• Home
  • Our Blogs
  • Tips Ini Dapat Anda Ikuti Bila Berencana Tinggal di Kapal

Tips Ini Dapat Anda Ikuti Bila Berencana Tinggal di Kapal

  • Created At: February 17, 2021

  • Created By: SEO Manager

Ingin merasakan liburan dengan sensasi yang berbeda? Kamu dapat mencoba berlibur dengan menggunakan kapal. Kamu tak perlu khawatir karena tips tinggal di kapal yang akan kami berikan dapat membantu kamu mempersiapkan segala hal selama kamu liburan di atas kapal.

Apakah liburan di atas kapal ini membutuhkan biaya yang sangat mahal? Pada faktanya, liburan di atas kapan tidaklah semahal yang dibayangkan. Kamu dapat mencari paket promo untuk lebih menghemat biaya.

Nah, buat kamu yang berkeinginan untuk liburan di atas kapal, khususnya saat berlibur ke Labuan Bajo, simak informasi ini sampai habis!

Sewa Kapal Mewah di Labuan Bajo

Tips Ini Dapat Anda Ikuti Bila Berencana Tinggal di Kapal - Blublub

Salah satu wilayah Indonesia yang menawarkan pesona sangat mengagumkan yaitu Nusa Tenggara Timur, lebih tepatnya di Labuan bajo. Tempat wisata ini bahkan sudah populer di kalangan wisatawan asing maupun lokal.

Berkat kepopulerannya, banyak fasilitas dan paket wisata yang ditawarkan. Di sana, kamu juga dapat menikmati keindahan tempat ini dengan berbagai cara. Yang paling unik dan memberikan pengalaman menarik salah satunya yaitu dengan sewa kapal mewah di Labuan Bajo.

Ada banyak jenis kapal yang disewakan untuk mengelilingi Labuan Bajo. Beberapa di antaranya yang cukup sering yaitu kapal Phinisi, Yacht, Open Deck, dan juga Medium. Untuk perbedaan dari masing-masing jenis kapal dapat kamu lihat pada ulasan berikut!

1. Kapal Phinisi

Sebagai informasi, kapal Phinisi merupakan kapal tradisional asli dari Indonesia yang berasal dari Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dewasa ini, kapal phinisi sudah banyak dimodifikasi untuk keperluan wisata, yang tak lain salah satunya yaitu untuk mengelilingi Labuan Bajo.

Di Labuan Bajo sendiri terdapat tiga jenis kapal Phinisi, yaitu Phinisi, Luxury, dan Semi Phinisi. Dari ketiga kapal ini memiliki ukuran dan fasilitas yang berbeda-beda.

2. Kapal Yacht

Kapal Yacht banyak dikenal layaknya hotel apung dengan fasilitas baik interior dan eksteriornya dibangun dengan mewah dan elegan. Namun, jumlah kapal Yacht di Labuan Bajo ini masih sangat terbatas.

Di Labuan Bajo, ada dua jenis kapal Yacht yang dapat disewakan, yaitu Yacht besar dan Yacht kecil. Kapasitasnya sendiri sekitar 5-8 orang. Untuk kapal Yacht besar juga memiliki kapasitas yang sama. Jadi, kamu bisa membayangkan betapa mewahnya berkeliling dengan kapal besar dengan kapasitas yang sedikit.

Harga sewa Yacht Labuan Bajo dipatok sekitar 150-250 juta rupiah. Harga tersebut sudah termasuk harga untuk tiga hari trip dengan kapasitas yang sudah disebutkan sebelumnya. yaitu 5-8 orang.

3. Kapal Medium AC

Bisa dibilang, kapal jenis ini memiliki level di bawah kapal Phinisi dan jelas jauh di bawah kapal Yacht. Meski begitu, bukan berarti kualitas dan fasilitas yang diberikan kapal ini jelek. Justru, kapal ini memiliki frekuensi yang lebih tinggi dibanding kedua kapal sebelumnya.

Mengapa bisa begitu? Sebab, kapal ini memiliki fasilitas yang tidak jauh berbeda dengan dua kapal sebelumnya. Namun, untuk harganya lebih nyaman di kantong.

4. Kapal Open Deck

Di bawah Medium, ada kapal open deck yang memiliki harga sewa paling murah. Sedikit berbeda dengan kapal Medium, kapal open deck tidak memiliki kabin. Akibatnya, jika ingin menggunakan kapal ini untuk bermalam, kamu mungkin akan membutuhkan usaha ekstra mengingat fasilitas yang ada sangatlah terbatas.

Kapal open deck biasanya akan digunakan untuk trip satu hari, mengingat keterbatasan fasilitas yang ditawarkan. Selain itu, mayoritas mereka yang memilih kapal ini memiliki budget terbatas atau bisa juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

5. Speedboat

Kamu dapat menemukan kapal jenis ini di pelabuhan Labuan Bajo atau di Dermaga. Biasanya, kapal ini banyak digunakan untuk mengantarkan para turis mengelilingi Labuan Bajo dengan lebih cepat.

Kapal speedboat biasanya digunakan untuk mengelilingi pulau-pulau yang ada di Halaman Nasional Komodo. Seperti misalnya, Gili Laba, Pulau Komodo, Pulau Kambing, Pulau Kanawa, Manta Point, Pulau Kelor, Padar, Pulau Seraya, dan masih banyak lagi.

Ingin Mencoba Tinggal di Kapal? Berikut Tipsnya!

Hidup di atas kapal untuk pertama kalinya tentu harus banyak yang perlu disiapkan. Kamu juga mungkin akan merasa cemas, takut, dan khawatir jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan.

Agar perjalananmu nyaman dan menyenangkan, kamu dapat mengikuti beberapa tips berikut selama tinggal di atas kapal.

1. Jangan malu bertanya

Seperti yang kamu ketahui, khususnya kapal pesiar biasanya memiliki ukuran yang besar. Hal ini tentu membuat kita terkadang merasa bingung jika akan mecari suatu tempat. Agar kamu nantinya tidak tersesat, maka jangan malu untuk bertanya.

Selain berukuran besar, kapal pesiar biasanya juga akan mengadopsi sistem pelayanan internasional yang mayoritas informasinya menggunakan bahasa Inggris. Tapi tenang, jika kamu tidak fasih berbahasa Inggris, kamu dapat bertanya atau meminta bantuan kepada petugas ataupun pelayan.

Jika kamu seorang muslim atau memiliki pola makan khusus dan hendak makan di restoran atau buffet, kamu juga dapat memberitahu petugas. Dengan begitu, petugas akan menyiapkan makanan yang sesuai selera dan kebutuhanmu. Agar lebih mudah untuk berkomunikasi, kamu juga bisa menambahkan dengan bahasa tubuh.

2. Bawa obat-obatan pribadi

Meski di dalam kapal sebenarnya ada dokter yang stand by 24 jam, biasanya obat yang tersedia terbatas dan hanya obat untuk penyakit umum. Seperti misalnya, sakit kepala, influenza, atau obat pereda nyeri.

Untuk itu, jika kamu memiliki riwayat penyakit khusus, alangkah lebih baik jika membawa obat-obatan sendiri. Dengan begitu, saat kamu kambuh dapat dengan segera diobati.

3. Cari barang bawaan di pasar loak

Jika ingin benar-benar mencoba hidup di kapal tentu kita membutuhkan banyak barang untuk mengisi kapal tersebut agar terkesan seperti di rumah.

Akibatnya, kamu tak hanya perlu perlengkapan khusus untuk kapal saja, tetapi juga perlengkapan lain. Seperti misalnya, kursi, kasur, lampu, alat masak, atau bahkan lukisan dan aksesoris rumah lainnya.

Nah, agar kamu tidak terlalu mengeluarkan biaya banyak untuk membeli perabotan-perabotan tersebut, kamu dapat membelinya di pasar loak. Meski bekas, kamu tetap dapat memilih yang masih bagus.

4. Buat ruangan terpisah untuk setiap aktivitasmu

Mengingat ukuran kapal sangatlah besar, tentu akan ada banyak ruangan dan sudut yang berbeda untuk aktivitas sehari-hari kamu. Biasanya, setiap kapal akan memiliki dua buah kamar tidur yang mana setiap ujungnya akan dilengkapi dengan pintu geser. Pintu geser ini berguna untuk menutup sisa kabin sepenuhnya.

Selain itu juga terdapat ruang keluarga yang posisinya sudah ditinggikan. Ruang keluarga ini terpisah dengan dapur dan juga ruang tamu, sehingga memberikan sebuah ruangan khusus untuk menyelesaikan segala pekerjaan.

Di ruang keluarga terdapat sebuah platform tinggi yang mengarah ke busur kapal. Bagian busur kapal ini dapat diubah untuk tempat bermain anak, mulai dari main truk, lego, atau yang lainnya.

Pada intinya, kamu dapat mengubah dan menjadikan setiap bagian-bagian kapal untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Sesuai bentuk dan tatanannya dengan kebutuhan kamu agar fleksibilitas kamu tidak terganggu.

5. Hindari makanan yang memicu mabuk laut

Bagi beberapa orang yang baru pertama naik kapal, mungkin tidak mengetahui apakah mabuk laut atau tidak. Untuk mencegah terjadinya mabuk laut, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan-makanan yang dapat memicu mabuk laut. Pasalnya, saat mabuk laut, tentu liburan sudah tidak lagi menyenangkan.

Kamu dapat menghindari makanan-makanan dengan rasa cukup pedas dan alangkah lebih baik lagi jika mengonsumsi makanan yang tidak terlampau pedas. Pola makan juga harus benar-benar kamu jaga selama berada di atas kapal.

6. Siapkan pakaian hangat dan pakaian yang menyerap keringat

Perlu kamu ketahui, pada malam hari, udara di atas permukaan laut sangatlah dingin. Agar kamu tidak merasa kedinginan, terlebih jika biasanya kamu hidup di daerah dengan cuaca cukup panas, sebaiknya gunakan pakaian yang hangat dan tebal.

Untuk siang hari, kamu dapat menggunakan pakaian yang menyerap keringat. Sebab, pada siang hari, sinar matahari memancar secara langsung tanpa ada penghalang. Akibatnya, udara di atas permukaan laut sangat terik.

Kamu juga dapat menambahkan beberapa aksesoris, seperti topi pantai atau kacamata hitam untuk menghalau sinar matahari. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan sunblock agar kulit tidak menghitam dan terbakar.

7. Kurangi penggunaan handphone

Selama berlibur dengan menggunakan kapal, sebaiknya kurangi penggunaan handphone. Kamu juga dapat mengaktifkan mode pesawat terlebih dahulu.

Jika butuh untuk mengabadikan momen, kamu dapat menggunakan handphone seperlunya atau dengan menggunakan jasa dokumentasi. Dengan begitu, kamu dapat menikmati liburanmu dengan lebih maksimal.

Harga Sewa Kapal ke Labuan Bajo

Tips Jika Ingin Berencana Tinggal di Kapal - Blublub

Harga sewa kapal di Labuan Bajo ini berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya, seperti jenis/tipe kapal, fasilitas, dan lama waktu kamu menyewa. Nah, berikut daftar harga sewa kapal ke Labuan bajo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi.

Jenis KapalNama KapalHargaFasilitas
PhinisiAnne JudithRp21,7 juta/malam● Full AC

● Ruang makan

● Tempat bersantai

● Kamar tidur

● Kapasitas penumpang 6 orang

● Kabin 2 buah

PhinisiKelanaRp22,4-28 juta/malam● Kabin 3 buah

● Kapasitas penumpang 6 orang

PhinisiAdelaarRp47,9 juta/malam● Kabin 4 buah

● Kapasitas penumpang 8 orang

PhinisiSamataRp62,9 juta/malam● Kabin 5 buah

● Kapasitas penumpang 10 orang

● Panjang kapal 42 meter

Super YachtDunia BaruRp208 Juta/malam● Kabin 7 buah

● Kapasitas penumpang 14 orang

● Panjang kapal 51 m

● Dikelola 18 ABK profesional

PhinisiKing of the SeaRp70 juta/malam● Kabin 6 buah

● Kapasitas penumpang 12 orang

Wood Motor YachtMagia IIRp76,9juta/malam● Kabin 4 buah

● Kapasitas penumpang 8 orang

Semi PhinisiKing CiroxRp11-14 juta/malam● Kabin 4 buah

● Kapasitas penumpang 11 orang

● Full AC, musik, dan karaoke

● Makan, snack, dan coffe break

● 5 ABK profesional

● Alat snorkeling dan keselamatan

Kapal open deckSailing KomodoRp3,5 juta/malam untuk 2-6 orang

Rp4 juta/malam untuk 7-8 orang

● Full AC, musik, dan karaoke

● Makan, snack, dan coffe break

● ABK profesional

● Alat snorkeling dan keselamatan

SuperiorDiantaraRp9-13 juta/malam● Kabin 3 buah

● Kapasitas penumpang 12 orang

● Full AC, musik, dan karaoke

● Makan, snack, dan coffe break

● 5 ABK profesional

● Alat snorkeling dan keselamatan

Liburan di Labuan Bajo tak hanya dapat dinikmati dengan jalan-jalan, snorkeling, atau diving saja. Kamu juga dapat mencoba berlibur dengan kapal untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Bagaimana? Sudah tidak sabar untuk liburan di Labuan bajo dengan kapal? Jangan lupakan beberapa tips tinggal di kapal yang sudah kami sebutkan di atas, ya!

Baca juga : Jelajah Laut Larantuka, Surga di Nusa Tenggara Timur

Harga Yacth dipatok sekitar 150-250 juta rupiah. Harga tersebut sudah termasuk harga untuk tiga hari trip dengan kapasitas yang sudah disebutkan sebelumnya. yaitu 5-8 orang.

Perlu kamu ketahui, pada malam hari, udara di atas permukaan laut sangatlah dingin. Agar kamu tidak merasa kedinginan, terlebih jika biasanya kamu hidup di daerah dengan cuaca cukup panas, sebaiknya gunakan pakaian yang hangat dan tebal.

Untuk siang hari, kamu dapat menggunakan pakaian yang menyerap keringat. Sebab, pada siang hari, sinar matahari memancar secara langsung tanpa ada penghalang. Akibatnya, udara di atas permukaan laut sangat terik.

Kamu juga dapat menggunakan topi pantai atau kacamata hitam untuk menghalau sinar matahari. Jangan lupa juga untuk menggunakan sunblock agar kulit tidak menghitam dan terbakar.

Bisa dibilang, kapal ini memiliki level di bawah kapal Phinisi dan jelas jauh di bawah kapal Yacht. Meski begitu, bukan berarti kualitas dan fasilitas yang diberikan kapal ini jelek. Justru, kapal ini memiliki frekuensi yang lebih tinggi dibanding kedua kapal sebelumnya.

Mengapa bisa begitu? Sebab, kapal ini memiliki fasilitas yang tidak jauh berbeda dengan dua kapal sebelumnya. Namun, untuk harganya lebih nyaman di kantong.