rasanya kamu tidak memerlukan baju renang khusus.

Tetapi kalau kamu ingin memiliki wetsuit dan menggunakannya saat snorkeling atau diving, tentu tidak ada masalah. Untuk perawatannya juga tidak sulit, sama seperti peralatan snorkeling lainnya.

Setelah berenang, kamu bisa mencuci wetsuit dengan sabun cair dan membilasnya hingga bersih dengan air tawar. Kamu hanya perlu memberikan perhatian khusus pada partikel-partikel pasir yang menempel di bagian dalam wetsuit.

  1. Perawatan Dan penyimpanan Jaket Apung

Sama seperti wetsuit, jaket apung bukan peralatan yang wajib untuk snorkeling. Tetapi jika kamu adalah seorang pemula dan tidak terlalu bisa berenang, mungkin jaket apung ini bisa menjadi peralatan yang wajib banget kamu punya.

Untuk membersihkan jaket apung setelah pemakaian di air laut atau air klorin, kamu bisa dengan mudah membersihkannya dengan sabun cair dan air tawar yang mengalir. Beri perhatian khusus pada bagian valve atau katup jaket supaya tidak ada pasir yang menempel.

Kalau kamu tidak menghilangkan pasir di bagian katup, nantinya kamu akan susah untuk menutup katup saat akan digunakan.

Setelah bersih dan kering, kamu harus menyimpan jaket apung di tempat yang sejuk, kering dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Saat menyimpannya, kamu bisa mengeluarkan semua angin yang ada di dalam jaket.

Tetapi beberapa ahli snorkeling menyarankan agar menyisakan paling tidak seperempat angin di dalam jaket. Hal ini untuk menghindari adanya kebocoran. Sekalipun ada kebocoran, kamu akan langsung tahu saat akan digunakan karena jumlah angin yang tersisa semakin sedikit atau bahkan habis.

Cukup mudah dilakukan bukan tips merawat snorkel yang kami berikan? Semakin baik dan apik kamu merawat dan menyimpan peralatan snorkel kamu, maka semakin awet dan tahan lama pula peralatan ini bisa digunakan.

Baca juga : Alat Snorkeling yang Wajib Dimiliki Pemula

Blublub Indonesia