fbpx
Categories
Information

12 Spot Diving Seru di Raja Ampat

Raja Ampat menjadi spot diving terbaik di dunia dengan lokasi diving seperti Selat Dampier, Cross Wreck, Blue Magic, Batu Lima, Tanjung Kri, The Passage, dll. Tahukah kamu di mana spot diving terbaik di dunia saat ini? Bukan di luar negeri, tetapi di Raja Ampat, Indonesia.

Raja Ampat dinobatkan sebagai destinasi scuba diving terbaik di dunia tahun 2019 versi Dive Magazine, sebuah majalah selam ternama di Inggris. Alasannya, bukan hanya kondisi alam yang indah dan masih asri, tetapi ditemukan fakta bahwa perairan di Raja Ampat menyimpan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia. Menakjubkan bukan Berikut ini kami dari blublub akan merangkum 12 spot diving terbaik di Raja Ampat yang bisa kamu kunjungi. Apa saja?

  1. Selat Dampier

Kedalaman: 10-30 meter (Pemula)

Kamu belum punya pengalaman diving sebelumnya? Selat Dampier ini bisa jadi spot tujuanmu. Selat ini terletak di Distrik Meos Mansar, daerah Waigeo Selatan.

Arus laut di daerah ini cukup aman sehingga direkomendasikan bagi penyelam pemula. Selain itu, pemandangan bawah laut di spot ini juga sangat menawan.

Daerah Selat Dampier dikenal sebagai kawasan perairan dengan kondisi terumbu karang yang masih sangat terjaga sehingga tempat ini banyak dikunjungi para peneliti biota laut.

Saat menyelam kamu akan bertemu dengan lumba-lumba, duyung, paus, hiu, kakap, kerapu, bobara hingga barakuda. Bagi kamu yang sudah berpengalaman bisa menyelam lebih dalam lagi hingga menemukan pemandangan gua-gua yang indah.

  1. Cross Wreckcross wreck

Kedalaman: 18 meter (Pemula)

Spot diving selanjutnya yang bisa kamu kunjungi adalah Cross Wreck. Lokasinya sekitar 300 kilometer dari daerah Sorong.

Di perairan ini kamu bukan hanya bisa menyaksikan ikan warna-warni yang indah, tetapi pengalaman seru mengeksplor bangkai kapal peninggalan Jepang pada Perang Dunia ke II bisa kamu lakukan di sini.

Kamu bisa melihat kondisi kabin kapal ditemani ikan-ikan seperti ikan singa, ikan daun, udang mantis, ikan setan dan masih banyak lagi jenisnya. Karena keberadaan bangkai kapal ini, spot Cross Wreck termasuk yang paling hits di kalangan pecinta diving.

  1. Blue Magic

Kedalaman: 10-30 meter (Berpengalaman)

Salah satu spot diving di Raja Ampat yang cukup menantang untuk ditaklukkan adalah Blue Magic. Kami hanya merekomendasikan para penyelam berpengalaman yang berkunjung ke spot ini. Lokasinya berada di sebelah selatan dari daerah Mios Kun.

Arus bawah laut di spot ini cukup kuat. Warna air laut yang biru sangat indah sesuai namanya. Biota laut unik terdapat di kawasan perairan ini antara lain hiu blacktip reef, mantas, hiu grey reef, rainbow runners, red snappers, ikan tuna, barakuda dan lainnya.

Para penyelam profesional umumnya menjadikan spot ini sebagai lokasi favorit. Seperti namanya, benar-benar memiliki daya magic yang memikat.

  1. Batu Lima

Kedalaman: 24 meter (Pemula)

Batu Lima merupakan salah satu spot diving yang ada di Selat Dampier. Di perairan ini arus air lautnya terhalang oleh batu karang sehingga tidak begitu kuat. Para penyelam mula banyak berkunjung ke Batu Lima karena menjadi spot yang nyaman untuk diving.

Menyelam beberapa meter saja di perairan Batu Lima sudah memungkinkan kamu menemukan pemandangan bawah laut yang sangat indah. Kamu bisa menyaksikan terumbu karang berwarna ungu yang cantik. Termasuk juga bertemu dengan hiu blacktip reef yang langka.

  1. Tanjung Kri

Kedalaman: 10-40 meter (Pemula/Berpengalaman)

Tanjung Kri berada di Yenbuba, daerah Meos Mansar di Kabupaten Raja Ampat. Keunikan spot diving ini adalah adanya ribuan ikan yang bakal kamu temukan saat menyelam.

Uniknya saking banyaknya ikan di dalam laut yang bergerak bersama-sama hingga membuat cahaya matahari tertutup dan tidak tembus ke bawah. Kamu bisa menyaksikan fusilier, ikan tuna, ikan kakap, sweetlips, butterflyfish, angelfish dan lainnya.

Daya tarik lainnya dari spot menyelam Tanjung Kri adalah ditemukannya hiu karpet atau wobbegong yang habitat sebenarnya ada di daerah perairan Australia. Bisa kamu bayangkan seperti apa menyelam di samping ribuan ikan-ikan cantik?

  1. The Passage

Kedalaman: 20 meter (Berpengalaman)

Spot menyelam The Passage terletak di antara Waigeo dan Pulau Gam. Bentuknya menyerupai sungai yang unik. Bagi kamu yang ingin menyelam di sini kami rekomendasikan untuk yang sudah berpengalaman, sebab arus yang ada di perairannya cukup kuat serta tak terduga.

Pemandangan bawah laut yang sangat memesona. Warna-warni terumbu karang, aneka ikan dan pemandangan bawah laut yang unik. Bagi para penyelam yang memilih spot ini disarankan untuk menyelam sebelum pukul 12 siang untuk mendapatkan pencahayaan yang cukup. Jika kamu menyelam pada sore hari misalnya, kondisi di bawah laut sudah cukup gelap sehingga kamu butuh senter untuk menyelam.

  1. Arborek

Kedalaman: 1-15 meter (Pemula)

Pulau Arborek merupakan spot diving selanjutnya yang bisa kamu kunjungi di Raja Ampat. Pulau ini bisa ditempuh dari Pelabuhan Wasai dengan kisaran waktu 2,5 jam.

Arborek menjadi spot menyelam yang kami rekomendasikan buat kamu para pemula yang benar-benar baru belajar berenang. Di sini kamu bisa mulai berenang dari kedalaman satu hingga lima belas meter.

Walaupun terbilang dangkal, pada kedalaman tersebut kamu sudah bisa menyaksikan gerombolan ikan warna-warni, terumbu karang lunak aneka warna yang begitu indah. Arborek sendiri merupakan pulau kecil yang bisa kamu jelajah dalam waktu 30 menit. Daratan yang kecil tetapi menyimpan pesona keindahan bawah laut yang memukau.

  1. Manta Sandymanta sandy

Kedalaman: 18 meter (Pemula/Berpengalaman)

Manta Sandy merupakan spot diving di Raja Ampat yang terkenal dengan manta. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 20 menit dari Pulau Kri. Hampir sepanjang tahun ditemukan manta ray di sini.

Manta Sandy berdekatan dengan Manta Slope. Guna menjaga kelestarian habitat manta yang ada di sini, pihak pengelola biasanya akan mengalihkan penyelam ke Manta Slop apabila sudah ada yang menyelam di Manta Sandy. Kamu ingin menyaksikan ikan pari manta di habitat aslinya? Berkunjunglah ke spot diving yang satu ini.

  1. Farondi

Kedalaman: 25 meter (Berpengalaman)

Spot diving lebih keren dan menantangyang ada di Raja Ampat adalah Farondi. Lokasinya berada pada jarak 20 kilometer ke arah Timur dari Pulau Misool.

Lanskap bawah laut perairan ini sangat unik dan memukau. Sebuah gua besar di bagian selatan dari Farondi merupakan tujuan favorit para penyelam profesional.

Penyelaman biasanya dimulai dari dinding karang yang masih dangkal, berlanjut dengan taman penuh koral lunak kekuningan, lalu mengarah pada lubang silinder yang dindingnya ditumbuhi koral lunak.

Pada kedalaman 25 meter para penyelam akan melalui celah sempit. Gua sepanjang 10 hingga 20 meter ini dipastikan hanya bisa diselami oleh para penyelam profesional. Kamu tertarik mengunjungi spot menantang ini?

  1. Chicken Reefs


Kedalaman: Mulai dari 5 meter (Pemula/Berpengalaman)

Spot diving terbaik di Raja Ampat yang selanjutnya adalah Chicken Reefs. Spot ini termasuk spot paling hits dan diburu para penyelam. Uniknya di spot diving ini, hanya dengan menyelam di kedalaman lima meter kamu sudah bisa menyaksikan gerombolan aneka ikan warna-warni yang cantik. Koral dan terumbu karang yang lunak dengan warna yang sangat indah.

Chicken reefs sendiri merupakan gugusan terumbu karang dengan arus yang cukup kuat dan posisinya berada di permukaan. Namun, saat kamu berada di dasar bisa dipastikan terumbu karang ini bakal melenakan.

Bila dilihat dari permukaan, gugusan tersebut bentuknya menyerupai anak ayam. Itulah sebabnya dinamakan Chicken Reefs. Perairan Chicken Reefs ini memiliki spesies ikan besar dan kecil, schooling, barracuda, fusilliers, ikan hiu hingga manta. Ikan-ikan cantik ini hanya bisa kamu lihat, tidak bisa dimakan.

  1. Muck Bay

Kedalaman: 10 meter (Pemula)

Kamu ingin menyelam tetapi takut dengan arus laut? Cobalah menyelam di Muck Bay. Tidak ada arus di kawasan ini. Spot diving ini hampir mirip dengan situs selam yang ada di Selat Lembeh daerah Sulawesi Utara.

Spot ini terletak di sebelah selatan dari Pulau Misol. Bagian dasar dari perairan ini adalah pasir halus. Gerakan ringan saja dari penyelaman yang kamu lakukan sudah bisa membuat air keruh karena pasirnya.

  1. Mike’s Point

Kedalaman: 40 meter (Berpengalaman)

Spot diving ini terletak di sebelah utara Pulau Kri, hanya sekitar 5 menit dengan mengendarai kapal. Bila ingin menyelam di sini, kami menyarankan kamu memulai pada pagi hari yakni saat air belum pasang sehingga arus tak begitu kencang.

Menyelam di sini memungkinkan kamu menikmati pemandangan pinnacle, paduan gua, overhang, dataran yang menyuguhkan kipas gorgonia aneka warna. Pada akhir penyelaman di spot ini, para pemandu biasanya akan menunjukkan kamu keberadaan dari electric clam pada celah dinding karang. Menakjubkan bukan?

Masih belum yakin Raja Ampat destinasi diving terbaik di dunia? Di tahun 2015 lalu Raja Ampat juga telah dinobatkan sebagai spot diving terbaik versi CNN. Para wisatawan mancanegara bahkan menjuluki Raja Ampat dengan sebutan The Last of Paradise. Sebuah sebutan membanggakan untuk Indonesia, bukan?

Raja Ampat sebagai spot diving terbaik di dunia saat ini memiliki 2.600 pulau yang hanya dihuni 37% saja oleh penduduk. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi alamnya masih asri dan indah bukan? Dua belas spot diving di atas sangat seru dan wajib kamu kunjungi untuk rencana diving terdekat.

Categories
Information

6 Lokasi Diving di Kepulauan Derawan

Keindahan Pulau Derawan, terlebih pesona bawah lautnya memang tak perlu diragukan lagi. Tak heran jika banyak diver berkeinginan untuk menyelam di pulau ini. Spot menyelam di pulau Derawan juga sangat banyak, mulai dari Pulau Maratua, Pulau Kakaban, Labuan Cermin, dan masih banyak lagi.

Buat kamu yang masih pemula, jangan khawatir. Di sana juga terdapat beberapa spot untuk fun diving bagi para diver pemula. Para diver pemula juga akan didampingi oleh dive master dan hanya turun pada kedalaman sekitar 1,5 meter saja. Meski begitu, keindahan alam bawah lautnya tetap dapat memanjakan mata siapa pun yang memandangnya.

Spot Diving di Kepulauan Derawan

diving

Wisata Pulau Derawan yang terkenal memang wisata baharinya. Pasalnya, perairan di pulau ini menawarkan keindahan alam bawah laut yang mengagumkan. Biota lautnya pun indah-indah, sehingga aktivitas diving ataupun snorkeling banyak diburu oleh wisatawan.

Nah, berikut kami berikan beberapa rekomendasi spot diving terbaik di Pulau Derawan. Kira-kira, apakah kamu pernah mengunjunginya?

1.Labuan Cermin

Sesuai dengan namanya, keunikan yang dimiliki Labuan Cermin yaitu airnya yang tampak jernih. Dengan air yang sangat jernih bak sebuah cermin, kamu dapat melihat pemandangan indah di dalam air hanya dari atas permukaan.

Gradasi dari kejernihan airnya juga dapat membuat seluruh biota laut dan apa saja yang ada dibalik airnya tampak dengan jelas.

Ketika kamu berniat untuk melakukan aktivitas diving di tempat ini, pastikan kamu membawa peralatan diving sendiri. Jangan lupakan juga untuk membawa kamera agar kamu dapat mengabadikan keindahan alam bawah laut tempat ini.

Labuan cermin ini berlokasi di Desa labuan Kelambu, Biduk-Biduk. Untuk mencapai tempat ini, kamu harus menyusuri sungai yang ditumbuhi oleh rimbunnya hutan bakau. Adapun perjalanan yang kamu butuhkan dengan menggunakan kapal yaitu sekitar 3 jam .

2.Pulau Maratua

Di Pulau Maratua, kamu akan menemukan sebuah dermaga yang dikelilingi oleh beraneka jenis ikan yang berwarna-warni. Saat kamu menyelam di area ini, kekayaan dan keindahan biota laut akan terlihat dengan jelas.

Ada sekitar 21 spot menyelam di pulau ini, di antaranya yaitu Coral Garden, Sponge Reef, Tanjung Keramat, Fantasy Wall, Batu Selatan, Maratua Reef, dan masih banyak lagi. Namun sayang, tempat ini tidak menyediakan peralatan diving maupun snorkeling, sehingga kamu harus membawanya sendiri.

Nah, dari ke-21 lokasi penyelaman yang ada di pulau ini, dibagi lagi menjadi beberapa titik favorit para diver, seperti:

  • Spot Mid Reef yang terletak tepat di depan Maratua Paradise Spot dan kerap kali menghadirkan treasure shark, salah satu hiu yang mungkin akan sulit dijumpai di tempat lain
  • Spot Turtle Traffic yang mana di spot ini kamu dapat menemukan puluhan penyu
  • Spot Fuselier Paradise, spot yang banyak disukai oleh schooling barracuda
  • Spot House Reef Maratua Resort yang menghadirkan berbagai jenis hewan, seperti crocodile fish, leaf fish, moray eel, pipe ghost fish, dan beberapa hewan makro yang lain
  • Spot Channel, spot dengan jumlah schooling barracuda yang cukup banyak

Di Pulau Maratua juga terdapat penginapan dan vila yang dibangun di atas air. Villa tersebut juga dibangun menghadap langsung ke arah laut. Jadi, jika kamu belum puas dan masih ingin terus menikmati keindahan pulau ini, kamu dapat bermalam di sana.

3.Danau Kakabandanau kakaban

Siapa yang ingin merasakan sensasi berenang di antara ubur-ubur? Buat kamu yang penasaran bagaimana rasanya berenang dengan ubur-ubur cantik, cobalah scuba diving di tempat ini.

Danau Kakaban ini dihuni oleh sekumpulan ubur-ubur lucu hingga mencapai jumlah yang cukup banyak. Kamu tidak perlu takut, sebab ubur-ubur di danau ini terkenal jinak dan tidak berbahaya.

Untuk keindahan alam bawah lautnya sendiri tak perlu kamu ragukan lagi. Siap-siap, mata kamu akan dibuat kagum oleh keindahannya.

Perlu kamu pahami, saat menyelam di Danau kakaban, kamu dilarang untuk menggunakan alat bantu fin. Sebab, dapat mengganggu kehidupan para ubur-ubur. Kamu juga harus berhati-hati agar tidak tergiring menjauhi daratan, karena arus danau cukup besar.

4.Pulau Kakaban

Hampir sama dengan Pulau Maratua, Pulau Kakaban juga kaya akan biota laut. Di pulau ini, kamu akan menemukan sebuah dermaga yang sering digunakan sebagai lokasi awal untuk diving atau snorkeling. Dari titik ini, diver akan langsung disambut oleh berbagai jenis ikan yang lucu dan berwarna-warni.

Untuk lokasi diving dan snorkeling sendiri berada di bagian depan atau lebih tepatnya berada di dekat dermaga, tempat di mana kapal-kapal bersandar. Aktivitas diving atau snorkeling biasanya akan dilakukan setelah mereka puas berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban.

Pulau Kakaban menawarkan lima spot penyelaman, yaitu Barracuda Point, Cabbages Coral. Sea Wall, Blue Cave, dan West Point. Adapun spot favoritnya yaitu ada di Cabbages Coral dan Barracuda Point.

5.Pulau Derawan

Pulau yang masih termasuk ke dalam bagian Kepulauan Derawan ini, pada tahun 2005 kabarnya sudah dicalonkan menjadi satu di antara situs warisan dunia versi UNESCO. Ada dua spot menyelam di Pulau Derawan, yaitu Sniper dan dermaga Derawan Beach Cafe Hotel dan Derawan Dive Resort.

Saat mengunjungi Pulau Derawan, kamu dapat melakukan aktivitas diving sedalam lima meter. Ada banyak biota laut yang dapat kamu temukan pada kedalaman ini. Mulai dari lobster, kuda laut, cumi-cumi, gurita, belut pita, ikan pipa, nudibranchs, dan ikan skorpion.

Sementara itu, jika kamu terus menyelam hingga mencapai kedalaman sepuluh meter, kamu akan menemukan Blue Trigger Wall, sebuah karang yang memiliki panjang hingga 18 meter. Di karang ini hidup ikan trigger dalam jumlah yang banyak.

6.Pulau Sangalaki


Bisa dibilang, Pulau Sangalaki ini merupakan surga yang tersembunyi di Indonesia. Pasalnya, wisata bahari yang ditawarkan pulau ini sungguh menakjubkan. Biota lautnya yang unik menjadi incaran para diver, baik lokal maupun asing.

Di pulau ini, kamu dapat menemukan Ikan Pari Manta, salah satu jenis ikan langka sulit ditemukan di tempat lain. Ikan Pari Manta sendiri memiliki ukuran yang super besar, hingga mencapai lebar 7 meter. Saat berjumpa dengan ikan ini, kamu seolah sedang dijamu dengan sebuah tarian yang cantik.

Selain Ikan Pari manta, kamu juga akan menemukan penyu hijau yang cukup banyak. Jika kamu ingin berenang di antara penyu-penyu, berenanglah di perairan sekitar pulau. Namun, jika sulit menemukan, kamu dapat melihatnya langsung di penangkaran.

Terumbu karang Pulau Sangalaki yang sangat cantik juga menambah pesona alam bawah lautnya. Di sana, ada beberapa spot menyelam yang cukup terkenal, yaitu:

  • Sandy Ridge
  • Manta Avenue
  • Eel Ridge
  • The Rockies
  • Manta Run
  • Lighthouse
  • Turtle Town
  • Channel Entrance
  • Coral Gardens
  • Sherwood Forest
  • Manta Parade

Waktu Terbaik ke Derawan

Agar kamu dapat memperoleh pengalaman yang maksimal, berikut kami berikan informasi kapan waktu terbaik untuk menuju ke Pulau Derawan.

Menurut Memed, seorang Pemandu Lokal Derawan paradise, waktu terbaik ke Derawan yaitu pada bulan April-Juni. Kemudian, dilanjut pada bulan September dan Desember.

Pada bulan-bulan ini, cuaca dan lautan di Pulau Derawan sedang bersahabat. Cuacanya cerah dan air lautnya pun tenang. Tentu kondisi ini sangat baik untuk menyelam karena para diver tak perlu khawatir perihal cuaca.

Saat memasuki bulan Juni-Agustus, cuaca sudah mulai tak menentu. Meski terkadang langitnya pun cerah dan lautnya teduh, tetap saja cuaca pada bulan ini sulit untuk diprediksi. Untuk itu, sebaiknya jangan mengunjunginya pada bulan ini karena bagaimanapun Derawan termasuk alam liar.

Mulai memasuki bulan Oktober, cuaca sudah mulai tidak bersahabat. Bulan-bulan ini sudah sering turun hujan. Dengan kondisi cuaca seperti ini, tentu tidak disarankan untuk diving dan snorkeling.

Selain pada bulan-bulan di atas, sebaiknya kamu juga tidak mengunjungi pulau ini pada saat long weekends. Sebab, pada saat long weekend cenderung lebih padat dan liburan kamu menjadi kurang maksimal.

Bagaimana? Apakah kamu sudah tidak sabar untuk pergi ke Pulau Derawan? Simak informasi berikut agar kamu tidak bingung harus mengambil rute yang mana untuk menuju Pulau Derawan.

Cara Menuju Pulau Derawan

Letak Pulau Derawan ini ada di Berau, Kalimantan Timur, tepatnya di Kecamatan Derawan. Pulau Derawan menjadi salah satu pulau di Kepulauan Derawan yang cukup terkenal, bersama dengan Pulau Maratua, Pulau Kakaban, dan Pulau Sangalaki.

Pada dasarnya, perjalanan menuju ke pulau ini tidaklah sulit. Hanya saja, kamu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mengingat pulau ini terletak di Indonesia bagian timur dan tengah. Harga bahan bakar yang mahal di sana juga membuat sarana transportasi dipatok dengan harga yang tinggi.

Cara menuju Pulau Derawan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui Kota Tarakan dan Kota Berau. Kedua kota ini bisa dibilang memiliki jarak yang cukup dekat dengan Kepulauan Derawan.

Buat kamu yang memiliki budget terbatas, disarankan untuk menggunakan rute Tarakan. Sebab, tiket pesawat menuju ke sana cenderung lebih murah. Namun, saat kamu memilih rute ini, sebaiknya gunakan penerbangan pertama pada pukul 5 pagi agar tidak perlu transit terlebih dahulu di Balikpapan.

Dari Tarakan, kamu dapat menyewa speedboat untuk menuju ke Pulau Derawan. Agar lebih murah, sebaiknya kamu mengajak rombongan untuk menyewa speedboat dan tidak menambah rute ketika sudah setengah perjalanan. Perjalanan dari tarakan menuju Pulau Derawan ini membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Tapi jika kamu memiliki budget yang lebih, kamu dapat memilih rute dari Berau. Setiba di Berau, kamu akan melakukan perjalanan terlebih dahulu selama 2 jam menuju Tanjung Baru. Kemudian, dilanjut menuju Pulau Derawan dengan speedboat selama 45 menit.

Wisata Pulau Derawan, khususnya wisata baharinya memang menawarkan keindahan yang luar biasa. Banyak spot-spot diving yang cantik dan juga ciamik yang dapat kamu kunjungi. Jika waktunya tepat, cuacanya cerah dan lautnya tenang, kamu dapat memperoleh pengalaman menyelam yang luar biasa.

Apakah sudah tidak sabar untuk menikmati keindahan Pulau Derawan? Ingat, perhatikan waktu terbaik untuk memperoleh pengalaman yang maksimal. Jangan lupa untuk menyiapkan budget yang cukup karena transportasi di sana relatif mahal.

Blublub Indonesia